
*
"Haaah... Yang barusan itu sangat menegangkan sekali..." Gumamku
"Ini semua karena kecerobohan Izumi!" Gumam Yui kesal
"Siapa yang menyuruh dan memaksaku melakukannya?! Lagian, awal mula semua ini karena kau! Aku terseret karena aku incaran mereka dan penanggung jawabnya. Aku juga termasuk korban!" Sindir Izumi
"Kalian berdua jangan berisik. Aku mau istirahat..." Gumamku
*
Kembali ke 1 minggu yang lalu....
Tanpa sepengetahuan Yurin, Izumi dan Ayui mulai berencana melakukan sesuatu.
"Izumi, apa kau tahu? 1 minggu lagi adalah hari ulang tahun Ririn yang ke-16 tahun!" Ucap Ayui ceria
Izumi terdiam dengan memasang wajah masam.
"Fufufufu~ Melihat ekspresi wajahmu, kau pasti baru tahu, kan?"
"Lidahmu mau aku potong?" Tanya Izumi dengan mata tajamnya
"Oke, oke, aku tidak bermaksud ngajak berantem. Aku bilang itu karena aku ingin membuat kejutan untuk Ririn bersamamu"
"Kejutan?" Tanya Izumi
"Benar! Jadi ayo buat rencana untuk hari ulang tahun Ririn minggu depan!"
Keesokan harinya.
saat latihan di hutan....
"Ririn! Aku dan Izumi mau latihan sendiri dulu karena ini sedikit berbahaya. Kau tunggu disini ya selama Izumi melatihku" Teriak Ayui
"Ah, iya. Tidak masalah..." Jawab Yurin sedikit bingung.
Dan dimulailah rencana tersembunyi Ayui dan Izumi.
"Yang pasti! Kau harus menyiapkan hadiah untuk Ririn!" Ucap Ayui tegas
"Iya, itu hal mudah" Jawab Izumi santai
"Kau jangan coba-coba beri hadiah murahan!" Teriak Ayui
"Murahan? Murahan ukuran manusia dan roh berbeda. Jadi aku tidak tahu murahan bagimu itu yang mana. Dan tentu saja, hadiah dari pemimpin tidak akan mengecewakan"
"Oke, aku anggap soal hadiah sudah selesai. Kalau begitu sekarang susun rencana kejutannya"
"Jujur saja, aku tidak terlalu tahu dengan selera perempuan. Jadi aku tidak bisa banyak membantu untuk urusan ini"
"Tenang saja! Aku sudah menyiapkannya. Bagaimana kalau kita lakukan rencanaku saja?"
"Terserah. Kalau begitu, apa yang harus kulakukan?"
"Kau hanya perlu mengikuti arahanku! Lalu untuk jaga-jaga, aku perlu bantuan Kagusa dan Kei juga" Ucap Ayui yakin
*
1 minggu kemudian, di hari ulang tahun Yurin....
"Kita akan buat kejutan kecil dulu untuk mengingatkan Ririn kalau hari ini hari ulang tahunnya, setelah itu kita ajak dia ke tempat yang sudah kita siapkan, oke?"
"Oke!"
Di kamar Yurin....
"Ririn~ Kau ada didalam?" Tanya Ayui dari luar kamar
"Ya, masuk saja"
Ceklek...
"Ririn~"
"Ada apa, Yui?"
"Ngomong-ngomong, ini hari apa?" Tanya Ayui
"Hm? Hari sabtu?" Jawab Yurin bingung
Ayui terdiam.
"Bukan.... yang lebih spesial lagi..." Gumam Ayui mencoba mengingatkan.
Yurin mencoba berpikir, dan tak lama kemudian dia tersentak.
"Oh, iya! Benar juga! Aku hampir lupa, terima kasih sudah mengingatkannya, Yui!" Teriak Yurin
__ADS_1
Ayui langsung tersenyum ceria melihat Yurin.
"Berhasil! Ririn mengingatnya! Artinya tidak ada kesempatan untuk Izumi!" Pikir Ayui senang
"Aku harus mencuci pakaian hari ini. Hampir saja aku tidak melakukan apapun karena bersantai" Gumam Yurin lalu pergi keluar kamar.
Krak....
