
Kemudian
Whus!
Boom!
Geram dengan ucapan orang yang merendahkan itu, tiga orang pengawal Dragon segera mendatanginya
Mereka adalah Awan, Langit dan Bumi, yang kebetulan posisinya tidak begitu jauh dari orang-orang tersebut
Mereka datang menggunakan gerakan cepat. Dibantu oleh daya dorong dari masing masing, dan langsung muncul di hadapan dua orang asing tersebut
Reaksi pertama yang diperlihatkan oleh dua penantang itu, adalah mengejek, dan menganggap remeh orang lain
Mereka mengacuhkan saja keberadaan tiga orang itu, dan masih memandang ke sana kemari, untuk menemukan orang yang mereka cari
Tapi karena usahanya tidak berhasil. Kedua orang tersebut menjadi kesal. Kemudian melampiaskan kekesalannya pada Langit Awan dan Bumi, seraya berkata.
"Huh!. Ternyata ada tiga orang kroco, yang sengaja datang mencari mati!"
"Padahal kami datang ke sini, karena ingin menantang orang yang katanya sakti mandraguna itu, yang dijuluki orang-orang sini, dengan sebutan manusia super!"
"Tapi karena dia tidak berani datang, atau muncul di hadapan kami, berarti dia benar-benar orang pengecut!"
"Sebagai gantinya!. Kalianlah yang akan menghadapi kemarahan kami!"
"Tapi usaha kami sia sia. karena orang yang kami temui, adalah orang orang lemah seperti kalian!"
"Tapi kebetulan suasana hati kami sedang tidak baik!"
"Maka bersiaplah untuk kami hancurkan!" Ucap Franky Jo meremehkan, ditujukan pada Awan, Langit dan Bumi
Mendengar ucapan merendahkan seperti itu, Bumi merasa tidak senang. Kemudian segera membalas ucapan tersebut dengan kalimat yang cukup menyakitkan
"Huh!. Mau menghajar kami!. berkaca dulu kawan!" Responnya tidak senang
Kemudian berkelebat ke arah Frangky, dan langsung menyerangnya
"Hiaaat!"
Bamm!
"Ugh!" Teriak seseorang kesakitan, saat tubuhnya dihantam oleh satu kekuatan tenaga dalam cukup tinggi, dan telak mengenai nya
Orang itu adalah Bumi. Dia mengira musuh yang sedang dihadapinya itu bakalan terpental hanya dengan sekali serangan. Tapi ternyata tubuhnya sendiri yang menjadi korban
Akibat pukulan itu. tubuh Bumi terdorong cukup jauh, dan menabrak pohon kecil, yang masih tersisa hingga tumbang
Langit yang melihat itu sangat terkejut. Baru kali ini temannya terpental hanya dengan satu kali pukulan
Biasanya lawannya sendiri yang bakalan terpental. Tapi kali ini lain
Namun bukan Bumi namanya, kalau hanya dengan pukulan ringan seperti itu akan kalah
Dia segera bangun, dan langsung memompa kekuatannya untuk menyerang lawannya kembali
Kali ini dia mengerahkan kekuatan tertingginya, untuk menyudahi pertarungan yang dia anggap mustahil bisa menang
Dengan memasang kuda kuda kuat, dia melemparkan pukulan jarak jauhnya, disertai dengan tenaga dalam cukup tinggi, dan langsung menerjang lawannya
Orang yang diserang tidak bergeming. Malah tersenyum meremehkan. Tapi begitu pukulan itu hampir sampai, wajah orang tersebut mendadak pias atau pucat pasi. Namun sudah terlambat untuk menyesalinya
Tubuhnya terkena pukulan itu, dan telak mengenainya, walau dia sempat menahan dengan kedua tangannya
Tapi apa daya. Dia sudah sombong dan merendahkan orang duluan. Jadi akibatnya, dia termakan oleh kesombongannya sendiri
Akibat yang dirasakannya adalah, dadanya sesak, mulutnya mengeluarkan darah dan tangannya kebas, seperti tidak bisa digunakan lagi
Tapi dasar orang sombong. Dia tidak mau mengakui kalau lawannya itu lebih kuat darinya
Kemudian dengan menguatkan diri, dia bangun dari jatuhnya dan segera berkata. "Hebat juga kau anak muda!"
