Dragon, Sang Naga Dunia

Dragon, Sang Naga Dunia
Pendukung yang kuat


__ADS_3

"Hemm!. Kejadian ini terkesan seperti di paksakan."


"Mungkinkah mereka sebuah sindikat perdagangan manusia. Yang berkedok sebagai pemalak dan menyasar orang orang lemah?"


"Atau jangan jangan!, ini lebih rumit dari yang aku pikirkan.."


"Ahh. Nampaknya aku harus turun tangan juga!"


"Ini menandakan, bahwa perjalanan ku masih harus diperpanjang."


"Padahal 15 hari lagi aku harus memulai perkuliahan ku, dan tidak bisa ditawar tawar lagi."


"Sepertinya aku harus bergerak cepat!" Ucap Dragon membatin sendiri dalam hati


Kemudian mengalihkan perhatiannya pada orang yang mengaku bernama Darmadi juga anaknya itu, dan mengajak mereka untuk berteduh. agar terhindar dari teriknya sinar matahari, juga menghindari kebisingan. Dengan membantu membawakan gerobak dorong yang masih penuh dengan gorengan


Aksi Dragon yang keras pada lawan, dan lembut pada kawan, telah menarik seorang enterpreneur kenamaan, dan beberapa orang sosialita, untuk mengabadikan momen yang menurut mereka sangat langka


Segera setelah itu, berita tentang Dragon yang menghadapi para berandalan, juga menolong orang lemah, hanya dengan seorang diri, menjadi viral di jagat maya, karena ditambahi dengan bumbu khas dengan kata kata yang menggelitik orang untuk membaca atau menontonnya


Walau Dragon tau tentang itu, tapi dia membiarkannya saja, dan tidak menghalangi orang untuk mengambil berita tentangnya


Karena kesengajaan itu, anak buah Dragon yang sedang kebingungan menjadi tahu, bahwa tuannya sekarang sedang berada di tengah kota, tanpa seorang pun pengawal yang menyertainya. dan mungkin sekarang sedang mengerjakan hal hal baru. tanpa mereka ketahui


Pekerjaan itu walau sudah pernah dia lakukan, yaitu saat menolong pak Darso dan Melati dulu. Buat Dragon merupakan sensasi tersendiri, dan ingin terus dia lakukan walau tanpa diminta


Gara gara mereka berdualah, Dragon sampai harus membangun ulang tempat itu menjadi sebuah kota, dan berlanjut membangun kota kota lainnya


Tapi itu tidak menjadi halangan baginya untuk tetap menolong pada sesama, yang dia nilai sah sah saja, dan sudah masuk dalam ranah berita sampai ke mancanegara. Bahkan sampai diketahui oleh putri raja Thailand itu


Membaca serta menonton tayangan di kanal berita. Hati Anong Achara semakin berbunga bunga. Karena pria pujaannya telah dia ketahui keberadaannya, dan itu semakin membuatnya ingin cepat bertemu


Clara apalagi. Dia yang merasa kehilangan kontak dengan Dragon jadi tahu, bahwa pria yang disukainya ternyata ada ditempat lain. dan itu membuatnya merasa senang


Dion, Ivory, tuan Birawa, Prameswari juga demikian. Walau mereka sudah sering berhubungan melalui telepon, tapi berita tersebut tetap saja membuat mereka bangga, dan ingin segera bertemu dengannya


Berkat pemberitaan itu pula, nama Dragon juga rupa wajahnya, diketahui oleh pimpinan tertinggi kelompok kota hitam. dan segera mengakomodir anak buahnya untuk menangkap Dragon


Sementara di tempat kejadian, Dragon masih terlihat bersama dengan Darmadi juga anaknya itu


Mereka saat ini sedang berteduh dibawah pohon penghias kota, yang dibawahnya ada kursi panjang untuk duduk


Saat duduk itulah Dragon berkata "Apakah bapak disini punya keluarga selain putri bapak ini?" Ucap Dragon bertanya


"Ada. Mereka ada tiga orang.Tapi bukan tinggal di rumah sendiri, namun di rumah liar."


"Satu istri dan dua anak perempuan yang masih kecil."


