
Sementara itu di bagian lain
Haidar dan Vienna masih terlihat berunding, dan sedang mengatur rencana penyerangan, termasuk mengatur pembagian batas wilayah yang akan direbut kembali dari tangan Eric
Sedang serius seriusnya mereka berunding, masuk seorang murid perguruan dan langsung melaporkan situasinya. "Lapor ketua!" Ucapnya tegas
"Ada masalah apa?. Apakah kau tidak tahu bahwa aku sedang sibuk?".
"Apakah kau tidak bisa menunggu pembicaraan ini selesai?" Respon Vienna kurang senang
"Maaf ketua!. Tapi ini sangat mendesak untuk segera ditangani!" Jawabnya tanpa ragu ragu lagi
"Baik!. Katakan ada apa?" Tanya Vienna akhirnya luluh juga
"Mata mata yang kita kirim ke pemukiman tepi sungai itu melaporkan, bahwa seluruh anak buah ketua tiga telah menghilang, dan tidak tahu kemana perginya!"
"Aku khawatir mereka dijebak, atau mati ditempat lain?" Jawab murid perguruan itu apa adanya
"Sembarangan!. Anggita dan kelompoknya itu kuat!"
"Mana mungkin ada yang berani mencari masalah dengan mereka!"
"Ngaco kamu!" Ucap Vienna tidak percaya
"Tapi ini benar ketua!. Mata mata yang kita kirim, melihat dengan mata kepalanya sendiri, bahwa saat kejadian itu. ketua tiga sedang berhadapan dengan kelompok yang tidak dikenal!"
"Mereka sepertinya bukan berasal dari sini!"
"Waktu itu sempat terjadi ketegangan, dan hampir terjadi perkelahian!"
"Entah bagaimana, tiba tiba mereka menghilang, dan cerita selanjutnya tidak dia ketahui." Jawab murid itu jujur
"Panggil mata mata itu. Aku ingin mendengarnya secara langsung dari mulutnya" Ucap Vienna memberi perintah
"Maaf ketua!. Mata mata tersebut saat ini masih berada ditempat itu, dan terus mencari informasi tentang keberadaan mereka!" Jawab Rosmita, murid perguruan yang sedang melaporkan itu takut takut
"Coba kau ceritakan ciri ciri kelompok tersebut!. Apakah sama dengan kelompok yang menyerang markas ku itu?" Tanya Haidar atau Jodi mulai tertarik
"Untuk masalah itu saya tidak tahu ketua!"
"Mereka hanya bilang, bahwa kelompok tersebut hanya berjumlah 30 sampai 35 orang, dengan dua orang wanita yang mendampingi nya."
"Tapi dari gaya mereka. sepertinya bukan terdiri dari orang lemah. Semuanya terlihat kuat, apalagi komandannya itu!" Jawab Rosmita apa adanya
"Tunggu dulu!. Kau bilang jumlah mereka cuma segitu?. Apakah kau sedang tidak berbohong?" Tanya Haidar ingin penegasan
"Saya serius ketua!. Bahkan kata mata mata itu, penampilan ketuanya sangat berwibawa. dan tidak mempan diintimidasi"
"Ancaman dari ketua tiga saja tidak dia gubris, malah menebarkan senyum mengejek pula." Jawab Rosmita apa adanya
"Klop dengan perkiraan ku!. Tim itulah yang sudah membuat kelompok ku kocar kacir, hingga lari sampai kesini!"
"Jodi!. Apakah aku tidak salah dengar?. Hanya dengan jumlah sekecil itu, tapi sudah bisa membuat kalian kalah, serta melarikan diri ke tempat ku? "
"Apakah kau sedang bercanda dengan ku Jodi?" Tanya Vienna tidak percaya
"Kenyataan seperti itu Anna. Kau harus percaya pada ku juga pada mata mata mu itu!"
"Mereka bukan orang sembarangan!.Tapi sangat kuat sekali!"
"Dengan jumlah segitu, tapi sudah mampu mengalahkan anak buah ku yang berjumlah ratusan!"
