
"a... aku masih belum mengerti...." ucap ku
"kenapa kau mau tinggal di buku itu? aku tidak mengerti semuanya!" ucap ku
"akan aku jelaskan sekali lagi" ucap Izumi
"aku awalnya tinggal di kelasmu selama 4 tahun. namun, 1 tahun yg lalu, kepala sekolah itu memanggil banyak orang untuk mengusirku. agar aku tidak diusir, aku sengaja menyegel diriku sendiri di dalam buku itu. dan segel itu akan terbuka begitu ada orang yang membuka buku itu. setelah kau membuka buku itu, aku terus mengikutimu" ucap Izumi
"me... mengikutiku??!" ucap ku kaget
"iya. dan tak ku sangka ternyata orang yang membuka segel itu adalah orang yang membenciku. aku sampai heran kenapa kau membukanya namun kau membenciku" ucap Izumi
"dan sekarang aku tahu ternyata kau memang bodoh!" ucap Izumi dengan nada suara mengejek
"jangan mengejekku! kau lanjutkan penjelasanmu!" ucap ku
"saat aku mengikutimu, kau terus saja mengejekku. jadi aku ingin main-main denganmu. dan ternyata semua omonganmu hanyalah omong kosong! hahahaha" ucap Izumi
"kau lanjutkan saja, tapi jangan mengejekku! jelaskan kenapa ada banyak hantu di sekolah itu!?" ucapku menahan marah
"mana aku tahu. aku pendatang baru di sana" ucap Izumi dengan mengangkat tangannya sebatas bahu
"jadi... mereka semua sudah ada sebelum kamu?" tanyaku
"benar" ucap Izumi
"tapi kenapa mereka menghantuiku? yang aku panggil itu hanya kamu saja, kan?" tanya ku
"karena aku minta tolong pada mereka untuk menghantuimu juga" ucap Izumi senyum
"hantu ini benar-benar mengesalkan dibandingkan menyeramkan. bisa-bisanya aku takut padanya saat itu" pikirku
"ngomong-ngomong... mereka semua sekarang ada disini lhoo~" ucap Izumi
"semuanya, ayo keluarlah" ucap Izumi
tiba-tiba ada banyak hantu dengan memakai seragam sekolah muncul menembus dinding dan atap
"hai, manusia. sebelumnya kita pernah bertemu. apa kau ingat?" ucap salah satu hantu
"ka... kau..." ucap ku
aku teringat kalau hantu yg sedang bicara padaku adalah hantu yang menahan kaki ku saat di mimpi
aku jadi teringat soal mimpi buruk itu. aku mulai berkeringat dingin. Izumi melihatku dan berkata
"kalian jangan menakutinya lagi" ucap Izumi
"oh, Izumi... kau terikat dengan manusia ini?" ucap salah satu hantu
"benar-benar mengejutkan. manusia ini sepertinya tidak berguna" ucap salah satu hantu dan mendekatiku
"pergi!" teriakku dan memukul hantu itu. namun tubuhku menembus tubuhnya
__ADS_1
"yang terikat itu aku dan kau. mereka tidak ada hubungannya. tentu saja kau menembus tubuhnya" ucap Izumi dengan wajah mengejek
"tidak bisakah kau bicara dengan nada biasa saja??! kenapa harus mengejekku!!" teriakku
"karena kau bodoh" ucap Izumi santai
aku sudah tidak tahan menghadapi hantu ini. aku mendorongnya ke dinding, namun ia menembus dinding itu. akhirnya, kepalaku lah yang menjadi korban (terbentur dinding)
"lihat, kan? kau benar-benar bodoh!" ucap Izumi kembali menembus dinding di ruangan tempatku berada
"aku berbeda denganmu! aku mana tahu apa-apa soal hantu!" ucap ku dengan wajah memerah karena menahan marah
"dia benar-benar bodoh" ucap salah satu hantu perempuan
"apakah dia bisa membantu izumi?" tanya salah satu hantu laki-laki
"entahlah... sepertinya tidak bisa" ucap hantu lainnya
para hantu itu berbisik-bisik
"apakah seperti ini rasanya di bully oleh hantu?" pikir ku pasrah
