Dragon, Sang Naga Dunia

Dragon, Sang Naga Dunia
Orang kaya yang sesungguhnya


__ADS_3

"Sorry for ignoring you."


"Maaf karena telah mengacuhkan anda!" Ucap Antonio pada Dragon


"Nessun problema. questo e un tuo diritto.ma per favore dimmi qual e il tuo scopo di incontrarmi qui?"


"Tidak masalah, itu hak anda. Tapi tolong katakan apa tujuan anda menemuiku di sini?" Jawab Dragon dengan menggunakan bahasa Italia pula


"Wah?. You can speak Italiance too?"


"Wah! Anda juga bisa berbahasa Italia?" Respon Antonio keheranan, dan terkagum-kagum pada Dragon


"Si, naturalmente.ma usiamo solo I'indonesiano.Che anche loro ascoltino di cosa stiamo parlando."


"Ya tentu saja. Tapi mari kita gunakan bahasa Indonesia saja, biar mereka juga mendengar apa yang kita bicarakan." Jawab Dragon masih tetap menggunakan bahasa Italia, tapi menyarankan agar menggunakan bahasa Indonesia saja


"I'm sorry. I can't speak Indonesia."


"Maaf saya tidak bisa berbahasa Indonesia." Respon Antonio malu-malu


"No problem!. You can use English, because they also understand English, too."


"Tidak masalah!. Anda bisa menggunakan bahasa Inggris, karena mereka juga mengerti bahasa Inggris." Jawab Dragon cepat


"Right. Thank you!"


"Baik terima kasih!" Sambut Antonia senang


Kemudian mengutarakan maksud kedatangannya para Dragon, juga pada semua yang ada. Dalam keterangannya itu Antonio mengatakan, bahwa dia ingin merekrut Dragon untuk bergabung dengan salah satu tim Eropa atau Amerika, yang pemilik klubnya dia bawa hari ini, dengan iming-iming gaji besar dan fasilitas yang lengkap


Bahkan perkuliahannya pun bisa dilanjutkan di salah satu negara tersebut, yang sesuai dengan bidangnya


Antonio juga mengatakan kalau Dragon mau bergabung, maka dia merupakan pemain asing yang akan menerima gaji paling tinggi. Apartemen gratis, mobil gratis dan semua fasilitas gratis.


Bahkan jika Dragon mau, dia bisa memilik pesawat pribadi jika sudah menyumbangkan seratus gol untuk timnya. dan dia jamin itu. karena tidak ada yang tidak mungkin bagi klub Eropa dan Amerika untuk mengabulkan keinginan Dragon, asalkan dia mau bergabung dan banyak menyumbang pundi-pundi emas untuk timnya


Jadi setelah mengutarakan maksud kedatangannya tersebut, Antonio dan yang lain menunggu reaksi Dragon, dan berharap agar Dragon silau dengan tawarannya itu


Karena dia yakin bahwa dengan iming-iming seperti itu, Dragon akan tergerak hatinya, karena dia sudah yakin tidak ada orang yang mampu untuk menolak kesempatan langka tersebut


Apalagi dia melihat penampilan Dragon yang sederhana seperti itu. Dalam hatinya membatin, pasti Dragon adalah anak orang susah, yang kebetulan bisa kuliah di universitas ternama tersebut. Mungkin itu dikarenakan otaknya yang encer, bukan karena kekayaannya


Jadi dengan harap-harap tidak begitu cemas, dia menunggu jawaban dari Dragon, dan terus meyakini, bahwa bujukannya itu akan berhasil. Sementara empat pemilik klub ternama dunia, juga sedang menunggu jawaban dari Dragon, dan mengharapkan agar klubnya yang dipilih oleh Dragon untuk bergabung


Namun harapan mereka tidak sesuai dengan kenyataan. Dengan mantapnya Dragon menolak tawaran itu tanpa ragu-ragu lagi, karena semua itu tidak diperlukannya. Kalau masalah uang Dragon tidak kekurangan, apalagi fasilitas. Jadi dengan cara halus tapi tegas Dragon menolak keinginan tersebut


Dalam hatinya membatin. Kalaupun harus bermain, dia hanya ingin bermain di Timnas Indonesia saja, bukan Timnas asing. dan itu pun tidak selamanya. Karena takdirnya bukan di sepak bola, tetapi menjadi pemimpin dunia


Jawaban Dragon yang tegas seperti itu tentu saja sangat mengejutkan mereka. Bahkan ada beberapa orang dosen serta teman-temannya yang menyayangkan jawaban Dragon yang tergesa-gesa tersebut


Mereka tidak tahu kenapa Dragon berbuat seperti itu?. Padahal rata-rata pemain sepak bola ingin agar dirinya direkrut oleh tim-tim tersebut. Sementara Dragon malah lain. Kesempatan sudah di depan mata. Tapi ditolaknya mentah mentah. Bukankah itu gila, pikir mereka.


"Teman-teman!. Kalau hanya masalah uang aku tidak kekurangan, apalagi masalah fasilitas."