"Oleh karena itu. Sebelum terlambat, lebih baik kita cepat bergerak!"
"Kirim sebanyak banyaknya anak buah mu, dan cari keberadaan mereka serta hancurkan bila ketemu!" Jawab Haidar semangat
"Tidak perlu bersusah payah mencari ku. Kami sudah ada disini!" Jawab seseorang yang tiba tiba masuk, dan langsung berkata begitu
"Kau?" Respon Haidar terkejut dan langsung berdiri, serta mundur hingga menempel dinding
"Siapa dia jodi?. Kenapa kau sangat takut padanya?" Tanya Vienna penasaran
"Dialah orang yang aku maksudkan Anna!"
"Dia yang telah menghancurkan markas ku, dan membuat sebagian besar anak buah ku tewas!" Jawab orang yang dipanggil Jodi itu trauma
"Hanya orang lemah seperti itu, apa yang kau takutkan Jodi?" Respon Vienna merasa jumawa
__ADS_1
Kemudian berdiri dari duduknya, dan langsung mengintimidasi calon lawannya
"Aku tidak tahu bagaimana cara mu bisa masuk ke ruangan ini, dan berapa orang yang kau bawa!"
"Yang jelas kau telah membangunkan harimau yang sedang tidur!"
"Kebetulan tangan ku sudah gatal, dan sudah lama tidak mematahkan gigi seseorang!"
"Hari ini kebetulan kau datang, jadi aku bisa menjadikan mu sebagai karung latihan ku!" Ucap nya lagi
"Apakah kau yakin itu perempuan sombong?"
"Apakah cuma kau yang merasa kuat dan bisa membuat orang lain takut?" Sambut Eric, orang yang tiba tiba datang itu
"Kenapa tidak!. Aku Vienna, orang yang belum pernah kalah setelah naik tingkat!"
"Kau datang tepat waktu dan hanya kesialan yang akan kau terima!"
"Sekarang rasakan kekuatan ku ini, dan jangan coba coba untuk melawan!" Jawab Vienna sangat menggelikan sekali
Sambil berkata begitu, sambil pula dia memikirkan, bagaimana lawannya bisa masuk ke tempat itu. padahal penjagaannya sangat ketat sekali
Apakah mereka menerobos dan mengalahkan anak buahnya. Tapi kenapa dia tidak mendengar kekacauan diluar, atau minimal ada yang melaporkan padanya
Tapi semua itu masih merupakan misteri baginya
Seperti yang sudah diceritakan di awal. Dragon menugaskan Eric, untuk menyerbu serta menangkap pemimpin kelompok sembilan, yang saat ini sedang ada didepannya
Bukan hanya amanat itu yang dia emban. Dragon juga memerintahkan padanya untuk menangkap Haidar juga anak buahnya tersebut
Setelah mereka sampai di markas itu, langsung saja menyerang anak buah Vienna juga anak buah Haidar, dan hanya dibuat pingsan saja
Saat mereka sedang bertarung itu, Eric memutuskan untuk masuk ke ruang tengah sanggar perguruan tersebut, dan menemui pemimpinnya
Ketika itulah Eric melihat, bahwa orang yang sedang dicarinya itu ada di tempat tersebut, dan langsung berhadapan dengannya
"Aku ingin melihat bagaimana rasanya kekuatan mu itu!"
"Apakah bisa membuat badan ku ini merasa sakit atau tangan ku gatal gatal?" Ucap Eric membakar emosi Vienna
"Kurang ajar!. Terima ini!" Reaksi Vienna marah, dan langsung melesatkan pukulan terbaiknya, serta disusul dengan tendangan Taekwondo, yang diperkirakan akan membuat tubuh lawannya terpental, dan mati seketika
Bugh!