"tunggu! bully... benar juga!" pikir ku teringat sesuatu
"itu... Izumi, aku mau bertanya" ucap ku
"apa yang mau kau tanyakan?" tanya Izumi sambil melayang di atas ku
"kenapa isi buku milik mu itu menyeramkan?" tanya ku
"a... ada apa? apakah aku salah bicara?" pikir ku
Izumi langsung turun tepat di depan ku
"soal itu... aku masih belum bisa cerita" ucap Izumi menundukkan kepalanya
"apakah ada yang mau kau tanyakan lagi?" tanya Izumi menatap mata ku
"aku takut nanti membuat suasana menjadi semakin canggung. lebih baik nanti saja aku menanyakan hal lainnya" pikir ku
"a... aku masih belum kepikiran... untuk sekarang sepertinya itu sudah cukup" ucap ku
"baiklah" ucap Izumi
"oh, ya... beberapa hari ini juga kami mengambil makanan mu" ucap Izumi
"kau mengambil makanan milikku??!" tanya ku kaget
"sudah lama sekali kami tidak makan makanan manusia" ucap Izumi berlagak menyedihkan
"kalian menghabiskan makanan milikku dan Yui! kalian sungguh merepotkan!" ucapku jengkel
"kau mau mengambil kembali makanan itu? tunggu kami buang air besar, kau ambil saja. hahahaha!" ucap Izumi sambil tertawa
__ADS_1
"memangnya hantu bisa buang air, hah??!" tanyaku dengan menahan marah akan hinaan Izumi itu
"tentu saja tidak!" ucap Izumi
"sangat mengesalkan!!!" pikirku
"oh, benar juga... besok kepala sekolah itu akan mencarimu" ucap Izumi
"mencariku? karena apa?" tanyaku
"tentu saja karena aku" ucap Izumi
"ma... maksudmu?" tanyaku bingung
"kemarin kau bertanya ke perempuan itu soal aku, kan? si perempuan itu tahu kau melihatku dan melaporkannya ke kepala sekolah. dan sekarang kepala sekolah itu lagi-lagi mau mengutus orang untuk mengusir ku" ucap Izumi
"perempuan? maksud mu senior Eri?" tanya ku
"mungkin" ucap Izumi
"mungkin??! aku tidak suka jawaban yang tidak pasti seperti itu!" ucap ku
"memangnya kau pikir aku peduli soal nama orang yang tidak penting??!" ucap Izumi
"aku menyerah berdebat dengan hantu yang satu ini. aku sungguh tidak dapat berkata apapun..." pikir ku
"lalu maksudmu, kau menyuruhku untuk berkata kalau aku tidak melihat mu ke kepala sekolah?" tanya ku
"tepat sekali! karena misi mu itu untuk melindungiku" ucap Izumi
"tapi sepertinya, jika kau hanya berkata seperti itu, itu tidak akan mempan" ucap Izumi sambil berpikir
"lalu, aku harus bagaimana?" ucap ku
"pertama, saat kepala sekolah memanggilmu, kau katakan saja kalau kau tidak melihatku. terserah apapun alasanmu. setelah itu, aku akan mengawasi kepala sekolah itu dan menginformasikannya padamu nanti" ucap Izumi
"kau mau memata-matai kepala sekolah? bagaimana jika ketahuan??" tanya ku
"tidak akan. hanya kau yang bisa melihatku. bahkan mereka tidak dapat merasakan hawa keberadaanku" ucap Izumi yakin
"kau sungguh yakin?" tanya ku
"sangat yakin" ucap Izumi
"jika kau ketahuan, bukan hanya kau yang kena dampaknya! pikirkan aku juga! aku masih mau bertemu orang tua dan temanku!" ucap ku
"jika kau mati... kau ajak saja mereka bersamamu" ucap Izumi dengan ekspresi menyeramkan
"a... apa?!!" ucap ku kaget
"hanya bercanda" ucap Izumi
"sekarang kami sudah harus kembali ke sekolah. sampai jumpa nanti malam" ucap Izumi lalu menghilang bersama semua hantu itu
__ADS_1
"mereka pergi..." pikir ku
beberapa detik kemudian, Yui kembali dengan banyak bahan makanan di tangannya