"Aku menolak itu karena punya pertimbangan lain. Takdirku bukan di sepak bola, tetapi takdirku adalah untuk menjadi pemimpin dunia yang ruang lingkupnya lebih luas."


"Kalian hanya memikirkan uang. Kalau masalah itu aku tidak kekurangan."


"Kalau aku mau, seluruh klub sepak bola yang ada di dunia bisa aku beli. bahkan pemainnya juga. Tapi aku tidak mau melakukannya, karena itu dunia serta mata pencaharian mereka."

__ADS_1


"Jadi mohon kalian mengerti dengan pilihanku, dan maaf aku tidak bisa mengatakannya pada kalian!" Batin Dragon dalam hati, menanggapi ucapan-ucapan dalam hati mereka juga


Maka dengan perasaan kecewa Antonio dan rombongannya pulang tanpa membawa hasil apa-apa


Dia heran, kenapa ada anak manusia yang tidak mau ditawari hal menarik seperti itu?. Padahal biasanya orang-orang tersebutlah yang ingin dibeli atau ditawari oleh klub-klub mereka. Namun Dragon lain. Dia tidak mau, dan menolak kesempatan langka tersebut tanpa alasan apapun


Mereka nya saja yang tidak tahu siapa itu Dragon. Mereka mengira Dragon bisa di beli dengan iming-iming uang serta fasilitas. Mereka sangka mereka adalah yang terkaya, padahal Dragon adalah orang kaya yang sesungguhnya


Kasihan sekali!


"Baiklah kalau begitu. Maaf karena telah mengganggu waktu anda." Ucap Antonio sesaat sebelum dia pergi


"Tidak masalah!. Mudah-mudahan di lain waktu anda bisa menemukan bibit yang jauh lebih baik dariku, dan aku bisa menjamin itu!" Jawab Dragon yakin sekali


"Benarkah?. Kalau begitu kami sangat berterima kasih."


"Tapi tawaran kami masih tetap ada untuk anda. Kapanpun anda ingin bergabung beritahu kami. Maka saat itu juga kami akan menjemput anda." Respon Antonio senang dan hilang sedikit kesedihannya


Padahal dia sudah mencium bau harumnya uang, kalau dia bisa membujuk Dragon untuk bergabung dengan mereka. Tapi jawaban Dragon yang seperti itu telah memupus harapannya


"Kamu bodoh Mahesa!. Kesempatan sudah di depan mata, tapi ditolak begitu saja."


"Andai itu aku, maka tanpa berpikir panjang lagi langsung aku terima, karena imbalannya tidak kecil, dan kita langsung bisa mendadak kaya dan terkenal."


"Tapi kamu lain. Entah apa pertimbanganmu kami juga tidak tahu."


"Yah, tapi itu hakmu untuk menolak, dan kami tidak bisa memaksa." Ucap salah seorang dosen muda pada Dragon, yang terkesan mata duitan


Namun Dragon tidak menanggapi ucapan itu, dia malah meminta izin untuk pergi dari tempat itu sambil tersenyum senang


"Huh!. Anak muda yang bodoh! Berani menolak kesempatan untuk kaya dan terkenal!" Batin salah seorang dosen lain pula


Kemudian ikut-ikutan membubarkan diri dengan hati yang kesal


***


Pelatih timnas indonesia masih meminta bantuan Dragon untuk memperkuat tim. Tapi sayangnya dua diantara pemain inti, masih cedera kakinya, dan masih butuh perawatan


Sedangkan yang ada tidak memenuhi syarat untuk ikut bertanding, Karena level mereka masih rendah, serta jam terbangnya masih sedikit


Namun karena tidak ada pemain lain. maka mau tidak mau pelatih Arteta akan menurunkan mereka juga. Tapi disaat genting seperti itu, Dragon datang secara pribadi, dan berbicara empat mata dengannya


Setelah Dragon datang, semua masalah terpecahkan, dan tidak perlu dikhawatirkan lagi akan kekurangan pemain. Namun apa yang akan dilakukan oleh Dragon belum ada yang tahu, karena kesepakatannya saat pertandingan akan dimulai, baru bisa dibocorkan. dan itu urusan Dragon untuk menyelesaikannya


***


Sementara itu ditempat lain di waktu yang sama, saat Dragon tengah didatangi oleh ketua Antonio dan timnya


Diwaktu yang bersamaan pula, dia juga tengah dikerubuti oleh puluhan profesor, pejabat serta akademisi, yang merupakan dosen tempat dia dianugerahi gelar tabib semesta dan dokter istimewa


Saat itu rektor universitas tempat dia menuntut ilmu itu berkata padanya. "Dokter Mahesh!. Sungguh kami tidak menyangka, bahwa anda adalah pemain sepakbola profesional negara ini."


"Jika kami tahu bahwa itu adalah anda, mungkin tanpa mengikuti tes lagi, anda akan langsung diterima di sini."


"Tapi nasi sudah menjadi bubur. Langkah kami pun sudah sangat terlambat untuk menyadari."


"Namun mohon anda tidak mengambil hati karena itu."