"Argh!" Jerit tertahan Vienna, dan langsung ambruk ke lantai, pingsan
Haidar dan Rosmita yang melihat itu hanya melongo saja. Mereka tidak percaya, kalau orang kuat seperti Vienna bisa kalah hanya dengan sekali pukul. Tapi itulah kenyataannya
"Hai!. Kenapa kalian malah bengong saja?. Apakah kalian tidak berusaha membalas dendam?" Tanya Eric mengagetkan mereka
"Kami menyerah!. Tolong jangan bunuh kami!" Ucap Rosmita berbarengan dengan Haidar
"Pilihan bagus!. Kalau begitu ayo ikut aku. Tapi bawa juga ketua mu itu." Jawab Eric berwibawa
***
Satu jam kemudian
Eric dan anak buahnya sudah berada di lokasi bakal pemukiman. Bersama dengan nya ada ratusan anak buah Vienna dan ratusan anak buah Haidar yang masih belum sadarkan diri
Dragon yang sedang menunggu, langsung memberikan kutukan darah dan segel penguncian, serta mencabut semua ilmu mereka
Setelah dirasa cukup, barulah dia membangunkan Vienna, Haidar, Rosmita dan yang lainnya
Begitu mereka bangun, semuanya terlihat linglung dengan apa yang ada didepan mereka. Dan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat
Tapi begitu melihat Anggita dan anak buahnya, serta melihat Aron Daksa, Kratos, Ozil dan puluhan yang lain, barulah mereka tersadar, bahwa saat ini mereka telah menjadi tawanan dan sudah dikalahkan
"Selamat datang semuanya!. Kenalkan!. Aku Dragon, orang yang memimpin pengawal pengawal ini untuk membawa kalian kesini"
"Hari ini kalian telah kami kalahkan, dan akan dirubah menjadi orang baik, serta berguna untuk orang lain!"
"Untuk itu kalian akan aku tempatkan disini, dan tidak boleh keluar serta berhubungan dengan pihak lain, kecuali jika ada izin dari ku!"
"Ketahuilah!. Ditubuh kalian masing masing telah aku pasangi formasi darah, dan segel penguncian!:
"Gunanya adalah untuk menjamin, bahwa kalian tidak akan berkhianat dan mencoba untuk melarikan diri!"
__ADS_1
"Jika kalian nekat melawan, maka kutukan darah itu akan bereaksi, dan bisa membuat tubuh kalian meledak!"
"Oleh karena bersikap baiklah. dan tolong bantu kami untuk membuat segala sesuatu menjadi lebih baik!"
"Untuk sementara kalian akan aku tempatkan di tenda tenda itu. Setelah beberapa minggu atau bulan, akan menempati bangunan yang jauh lebih baik dari tenda tersebut!"
"Jadi sekarang buatlah kelompok, untuk bersama sama menempati tenda tenda itu!"
"Khusus untuk ketua satu, dua dan tiga kelompok delapan, akan menempati tenda yang besar itu, bersama dengan sepuluh anak buah mu."
"Sedangkan untuk ketua satu, dua dan tiga kelompok sembilan, menempati tenda yang ada di sisi barat khusus tenda perempuan!"
"Masalah makanan dan perbekalan lainnya, disiapkan oleh orang orang ku dan kalian cukup memasaknya saja."
"Jika ada pertanyaan atau ada ganjalan, silakan tanyakan saja pada ku!" Ucap Dragon memberikan arahan
"Maaf tuan muda!. Kalau boleh saya tahu, dari kelompok mana anda berasal?" Tanya Vienna penasaran
"Masalah itu silakan kau tanyakan pada anak buah mu saja."
"Dan tentang kekhawatiran mu dengan kelompok lain, kamu jangan khawatirkan masalah itu, karena anak buah ku saat ini sedang berhadapan dengan kelompok sepuluh, dan kelompok tujuh dari teman teman mu itu."
"Mungkin saat ini mereka sudah berhasil dikalahkan, dan sebentar lagi akan ditempatkan disini juga." Jawab Dragon langsung pada intinya
Kemudian tanpa menunggu jawaban dari Vienna, Dragon sudah pergi dan langsung menuju ke tenda khusus untuk nya
***
Satu hari kemudian
Masuk berita yang sangat menggembirakan. Dimana tim yang dipimpin oleh Awan, telah berhasil mengalahkan kelompok tujuh hanya dalam waktu satu jam.
