
"Mengenai siapa aku kalian tidak berhak tahu!"
"Mengenai aku yang ikut campur, itu urusan ku!"
"Tapi tentang menghajar ku, tanyakan dulu padaku!. Apakah kalian mampu atau tidak?" Jawab Dragon tidak senang
"Membunuh mu semudah membalikkan telapak tangan!"
"Hanya dengan menjentikkan jari saja kau sudah mati!"
"Tapi sebelum kau mati, cepat katakan dimana manusia super itu?"
"Kami ingin menjajal ilmunya, sekaligus membunuhnya " Ucap Airman mengabaikan perkataan Dragon
"Kau carilah sendiri orang itu!, karena aku tidak mengenal orang yang kau maksud!"
"Mungkin dia sudah pergi atau masih ada disini!" Jawab Dragon ketus
"Kurang ajar!. Apakah kau ingin aku hajar sama seperti anak buah mu itu?" Ucap Super Z jadi terpancing emosi
"Tunggu dulu!. Kau bilang bahwa mereka itu anak buah mu, berarti kau bukan orang sembarangan?"
"Atau jangan jangan kau sendiri yang orang itu, karena kau mampu menghancurkan serangan kuat kami?" Sambung Blitzer penuh selidik
"Kalau sudah tahu, kenapa tidak cepat pergi dari sini, sebelum aku benar benar marah?" Ucap Dragon sangat jumawa
"Hahahaha!. Baru bisa mematahkan serangan kami sudah sombong begitu. Bagaimana kalau benar benar mengalahkan kami?"
"Mungkin kau akan sesumbar, bahwa kau tidak akan terkalahkan!"
"Tapi dihadapan kami, kau bukan apa apa!"
"Mumpung kau sudah mengaku, bahwa kau manusia yang kami cari itu, maka bersiaplah untuk menerima ajal mu!" Jawaban Blitzer tidak mengenakkan
Lalu menghilang dari tempat berdirinya, dan dalam sekejap mata sudah berada di depan Dragon dan langsung memukulnya
Bamm!
Tubuh Dragon meledak dan berubah menjadi debu, karena lawannya menggunakan pukulan api, disertai dengan pukulan petir nya. Dan itu membuat Blitzer sangat senang
Dia kira Dragon benar benar mati. Namun begitu dia melihat ke atas, Blitzer benar benar terkejut, karena Dragon masih hidup
"Bagaimana mungkin?. Bukankah tubuh mu sudah meledak tadi?"
"Bagaimana kau bisa hidup lagi?" Ucap Blitzer dengan ekspresi bingung
"Pukulan murahan seperti itu kau bilang kuat?"
"Kau belum tahu pukulan kuat yang sebenarnya!" Jawab Dragon mengejek lawannya
Lalu menghilang dari tempat berdirinya, dan muncul di depan Blitzer, dan segera menghantam kepalanya dengan pukulan ringan
Tapi tubuh Blitzer terlempar cukup jauh, saking kuatnya pukulan Dragon, yang sebenarnya cuma menjentikkan jarinya saja di kening lawannya
Namun akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa sekali
Tubuh Blitzer terlempar sangat jauh, bagai peluru yang ditembakkan dari moncong senjata api, dan menabrak batu cadas hingga pecah
Kondisinya sangat menyedihkan sekali. Tangan nya patah, punggungnya berlubang, dan mulut mengeluarkan darah. Saat itu juga dia pingsan, atau mati belum ada yang tau
Keadaan menjadi sunyi senyap. Semua orang yang ada di situ jadi melongo diam. Tak percaya dengan apa yang terjadi, dan yang barusan mereka lihat
Manusia kuat seperti Blitzer, kalah hanya dengan jentikan jari Dragon saja.Tidak tahu bagaimana kalau menggunakan pukulan sekuat tenaga
Mungkin tubuh Blitzer akan hancur, atau meledak menjadi debu. Dan sekarang sikap sombongnya telah hilang, berganti dengan kematian. Dan tidak bisa berbuat apa apa lagi
Teman temannya yang masih hidup pun sama, tidak bisa berbuat apa apa. Mereka untuk sementara hanya berdiri bengong, dan saling berpandangan, seperti sedang meminta pendapat satu sama lain
Tapi tak lama sesudah itu, manusia Super Z, kembali tersadar. Dia segera terbang menuju Blitzer, yang tubuhnya amblas ke tanah bebatuan itu