"Mereka sengaja bapak tinggal, karena kondisinya tidak memungkinkan untuk ikut berjualan." Jawab Darmadi berterus terang


"Ternyata begitu. Cerita pak..?" Respon Dragon terhenti, karena belum tahu nama lawan bicaranya


"Darmadi. Anak boleh memanggil bapak dengan sebutan Madi saja." Respon Darmadi cepat


"Baiklah pak Madi!. Silakan kalian pulang dulu."


"Nanti setelah urusan selesai, aku akan mengunjungi kalian!" Ucap Dragon tegas


"Tapi anak belum tahu dimana rumah bapak. Jadi bagaimana bisa mengunjungi kami?" Jawab Darmadi keheranan

__ADS_1


"Kalian tenang saja!. Rumah kalian sudah aku ketahui."


"Jadi cepatlah pergi!. Karena pemimpin kelompok itu akan segera datang!" Sambut Dragon terkesan memaksa


"Baiklah nak. Bapak pergi dulu."


"Hati hati dengan kelompok itu, atau anak pergi saja. dan jangan layani mereka!" Jawab Darmadi patuh. Tapi belum pergi juga


Namun saat dia ingin melangkah, Serombongan orang pun datang, dengan mengendarai 14 buah mobil jenis biasa, dan segera keluar dari dalamnya


Begitu pemimpinnya keluar, dan kebetulan berdekatan dengan Dragon. Bernard Savala, nama panggilan ketua itu, segera bereaksi sambil tertawa. "Hahahaha!. Ternyata nyali mu besar juga anak muda!"


"Ketahuilah!. Aku pemimpin kelompok kota hitam. Namaku Bernard Savala. dan semua orang sudah tahu siapa aku!"


"Tapi sayangnya!. Hari ini kau telah berurusan dengan orang yang seharusnya tidak bisa kau singgung!"


"Tak tahukah kau, bahwa gara-gara itu, nyawa mu tergantung belas kasihanku?" Ujarnya cukup merasa yakin sekali


"Kakak!. Cepat pergi dari sini!. Jangan ladeni mereka!"


"Mereka orang jahat!.Cepat lari kak!" Ucap Raisa mengingatkan


"Tenang saja dik!. Mereka tidak akan mampu menyentuh ku!"


"Kau lihat saja apa yang akan kakak lakukan pada mereka!" Jawab Dragon sangat jumawa


"Tangkap bocah ini!, dan masukkan kedalam mobil!"


"Bawa juga perempuan jhalang itu!, dan lemparkan orang tuanya ke sungai!"


"Aku ingin lihat dia bisa apa!" Ucap Bernard Savala memberi perintah


Tapi belum juga niat itu terlaksana. Dari jarak 100 meter, berlarian 50 orang dengan gerakan cepat. Bahkan ada yang seperti terbang, dan langsung mendekati Dragon, serta langsung menjaganya


"Bereskan orang orang ini!"


"Aku tidak mau mengotori tangan ku dengan bau badan mereka!" Ucap Dragon memberi perintah


"Siap laksanakan tuan muda!" Jawab Abhicandra patuh


Kemudian memberi kode kepada anak buahnya untuk bersiap-siap


"Bernard!. Kau hadapi orang orang ku ini!"


"Jika kau beruntung, maka tubuhmu akan utuh!. Tapi jika tidak berdoalah agar mereka berbelas kasihan pada mu!" Ucap Dragon dengan mimik muka serius


"Aku peringatkan!. Jangan berani ikut campur!. Ini urusan ku dengan bocah tengik ini!"


"Dia telah mencelakai anak buah ku!. Jadi dia yang harus bertanggung jawab!" Reaksi Bernard Savala tidak terima


"Masa bodoh dengan alasanmu!. Yang jelas kau telah berani mengganggu tuan mudaku!"


"Jadi jangan harap kau bisa menyentuhnya!"Jawab Abhicandra tidak peduli


"Langit, Awan dan Bumi!. Hadapi orang orang itu!"


"Tangkap pemimpinnya!. Dan jangan biarkan satupun yang lolos!" Perintah tegas Abhicandra pada bawahannya


"Siap ketua!" Jawab ketiganya serentak. Kemudian mengambil ancang ancang untuk mengambil tindakan

__ADS_1


"Tunggu!" Teriak Bernard Savala tegas. Dengan niat ingin menghentikan aksi Awan, Langit dan Bumi. walau sebenarnya dia tidak merasa takut


"Melihat kesiapan kalian!. Berarti kalian ini bukan orang sembarangan."