Kelompok tersebut dipimpin oleh seorang pria bernama Utay, dengan dibantu oleh dua orang wakilnya, yang berkedudukan sebagai ketua dua dan tiga
Jumlah pengikutnya sebanyak 250 orang saja. Tapi mempunyai daya tarung yang cukup mumpuni
Namun ditangan komandan utama Awan. Hal itu tidak menjadi halangan, untuk timnya mengalahkan mereka
Hanya dalam waktu satu jam. Seluruh anak buah Utay, Saga dan Kumar, termasuk mereka bertiga, dibuat takluk oleh Awan, yang hanya beranggotakan 30 orang saja.
Namun mereka tidak dihabisi, hanya dibuat pingsan saja, agar bisa dikumpulkan ditempat penampungan, bersama dengan kelompok delapan dan sembilan
Kini orang yang berhasil ditaklukkan, sudah berjumlah 950 orang
Tapi sejurus kemudian, masuk lagi berita dari Bumi, bahwa dia juga telah berhasil menangkap pemimpin kelompok sepuluh, yang terdiri dari Samad, Ramzi dan Tyson
Bersama dengan mereka, ikut juga ditangkap ratusan anak buahnya yang berjumlah 159 orang, Hingga jika digabung semuanya menjadi 162 orang
Kini orang orang tersebut sudah berada di lokasi penampungan, hingga membuat tempat itu menjadi penuh sesak. Karena jumlah mereka sudah mencapai 1.162 orang
Dragon yang menyadari itu, terpaksa harus berjuang keras. Dengan dibantu oleh orang orangnya, termasuk oleh orang orang taklukannya, semua pekerjaan itu menjadi mudah
Dengan kesaktiannya, dan dibantu oleh Rams dan timnya itu, seluruh tabungan kelompok tujuh, delapan, sembilan, dan sepuluh, kini telah berpindah ke tangannya, dan akan digunakan untuk menghidupi tawanan tawanan itu, termasuk untuk membangun infrastruktur bakal perkampungan semi modern tersebut, yang diperuntukkan untuk mereka nantinya
Tapi lain halnya dengan kelompok besutan Bison yang lain, yang masih tetap eksis sampai sekarang
Mendengar berita penaklukan itu, membuat pemimpin tinggi organisasi tersebut menjadi marah
Dengan emosi meluap luap, dia melampiaskan kekesalan nya pada anak buahnya sendiri, hingga bersimbah darah dan terluka di lantai
"Dasar bodoh!. Kenapa kalian biarkan dan tidak membantu kelompok lain agar tidak dikalahkan?" Ucap Bison disela sela marahnya itu
"Maaf ketua!. Jangankan membantu!. Ruang gerak kami saja jadi terbatas, karena mata mata mereka berseliweran di mana mana, hingga menyulitkan usaha kami untuk bergerak!" Ucap ketua kelompok tiga, mewakili pemimpin kelompok lain untuk bersuara
"Lalu apa usaha kalian untuk melawan mereka?" Tanya Bison kurang senang
"Untuk sementara, kami mengutus mata mata untuk menyelidiki lokasi tempat mereka ditahan."
"Tapi sampai sejauh ini keberadaan mereka belum juga ditemukan."
"Kami yakin, dalam satu sampai tiga hari kedepan. Keberadaan orang orang kita sudah berhasil ditemukan!" Jawab Darta sangat yakin sekali
"Aku tidak mau menunggu sampai tiga hari!"
"Aku mau hari ini juga orang orang kita sudah kalian temukan, sekaligus menghancurkan orang yang telah berani mencari gara gara dengan kita!"
"Berangkat, dan tangkap mereka!!" Ucap Bison dengan suara meninggi, disertai dengan tenaga dalam cukup kuat, sembari memberi perintah
__ADS_1
"Siap laksanakan ketua!" Jawab seluruh ketua yang ada di tempat itu serempak
Kemudian bersama sama bergerak, untuk mengerahkan seluruh kekuatan mereka, untuk mencari Dragon dan orang orangnya tersebut