Gaung Rasa

Gaung Rasa
Bude Rahma? Siapa?


__ADS_3

Ashqar mengernyitkan dahi. Untuk sesaat dia membeku di tempat, memandangi Safira yang menangis tersedu di depannya sambil menuntup wajah dengan telapak tangan.


Kemudian Ashqar menghampiri Safira, bersimpuh di depannya dan memegang kedua pundak istrinya. “Sayang, ada apa?” Tangan kanan Ashqar meraih sisi wajah Safira lalu menghapus jejak air mata di kedua pipinya. “Kenapa kamu menangis?”


Safira menggeleng. Air matanya tak berhenti begitu saja meski Ashqar terus menghapusnya dan membelai lembut surainya. Sesak di dadanya masih terasa, kabut di pikiran masih menggumpal dan rasa khawatir belum sirna.


Sepanjang langkah dari ball room hingga sampai di kamar hotel, pikiran Safira dipenuhi spekulasi abu-abu yang membuatnya merasa tertekan di tiap gerak kakinya. Namun, saat Ashqar meraih tubuhnya dalam dekapan, kesadaran akan tujuannya mendadak jelas.


“Mas, Zain mana?” tanyanya, mencoba menaikan wajah dari dada Ashqar. Namun, Ashqar menahannya.


“Zain tidur.”


“Aku mau lihat!”


Ashqar menatap Safira heran. Namun, dia tetap menuruti keinginan Safira. Dengan perlahan Ashqar membantu istrinya berdiri dan berjalan menuju tempat tidur. Kamar 406 dengan ruang tamu dan kamar terpisah itu terasa jauh, langkah Safira terasa berat.


“Mas, Zain beneran tidur, ‘kan?” tanyanya saat berada di samping ranjang. “Zain nggak kenapa kenapa, ‘kan?”


Pandangan aneh yang Ashqar arahkan sejak tadi pada Safira perlahan pudar. Sepertinya istrinya itu khawatir Zain sakit karena tiba-tiba masuk ke dalam kolam.

__ADS_1


“Zain nggak kenapa-napa, Mah. Dia langsung tidur setelah ganti baju,” jelas Ashqar meraih pundah Safira.


“Tapi tadi Mbak Rahma bilang kalau Zain di kolam renang, Zain renang.”


Ucapan Safira yang berantakan seketika membuat Ashqar mengerti. Sejak insiden penculikan Alvin dan Zain, Safira akan panik jika tiba-tiba mendapatkan kabar tentang kedua putra mereka bahkan untuk hal yang sepele sekalipun. Mereka sudah berkonsultasi dengan psikiater dan hal ini juga sudah lama tidak pernah Safira alami lagi. Namun, entah bagaimana Safira rasanya mengalami hal yang sama.


Ashqar mengusap pundah Safira, berusaha menenangkan istrinya. “Iya, tadi Zain sempat ke kolam renang. Untung aja—”


“Terus kenapa nggak dibawa ke rumah sakit, Mas?” sentak Safira.


Bukan cuma Ashqar yang terkejut. Alvin yang sejak awal duduk tenang di sudut ruangan menoleh pada Safira. Buku komik di tangannya ia anggurkan sebentar, mengamati situasi yang sepertinya tidak bisa ia campuri. Jadi dengan tenang Alvin kembali pada bacaannya dan berpura-pura menjadi udara.


Ashqar menoleh. “Kenapa Zain harus dibawa ke rumah sakit?”


Safira mendur beberapa langkah, menyipitkan mata pada Ashqar. Siku imajiner tumpang tindih di pelipisnya, sementara dadanya kembang kempis mengatur napas.


“Mas tahu nggak seberapa khawatirnya aku? Aku bahkan beberapa kali hampir nabrak tembok, hampir kejepit pintu lift dan sekali nabrak orang. Aku rasanya mau meledak pas tahu Zain tenggelam. Terus Mas bisa sesantai ini biarin Zain tidur tanpa dapat pemeriksaan dari dokter dan tanya kenapa Zain harus ke rumah sakit?” brondong Safira.


Sementara Ashqar bergeming. Dia merasa pusing mendengar serangkaian kalimat yang mendadak tak bisa ia pahami dengan baik.

__ADS_1


“Aku nggak tahu kalau Zain tenggelam, kapan? Terus kamu nggak apa-apa? Nggak terluka, ‘kan?”


“Kayaknya Bude Rahma salah ngomong deh, sama Mamah.”


Komentar Alvin yang tiba-tiba sukses menarik atensi Ashqar dan Safira. Keduanya mengalihkan pandangan pada Alvin yang duduk bersila di atas sofa, perhatian anak itu masih mengarah pada buku berukuran 17,7 x 11,2 cm dengan sambul bergambar ninja.


“Bude Rahma?” beo Safira. “Siapa?”


.


.


.


✄................................................


Nara Corner :


Sejujurnya, aku nggak niat ngeprank 😂

__ADS_1


Btw, bahas keluhan user MT yang bilang misi ngumpulin poin itu melanggar HAM, kita satu server ( ꈍᴗꈍ)


Jadi dari aku pribadi, silahkan dukung karyaku semampu kalian dengan poin. Tapi kalau like wajib loh ya, syukur syukur komen juga 👉🏻👈🏻🙈


__ADS_2