Dragon, Sang Naga Dunia

Dragon, Sang Naga Dunia
Akhirnya menang


__ADS_3

"Mengenai siapa aku kalian tidak berhak tahu!"


"Mengenai aku yang ikut campur, itu urusan ku!"


"Tapi tentang menghajar ku, tanyakan dulu padaku!. Apakah kalian mampu atau tidak?" Jawab Dragon tidak senang


"Membunuh mu semudah membalikkan telapak tangan!"


"Hanya dengan menjentikkan jari saja kau sudah mati!"


"Tapi sebelum kau mati, cepat katakan dimana manusia super itu?"


"Kami ingin menjajal ilmunya, sekaligus membunuhnya " Ucap Airman mengabaikan perkataan Dragon


"Kau carilah sendiri orang itu!, karena aku tidak mengenal orang yang kau maksud!"


"Mungkin dia sudah pergi atau masih ada disini!" Jawab Dragon ketus


"Kurang ajar!. Apakah kau ingin aku hajar sama seperti anak buah mu itu?" Ucap Super Z jadi terpancing emosi


"Tunggu dulu!. Kau bilang bahwa mereka itu anak buah mu, berarti kau bukan orang sembarangan?"


"Atau jangan jangan kau sendiri yang orang itu, karena kau mampu menghancurkan serangan kuat kami?" Sambung Blitzer penuh selidik


"Kalau sudah tahu, kenapa tidak cepat pergi dari sini, sebelum aku benar benar marah?" Ucap Dragon sangat jumawa


"Hahahaha!. Baru bisa mematahkan serangan kami sudah sombong begitu. Bagaimana kalau benar benar mengalahkan kami?"


"Mungkin kau akan sesumbar, bahwa kau tidak akan terkalahkan!"


"Tapi dihadapan kami, kau bukan apa apa!"


"Mumpung kau sudah mengaku, bahwa kau manusia yang kami cari itu, maka bersiaplah untuk menerima ajal mu!" Jawaban Blitzer tidak mengenakkan


Lalu menghilang dari tempat berdirinya, dan dalam sekejap mata sudah berada di depan Dragon dan langsung memukulnya


Bamm!


Tubuh Dragon meledak dan berubah menjadi debu, karena lawannya menggunakan pukulan api, disertai dengan pukulan petir nya. Dan itu membuat Blitzer sangat senang


Dia kira Dragon benar benar mati. Namun begitu dia melihat ke atas, Blitzer benar benar terkejut, karena Dragon masih hidup


"Bagaimana mungkin?. Bukankah tubuh mu sudah meledak tadi?"


"Bagaimana kau bisa hidup lagi?" Ucap Blitzer dengan ekspresi bingung


"Pukulan murahan seperti itu kau bilang kuat?"


"Kau belum tahu pukulan kuat yang sebenarnya!" Jawab Dragon mengejek lawannya


Lalu menghilang dari tempat berdirinya, dan muncul di depan Blitzer, dan segera menghantam kepalanya dengan pukulan ringan


Tapi tubuh Blitzer terlempar cukup jauh, saking kuatnya pukulan Dragon, yang sebenarnya cuma menjentikkan jarinya saja di kening lawannya


Namun akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa sekali


Tubuh Blitzer terlempar sangat jauh, bagai peluru yang ditembakkan dari moncong senjata api, dan menabrak batu cadas hingga pecah


Kondisinya sangat menyedihkan sekali. Tangan nya patah, punggungnya berlubang, dan mulut mengeluarkan darah. Saat itu juga dia pingsan, atau mati belum ada yang tau


Keadaan menjadi sunyi senyap. Semua orang yang ada di situ jadi melongo diam. Tak percaya dengan apa yang terjadi, dan yang barusan mereka lihat


Manusia kuat seperti Blitzer, kalah hanya dengan jentikan jari Dragon saja.Tidak tahu bagaimana kalau menggunakan pukulan sekuat tenaga


Mungkin tubuh Blitzer akan hancur, atau meledak menjadi debu. Dan sekarang sikap sombongnya telah hilang, berganti dengan kematian. Dan tidak bisa berbuat apa apa lagi


