
"Tunggu!. Kita ubah aturan mainnya!. Bukan besar kecil, tapi angka berapa yang muncul." Ucap Huang Song cepat, dan mencegah petugas meja judi membuka mangkok dadunya
"Kenapa?. Bukankah dari awal sudah kita sepakati, bahwa kita main judi dadu dan menebak angka besar atau kecil?"
"Tapi kenapa tiba tiba kau ingin merubahnya?"
"Apakah kau takut kalah tuan besar?" Respon Upasama tidak terima
"Aku hanya ingin kita berbuat adil. Jika kau mau mengikuti saran ku, maka taruhan akan aku naikkan menjadi 100 juta dolar."
"Tapi jika kau tidak mau, maka jangan harap kalian bisa keluar dari sini!" Jawab Huang Song mengancam
"Oh!. Kau mau mengancam kami?. Kalau begitu buktikan!"
"Aku ingin melihat seberapa hebat anak buah mu itu?" Respon Bumi meradang, sambil mengerahkan ilmu inti pedangnya. Tapi belum juga terlaksana, Dragon sudah mencegah dengan memegang bahunya
"Kalau kau mau merubah aturan main, boleh boleh saja. Tapi kita buat perjanjian hitam diatas putih."
"Jika aku menang!. Kalian harus membayar uang taruhan itu. dan jika aku kalah, aku juga akan membayar uang taruhan tersebut."
"Namun jika salah satu dari kita berbuat curang. Maka jalan perang sebagai solusinya!" Ucap Dragon tenang
"Hehehe!. Siapa takut?. Ini tempat ku!. Lagipula jumlah kami lebih banyak dari jumlah pengawal mu."
"Kalau aku melanggar perjanjian pun kalian bisa apa?"
"Lihatlah!. Anak buah ku semakin banyak, sedangkan kalian cuma segitu."
"Apakah kalian yakin mampu melawan ku?: Respon Huang Song sudah merasa menang
"Huh!. Jumlah tidak memastikan apakah bisa menang atau kalah. yang penting kualitas!" Jawab Adiwilaga cukup jumawa
"Benarkah?. Kalau begitu lihat sebentar lagi. Setelah kalian kalah, maka nyawa kalian akan menjadi milik ku!" Respon Huang Song menyakitkan
Kemudian berkata kepada anak buahnya. "Chen Yong. Pasang taruhan sebesar 1 milyar dolar. Aku ingin membuat mereka bangkrut!"
"Tuan besar!. Apakah itu tidak berlebihan?" Reaksi Chen Yong mencoba memberi saran
"Lakukan saja jangan banyak omong!" Jawab Huang Song tidak senang
"Uh tanggung!. Kenapa tidak 10 milyar dolar saja? Bukankah kau orang kaya di negara ini?. Apakah kau takut kehabisan uang?" Reaksi Dragon mencengangkan, sambil terus memprovokasi lawan anak buahnya itu
"Apakah kau sedang memprovokasi ku?" Ucap Huang Song emosi, dan sudah mulai termakan provokasi
Diam sejenak mengatur nafas, kemudian berkata lagi "Apakah kau kira aku takut?"
"Ini tempat ku. Bahkan kasino ini juga milik ku!"
"Untuk membuat mu puas. aku akan meladeni tantanganmu itu!"
"Aku pasang 30 miliar dolar. Satu buah vila dan empat perusahaan. termasuk kasino ini!"
"Total seluruhnya berjumlah sekitar 987 milyar dolar Amerika. Apakah kau sanggup meladeninya?" Ucap Huang Song nekat, seperti sudah kehilangan akan sehatnya
"Jangankan cuma segitu, 1.000 milyar dolar Amerika pun aku sanggup!"
"Tapi perjanjian terpaksa harus kita ubah!"
"Aku tidak mau semua perusahaan mu itu, tapi aku mau kau membayar dalam bentuk kontan uang taruhan tersebut!"
__ADS_1
"Ini kartu ku!. Didalamnya ada uang sebanyak 1.500 milyar dolar Amerika!"
"Aku bertaruh semua dengan yang itu, dan kau harus sanggup melayaniku." Jawab Dragon lebih mencengangkan
"1.500 milyar dolar Amerika?. Apakah kau bercanda anak muda?"
"Uang sebanyak itu bisa untuk membeli sebuah pulau, sedangkan kau dengan mudahnya dibuat taruhan."
"Apakah kau tidak berpikir akan kalah, dan mungkin kau akan gila?" Reaksi Huang Song tidak menduga
"Uangku masih jauh lebih banyak dari itu, bahkan kemungkinan masih bisa membeli kota ini?"
"Tapi saat ini aku sedang tidak berminat. Aku hanya ingin mengalahkan mu di atas meja judi."
"Jadi cepatlah beri keputusan!. apakah kau akan ikut dalam taruhan itu atau tidak?"
