
Setengah tahun kemudian. Setelah penyerangan terhadap istana atas langit, Dragon fokus pada pendidikan juga usahanya, hingga apa yang ia cita citakan juga rencanakan, semua sudah ia dapatkan.
Di tiap kampus tempat ia menuntut ilmu, dia sudah mendapatkan gelar sarjana, berkat ilmu pengetahuannya yang sangat tinggi. Semua dosen dosen nya mengatakan, bahwa Dragon tidak perlu menempuh jalur teori lagi, karena semua permasalahan sudah dia ketahui. Jadi dia disarankan agar langsung praktek saja. dan hasilnya pun sangat memuaskan. Akhirnya ke-8 universitas tersebut meluluskannya dengan nilai terbaik.
Setelah meninggalkan kampus. Dragon fokus pada usahanya. Bagi orang yang tidak tahu siapa itu Dragon, mereka selalu menghubungi atau langsung mendatanginya, agar menerima tawaran mereka untuk bekerja di perusahaannya. Tapi begitu mereka tahu siapa itu Dragon, akhirnya mereka malu sendiri. Ternyata Dragon jauh lebih kaya dari mereka.
Perusahaannya juga banyak apalagi uangnya. Bahkan perusahaan mereka berada dibawah perlindungan Birawa Group, dan selalu mendapatkan suntikan modal darinya.
Akhirnya puluhan pemilik perusahaan tersebut meminta maaf, dan berjanji akan selalu berada di bawah pengawasan Birawa Group.
Kini sebulan telah berlalu. dari sembilan bulan Dragon berada di kampus, dan menempuh pendidikan di sana hingga mendapatkan gelar sarjana. Berarti sudah tujuh bulan waktu berlalu dari saat menyerang istana atas langit. Sekarang Dragon sudah memulai ekspansinya.
"Mohon izin tuan muda!. Ini laporan jumlah perusahaan yang bernaung dibawah panji kebesaran Birawa Group."
"Semuanya ada 275 buah perusahaan. Baik besar maupun kecil, termasuk yang dikembangkan oleh tuan muda sendiri."
"Jika tuan ingin mengetahui rinciannya, akan saya berikan rinciannya satu persatu." Ucap Bonita, sekretaris pengganti Birawa Group, mewakili Emily yang saat ini sedang cuti melahirkan. dan baru besok masa cutinya akan berakhir.
"Tidak perlu!. Cukup laporan tertulis saja. Apalagi di dalam database perusahaan juga ada rincian tentang jumlah perusahaan, dan berapa jumlah tenaga kerjanya."
"Jadi kau boleh pergi, karena aku ingin fokus pada beberapa perusahaan, yang menurut ku butuh perhatian." Respon Dragon pada sekretaris baru nya cukup sopan.
"Baik tuan muda!" Jawab Bonita patuh. Kemudian berniat ingin meninggalkan ruangan itu.
Tapi belum juga melangkah, terdengar Dragon bersuara. "Tunggu sebentar!. Kalau kau keluar nanti, Tolong panggilkan paman Leon dan nona Jennifer untuk datang menghadap ku!"
"Selain mereka, panggil juga komandan Langit, Awan dan Bumi. karena ada sesuatu hal yang ingin aku bicarakan dengan mereka!" Perintah Dragon pada sekretarisnya.
"Siap tuan muda!, akan saya laksanakan perintah anda!" Jawab Bonita patuh, kemudian bergegas meninggalkan tempat itu untuk menemui kelima orang tersebut.
Tak lama kemudian, Leon, Jennifer, Awan, Langit dan Bumi sudah berada di ruangan tuannya yang sangat luas tersebut.
Dengan setia mereka menunggu apa yang akan disampaikan oleh tuannya.
"Tentu kalian merasa heran, kenapa aku panggil saat kalian sedang tidak bertugas?"
"Jadi dengarkan baik-baik apa yang akan aku sampaikan pada kalian!" ucap Dragon semakin membuat kelimanya penasaran.
Tapi tak lama kemudian terdengar lagi Dragon berkata." Menurut mata mata yang disebarkan oleh anak buah Burgon, mereka melaporkan bahwa ada beberapa buah perusahaan yang berada di daerah Sumatera, yang pemimpinnya sudah mulai membuat masalah."
"Diantara yang permasalah itu adalah Broto, direktur perusahaan batu bara yang berada di provinsi SS."
"Dengan seenaknya dia menggeser posisi sekretaris serta manajer yang berseberangan dengannya, dan digantikan dengan orang-orangnya sendiri, sehingga membuat perusahaan tersebut bergejolak."
"Oleh karena itu aku tugaskan pada kalian bertiga untuk ke sana, guna meredakan gejolak tersebut agar tidak semakin meluas."
"Selain kalian, bibi Emily, Burgon, James dan Sebastian juga akan aku tugaskan untuk mendampingi kalian ke sana."
