Gaung Rasa

Gaung Rasa
Astronot Nyasar


__ADS_3

Ashqar takut salah dengar, terlebih penampilan seseorang di belakangnya terlihat tidak meyakinkan. Tidak seperti petugas kebersihan meskipun memakai sepatu boot, apalagi pegawai hotel, sangat tidak mungkin.


“Kenapa kalian disini?”


Ashqar mengernyitkan dahi dan menyipitkan mata. “Maaf. Anda ini ….”


“Tante Nita, ‘kan?” sela Alvin.


Nita menaruh telunjuk di depan bibir yang tertutup masker lalu menurunkan sedikit kaca mata hitamnya. “Jangan keras keras,” bisiknya sedikit menunduk, memperhatikan kanan dan kiri.


“Kenapa pakaian Tante aneh begitu?” tanya Alvin, memperhatikan Nita dari bawah ke atas.


Alvin heran. Biasanya Nita selalu terlihat seperti selebritis dengan sepatu hak tinggi dan baju bagus tiap kali mereka bertemu, tapi kali ini terlihat sebaliknya. Topi jerami besar, jaket hitam kebesaran seperti milik kakungnya, masker, kaca mata hitam dan sepatu boot yang mirip dengan milik Pak Subur—tukang kebun sekolahnya, membuat Nita sangat sulit dikenali.


Ashqar berdiri. “Kamu … Nita?”


Nita hanya bisa tersenyum kecut dari balik masker hitam, merasa bimbang dengan penampilannya. Sebelumnya dia sangat mempercayai salah satu asisten yang menjadi fashion stylist dadakan pagi tadi, mengatakan bahwa penampilannya akan sangat membantu untuk menghindari wartawan. Namun, melihat respon Ashqar, rasa percaya diri Nita langsung sirna.


“Apa aku seaneh itu?”

__ADS_1


“Banget!” ucap Ashqar dan Alvin bersamaan.


Pasangan ayah dan anak itu sampai-sampai memasang ekspresi yang sama. Seakan mereka melihat astronot yang gagal ke luar angkasa dan terjebak mencari tempat tinggal sementara.


“Kamu salah kostum atau gimana?” lanjut Ashqar.


“Ini … penyamaran.” Nita terdengar ragu-ragu, tangannya tak berhenti membenahi masker sekalipun tidak ada yang salah dengan benda bertali itu.


Salah satu alis Ashqar terangkat. “Penyamaran? Kamu sedang menghindari wartawan?” Saat Nita membenarkan, Ashqar memutar bola mata. “Justru penampilan kamu ini sangat mencolok.”


Sebenarnya Ashqar ingin mengatakan betapa bodohnya Nita dan penampilannya, tapi pria itu segera menyadari keberadaan Alvin di sampingnya.


Fakta bahwa dia sendiri menggunakan pintu darurat ketimbang pintu utama hotel saja sebenarnya sudah cukup aneh dan sekarang dia menyakan hal itu kepada Ashqar yang berlidah tajam. Nita hanya berharap jika Ashqar tidak akan begitu keras kepadanya kali ini atau dia akan merasa tambah buruk setelah komentar pedas mantan suaminya itu terhadap penampilannya.


“Bukan urusan kamu,” jawab Ashqar, minim rasa pada nada suaranya. Kemudian dia kembali menggandeng tangan Alvin. “Ayo, Mas Alvin.”


“Tunggu! Tentang gosip—”


“Kita bahas itu nanti,” potong Ashqar cepat tanpa menoleh sama sekali. “Dan kalau kamu benar-benar mau nggak ketahuan wartawan, jaga nada bicara dan sikap kamu.”

__ADS_1


Setelahnya Ashqar segera beranjak dari hadapan Nita yang mematung, terkejut dengan respon dingin Ashqar yang terasa tiba-tiba. Apa mungkin gosip itu membuat Ashqar dan Safira bertengkar? Namun, Nita yakin bahwa Safira tidak mungkin salah paham karena perempuan itu sendiri tahu bahwa saat itu Ashqar hanya menjemput Alvin dan Zain.


Nita melirik arah perginya Ashqar dari ujung matanya dan ketika dia tidak menemukan sosok Ashqar, dia merasa agak sedikit kecewa. Nita berharap mereka bisa berbicara sedikit lebih lama dan meluruskan hal yang sedang menjadi masalahnya. Sambil menarik turun topi jerami, Nita menghela napas dalam kemudian segera melangkah menuju lift tanpa mengetahui jika sedari tadi gerak geriknya sudah diabadikan dalam jepretan kamera.


Dia adalah wartawan yang sama yang membututi Nita sebelumnya dan berhasil mendapatkan foto yang saat ini menjadi pembicaraan publik. Senyum puas tergambar jelas di wajah bulat wartawan itu saat kerja kerasnya membuntuti Nita beberapa hari terakhir ini berakhir manis.


.


.


.


✄................................................


Nara Corner :


NT jahat! Masa review satu bab yang sebelumnya sampe satu hari (╥﹏╥)


Tau aja kalau aku sekarang nggak rajin kayak dulu 👉🏻👈🏻😂

__ADS_1


__ADS_2