
Tak lama kemudian. mereka sudah berada di dalam hotel. Atau tepatnya di ruang jamuan, yang di atas mejanya banyak tersaji makanan cukup banyak dan terlihat lezat
Dragon sebagai tuan rumah, segera mempersilahkan tamu tamu, keluarga, serta orang orangnya untuk mencicipi makanan tersebut
Mereka yang ada di ruangan itu, tidak tahu dari mana asal makanan sebanyak itu. Yang mereka tahu, pasti dibuat oleh Dragon. dan mereka tidak mau menanyakannya
"Ayah!. Ini minuman yang ayah cicipi waktu itu. Tapi belum ayah beri nama."
"Sampai sekarang. sang pembuatnya belum berani memberi label, karena masih menunggu ayah yang menamainya." Ucap Dragon saat ayahnya sudah selesai makan
"Kapan itu? Kenapa ayah tidak mengingatnya ya?" Respon Dion penasaran
"Waktu ayah belum menikah dengan ibu, dan kami belum ada di dunia!" Jawab Dragon mengingatkan
"Benarkah begitu Ivo?. Apa waktu itu kita sedang makan bersama, dan meminum minuman ini ya?" Reaksi Dion masih belum mengingat juga
"Mama sudah tidak ingat lagi pa, karena waktunya sudah cukup lama. Hampir 18 tahun juga."
"Jadi mana bisa kita mengingatnya." Jawab Ivory berterus terang
"Baiklah!. Draco akan menggali kembali memori ayah, agar rasa penasaran orang itu hilang, sebelum dia melepaskan jabatannya yang selama ini dia emban." Sambung Dragon penuh misteri
Lalu menjulurkan tangannya ke depan, seperti sedang menarik sesuatu. Tak lama kemudian dia berseru ringan
"Datanglah menghadap ku!"
Bush!
Seorang laki laki paroh baya kisaran 54 atau mungkin 55 tahun, muncul di hadapan Dragon. dengan kondisi linglung dan kebingungan
Waktu ditarik itu dia sedang berada di ruangan kerjanya. Dan sedang memikirkan, bagaimana caranya untuk menemui Dion
Tapi karena sungkan dan kalah level. Dia hanya memendamnya dalam hati, dan akan terus menunggu Dion untuk menemuinya
Namun saat kebuntuan sedang melanda pikirannya. Tiba tiba tubuhnya seperti ditarik oleh seseorang, dan sedetik kemudian sudah berada ditempat lain
"Apa kabar pak Sentani?"
"Sudah lama kiranya tidak bertemu dengan ayah ku!"
"Anda tentu tidak menyangka akan kami panggil kemari."
"Bukankah anda ingin bertemu dengan ayah ku selama ini?"
"Sekarang bapak sudah ada disini, dan didepan anda adalah ayah ku!"
"Jadi silakan utarakan keinginan yang selama ini anda pendam " Ucap Dragon memulai pembicaraan
"Tuan dan nyonya besar!. Tuan senior!"
"Sungguh saya tak menduga, bisa bertemu dengan anda lagi!" Respon Sentani merasa kegirangan
Lalu membungkuk hormat kearah ketiganya
"Bangunlah Sentani. Jangan lakukan itu disaat seperti ini!" Respon tuan Birawa tidak enak hati
"Terima kasih tuan senior!" Jawab Sentani serasa terbebas dari tekanan
__ADS_1
"Chef sentani!. Ternyata itu kau?"
"Apa kabar?. Sudah lama kiranya kita tidak bertemu." Ucap Dion membuka cerita
"Salam tuan besar!" Respon Sentani terburu buru
"Sudah! sudah!. Jangan formal begitu!"
"Bangunlah!" Respon Dion ramah
"Kawan kawan!. Kenalkan!. Ini chef Sentani. Kepala juru masak sekaligus bartender kenamaan Top Sky Restoran dari kota emas!"