"Kepada kalian akan aku berikan wewenang penuh, untuk menangani masalah itu. Jika perlu mengganti kembali orang-orang yang telah dipecat oleh direktur Broto, agar perusahaan berjalan sebagaimana mestinya."
"Karena menurut laporan, banyak karyawan yang pro terhadap manajer lama mengadakan boikot, dan melarang karyawan lain untuk masuk kantor."
"Jika itu dibiarkan, aku khawatir perusahaan tersebut peringkatnya akan turun, padahal perusahaan batu bara itu berada di posisi ke 7 dari 10 ranking tertinggi yang ada di Birawa Group."
"Oleh karena itu aku menugaskan kepada kalian untuk mengatasi masalah tersebut." Ucap Dragon memberikan arahan.
***
__ADS_1
Satu hari kemudian. Apa yang direncanakan oleh Dragon sudah orang orangnya lakukan. 7 orang yang diperintahkannya itu sekarang sudah berada di provinsi SS, dan saat ini sedang berada di dalam kantor, di mana direktur Broto sedang berada.
Dengan kehadiran Emily yang dia tahu mempunyai hak penuh di Birawa Group, membuat Broto dan anak buahnya ketakutan.
Mereka tahu apa arti dari kedatangan Emily dan orang-orangnya itu. Apalagi saat melihat Awan, Langit dan Bumi, yang mereka tahu sangat kuat sekali.
Jika mereka diperintahkan untuk turun, berarti masalahnya sangat besar, dan itu membuat jantung mereka berdebar-debar.
"Apakah kau tahu apa kesalahanmu Broto?" Ucap Emily bernada kasar.
"Saya tahu bu Emi!" Jawab Broto dengan suara bergetar.
"Kalau sudah tahu kenapa kau lakukan?. Apakah kau merasa bahwa perusahaan ini milikmu?"
"Tahukah kau, bahwa tuan muda sangat marah atas tindakanmu itu?, sampai memberikan wewenang penuh pada ku untuk menindak mu?"
"Apakah kau tahu apa artinya itu?" Reaksi Emily menggebu gebu.
"Ya aku tahu!. Aku akan dipecat!"
"Tapi mohon dengarkan dulu penjelasan ku, kenapa aku melakukan itu?"
"Berdasarkan laporan yang aku terima, dan bukti-bukti yang ada. kelima orang yang aku ganti itu telah menyelewengkan uang perusahaan."
"Mereka terdiri dari manajer keuangan, manajer pemasaran, manajer produksi, manajer operasi dan manajer lapangan."
"Ditambah lagi dengan satu manajer umum, manajer personalia dan manager HRD. yang perannya masih butuh penyelidikan."
"Mereka diketahui bersama sama atau sendiri-sendiri, berkomplot untuk menggelapkan uang perusahaan, hingga selama beberapa tahun perusahaan ini terus merugi."
"Tapi dengan penggantian itu, beberapa orang manajer yang aku ganti merasa tidak senang, dan menebarkan fitnah kemana-mana, hingga membuat perusahaan ini berhenti berproduksi, sampai terdengar ke pusat, dan membuat tuan muda marah."
"Oleh karena itu aku mohon pertimbangan jika ingin menindak ku."
"Tolong selidiki dulu kebenaran berita yang ibu dengar, agar tidak salah dalam bertindak." Ucap direktur Broto meminta keadilan.
"Apakah kau ada memegang bukti bukti, bahwa mereka telah melakukan penggelapan?"
"Jika itu memang ada, maka tindakan mu ini akan aku dukung, dan orang orang yang selama ini menggelapkan uang perusahaan akan aku jebloskan ke penjara!" Reaksi Emily cukup membuat yang mendengarnya merasa ketakutan.
"Ya ada!. Bukti bukti itu sudah aku simpan sekian lama. Tapi Aku tidak berani menyimpannya di dalam komputer perusahaan namun aku simpan di dalam flashdisk ini." Jawab Broto berterus terang.
Kemudian menyerahkan benda yang dimaksudkan itu kepada Emily.
"Lapor tuan muda! Ternyata apa yang di desa-desus kan itu tidak sesuai dengan kenyataan."
"Direktur Broto melakukan itu karena menemukan kecurangan di dalam perusahaan yang baru dipimpinnya ini."
"Dia tidak sembarang bertindak, tetapi mengumpulkan bukti dari banyak saksi dan disimpan di dalam flash disk ini."
"Lalu apa yang harus aku lakukan tuan muda?" Ucap Emily memberi laporan sekaligus bertanya.
"Letakkan flashdisk itu di atas meja, karena aku akan mengambilnya sebentar lagi." Jawab Dragon melalui saluran telepon dari bibi angkatnya tersebut.
"Baik tuan muda!" Jawab Emily patuh. Kemudian melakukan apa yang diperintahkan oleh Dragon padanya.
Tak lama kemudian. datang laporan dari Dragon yang mengatakan, bahwa apa yang dilakukan oleh direktur Broto itu memang benar. Bukti-bukti sudah terpampang di depan mata. dan sudah dicocokkan dengan kenyataan yang ada.