"Baru kali ini aku kalah ditangan orang lemah seperti mu!"
"Tapi kau jangan berbangga dulu. Aku belum mengaku kalah!" Ujarnya menantang
Kemudian merilis ilmu tertingginya, untuk melukai Bumi.dan segera melemparkannya dengan kekuatan penuh
Bumi yang sudah merasakan kekuatan orang itu menjadi waspada, karena aura pukulan yang dikirimkan orang tersebut sangat menekan sekali
__ADS_1
Saat pukulan tersebut hampir mengenainya. Tubuh Bumi melenting ke udara, agar terhindar dari pukulan dahsyat itu, dan terbukti perkiraannya benar
Batu besar yang ada di belakangnya, hancur menjadi debu. Jika tubuh Bumi yang terkena pukulan tersebut, mungkin tubuhnya akan hancur seperti batu itu
Sementara dia sedang di atas. Bumi merilis ilmu yang dipelajari dari Dragon, dan langsung dilemparkannya ke arah Frangky Jo, tapi berhasil dihindarinya
Malah Frangky Jo sempat melontarkan pukulan jarak jauhnya, dan sukses mengenai tubuh Bumi, tapi berhasil ditahan olehnya
Walau demikian karena posisinya berada di udara, itu tidak menguntungkan baginya. Tubuh Bumi terdorong dan terlempar ke bawah, serta jatuh dan terkapar di tanah
Melihat lawannya dalam kondisi seperti itu. Frangky Jo tidak mensia-siakannya. Tubuhnya bergerak cepat, dan ingin menyarangkan tendangannya ke dada Bumi
Tapi Awan bergerak cepat. dengan menghadang langkah Frangky Jo, agar tidak mencelakai Bumi
Pukulan kuat Awan, sukses menghantam dada Frangky, hingga membuatnya muntah darah dan terpental cukup jauh. Lalu mati
Janne Rossa yang melihat itu menjadi marah, dan berusaha membalas kematian rekannya, dengan membokong Awan dari arah belakang
Tapi niat jahatnya terhalangi oleh pukulan jarak jauh Langit, hingga membuat langkahnya terhenti. Namun biasnya sempat mengenai tubuhnya Dan itu sudah cukup untuk membuat tubuh Rossa terdorong, serta mudur ke belakang
"Dasar licik!. Beraninya cuma sama perempuan, membokong lagi!"
"Kalau kau benar benar jantan!. Ayo hadapi aku dalam jarak dekat!" Reaksi Janne Rossa tidak senang
"Siapa yang membokong siapa, semua orang sudah tahu apa yang barusan kau lakukan?"
"Bukankah kau sendiri yang ingin mencelakai teman ku, Jadi wajar kalau aku melindunginya!" Jawab Langit tidak mau kalah
"Tetap saja kau laki laki pengecut!. Karena telah tega menganiaya seorang perempuan!" Bantah Janne Rossa tak mau kalah juga
Lalu dengan secepat kilat, melontarkan pukulan ke arah Langit, sebagai pengecoh saja
Saat Langit sedang menghalau pukulan jarak jauh itu, Janne Rossa menyambar tubuh Frangky Jo, lalu dibawanya pergi
Dari kejauhan terdengar suaranya sambil memaki dan berkata."Tunggu pembalasan ku anak muda!. Aku akan datang dengan membawa bala bantuan!"
"Saat itu kalian ku pastikan akan mati!" Ucapnya dari kejauhan. Lalu menghilang dengan membawa luka dan kesedihan
***
"Bagaimana ketua!. Tiga orang itu bukan orang sembarangan!"