"Jika kau tidak mau, maka bayar kekalahan mu tadi, dan batalkan taruhan kali ini." Jawab Dragon cuek
"Dasar sombong!. Aku orang terkaya nomor 2 di negara ini, dan uangku sangat banyak!"
"Jangankan cuma segitu!. Jika kau naikkan lagi pun aku sanggup mengikutinya!" Respon Huang Song cepat karena merasa terhina
"Berhasil!. Batin Dragon dalam hati
Dia memang sengaja memprovokasi lawannya, agar sekali tepuk banyak nyamuk yang mati. Dragon hanya ingin membuat usaha lawannya bangkrut, tanpa harus mencabut nyawanya
Dengan demikian berarti salah satu musuh yaitu kepala keluarga Song itu akan tersingkirkan, dan musuhnya sudah sedikit berkurang
Ternyata kata-katanya mampu membangkitkan amarah dari Huang Song, dan dia menyanggupi untuk bertaruh sebanyak 2.000 milyar dolar Amerika, bukan 1.500 milyar dolar. Jumlah itu sangat banyak sekali
Jika dia kalah, mungkin kekuatannya akan sedikit berkurang. Tapi jika Dragon kalah, tidak akan begitu mempengaruhi keuangannya, karena perusahaannya masih banyak, apalagi beberapa tambang emas yang terus menghasilkan uang dalam jumlah banyak, masih tetap berjalan dan semakin lama semakin menghasilkan
Beberapa anak buahnya segera menelepon Jiang Song, tuan muda keluarga itu, agar dia segera datang, karena jika tidak ayahnya akan dibuat bangkrut karena terprovokasi
Namun karena sudah terbakar emosi, Huang Song tidak peduli. Dia tetap bersikeras untuk memasang taruhan sebesar itu, karena dia yakin anak buahnya akan memenangkan taruhan
Sambil menggeser tempat duduknya, dia berbisik kepada Chen Yong, dan memberi kode kepada petugas meja judi untuk berbuat curang
"Apakah kau yakin bisa memenangkan pertarungan?" Tanya Huang Song dalam bisik-bisik itu
"Aku yakin tuan besar!, karena aku sudah merubah dadu itu dengan kekuatan supranatural ku."
"Jumlahnya pun sudah aku ketahui, karena aku bisa melihat melalui kamera kecil yang terpasang di mangkok itu."
"Jika lawan mempunyai kemampuan, dan merubah angka dadu tersebut menjadi lain, maka aku pun bisa mengikutinya, sepanjang kamera itu masih tetap terpasang di sana." Jawab Chen Yong yakin, sambil tersenyum penuh kemenangan
"Selain itu aku juga mempunyai keahlian lain, yang selama ini belum ada yang bisa menandingi teknik ku itu. dan kali ini aku yakin lawan ku juga tidak akan mampu!"
"Jadi silakan tuan beri keputusan, Apakah taruhan ini akan dilanjutkan atau tidak?" Jawab Chen Yong merasa yakin
"Baik!. Aku akan tetap melanjutkan, jika perkataan mu itu benar!" Respon Huang Song memberi keputusan
Kemudian memerintahkan kepada petugas meja judi untuk membuka mangkok yang ada di atas meja. Tapi Dragon cepat mencegahnya, karena apa yang dibicarakan oleh Huang Song dan anak buahnya tersebut, Dragon mengetahuinya dengan jelas
Jangankan hanya berbisik-bisik, dengan menggunakan bahasa setempat. Apa yang diucapkan dalam hati pun Dragon mengetahuinya. Jadi saat tangan petugas meja judi tersebut sudah hampir menyentuh mangkok itu, Dragon membuat tangannya kaku, dan tidak bisa digerakkan, namun hanya berlangsung selama beberapa detik, dan tanpa diketahui oleh siapapun
"Apa yang kau lakukan?. Bukankah kita sudah sepakat akan bertaruh sebesar 2.000 milyar dolar Amerika?. Apakah kau berubah pikiran?" Reaksi Huang Song tidak senang
"Aku bukannya takut untuk bertaruh uang yang cuma segitu. Tapi aku takut kau berbuat curang."
__ADS_1
"Aku lihat anak buahmu memakai kacamata yang mungkin dipasangi kamera, dan terhubung dengan mangkok itu."