Seketika Ayui membatu dengan ekspresi kecewa begitu mendengarnya.
Wuuush....
Lalu Izumi datang dari belakang Ayui sembari menahan tawa.
"Izumi, sekarang giliranmu..." Gumam Ayui kecewa
"Hmph! Aku tidak akan melakukan kesalahan sepertimu!" Ucap Izumi percaya diri.
Di luar, saat Yurin sedang menjemur pakaian.
"Yurin" Panggil Izumi
"Ada apa?"
"Mau kubantu?"
"Tidak usah. Ini sudah hampir selesai"
"Um, baiklah. Aku akan menunggumu"
Izumi menunggu Yurin beberapa menit hingga akhirnya pekerjaan Yurin selesai.
"Apa ada yang mau kau katakan padaku, sampai menunggu seperti itu?" Tanya Yurin
"Hari ini cuacanya cerah, ya"
"Iya. Awan tidak mendung, tapi juga panas matahari tidak menyengat"
"Benar, kan. Bagaimana kalau sekarang kita jalan-jalan?"
Di sebuah taman....
"Bunganya cantik~" Gumam Yurin sembari sedikit membungkuk untuk menyentuh salah satu bunga
Izumi menunduk dengan kepalanya didekat bahu Yurin.
"Tapi tetap saja, Yurin lebih cantik" Bisik Izumi
"Entah~ Aku juga tidak tahu"
"Dasar!..."
Di suatu tempat di taman, tanpa diketahui Yurin, Ayui mengikuti mereka berdua.
"Apa yang kau lakukan, Izumi?!" Pikir Ayui geram.
Izumi yang menyadari kehadiran Ayui, hanya tersenyum mengejek padanya dan semakin menempel pada Yurin.
"I... Izumi... Kau terlalu dekat..." Gumam Yurin.
"Tidak ada yang lihat~ Lagian aku hantu, jadi tidak ada masalah~" Ucap Izumi sembari melirik kearah tempat Ayui bersembunyi. Sementara itu, Yurin hanya berdiri gugup disamping Izumi.
"Kau pikir aku sepertimu? Disaat ada kesempatan seperti inilah aku harus bertindak. Bagaimana? Kau iri? Marah? Kesal? Aku tidak peduli!!" Pikir Izumi
Yurin menyadari kalau sejak tadi Izumi terus menatap ke semak tak jauh dari tempat mereka.
"Apa ada sesuatu di belakang, Izumi? Daritadi kau menatap kearah semak disana...." Tanya Yurin
"Iya. Ada tikus got yang bersembunyi disana"
"Apa?!"
"Kau Izumi!!! Beraninya mengataiku tikus got?!" Pikir Ayui geram
"Jadi ayo kita cepat pergi dari sini" Ucap Izumi lalu menarik Yurin pergi menjauh.
"Tunggu, tapi... Sepertinya aku merasakan perasaan yang familiar dari arah sana..." Gumam Yurin
"Tidak ada. Disana hanya ada tikus got yang menyelinap. Tidak usah pedulikan" Ucap Izumi sembari terus menarik Yurin.
Setelah mereka pindah tempat, mereka duduk di salah satu kursi taman.
"Hari ini adalah hari yang istimewa, kan?" Tanya Izumi
"Benarkah?" Tanya Yurin balik
"Menurutku begitu, bagaimana denganmu?"
"Mu... Mungkin?" Jawab Yurin ragu
__ADS_1
Izumi terdiam.
"Aku tidak boleh tiba-tiba memberitahunya. Aku hanya bisa memberi petunjuk dan membiarkannya mengingatnya sendiri" Pikir Izumi serius
"Apa aku perlu bertanya tanggal ulang tahunnya? Tidak, itu terlalu terang-terangan" Pikir Izumi
"Sebenarnya daripada berbelit-belit seperti ini, lebih mudah langsung katakan saja 'selamat ulang tahun!' padanya, tapi aku tidak tahu bagaimana reaksinya setelahnya"
"Yurin tidak pernah mengatakan soal ulang tahunnya padaku, jadi akan sangat aneh jika aku tiba-tiba mengetahuinya. Dia bisa berpikir hal yang aneh lagi padaku seperti dulu" Pikir Izumi serius
*P.S. : "dulu" yang dimaksud Izumi adalah saat Izumi gak sengaja liat Yurin mandi yang membuat Izumi beberapa episode dicap mesum oleh Yurin.