"Oleh karena itu untuk menebus kesalahan kami. Kami telah sepakat untuk memberi gelar mahasiswa teladan kepada anda, agar yang lain terpacu untuk meniru." Ucap Rektor Atmajaya dengan ekspresi gembira

__ADS_1


"Betul!. Kami setuju dengan ide itu!"


"Dokter Mahesh memang pantas mendapatnya!"


"Selain pintar, masih muda tapi sudah jadi dokter, bahkan tabib yang tiada duanya pula. Ditambah dengan profesi baru, pemain bola"


"Jadi keputusan rektor kami dukung sepenuhnya." Ucap jendral Subakti apa adanya


"Bagaimana yang lain?. Apakah setuju dengan ide ku ini?" Sambung Atmajaya meminta pendapat


"Kami setuju!" Jawab seluruh yang ada serempak, dengan mengangkat tinjunya tinggi tinggi ke udara


"Bagus. Dengan begini urusan akan menjadi lancar!" Respon Atmajaya senang


"Tapi..?" Sambungnya menggantung


"Anda ingin diobati lagi kan?" Ucap Dragon langsung pada intinya


"Benar! Dokter Mahesh tau aja?" Jawab Atmajaya berterus terang tapi malu malu


"Saya juga mau!"


"Saya juga!"


"Kami semua juga mau!" Ucap para profesor itu sambung menyambung


"Huh!. Ternyata ada maunya." Batin Dragon dalam hati


Kemudian mengerjakan apa yang mereka minta. Walaupun jumlah mereka cukup banyak, tapi Dragon mengerjakannya dengan waktu yang singkat. Tanpa mereka sadari, Dragon menggunakan avatarnya dan dibuatnya tidak terlihat, dan seolah-olah dia sendiri yang mengerjakannya


***


Dibelahan bumi lain.di waktu yang sama. Saat ini tubuh asli Dragon terlihat sedang berada dikamar hotelnya di daerah Pattaya Thailand. Dia pergi ke situ karena sudah rindu dengan Anong Achara, yang selalu menunggu berita darinya, karena sudah lama juga Dragon tidak mengunjunginya


Namun secara diam-diam, Dragon mengeluarkan avatarnya, dan disuruh pergi untuk menolong seseorang, yang saat ini tengah menjadi bulan bulanan petarung mma negara sebelah yang tak terkalahkan


Saat dia sampai, petarung itu sudah hampir kalah. Padahal selama ini dia selalu menjuarai setiap pertandingan. Tapi karena dia diracuni, maka gerakannya tidak prima lagi, dan selalu menerima pukulan bertubi tubi, hingga membuat tubuhnya keluar dari ring


Sekejap saja dia tak bisa bangun lagi, akibat pukulan keras tersebut.Tapi lawannya merasa tidak puas, jika belum membunuhnya. Lalu menaiki tali pembatas ring dan berniat terjun ke bawah tepat di tubuh Xiong Polayang yang sudah pingsan itu


Namun saat tubuh Jongsin Watson melayang di udara, Avatar Dragon menyerangnya secara diam-diam, dengan menggunakan pukulan jarak jauhnya, hingga membuat sang juara kick boxing tersebut terjatuh dan berguling-guling di bawah ring


Segera setelah itu dia menjadi murka, dan mencari siapa yang telah menyerangnya. Lalu tanpa memperdulikan Xiong Polayang lagi. dia Segera menaiki ring dan menantang orang yang telah mencelakainya


Sikapnya yang sangat sombong itu walau sesuai dengan kekuatannya, membuat siapapun yang mendengarnya tidak suka, termasuk juga Dragon


Lalu dengan pertimbangan matang, itupun karena ingin menyelamatkan nyawa Polayang. Dragon segera naik ke atas ring, dengan cara melompat dari bawah, tanpa menyentuh tali ring dan mendarat tepat di tengah tengahnya


Aksi Dragon yang seperti itu, tentu saja membuat penonton yang ada menjadi terkejut dan keheranan.


Jelas mereka tidak menyangka, ada seseorang yang berani menghadapi John Watson atau Jongsin tersebut. Padahal selama ini tidak ada yang pernah menang darinya.


Sikapnya pun kasar, dan tidak segan-segan untuk membunuh. Karena apabila sudah berani masuk ke dalam ring, berarti orang itu sudah menandatangani kontrak hidup dan mati


Segera saja tepuk tangan tanda memberi dukungan, terdengar memenuhi aula tarung bawah tanah tersebut


Walau mereka meragukan Dragon, Tapi mereka berharap agar Dragon bisa mengalahkan petarung yang sangat mereka benci itu, dikarenakan cara masuknya Dragon yang tidak biasa, bahkan seperti terbang, dan itu memang disengaja oleh Dragon untuk menekan lawan


Melalui Dragon lah mereka berharap agar petarung yang sombong tersebut bisa diberi pelajaran

__ADS_1


"Apakah kau yang telah menggagalkan usahaku tadi?" Tanya John Watson dengan nada geram


"Kalau iya, kamu mau apa?. Ingin menantangku?" Jawab Dragon acuh sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada


__ADS_2