__ADS_1
Oleh karena itu Dragon memerintahkan pada Emily dan orang-orangnya untuk menindak lima orang manajer tersebut, berikut dua orang manajer lainnya.
Selain mereka, Dragon juga memerintahkan agar menangkap serta memecat lima orang provokator, yang ditugaskan untuk mempengaruhi para pekerja agar tidak masuk bekerja
Setelah mendapatkan perintah tersebut, Burgon dan orang-orangnya langsung bertindak. mereka menangkap 5 orang manajer yang ketahuan telah menggelapkan uang perusahaan, ditambah dengan 2 orang manajer lagi yang sempat melarikan diri.
Lima orang provokator, yang saat itu tidak menyadari kedatangan utusan pemilik perusahaan. masih terlihat tenang-tenang saja, dan terus mengatur rencana untuk mempengaruhi para pekerja, agar tidak masuk supaya direktur Broto mengembalikan lagi posisi 5 orang manager yang diganti olehnya.
Tapi di saat mereka sedang serius-seriusnya itu, masuk Awan, Langit juga Bumi, dan langsung menangkap mereka.
Tapi salah seorang di antara mereka melawan, dengan berusaha menembakkan pistol yang sempat ia keluarkan dari balik bajunya.
Namun Bumi bertindak cepat. Dia menghentakkan kakinya ke lantai, hingga membuat lantai tersebut amblas, dan membenamkan kaki orang tersebut sampai tidak bisa bergerak
Pistol yang sempat dia tembakan tadi, pelurunya melenceng ke atas, dan mengenai lampu hingga pecah.
Awan yang melihat itu, langsung mengirimkan teknik inti pedang dalam bentuk cairan, dan membasahi pistol tersebut berikut tangan juga badan nya
Sebentar saja pistol yang terkena cairan bersifat korosi itu mencair. Tangan pemilik pistol itu melepuh, dan tak lama kemudian dagingnya tanggal, berikut dengan tulang-tulangnya.
Melihat itu, empat orang yang sedari tadi menyerah jadi bergidik ngeri. Untung mereka tadi tidak mengeluarkan pistolnya, walau sebenarnya mereka tidak sempat, karena sudah duluan dilumpuhkan oleh Langit dan Awan.
Jadi tangan mereka terselamatkan. "Ayo jalan!. Jangan berani melawan!"
"Tinggalkan orang yang tidak berguna itu, karena sebentar lagi tubuhnya akan menghilang dan berubah menjadi debu." Ucap Langit pada keempat orang itu dengan nada mengancam.
Maka dalam sekejap saja, nyali mereka menciut, karena mereka baru menyadari, bahwa orang yang sedang mereka hadapi itu adalah tiga serangkai yang sangat ditakuti di perusahaan Birawa Group.
Jika mereka sudah bertindak, siapapun orangnya pasti tidak akan berani melawan, termasuk mereka.
Kini orang-orang yang bersalah sudah dikumpulkan di suatu tempat, berikut dengan orang-orang yang berhasil diprovokasi, karena mereka ternyata juga berkomplot untuk menjatuhkan wibawa direkturnya, dengan menebarkan fitnah ke mana-mana.
Jadi kepada mereka, Emily harus bertindak tegas, dengan memberikan hukuman yang setimpal.
"Karena kalian telah terbukti berkomplot untuk menggerus uang perusahaan, bahkan berani memfitnah orang, maka mulai detik ini, kalian aku pecat! dan tidak akan diberikan pesangon sedikitpun!"
"Bahkan kalian harus mempertanggungjawabkan perbuatan kalian di di hadapan hukum. atas tuduhan penggelapan uang perusahaan"
"Dor!
Whus!
Trang!
"Kurang ajar!. Beraninya kau mencoba membunuh ku!"
"Tak tahukah kau bahwa tindakanmu itu akan menyebabkan kau dihukum mati?" Reaksi Emily ketakutan, saat secara tiba-tiba masuk seseorang yang menembakkan peluru dari pistolnya ke arah Emily.
Beruntung langit bertindak cepat, dengan melemparkan cakranya ke arah peluru yang sedang mengarah ke dada Emily, hingga membuat peluru tersebut terpental.
Sementara orangnya langsung terkapar tidak berdaya, karena tangannya putus terkena cakra yang dilemparkan oleh langit tadi.
"Tutup perusahaan ini untuk sementara, dan kumpulkan orang-orangnya dari tingkat atas sampai tingkat bawah. Jangan satupun ada yang tersisa!"
"Aku ingin mengetahui, siapa yang masih loyal pada tuan muda, dan siapa yang mencoba menghianatinya?" Ucap Emily dengan suara yang membahana, walau perutnya terasa kram.
Itu semua dia lakukan karena terlalu emosi. Jika tidak ditolong oleh Langit tadi, maka nyawanya sudah pasti melayang, dan hanya tinggal nama saja.
__ADS_1