Begitu sampai dia berteriak marah. Kemudian meledakkan energi kekuatannya hingga ke level puncak. Lalu terbang menuju Dragon, dan berniat menghabisinya dengan sekali pukul
Tapi Dragon sekarang bukanlah Dragon yang dulu. Saat pukulan super Z hampir sampai. Dragon menghalau serangan itu,dengan kibasan tangannya saja, hingga membuat pukulan kuat tersebut melenceng dan hancur berantakan
Tubuh super Z yang sedang terbang itu hilang keseimbangan, lalu jatuh ke tanah
Dragon yang melihat itu tidak aji mumpung. Dia membiarkan super Z untuk bangkit, dan melanjutkan pertarungan
Dua orang temannya yang sama sama kuat segera datang membantu, dan menyerang Dragon dari sisi kanan dan sisi kirinya
Tapi bukannya gugup, Dragon malah tersenyum senang, Karena dia tidak perlu repot repot lagi untuk menghabisi mereka satu persatu
Tapi anak buah Dragon yang sejak tadi tidak diizinkan maju. saat tuannya diserang seperti itu menjadi tidak senang.Tanpa meminta izin, langsung datang membantu tuannya
Serangan dari sebelah kanan Dragon, berhasil dihalangi oleh Leon. Sedangkan yang dari sebelah kiri dihalangi oleh Jenifer. Sedangkan Abhicandra tidak ikut terlibat
__ADS_1
Dia sedang sibuk mengobati langit dan kawan kawannya, yang saat ini kondisinya sudah mulai membaik, serta sudah bisa berdiri
Semua luka dalamnya sudah sembuh. Hanya tinggal luka luarnya saja. Itupun kalau Dragon yang turun tangan, luka kecil seperti itu bisa sembuh seketika
Melihat serangannya tidak berhasil, membuat si topeng besi menjadi marah, apalagi manusia angin itu
Mereka heran, bagaimana dua orang itu bisa menghalau serangan kuatnya. Padahal selama ini tidak ada yang sanggup menghadapi pukulan seperti itu
Tapi kini sudah terjadi, dan mau tidak mau mereka harus mengakuinya juga
"Maafkan kami tuan muda!. Kami tidak bisa melihat ketidak adilan ini. Maka tanpa diminta, membantu tuan muda untuk mengusir pembokong itu." Ucap Leon, orang yang bergelar dewa perang itu merasa tidak enak hati
"Tidak apa apa paman. Justru aku sangat berterima kasih, karena kalian telah menggagalkan usaha orang licik itu."
"Kalau tidak, mungkin tubuh ini sudah terluka karenanya." Jawab Dragon terkesan bijaksana. Walau sebenarnya mereka tahu, bahwa tuan mudanya hanya berbasa basi saja
"Tidak tuan muda!. Justru kehadiran kami akan menjadi penghalang bagi tuan, untuk memberi pelajaran pada mereka."
"Oleh karena itu mohon undur diri tuan muda!" Jawab Leon cukup tahu diri
"Jangan!. Kalian hadapi saja orang itu!. Hitung hitung sebagai latihan!" Respon Dragon tidak terima
"Terima kasih tuan muda!" Jawab Leon senang
Kemudian memutar tubuhnya, dan langsung menghadap ke arah manusia super Z juga ke manusia angin
Jenifer berhadapan dengan Airman. Sedangkan Leon menghadapi manusia super Z. Sementara Hogan tidak ada lawan
Menyadari dirinya tidak dianggap, membuatnya sangat marah. Lalu tanpa terduga, merubah penampilannya menjadi besar, yang tingginya mencapai tiga meter, dengan sorot mata merah dan berkulit merah juga
Dengan mengandalkan kekuatannya, dia maju menerjang Dragon, dan berniat meremukkan tubuhnya seperti kaleng
Tapi bukan Dragon namanya, kalau dengan serangan seperti itu akan kalah
Dengan entengnya dia menahan pukulan tangan kanan mahluk seperti raksasa itu, dan mendorongnya seperti mendorong kayu lapuk
Melihat serangannya tidak berhasil, kembali dia menyerang Dragon
Kali ini dengan menggunakan batang kayu, yang dia cabut dari tanah. Lalu dipukulkannya ke arah Dragon
Namun sekali lagi Dragon menunjukkan kelasnya.