"Jadi aku sarankan, agar anak buahmu itu membuka kacamatanya, biar permainan jadi adil." Jawab Dragon malah berkata lain
"Chen Yong!. Buka kaca mata mu itu, dan buktikan bahwa tuduhannya itu tidak benar!" Ucap Huang Song memberi perintah
"Baik tuan besar!" Respon Chen Yong patuh, karena dia yakin kemenangan masih berpihak padanya, walaupun kacamata yang dia pakai itu sudah dia lepas, namun dia masih mempunyai beberapa alat lain, dan itu dia yakini tidak akan diketahui oleh Dragon
Tapi bukan Dragon namanya kalau hanya dengan trik kecil seperti itu akan terkecoh. Semua yang ada disitu bisa dia lihat, bahkan benda benda sekecil apapun bisa tampak di matanya
Namun dia membiarkan saja semua itu seperti apa adanya, karena secara diam-diam Dragon sudah menonaktifkan alat-alat tersebut, dan membuat ilusi seolah-olah alat yang dipasang masih berfungsi dengan baik
"Oke!. Sekarang semuanya sudah aman. Silakan buka mangkok dadu itu!. Aku ingin melihat apakah kau atau aku yang akan menang!" Jawab Dragon cukup tenang
"Petugas!. Buka mangkok itu dan beri kemenangan pada tuan mu ini!" Ucap Huang Song memberi perintah
"Tunggu!" Ucap seseorang yang tiba-tiba muncul dari balik pintu
Kemudian memasuki ruangan mewah dan luas tersebut, dengan didampingi oleh 10 orang pengawalnya
"Jiang Song!. Apa yang kau lakukan di sini?. Bukankah kau aku tugaskan untuk memimpin rapat di perusahaan farmasi kita yang ada di ibukota?" Respon Huang Song tidak menduga
"Sebaliknya aku yang harus bertanya pada mu ayah!"
"Kenapa ayah bertaruh sebesar itu?. Apakah sepadan dengan orang yang sedang ayah lawan tersebut?" Jawab Jiang Song malah balik bertanya
"Ini urusanku!. Orang-orang ini telah berani memprovokasi serta menyinggung ku!"
"Jika aku tidak bisa membuat mereka berlutut, maka jangan panggil aku Huang Song, Raja Kasino di Cina ini!" Jawabnya lantang
"Tapi apakah perlu bertaruh sampai sebesar itu ayah?"
"Apakah ayah tidak sadar, bahwa uang yang ayah pertaruhkan tersebut merupakan sepertiga dari seluruh kekayaan kita?"
"Iya kalau ayah menang?. Tapi kalau kalah bagaimana?. Uang itu tidak sedikit ayah!. Ingat!. Jangan terprovokasi. Mereka hanya ingin menjatuhkan ayah!. Sadarlah!" Bantah Jiang Song mengingatkan
"Ayah tidak peduli!. Menang atau kalah sama saja, karena nyawa mereka milik ayah!"
"Kalaupun ayah kalah. uang itu tetap akan menjadi milik ayah, apalagi jika ayah menang!. Maka uang kita akan semakin banyak, dan kekayaan keluarga kita akan meningkat drastis, yang kemungkinan bisa mengalahkan orang terkaya di negara ini!" Jawab Huang Song malah membandel
Kemudian memerintahkan, agar Chen Yong menyebutkan angka berapa yang akan muncul di atas dadu-dadu tersebut
Setelah mendapat perintah seperti itu, Chen Yong kembali memfokuskan diri, melihat lurus ke arah mangkok dadu tersebut, yang entah mengapa dengan mudah bisa ia baca. Di sana ia melihat, bahwa jumlah angkanya adalah 2,5 dan 1. maka dengan yakinnya dia menyebutkan angka-angka itu
Setelah Chen Yong menyebutkan angka-angka yang muncul, Dragon menyuruh Upasama agar menyebutkan berapa angka yang akan muncul di atas dadu dadu tersebut
Maka tanpa ragu-ragu lagi Upasama menyebutkan angka yang berlainan dengan apa yang telah disebutkan oleh Chen Yong barusan. Dia menyebutkan angka 6,4 dan 3, dan dia yakin itu benar, karena mata tembus pandangnya bisa melihat angka tersebut dengan jelas
Namun sesaat kemudian, terjadilah sesuatu hal yang tidak terduga. Upasama melihat dadu tersebut bergerak perlahan, seperti ada yang menggerakkannya. Ternyata setelah diperhatikan. Chen Yong lah yang telah melakukan itu
Dengan menggunakan ilmu metafisika, dia ingin berbuat curang, dan merubah jumlah yang sudah disebutkan oleh lawannya, serta diarahkan menjadi nomor yang dia harapkan
Namun apa yang terjadi?. Ternyata usahanya itu hanya sia-sia, karena Dragon melalui Abhicandra sudah mengantisipasinya sejak lama. Apa yang dianggap seru itu ternyata tidak berubah. Angka dadu yang tertera masi tetap 6,4,3
Jadi saat dibuka mangkok yang menutupi dadu tersebut, semua mata anak buah Huang Song terbelalak lebar, kecuali mata anak buah Dragon dan dia sendiri
Kemenangan nyata sudah terpampang di depan mata. Dragon melalui Upasama telah memenangkan pertaruhan, karena jumlah angka yang dia sebutkan benar adanya
"Habisi mereka!. Jangan biarkan mereka keluar!. Tutup pintu rapat-rapat!"
__ADS_1
"Rebut kembali uang yang seharusnya menjadi milik kita!" Ucap Huang Song memberi perintah yang tidak terduga pada anak buahnya