Teman temannya yang masih hidup pun sama, tidak bisa berbuat apa apa. Mereka untuk sementara hanya berdiri bengong, dan saling berpandangan, seperti sedang meminta pendapat satu sama lain


Tapi tak lama sesudah itu, manusia Super Z, kembali tersadar. Dia segera terbang menuju Blitzer, yang tubuhnya amblas ke tanah bebatuan itu


Begitu sampai dia berteriak marah. Kemudian meledakkan energi kekuatannya hingga ke level puncak. Lalu terbang menuju Dragon, dan berniat menghabisinya dengan sekali pukul


Tapi Dragon sekarang bukanlah Dragon yang dulu. Saat pukulan super Z hampir sampai. Dragon menghalau serangan itu,dengan kibasan tangannya saja, hingga membuat pukulan kuat tersebut melenceng dan hancur berantakan


Tubuh super Z yang sedang terbang itu hilang keseimbangan, lalu jatuh ke tanah


Dragon yang melihat itu tidak aji mumpung. Dia membiarkan super Z untuk bangkit, dan melanjutkan pertarungan


Dua orang temannya yang sama sama kuat segera datang membantu, dan menyerang Dragon dari sisi kanan dan sisi kirinya


Tapi bukannya gugup, Dragon malah tersenyum senang, Karena dia tidak perlu repot repot lagi untuk menghabisi mereka satu persatu


Tapi anak buah Dragon yang sejak tadi tidak diizinkan maju. saat tuannya diserang seperti itu menjadi tidak senang.Tanpa meminta izin, langsung datang membantu tuannya


Serangan dari sebelah kanan Dragon, berhasil dihalangi oleh Leon. Sedangkan yang dari sebelah kiri dihalangi oleh Jenifer. Sedangkan Abhicandra tidak ikut terlibat

__ADS_1


Dia sedang sibuk mengobati langit dan kawan kawannya, yang saat ini kondisinya sudah mulai membaik, serta sudah bisa berdiri


Semua luka dalamnya sudah sembuh. Hanya tinggal luka luarnya saja. Itupun kalau Dragon yang turun tangan, luka kecil seperti itu bisa sembuh seketika


Melihat serangannya tidak berhasil, membuat si topeng besi menjadi marah, apalagi manusia angin itu


Mereka heran, bagaimana dua orang itu bisa menghalau serangan kuatnya. Padahal selama ini tidak ada yang sanggup menghadapi pukulan seperti itu


Tapi kini sudah terjadi, dan mau tidak mau mereka harus mengakuinya juga


"Maafkan kami tuan muda!. Kami tidak bisa melihat ketidak adilan ini. Maka tanpa diminta, membantu tuan muda untuk mengusir pembokong itu." Ucap Leon, orang yang bergelar dewa perang itu merasa tidak enak hati


"Tidak apa apa paman. Justru aku sangat berterima kasih, karena kalian telah menggagalkan usaha orang licik itu."


"Kalau tidak, mungkin tubuh ini sudah terluka karenanya." Jawab Dragon terkesan bijaksana. Walau sebenarnya mereka tahu, bahwa tuan mudanya hanya berbasa basi saja


"Tidak tuan muda!. Justru kehadiran kami akan menjadi penghalang bagi tuan, untuk memberi pelajaran pada mereka."


"Oleh karena itu mohon undur diri tuan muda!" Jawab Leon cukup tahu diri


"Jangan!. Kalian hadapi saja orang itu!. Hitung hitung sebagai latihan!" Respon Dragon tidak terima


"Terima kasih tuan muda!" Jawab Leon senang


Kemudian memutar tubuhnya, dan langsung menghadap ke arah manusia super Z juga ke manusia angin


Jenifer berhadapan dengan Airman. Sedangkan Leon menghadapi manusia super Z. Sementara Hogan tidak ada lawan


Menyadari dirinya tidak dianggap, membuatnya sangat marah. Lalu tanpa terduga, merubah penampilannya menjadi besar, yang tingginya mencapai tiga meter, dengan sorot mata merah dan berkulit merah juga


Dengan mengandalkan kekuatannya, dia maju menerjang Dragon, dan berniat meremukkan tubuhnya seperti kaleng


Tapi bukan Dragon namanya, kalau dengan serangan seperti itu akan kalah


Dengan entengnya dia menahan pukulan tangan kanan mahluk seperti raksasa itu, dan mendorongnya seperti mendorong kayu lapuk


Melihat serangannya tidak berhasil, kembali dia menyerang Dragon


Kali ini dengan menggunakan batang kayu, yang dia cabut dari tanah. Lalu dipukulkannya ke arah Dragon


Namun sekali lagi Dragon menunjukkan kelasnya.