Sebelum kayu itu sampai, Dragon sudah menerjang duluan, dan menghantam kayu besar tersebut hingga hancur, Lalu dilanjutkan dengan menghantam tubuh Hogan hingga terbang, dan melayang menabrak pepohonan
Namun karena tubuhnya sudah bertransformasi, pukulan keras Dragon belum mampu membuatnya terluka parah
Sementara itu, Leon yang menghadapi super Z, tidak mengalami kesulitan sama sekali
Dengan mudahnya dia menghalau pukulan jarak jauh dari super Z, Begitu juga dengan pukulan jarak dekatnya
Hal tersebut membuat super Z bertanya tanya. Siapa orang yang sedang dia hadapi itu. Apakah mungkin kekuatan supernya, tidak mampu mengalahkan orang yang dia anggap lemah itu
Sedangkan Jenifer lain lagi. Tubuh manusia angin atau manusia udara menjadi bulan bulanannya
Dengan mudah dia membuat lawannya terdesak dengan pukulan pukulan biasa. Belum lagi jika menggunakan kekuatan Phoenix nya. Mungkin saat itu juga manusia angin itu sudah mati
Tak mau menjadi bulan bulanan lawannya lagi. Airman merilis kekuatan tertingginya, dengan berteriak lantang
"Thunder Storm!. Padat kan!"
"Serang!"
Boom!
Ledakan besar segera terjadi, membuat tubuh Jenifer terkurung api, yang disertai dengan kilatan cahaya seperti aliran listrik
Orang mengira dia sudah mati, dan itu sudah dipastikan benar, oleh orang yang sedari tadi mengintip pertarungan tersebut
Tapi siapa sangka, tubuh Jenifer baik baik saja. Malah terlihat semakin segar dan bercahaya
Dia yang merupakan praktisi api, mana mungkin bisa terluka oleh api itu. Malah api tersebut diserapnya, untuk menambah kekuatannya
"Bagaimana mungkin!. Siapa kau sebenarnya?"
"Kenapa api ku itu, tidak berpengaruh terhadap mu?"
"Sihir apa yang kau gunakan?" Tanya Airman tidak percaya
Boom!
Tiba tiba tubuh Jenifer berubah menjadi besar dan semakin lama terlihat seperti menyerupai Phoenix, yang senantiasa mengeluarkan api di sekujur tubuhnya
Melihat itu, orang orang yang ada di situ menjadi terperangah. Kecuali Dragon dan Leon
Tapi pengawalnya yang lain, ikut menjadi korban, walau jarak mereka cukup jauh dari lokasi pertarungan
__ADS_1
Siluet burung Phoenix yang sangat besar, segera menghiasi langit, dan bisa dilihat dalam radius 10 kilometer, termasuk oleh penduduk kota naga
Airman yang tadi sombong, mendadak ciut nyalinya. Sambil mundur, sambil pula berkata."Jadi kaulah orang yang sudah menggegerkan Nevada waktu itu?"
"Berarti aku telah salah memilih lawan." Respon Airman ketakutan
Kemudian berusaha melarikan diri dari kemarahan burung Phoenix itu
Tapi langkah cepatnya dihalangi oleh kepakan sayap Phoenix, hingga membuat tubuhnya terjun ke bawah, dan amblas menembus tanah
Tidak cukup sampai disitu, semburan api berbentuk bola, meluncur dari paruh Phoenix itu, dan melabrak lokasi jatuhnya manusia angin tersebut. Lalu..
Boom!
Asap tebal segera membumbung ke angkasa, dan membentuk siluet seperti jamur, yang memenuhi tempat jatuhnya manusia angin tersebut
Sudah dipastikan bahwa riwayat orang itu sudah tamat , karena di tempat ledakan itu, tercipta lubang yang cukup lebar dan dalam. Berarti tubuh manusia angin sudah benar benar menjadi angin
Dragon yang melihat itu hanya tersenyum saja. Tapi Leon lain lagi ekspresinya
Dengan sadar diri dia berkata. "Kekuatan anak itu sudah melampaui ku!"
