Hantu Sekolah

Hantu Sekolah
Masuk Sekolah Favorit


__ADS_3

"ah~ tidak disangka, aku akan masuk ke sekolah ini..."


hai, namaku Asahi Yurin dari keluarga Asahi. aku adalah siswa baru di sekolah ini. sejak aku masih di sekolah dasar, aku sudah mengagumi SMA ini. aku terus berusaha keras belajar untuk masuk ke sekolah ini. walau nilai ku bukan yang terbaik, tapi aku sudah bangga bisa masuk ke sekolah favoritku sejak dulu. aku bahkan rela berpisah dengan orang tua ku untuk masuk ke sekolah ini. karena jarak sekolah ini dan rumahku sangat jauh, aku akhirnya hidup sendiri. dan sekarang aku tinggal di tempat yang tidak terlalu jauh dari sekolahku.


"kehidupan SMA ku yang indah akan dimulai disini"


itulah yang aku pikirkan saat aku tahu aku di terima di sekolah itu. ya, aku sangat berharap akan hal itu....


*


"hai, Ririn~" ucap seorang wanita dan memelukku dari belakang


"ada apa, Yui?" ucap ku


perkenalkan, namanya adalah Yasa Ayui, aku biasa memanggilnya Yui. dia adalah sahabatku saat SMP. kami sama-sama mengagumi SMA ini saat masa SMP dulu. dan akhirnya, kami masuk di sekolah ini bersama. oh, iya... kami tinggal di tempat dan ruangan yang sama. karena orang tua kami bukanlah orang yang kaya, jadi kami harus berbagi ruang agar biaya yang kami keluarkan tidak terlalu besar. bisa dikatakan... Yui adalah temanku semasa SMP, SMA, teman sekamar ku, dan sahabatku satu-satunya. ia juga memiliki hobi yang sama denganku. rasanya sangat beruntung dapat bertemu dengannya. dia adalah sahabat yang sempurna untukku...


"Ririn, kau masuk di kelas mana?" tanya Yui


"aku? aku masuk di kelas 10-2" jawabku


"sayang sekali... kita tidak sekelas" ucap Yui dengan wajah kecewa


"memangnya kau ada di kelas mana?" tanyaku


"aku di kelas 10-3" jawab Yui


"tidak apa-apa. kelas kita kan berdekatan" ucap ku menghibur Yui


"lagian, kita udah bertemu dari pulang sekolah hingga pagi hari. seharusnya itu sudah cukup, kan? kalau kita sekelas lagi seperti saat SMP, aku akan bosan melihat wajahmu" ucap ku sambil tertawa

__ADS_1


"dasar! bisa-bisanya kau bosan melihatku" ucap Yui cemberut


"bercanda kok!" ucap ku dengan tersenyum lembut


"Ririn... kau masih sama saja seperti saat SMP..." ucap Yui depresi dengan tingkah ku


"kau juga tidak berubah, Yui" ucap ku


"sejak dulu kau terus mengatakan hal yang sama. apa kau tidak bosan?" tanyaku


"bosan! aku sangat bosan! tapi aku lebih bosan jika melihatmu" ucap Yui dengan kesalnya


"ok. karena kau bosan padaku, aku akan pulang sendiri" ucap ku dan langsung pergi meninggalkan Yui di depan gerbang sekolah


"ah, Ririn! tunggu aku!" teriak Yui dan langsung berlari ke arahku


kami pun akhirnya pulang bersama dan bercerita tentang banyak hal. dan, saat kami tiba di kamar kami...


"eh, ngomong-ngomong... Ririn, kau pernah dengar tentang penunggu sekolah itu?" tanya Yui padaku


"penunggu sekolah?" aku balik bertanya pada Yui


"iya, penunggu sekolah! aku tadi nggak sengaja dengar dari murid lain, katanya di sekolah itu ternyata sekolah yang angker" ucap Yui


"gimana bisa angker?" tanya ku pada Yui


"katanya... di sekolah itu pernah ada seorang murid kelas 10 yang meninggal di kelasnya. setelah dia meninggal, dia menjadi penunggu sekolah itu. kata penjaga sekolah, saat malam hari ia pernah melihat sosok hantu itu" kata Yui dengan ekspresi menakut-nakutiku


"setelah itu, murid-murid lain juga kadang melihatnya" ucap Yui

__ADS_1


"sejak itu, kelas yang dipakai oleh 'si hantu' itu ditutup dan tidak digunakan untuk apapun lagi" lanjut Yui


"haaah?" aku bingung dengan apa yang dikatakan Yui


"itu semua nggak masuk akal!" ucap ku membantah omongan Yui


"nggak masuk akal, gimana?" tanya Yui


"yah.... nggak mungkin kan orang yang udah mati tiba-tiba muncul!!"ucap ku menjelaskan pada Yui


"itu bisa saja terjadi" ucap Yui. lagi-lagi dia memasang ekspresi menyeramkan untuk menakut-nakuti aku


"Ririn... apa kau tidak pernah dengar? orang yang mati secara tidak wajar itu arwah nya tidak akan tenang" ucap Yui dan memelukku perlahan-lahan seperti akan membunuhku


"aku tidak percaya!" ucap ku dan melepaskan diri dari pelukan Yui yang menyesakkan itu


"hati-hati, nanti jika dia datang padamu, bagaimana?" ucap Yui dengan ekspresi menyeramkan


"tidak akan! jika dia memang datang, akan aku tendang dia hingga tidak berani datang kembali!" ucap ku dengan mengepalkan telapak tangan sejajar dengan bahu


"ya, ya... jika itu terjadi, kau harus video kan kejadian itu. pasti akan menjadi topik hangat di kalangan siswa ini" ucap Yui dengan nada suara menyinggungku


"tentu saja! aku tidak takut sama orang mati!" ucapku dengan yakinnya


"sungguh?" ucap Yui meragukan kata-kataku


"tentu saja! orang hidup saja aku tidak takut, apalagi sama orang mati! selama aku tidak melakukan hal salah, aku tidak takut!!" kataku dengan yakin


"hm~ aku harap kau ingat dengan kata-katamu hari ini" ucap Yui

__ADS_1


__ADS_2