"Dia yang menciptakan minuman lezat yang kalian nikmati itu!"
"Tapi sayangnya itu belum punya nama."
"Jadi tolong bantu aku untuk mencarikan nama untuk minuman itu!" Ucap Dion pada teman temannya
"Biar aku saja!" Jawab Buja memulai memberi usul
"Rasanya manis, ada rasa lemak, gurih dan sedikit asin. Campuran perisa nya sangat pas di lidah. Saat meminumnya. lidah terasa bergoyang."
"Bagaimana kalau kita namai minuman ini dengan nama goncang lidah saja?" Ujarnya terdengar lucu
"Hahahaha! Bukan lidah yang berguncang, tapi badan kita!" Celetuk temannya sambil tertawa
"Ah kau ini!. Bisanya cuma ngeledek saja!"
"Coba kau kasi saran. Jangan hanya pandai protes saja!" Respon Buja tidak senang
"Baik! Baik! Langsung saja ku kasi nama!"
"Betul. Es Kristal Piramida, itu namanya!" Sambut teman temannya setuju
"Tuan besar?"
"Apakah kau tidak setuju dengan nama itu Sentani?" Respon Dion langsung pada intinya
"Bukan begitu tuan besar!. Kebetulan nama itu juga yang ada dalam pikiran saya."
"Jadi?"
"Jadi saya setuju dengan nama itu. Tapi menunggu keputusan tuan besar saja!" Jawab Sentani penuh harap
"Baik!. Mulai hari ini dan di tempat ini. Aku namai penemuan chef kebanggaan kita ini dengan nama, Kristal Piramida emas!" Ucap Dion memberi keputusan tegasnya
Prok! Prok! Prok!
Gema tepuk tangan bersahutan, segera menghiasi ruangan jamuan besar itu, Menyambut pemberian nama suatu produk, yang menurut mereka luar biasa tersebut
Tuan Birawa, Ivory, Dragon, Emily dan Prameswari juga memberikan tepuk tangan. Mereka juga setuju dengan pemberian nama itu, karena nama tersebut memang pas untuk minuman yang menurut mereka memang enak, gurih serta menyegarkan
Mereka pun cukup senang dengan suasana di tempat itu. yang menurut penilaian mereka, penuh dengan suasana keakraban dan kekeluargaan
Tidak ada yang tidak bersuka ria dalam acara tersebut, hingga tanpa terasa, sudah hampir satu jam mereka berada di tempat itu, dan belum ada tanda tanda untuk berakhir
Namun tak lama kemudian. Dragon membuka suara. Dan meminta pada anak buahnya, untuk membebaskan tawanan dibawah pimpinan Surapati itu
__ADS_1
Bukan hanya itu saja yang Dragon lakukan. Dia juga mengikat jiwa jiwa tawanan itu sebelum dibebaskan, dengan formasi kesetiaan juga pengabdian, agar sementara mudah diatur, dan tidak khawatir akan dikhianati
Satu jam kemudian. Seluruh tamu atau petinggi yang datang, dibawa keliling untuk melihat lihat hasil karya Dragon yang sangat spektakuler tersebut
Kesimpulan yang mereka dapatkan adalah, rasa puas yang teramat besar, dan meyakini, bahwa perusahaan tambang itu, bakal menyaingi perusahaan serupa di dunia
Satu jam berikutnya. Tamu tamu yang datang sudah kembali pulang. Termasuk tuan Birawa, Dion, Ivory. Dyah dan Emily
Tapi enam orang ahli pertambangan.James, Shio Lung, Erisha dan Robin. masih bertahan ditempat itu, karena mereka yang bertanggung jawab atas berlangsungnya perusahaan tambang baru itu, dan diserahi tugas untuk mengelola pertambangan, sembari menunggu ahli yang lain datang
***
Satu hari kemudian. Seluruh aspek yang diperlukan sudah selesai di atur, dan hasilnya sangat luar biasa