"Mungkin jika kami bertarung, dia yang akan keluar sebagai pemenangnya." Guman nya lirih, disela sela menangkis serangan dari manusia super Z tersebut
"Jangan diam saja dewa perang! Cepat habisi orang itu!"
"Gunakan pukulan Kaliarang, dan sarangkan di perutnya!" Ucap Dragon memberi arahan
Tanpa menjawab. Leon langsung merilis ilmu yang disebutkan oleh Dragon tadi. Dan dalam sekejap, tubuhnya sudah berubah menjadi lain
Ada siluet manusia api, Berkepala singa, bertangan manusia, dan tubuh juga manusia, yang berdiri gagah dibelakangnya
Api yang ada ditubuhnya berkobar kobar, dan meliuk seperti tidak sabar untuk di luncurkan
Melihat itu super Z jadi tercekat diam. Lagi lagi ada pemandangan yang sangat mengerikan
Dia berpikir mungkin inilah akhir dari petualangannya, yang selama berkiprah di dunia pahlawan, belum pernah kalah walau musuh yang dihadapi sangat kuat
Tapi kali ini situasinya lain. Di langit dia masih melihat siluet burung Phoenix. sementara di bumi dia melihat siluet mahluk yang sama sama mengerikan
Ingin lari sudah terlambat. Ingin menyerah malu. Jadi mau tidak mau harus dilawan juga, walau nyawa sebagai taruhannya
"Manusia terkutuk!. Kali ini aku akan mengadu kekuatan dengan mu!. Untuk membuktikan, apakah kau atau aku yang paling kuat!"
"Jika aku menang!. Jangan halangi langkah ku untuk pergi. Tapi jika kau kalah, aku akan membungkuk hormat ke arah jasad mu!"
"Oleh karena itu tunggu apa lagi?. Ayo kita mulai pertarungan hidup dan mati ini."
"Aku yakin aku yang akan menang!" Ujarnya. Kemudian
"Hiaaaaa!
Kaboom!
Bukan tubuh Leon saja yang bisa berubah. Tubuh super Z juga bisa
Penampilannya kini lain. Memakai armor berwarna kuning. Dilapisi dengan warna merah tua, dan disisipi warna biru di bagian kepalanya
Kekuatannya menjadi bertambah, terbukti dari kilatan kilatan listrik yang berpendar dari armor nya
Melihat itu bukan membuat Leon takut. Malah menyeringai buas dan sudah tidak sabar untuk bertarung
"Hiaaa!"
Bamm!
Bugh!
Dhuar!
Bunyi pukulan, tangkisan dan hasil serangan menghiasi tempat itu.Hingga membuat debu debu beterbangan dan menciptakan kegaduhan luar biasa
Lokasi pertempuran sudah berpindah ketempat lain. Hampir mendekati lokasi Jenifer berdiri
Tapi karena aura penindasan yang berasal dari tubuh Phoenix, membuat keduanya tidak bisa mendekatinya
Dalan sebuah kesempatan. Leon menyarangkan pukulan Kaliarang nya, dan telak mengenai perut super Z, serta membuat tubuhnya terpental, menabrak batu besar dan meledak di situ
Boom!
Tamat sudah riwayat manusia super Z, menyusul kawan kawannya yang sudah mati duluan
"Selesai sudah!" Guman Leon lirih
Sementara itu di tempat Dragon. Sepuluh menit sebelum super Z mati. Tubuh Hogan melambung di udara, akibat ditendang oleh Dragon
__ADS_1
Tubuh Hogan yang sebesar itu, buat Dragon hanya seperti kapas. Dengan mudah dia melemparkan tubuh besar itu hanya dengan pukulan ringan, atau tendangan main main, dan jentik kan jari-jarinya saja
Akibat dari aksinya itu, tubuh Hogan terbang ke langit. Dan saat tubuh Hogan sedang berada di udara itu, Dragon muncul di dekatnya, dan langsung menyarangkan pukulan Raja Bajra, dan telak mengenai dada Hogan, hingga membuatnya meledak dan hancur seketika