Sebelum kayu itu sampai, Dragon sudah menerjang duluan, dan menghantam kayu besar tersebut hingga hancur, Lalu dilanjutkan dengan menghantam tubuh Hogan hingga terbang, dan melayang menabrak pepohonan


Namun karena tubuhnya sudah bertransformasi, pukulan keras Dragon belum mampu membuatnya terluka parah


Sementara itu, Leon yang menghadapi super Z, tidak mengalami kesulitan sama sekali


Dengan mudahnya dia menghalau pukulan jarak jauh dari super Z, Begitu juga dengan pukulan jarak dekatnya


Hal tersebut membuat super Z bertanya tanya. Siapa orang yang sedang dia hadapi itu. Apakah mungkin kekuatan supernya, tidak mampu mengalahkan orang yang dia anggap lemah itu


Sedangkan Jenifer lain lagi. Tubuh manusia angin atau manusia udara menjadi bulan bulanannya


Dengan mudah dia membuat lawannya terdesak dengan pukulan pukulan biasa. Belum lagi jika menggunakan kekuatan Phoenix nya. Mungkin saat itu juga manusia angin itu sudah mati


Tak mau menjadi bulan bulanan lawannya lagi. Airman merilis kekuatan tertingginya, dengan berteriak lantang


"Thunder Storm!. Padat kan!"


"Serang!"


Boom!


Ledakan besar segera terjadi, membuat tubuh Jenifer terkurung api, yang disertai dengan kilatan cahaya seperti aliran listrik


Orang mengira dia sudah mati, dan itu sudah dipastikan benar, oleh orang yang sedari tadi mengintip pertarungan tersebut


Tapi siapa sangka, tubuh Jenifer baik baik saja. Malah terlihat semakin segar dan bercahaya


Dia yang merupakan praktisi api, mana mungkin bisa terluka oleh api itu. Malah api tersebut diserapnya, untuk menambah kekuatannya


"Bagaimana mungkin!. Siapa kau sebenarnya?"


"Kenapa api ku itu, tidak berpengaruh terhadap mu?"


"Sihir apa yang kau gunakan?" Tanya Airman tidak percaya


Boom!


Tiba tiba tubuh Jenifer berubah menjadi besar dan semakin lama terlihat seperti menyerupai Phoenix, yang senantiasa mengeluarkan api di sekujur tubuhnya


Melihat itu, orang orang yang ada di situ menjadi terperangah. Kecuali Dragon dan Leon


Tapi pengawalnya yang lain, ikut menjadi korban, walau jarak mereka cukup jauh dari lokasi pertarungan

__ADS_1


Siluet burung Phoenix yang sangat besar, segera menghiasi langit, dan bisa dilihat dalam radius 10 kilometer, termasuk oleh penduduk kota naga


Airman yang tadi sombong, mendadak ciut nyalinya. Sambil mundur, sambil pula berkata."Jadi kaulah orang yang sudah menggegerkan Nevada waktu itu?"


"Berarti aku telah salah memilih lawan." Respon Airman ketakutan


Kemudian berusaha melarikan diri dari kemarahan burung Phoenix itu


Tapi langkah cepatnya dihalangi oleh kepakan sayap Phoenix, hingga membuat tubuhnya terjun ke bawah, dan amblas menembus tanah


Tidak cukup sampai disitu, semburan api berbentuk bola, meluncur dari paruh Phoenix itu, dan melabrak lokasi jatuhnya manusia angin tersebut. Lalu..


Boom!


Asap tebal segera membumbung ke angkasa, dan membentuk siluet seperti jamur, yang memenuhi tempat jatuhnya manusia angin tersebut


Sudah dipastikan bahwa riwayat orang itu sudah tamat , karena di tempat ledakan itu, tercipta lubang yang cukup lebar dan dalam. Berarti tubuh manusia angin sudah benar benar menjadi angin


Dragon yang melihat itu hanya tersenyum saja. Tapi Leon lain lagi ekspresinya


Dengan sadar diri dia berkata. "Kekuatan anak itu sudah melampaui ku!"