"Mau bagaimana lagi?. Tidak mungkin kita mundur hanya gara gara kekalahan mereka?"
"Kita masih mempunyai kartu truff, yang sewaktu waktu bisa digunakan untuk melarikan diri kalau kalah!" Jawab Hosen Sang malu malu
"Ketua, lihat!. Datang lagi musuh baru saat mereka mau pergi!" Ucap anak buahnya lantang
"Pelan kan sedikit suaramu!. Percuma kalau tempat persembunyian kita diketahui oleh mereka!" Respon komandan ketua tersebut kurang senang
"Maaf ketua!. Aku hanya shock saja!" Jawabnya merasa bersalah
"Ah sudah lah!. Lebih baik kita amati orang itu."
"Aku penasaran siapa sebenarnya mereka?. dan dari mana datangnya?" Jawab Hosen Sang malah balik bertanya
"Sepertinya mereka berasal dari benua barat. Datang kesini dengan tujuan yang sama dengan kita."
"Nampaknya mereka juga penasaran dengan berita itu, dan ingin membuktikan kebenarannya."
"Tapi sayangnya mereka tidak tahu, yang mana dari mereka bertiga yang bisa terbang."
"Untuk membuktikannya, kita tunggu orang orang itu menyerang."
"Kalau mereka kalah berarti bukan mereka." Jawab ketua dua pada atasannya
"Cukup masuk akal. Aku setuju dengan usul mu itu."
"Kalau begitu kita tunggu saja hasilnya." Respon Hosen Sang mulai mendapatkan titik terang
***
Sementara itu ditempat lain. Langit, Awan dan Bumi, yang ingin meninggalkan tempat pertarungan tadi jadi terhenti
Langkah mereka dihalangi oleh sekawanan orang, yang memakai penutup wajah
Rata rata postur tubuh mereka tegap, tinggi dan berotot. yang diketahui sebagai ciri khas orang orang yang berasal dari wilayah barat. Yang membedakan mereka dengan orang lain adalah penampilan yang sedikit nyentrik, tapi menyimpan sebuah kekuatan besar
Langit yang melihat itu jadi bergidik ngeri. Dia memikirkan nasib temannya yang terluka. Kalau dia sendiri ditambah, dengan awan di tempat itu, mungkin masih bisa menjaga diri, tapi ini ada Bumi yang sedang terluka
__ADS_1
Mau tidak mau dia mengulur waktu. Siapa tau datang bantuan.Tapi ditunggu sekian lama. bantuan yang diharapkan tidak kunjung datang
"Ada urusan apa kalian menghalangi langkah kami?"
"Apakah kalian ingin kami hajar juga?" Ucap Langit bertanya dengan suara keras
"Katakan dimana orang yang katanya bisa terbang itu?. Kami ingin menemuinya!" Jawab salah seorang diantara mereka malah balik bertanya
"Kalau kalian ingin bertemu dengan orang itu. Inilah orangnya!" Jawab Bumi tidak kenal takut
"Pecundang seperti mu. Mana layak menyandang gelar manusia terhebat, apalagi pahlawan super?"
"Kau layaknya hanya sebagai anjing penjaga kebun, atau biri-biri malang." Jawab Airman, si pengendali udara cukup menohok sekali
"Kurang ajar!.Dasar cari mati!" Respon Bumi tidak senang. Lalu merilis ilmunya untuk menyerang Airman itu dengan berteriak lantang
"Hiaaa!"
"Uhuk! Uhuk! Uhuk!"