Anak buah Surapati yang berjumlah banyak itu. Sekarang sudah di berada di lokasi baru tersebut, dan sudah ditempatkan di tempat penampungan, berupa kondominium sesuai dengan nomor urut ruangannya masing masing
Bukan hanya itu saja yang Dragon lakukan. Dia juga mendatangkan istri serta keluarga mereka, agar hidup mereka menjadi tenang
Tiga hari kemudian. Pekerjaan penambangan sudah pun berjalan. dan hasilnya sangat memuaskan. karena didukung oleh peralatan canggih, serta tidak perlu diadakan pengeboman atau peledakan bebatuan
Dragon membuat semua pekerjaan itu menjadi mudah, agar anak buahnya tidak mengalami kesulitan, dibawah bantuan Bumi juga yang lain
***
Kini Dragon sudah berada di tempat lain, dan sedang duduk santai bersama dengan para pengawalnya
Saat santai itulah. Mereka mendengar sebuah jeritan orang meminta tolong, dan dilakukan secara berulang ulang pula
Karena tidak mau terganggu dengan teriakan itu. Dragon memerintahkan pada ketua Burgon, untuk menggunakan mata saktinya, guna menemukan lokasi orang yang minta tolong itu
Satu menit kemudian. Lokasi orang yang minta tolong tersebut sudah ditemukan. Ternyata dia berada sekitar 400 meter dari tempat Dragon dan anak buahnya istirahat
Kebetulan tempat mereka beristirahat itu berada di pinggiran hutan, yang tak jauh dari tempat itu ada sebuah pemukiman penduduk
Mungkin itu perkampungan petani. Karena jika dilihat dari kejauhan, sekitar setengah kilometer dari situ ada tanaman padi yang sudah menguning, dan sudah siap untuk dipanen
Ternyata orang yang minta tolong itu adalah dua orang perempuan muda. Tiga orang wanita paruh baya, dan empat orang anak kecil. serta dua anak laki laki dan dua anak perempuan remaja, yang sedang di kepung oleh sekawanan serigala kelaparan
Namun saat diperhatikan secara seksama. Ternyata kawanan itu bukan serigala sungguhan. tapi serigala jadi jadian atau siluman yang sedang mencari mangsa
"Tuan muda?" Ucap Burgon ingin melaporkan
"Ya aku tahu!. Mereka serigala jadi jadian. Dan keluar ingin mencari mangsa untuk dibuat persembahan!"
"Untuk itu segera tangani mereka!. dan selamatkan orang orang itu, serta bawa kemari!" Respon Dragon sudah mengerti duluan
"Siap tuan muda!. Jawab Burgon semangat. Kemudian mengajak sepuluh orang bawahannya untuk menyerbu serigala serigala itu
"Kakek Abi!. Bawa sepuluh orang lagi untuk masuk ke pemukiman itu. Karena aku lihat ada dua puluh siluman yang sedang menyamar jadi petani juga."
"Untuk komandan langit dan Awan. Segera pergi ke timur, dan bebaskan 22 tawanan, yang mereka sekap di rumah kosong tak jauh dari sini!."
"Sementara untuk komandan Bumi. Bawa pengawal yang masih tersisa, dan pergi ke arah selatan. Serta serang siluman yang ingin memasuki perkampungan ini."
"Aku tidak ingin ada yang menjadi korban kebiadaban siluman siluman itu!" Ucap Dragon membagi tugas pada anak buahnya masing-masing
Segera setelah diperintahkan untuk pergi. Masing-masing komandan yang telah ditunjuk tadi, menuju ke tempat yang sudah ditetapkan oleh Dragon, dan tak lama kemudian mereka sudah berada di sana
__ADS_1
"Paman Leon juga senior Jeny!. Kalian berdua bersiap lah!"
"Sebentar lagi akan ada kejutan besar, karena gembong utama kerusuhan ini akan keluar. dan orang itu ternyata cukup kuat!" Ucap Dragon mengandung teka-teki