"Mungkin jika kami bertarung, dia yang akan keluar sebagai pemenangnya." Guman nya lirih, disela sela menangkis serangan dari manusia super Z tersebut


"Jangan diam saja dewa perang! Cepat habisi orang itu!"


"Gunakan pukulan Kaliarang, dan sarangkan di perutnya!" Ucap Dragon memberi arahan


Tanpa menjawab. Leon langsung merilis ilmu yang disebutkan oleh Dragon tadi. Dan dalam sekejap, tubuhnya sudah berubah menjadi lain


Ada siluet manusia api, Berkepala singa, bertangan manusia, dan tubuh juga manusia, yang berdiri gagah dibelakangnya


Api yang ada ditubuhnya berkobar kobar, dan meliuk seperti tidak sabar untuk di luncurkan


Melihat itu super Z jadi tercekat diam. Lagi lagi ada pemandangan yang sangat mengerikan


Dia berpikir mungkin inilah akhir dari petualangannya, yang selama berkiprah di dunia pahlawan, belum pernah kalah walau musuh yang dihadapi sangat kuat


Tapi kali ini situasinya lain. Di langit dia masih melihat siluet burung Phoenix. sementara di bumi dia melihat siluet mahluk yang sama sama mengerikan


Ingin lari sudah terlambat. Ingin menyerah malu. Jadi mau tidak mau harus dilawan juga, walau nyawa sebagai taruhannya


"Manusia terkutuk!. Kali ini aku akan mengadu kekuatan dengan mu!. Untuk membuktikan, apakah kau atau aku yang paling kuat!"


"Jika aku menang!. Jangan halangi langkah ku untuk pergi. Tapi jika kau kalah, aku akan membungkuk hormat ke arah jasad mu!"


"Oleh karena itu tunggu apa lagi?. Ayo kita mulai pertarungan hidup dan mati ini."


"Aku yakin aku yang akan menang!" Ujarnya. Kemudian


"Hiaaaaa!


Kaboom!


Bukan tubuh Leon saja yang bisa berubah. Tubuh super Z juga bisa


Penampilannya kini lain. Memakai armor berwarna kuning. Dilapisi dengan warna merah tua, dan disisipi warna biru di bagian kepalanya


Kekuatannya menjadi bertambah, terbukti dari kilatan kilatan listrik yang berpendar dari armor nya


Melihat itu bukan membuat Leon takut. Malah menyeringai buas dan sudah tidak sabar untuk bertarung


"Hiaaa!"


Bamm!


Bugh!


Dhuar!


Bunyi pukulan, tangkisan dan hasil serangan menghiasi tempat itu.Hingga membuat debu debu beterbangan dan menciptakan kegaduhan luar biasa


Lokasi pertempuran sudah berpindah ketempat lain. Hampir mendekati lokasi Jenifer berdiri


Tapi karena aura penindasan yang berasal dari tubuh Phoenix, membuat keduanya tidak bisa mendekatinya


Dalan sebuah kesempatan. Leon menyarangkan pukulan Kaliarang nya, dan telak mengenai perut super Z, serta membuat tubuhnya terpental, menabrak batu besar dan meledak di situ


Boom!


Tamat sudah riwayat manusia super Z, menyusul kawan kawannya yang sudah mati duluan


"Selesai sudah!" Guman Leon lirih


Sementara itu di tempat Dragon. Sepuluh menit sebelum super Z mati. Tubuh Hogan melambung di udara, akibat ditendang oleh Dragon

__ADS_1


Tubuh Hogan yang sebesar itu, buat Dragon hanya seperti kapas. Dengan mudah dia melemparkan tubuh besar itu hanya dengan pukulan ringan, atau tendangan main main, dan jentik kan jari-jarinya saja


Akibat dari aksinya itu, tubuh Hogan terbang ke langit. Dan saat tubuh Hogan sedang berada di udara itu, Dragon muncul di dekatnya, dan langsung menyarangkan pukulan Raja Bajra, dan telak mengenai dada Hogan, hingga membuatnya meledak dan hancur seketika


__ADS_2