Luka dalam yang dialami oleh Bumi, kembali bereaksi, hingga membuat lukanya semakin parah
Langit dan Awan tidak sempat mencegah aksi Bumi itu, hingga terjadi hal yang tidak diinginkan
Tapi karena dalam kondisi terkepung dan terdesak. Dia hanya berusaha mencari celah agar bisa melarikan diri, karena ingin melindungi sahabatnya tersebut
Tapi lagi lagi niatnya tidak kesampaian. karena Super Z tidak memberikan jalan. Malah dengan beringasnya menyerang Bumi untuk di musnahkan
Serangannya yang cepat itu, mustahil bisa dihindari oleh siapapun, termasuk Bumi sendiri
Beruntung Langit bertindak cepat. dengan menghadang terjangan kaki Super Z, dan melontarkannya ke udara, sambil mengirimkan pukulan jarak jauhnya ke arah lawannya
Tapi usahanya itu digagalkan oleh Airman, yang dibantu oleh Hogan, manusia topeng besi. Ditopang pula oleh bantuan manusia kilat atau Blitzer, hingga membuat langit kerepotan untuk menghindar pukulan serentak mereka
Akibatnya tubuh Langit terpental dan memuntahkan darah segar. Tak lama kemudian pingsan
Awan yang melihat rekannya terluka menjadi marah. Dia yang pendiam seperti itu, kini telah berubah menjadi orang lain
Teriakannya membahana di udara, hingga membuat Burgon dan yang lainnya terpancing untuk datang. Dan itu memang disengaja oleh Awan, agar teman temannya tau bahwa dia sedang butuh bantuan
Tapi malang, usahanya belum membuahkan hasil. Tubuhnya sudah menjadi karung latihan buat Airman, Blitzer, Super Z dan Hogan
Tubuhnya sudah babak belur, dan darah mengucur cari sekujur tubuhnya, akibat pukulan, hujaman serta sayatan senjata tajam
Hampir saja Awan mati, kalau daya tahan tubuhnya tidak tinggi. Dia berusaha menahan rasa sakit, demi melindungi teman temannya
Tapi sekuat apapun dia bertahan. Akhirnya ambruk juga ke tanah . Setelah berhasil melukai salah seorang dari empat penyerangnya itu
Saat tubuhnya limbung dan hampir menimpa tubuh Langit juga Bumi, datang empat buah serangan sangat kuat, yang terarah pada mereka bertiga
Awan yang masih tersadar, hanya bisa pasrah dengan apa yang akan terjadi pada nya. Yang penting tubuh dua temannya masih utuh, walau tubuhnya sendiri hancur
Beruntung saat kritis seperti itu, sebuah kekuatan besar melabrak empat buah pukulan itu, dan langsung hancur tidak tersisa
Malah tubuh empat orang yang mengirimkan pukulan itu, terdorong ke belakang, dan terbang menabrak apa saja yang ada di situ
Sedangkan tubuh orang yang menghancurkan empat serangan kuat itu, tidak bergeming sama sekali
Dia tetap berdiri kokoh, dengan pandangan yang sangat menusuk, pertanda dia sedang marah
Tak lama kemudian dia melihat ke arah bawahannya yang tergeletak tidak berdaya itu
Awan yang belum pingsan, hanya mengangguk kecil ke arah orang tersebut, Kemudian pandangannya gelap dan tidak tahu apa-apa lagi. Pingsan
"Cepat angkat komandan kalian itu!. Biar aku yang menghadapi 4 orang cecunguk itu!" Ucap orang tersebut sangat berwibawa , yang ternyata adalah Dragon
Tanpa menunggu diperintah dua kali, enam orang anak buahnya, langsung meluru ke arah Langit, Awan dan Bumi untuk membawanya pergi
Sementara 4 orang pendatang yang tadi menyerang Langit, kini sudah pada berdiri dan bersiap untuk menyerang Dragon
"Ada dendam apa hingga kalian tega melukai anak buah ku?"
"Apakah kalian memang sengaja mencari gara-gara dengan ku?" Tanya Dragon marah
"Siapa kau?. Kenapa mengganggu kesenangan kami?"
"Gara-gara kedatangan mu, tiga orang cecunguk itu tidak jadi mati. Dan ini membuat kami kecewa!"
"Sebagai gantinya!. Maka kau yang akan kami Hajar!" Jawab manusia super Z terdengar sombong sekali
__ADS_1