"Boleh aku tahu dengan siapa saat ini aku sedang berhadapan?" Ujarnya bertanya, dan mencoba mengulur-ulur waktu, agar anak buahnya yang lain seger


a datang menyusul


"Masalah siapa kami. Kau tidak perlu tahu!. yang harus kau tahu adalah, kau telah berani berurusan dengan tuan muda kami!"


"Bahkan berniat ingin mencelakainya!:


"Jadi kami punya alasan, untuk menangkap kalian!" Jawab Bumi tidak mau kalah gertak dengan lawan bicaranya


Tik!


Blar!


Tiba tiba saja Dragon mengambil tindakan, dengan memindahkan lokasi bakal pertarungan ke tempat lain, agar apa yang anak buahnya lakukan tidak menjadi tontonan


Dia berbuat seperti itu, karena di lokasi tersebut situasinya sudah tidak aman lagi, dikarenakan kedatangan Savala barusan, telah menarik perhatian mereka, dan ingin tahu apa yang akan dia lakukan pada Dragon yang mereka anggap lemah itu


Apalagi setelah anak buah Dragon berlarian ke arahnya. Jadi mereka sudah bisa memperkirakan, apa yang akan terjadi di tempat itu


Karena ribut-ribut tersebut. juga menarik perhatian beberapa orang petugas keamanan, yang dipimpin oleh seorang komandannya, dan langsung memerintahkan pada bawahannya untuk menghubungi anggota yang lain


Namun belum juga perintah itu dilajsanakan, orang-orang yang ingin dia proses tersebut, tiba-tiba menghilang dari tempat itu, dan tidak diketahui di mana rimbanya


Dragon yang tahu bakal terjadi masalah di tempat itu, segera menggunakan ilmu Wahyu Taqwa nya, untuk menghilangkan ingatan orang-orang tersebut, terhadap apa yang mereka lihat dan mereka rasakan


Tindakannya itu, telah menyebabkan orang-orang yang tadinya antusias ingin melihat perkelahian menjadi tidak ingat apa-apa lagi, dan langsung pergi dari tempat tersebut, seperti tidak pernah terjadi apa-apa


Bamm!


"Apa yang terjadi?. Kenapa kita tiba-tiba berpindah tempat, dan sudah berada di markas kita sendiri?" Respon Savala keheranan


"Inikah markas yang kau banggakan Savala?"


"Aku ingin lihat, apa yang telah kalian lakukan selama beberapa tahun ini!. Karena aku tahu, kalian termasuk sindikat perdagangan manusia pimpinan Braja Hari Mukti!"


"Jadi hari ini, aku akan membuat perhitungan dengan kalian!" Ucap Dragon tegas, setelah semuanya keluar dari formasi yang dia buat tersebut


"Siapa kau sebenarnya?. Kenapa kau tahu pimpinan tertinggi organisasi kami?. Apakah kau seorang mata-mata?" Tanya Savala penasaran


"Jangan banyak tanya!, Kalau kau masih ingin tetap hidup!"


"Katakan padaku sebelum aku bongkar sendiri!"


"Kepada siapa kau jual gadis-gadis muda tersebut?"


"Apakah ada orang lain di belakang organisasi mu ini?" Tanya Dragon cukup mengintimidasi sekali


"Gawat!. Ternyata orang ini bukan orang sembarangan!"


"Aku harus hati-hati dalam menjawab. Jika tidak, tuan Braja dan tuan Felix akan marah padaku!. Dan itu sangat menyusahkan!" Batin Savala dalam hati


"Itu dia!. Ternyata pendukungnya bukan orang sembarangan. karena menurut penglihatan ku, mereka orang yang sangat berpengaruh di negara ini!"


"Jika aku bertindak secara berlebihan, akan menimbulkan konflik yang tidak diinginkan, dan imbasnya nama ayahku akan terseret karenanya!"

__ADS_1


"Oleh karena itu, aku harus hati-hati dalam bertindak, dan menggunakan segenap kemampuanku untuk melihat segala kemungkinan yang akan terjadi." Batin Dragon juga dalam hati


Kemudian menciptakan formasi ilusi, agar orang-orang tersebut tidak merasa ditekan untuk memberikan keterangan, dan setelah semuanya selesai, baru mereka akan dihabisi atau dibuat lupa ingatan


__ADS_2