Hantu Sekolah

Hantu Sekolah
Izumi Dimana?


__ADS_3

"Izumi, apa kau pernah punya pacar?" tanyaku


"apa??!" Izumi kaget


"yah, itu... soalnya, novel seperti ini saja kau sebut menjijikkan, padahal ini hal yang biasa untuk orang yg berpacaran. aku jadi penasaran apa kau pernah berhubungan dengan seorang wanita?" tanyaku


"ma... mana mungkin aku seperti itu! aku tidak pernah dan tidak mau melakukan hal itu!" ucap Izumi dengan wajah sedikit memerah


"pantas saja..." pikirku


"wah, tidak bisa dipercaya... padahal Izumi sangat tampan. bagaimana bisa tidak pernah berhubungan dengan wanita?" ucapku


"a... apa?" ucap Izumi dan telinganya mulai memerah


"aku sungguh sungguh, kok" ucapku


"Izumi memiliki rambut hitam pekat bagai langit di malam hari, memiliki mata biru cerah bagai langit di siang hari, dan berkulit putih seputih salju. lalu, aku dengar Izumi juga sangat pintar..." ucapku


"rasanya agak aneh jika tidak ada wanita yang suka pada Izumi..." ucapku


"ti... tidak! tidak ada wanita yang tertarik padaku! aku juga tak ingin hal itu terjadi!" ucap Izumi mengelak tatapanku


"ka... kau juga... apa kau pernah... berhubungan dengan... laki-laki?" tanya Izumi ragu dan telinga memerah


"sayang sekali aku tidak pernah berpacaran... aku masih terlalu biasa dan tidak mencolok. jadi memang wajar jika aku tidak memiliki pacar..." ucapku lesu


"padahal kamu baik..." gumam Izumi


"aku baik?" tanyaku bingung


"bukan apa-apa! cepat pergi ambil air minum sana!" teriak Izumi


"iya, iya" ucapku


aku menaruh buku novel itu ke meja belajar Yui dan keluar kamar untuk mengambil air minum.


"hah... hah... hah..." Izumi menghela nafas

__ADS_1


"kenapa tiba-tiba membahas soal itu sih?!" pikir Izumi dan memegang sebelah pipinya


"benar juga, sekarang aku sudah harus kembali" pikir Izumi lalu menghilang


tak lama setelah itu, aku pun kembali ke kamar. dan saat aku kembali, Izumi sudah tidak ada lagi dikamar itu


"ya sudahlah, aku juga masih mau belajar..." gumamku


aku menaruh air itu di atas meja dan mulai membuka buku.


*


hari terus berlalu. hal-hal yang sama terus terjadi setiap hari. pergi ke sekolah, belajar, bertemu para hantu dan teman-teman, dan lainnya. setelah aku diculik oleh Maeru, tidak terjadi hal-hal besar lainnya lagi. di sekolah juga sudah jarang orang-orang membicarakan soal penampakan hantu. dan tak terasa, sepuluh hari lagi kami akan ulangan semester.


lalu, di hari sabtu pagi, aku berniat belajar untuk mempersiapkan ujian sembilan hari lagi.


saat aku bangun di pagi itu, aku dikagetkan oleh para hantu sekolah yang ada di kamarku


"ke... kenapa kalian disini?" bisikku pada mereka


"hey, manusia. apa terjadi sesuatu antara kau dan Izumi?" tanya seorang hantu


"memangnya ada sesuatu yang terjadi pada Izumi?" tanyaku


"Izumi menghilang entah kemana. semalam aku ingin menemui Izumi, tapi dia tak ada di sekolah atau ditempat lainnya. jadi kami datang ke sini untuk bertanya" ucap hantu lainnya


"Izumi hilang?" aku kaget


"apakah ada sesuatu yang buruk terjadi padanya?" tanyaku


"entahlah. seharusnya sekarang Izumi tidak terluka. karena jika dia terluka, kau pasti akan ikut terluka. namun, aku tidak tahu situasi apa yang terjadi padanya sekarang" ucap seorang hantu