"Tapi itu bisa diatasi. Aku tinggal bilang jujur kalau aku tahu dari Ayui. Tidak! Dia bisa saja kecewa karena aku mengetahui ulang tahunnya bukan dari dirinya sendiri!"
"Aaarrrgh.... Aku sama sekali tidak mengerti dengan perasaan perempuan!!!"
Didalam hati Izumi, dia merasa ingin mengacak-acak seluruh dunia karena terlalu bingung.
Izumi terus berpikir dengan memasang wajahnya yang serius tanpa mempedulikan sekitar.
"Ada apa, Izumi?" Tanya Yurin khawatir
Izumi tersentak dan kembali tersadar dari lamunannya.
"Ah, tidak. Aku hanya sedikit memikirkan tugas yang cukup sulit" Jawab Izumi
"Kalau begitu, bagaimana kalau kau tanyakan pada Kagusa dan Kei? Jika kau sibuk, tidak apa kalau kau kembali melakukan tugas" Ucap Yurin khawatir
"Kalau begitu kau pergilah. Aku akan kembali kerumah" Ucap Yurin lalu berdiri dan pergi meninggalkan Izumi
"Tidak! 'Tugas' yang aku maksud bukan tugas pemimpin! Jangan pergi!" Pikir Izumi dan langsung menahan Tangan Yurin.
Yurin menoleh ke belakang dan menatap bingung Izumi dalam diam.
"Ah, maaf..." Gumam Izumi dan langsung melepas tangannya dari Yurin.
"Tidak peduli! Setidaknya aku harus mengatakan sesuatu sebelum dia pergi" Pikir Izumi
"Itu, Ulang tahunku yang ke-20 tahun 2 bulan lagi. Bagaimana denganmu?" Tanya Izumi
"Hm? Ulang tahunku sebentar lagi" Jawab Yurin bingung
"Tunggu! Apa? Sebentar lagi?!" Pikir Izumi kaget
"Kau sudah mengulur waktu cukup lama untukku. Jadi sekarang pergilah kerjakan tugasmu itu. Terima kasih untuk waktunya" Ucap Yurin lalu pergi
*
Di hutan tempat Ayui dan Yurin biasanya latihan....
"Gagal!" Gumam Ayui kecewa
"Semua ini salahmu. Tadi aku bertanya pada Yurin soal ulang tahunnya, dan dia menjawab 'sebantar lagi'. Jangan-jangan ulang tahunnya beberapa hari lagi, tapi kau lupa?" Tanya Izumi
"Tidak mungkin aku melupakannya! Aku ingat dengan jelas soal itu!" Teriak Ayui
"Ririn memang seperti itu. Dia terlalu fokus pada kehidupannya sekarang dan melupakan hal-hal yang menurutnya kurang penting"
"Ririn juga tipe orang yang kurang peka"
"Aah, sudahlah. Lupakan kejutan kecil itu. Sekarang kita buat kejutan yang lebih besar lagi" Ucap Yui
"Izumi, panggil kedua pria tampan-ku!"
"Kau memerintahku?!" Tanya Izumi
"Cepat lakukan saja!" Bentak Ayui
"Dasar. Walau tampan, tapi sifatmu itu sama sekali tidak termasuk seleraku. Kenapa harus menyia-nyiakan wajah sempurna itu pada manusia sepertimu..." Gumam Ayui
"Omong-omong, aku roh, bukan manusia..." Jawab Izumi
"Kagusa! Kei! Kemarilah!" Teriak Izumi
Wush....
Kagusa dan Kei pun langsung muncul di hadapan Izumi.
"Kenapa, pemimpin?" Tanya Kagusa
"Ada perlu apa memanggil saya, Tuan?" Tanya Kei
"Aahh~ Pria tampan~ Sudah lama sejak terakhir kali aku melihat kalian~"
"Cepat mulai saja ke intinya" Gumam Izumi marah
"Baiklah... Ekhem..."
Ekspresi Ayui yang sebelumnya ceria seketika berubah 180 derajat menjadi terlihat serius.
__ADS_1
"Kami butuh bantuan kalian"