"ini berbahaya... para roh jahat itu sangat membenci Izumi... jika Izumi ditangkap mereka..." ucap seorang hantu yang khawatir


"pokoknya kita harus mencari Izumi secepatnya!" ucap hantu laki-laki


"manusia, kau juga ikut mencari" seorang hantu melirik ke arahku sebelum mereka semua pergi

__ADS_1


"Izumi... jangan membuat kami khawatir..." gumamku


aku yang awalnya ingin belajar untuk mempersiapkan ujian pun akhirnya malah harus mencari Izumi yang entah dimana


aku pergi menyelinap masuk ke hutan dekat sekolah yang sebelumnya pernah kami kunjungi. namun aku tak menemukan Izumi disana. aku berkeliling di sekitar sekolah, tapi tetap tak menemukan Izumi.


aku sudah tidak tahu lagi harus mencari Izumi dimana. jadi, aku bertanya pada seorang hantu sekolah yang ada di sekolah.


"itu, aku mau tanya. tempat yang biasa dikunjungi oleh kalian itu dimana saja? apakah kalian bisa berjalan dalam jarak yang jauh dari sekolah?" tanyaku


"kami biasanya hanya berada di sekolah ini karena wilayah kekuasaan kami disini. kami bisa pergi kemanapun yang kami mau, tapi kami akan kehilangan kekuatan jika semakin menjauh dari sekolah. jadi, jika kami semakin menjauh dari sekolah, itu semakin membahayakan kami" jelas hantu itu


"jadi maksudnya, walau tidak berada disekitar sekolah, mereka masih bisa berkeliaran meski kekuatan mereka bisa berkurang atau bahkan habis. begitu, kan? pikirku


"kalau begitu, bisa saja Izumi pergi ke suatu tempat yang jauh dari sekolah, kan?"


"itu bisa saja terjadi. tapi itu beresiko. karena dia bisa saja bertemu dengan hantu lainnya yang menguasai tempat itu. dan mungkin saja hantu itu akan marah jika ada hantu lainnya yang masuk wilayahnya" ucap hantu itu


"meskipun Izumi adalah pemimpin hantu di sekolah ini, hantu lain bisa saja mengganggunya?" tanyaku


"tentu saja. hantu lain pasti akan berani melawan jika berhadapan dengan hantu yang masuk ke wilayahnya. karena meskipun itu adalah pemimpin dari wilayah lain, dia akan kehilangan kekuatannya. bahkan itu akan sangat menguntungkan jika mereka bisa menyingkirkan pemimpin dari wilayah lain" ucap hantu itu


aku berfikir sejenak


"baiklah, aku mengerti. terima kasih" ucapku lalu pergi


"ayo coba pikirkan... tempat yang mungkin Izumi kunjungi..." pikirku


aku mencoba mengingat apa saja yang Izumi katakan padaku yang mungkin saja itu petunjuk kalau dia ada dimana sekarang


"yang Izumi bicarakan dari awal bertemu sampai terakhir kami bertemu hanya soal hantu atau temannya di sekolah dulu. apa mungkin sekarang dia menemui temannya?" pikirku


"meski begitu, apa yang bisa aku lakukan? akan aneh jika aku tiba-tiba menemui temannya Izumi yang sebelumnya kami tak pernah bertemu. dan lagi, aku juga tidak tahu teman Izumi siapa" pikirku pasrah


"tunggu... dulu Maeru pernah bilang kalau Izumi membenci temannya, jadi sepertinya tidak mungkin jika dia menemui temannya. dia juga takkan tiba-tiba membunuh temannya sekarang, kan?" pikirku


"kalau begitu, apakah dia diserang oleh roh jahat?" pikirku khawatir

__ADS_1


"yang penting sekarang aku harus mencarinya apapun yang sedang ia hadapi sekarang!" pikirku


__ADS_2