Hantu Sekolah

Hantu Sekolah
Suka atau Cinta?


__ADS_3

Setelah pulang....


"Ririn!!" Teriak Yui


"Ya?"


"Kau harus! Harus! Harusss!! Cepat-cepat memutuskan ikatan itu dengan Izumi!! Dia itu berbahaya!!!" Teriak Yui emosi


"Ya, aku tahu. Mungkin" Jawabku santai


"Kau santai sekali!! Ini tidak boleh dibiarkan, Ririn! Kita harus cari cara!!!" Teriak Yui


"Apakah ada cara supaya aku bisa melenyapkannya tanpa perlu membuatmu mati?" Gumam Yui


"Tidak bisa!! Kalau kau melenyapkannya dengan cara apapun, aku juga akan ikut mati!" Ucapku cepat


"Kalau begitu, bagaimana caranya supaya kau dan dia tidak terikat lagi?" Tanya Yui


"Tidak tahu. Izumi hanya bilang kalau aku perlu membantunya. Tapi 'membantu' yang dimaksud itu masih tidak jelas aku perlu membantu apa" Jawabku


"Dia sengaja ya mau terikat denganmu!" Gumam Yui geram


"Tidak! Seperti yang kami jelaskan sebelumnya, kami bisa terikat itu karena sebuah kecelakaan. Saat awal kami terikat juga Izumi terlihat kesal karena terikat denganku"


Yui menghela nafas lalu kembali menatapku.


"Lalu, kenapa Izumi tidak memberitahumu kau harus membantu apa?"


"Izumi juga tidak tahu. Katanya kalau dia tahu, sudah pasti dia tidak ada di dunia ini lagi dan sudah berada di langit"


"Begitu, ya.... Jadi intinya, 'membantu' yang dimaksud itu membantu dia kembali ke langit, tapi tidak tahu bagaimana caranya, kan?" Tanya Yui


"Iya"


"Itu hal yang mudah, Ririn!! Bagaimana bisa kau tidak bisa melepas ikatan itu bahkan setelah lebih dari setengah tahun terikat!" Teriak Yui


"Baiklah, aku akan membantumu terlepas dari Izumi!" Ucap Yui semangat


"Itu... Yui..." Gumamku


"Ya?"


"Sebenarnya, aku masih tidak mau berpisah dengan Izumi"


"Memangnya kenapa?" Tanya Yui


"Tidak... Aku hanya merasa Izumi itu sebenarnya sangat baik walau kadang egois, emosian dan ucapannya tajam. Tapi aku tahu, tidak ada maksud buruk darinya. Dia juga bersikap baik padaku"


"Lalu kenapa? Dia itu roh. Tidak seharusnya roh berada di dunia ini. Jika kau berpikir dia baik dan kau ingin membalas budinya, dengan membuatnya kembali ke langitlah jawabannya. Karena roh yang berada di dunia itu terus tersiksa"


"Itu... Itu memang tugasku untuk membantunya kembali ke langit. Masih ada waktu 2 setengah tahun lagi. Kita masih bisa memikirkan rencananya pelan-pelan..." Gumamku


Yui menatapku bingung.


"Ririn, terlepas dari roh itu lebih cepat lebih baik. Kau tidak perlu berurusan dengan para roh dan bisa kembali hidup normal. Dan Izumi juga bisa terlepas dari siksaan dan kembali ke tempat asalnya. Dengan kalian cepat terlepas dari ikatan, itu bisa menguntungkan kalian berdua juga"

__ADS_1


"Dan lagi, kalau terus mengulur waktu, kau bisa saja tidak bisa membuatnya kembali ke langit selama kita SMA. Sejak awal tidak ada petunjuk pasti bagaimana bisa melepas ikatan kalian. Jadi kita harus coba segala cara. Tapi kalau kita hanya diam saja dan baru bertindak di 1 tahun terakhir, kemungkinan gagalnya lebih besar"


"Lalu jika kau tidak bisa membuat Izumi kembali ke langit selama 3 tahun, apa yang terjadi?" Tanya Yui


Aku hanya diam tidak menjawab Yui.


"Kalau kau tidak bisa melakukannya, kau akan mati, dan Izumi lenyap, kan?" Tanya Yui


"Itu hal yang sangat, sangat berbahaya untuk kalian berdua. Tidak ada hal baik jika kau mengulur waktu untuk terlepas dari ikatan itu!"


"Kau.... Kau berkata seperti itu karena membenci Izumi kan, Yui?" Gumamku


"Aku tidak membencinya karena aku tahu dia baik padamu. Aku hanya tidak suka dengannya"


"Dan Ririn, kenapa kau malah mengalihkan pembicaraannya kesitu? Kenapa kau mau terus terikat dengan Izumi?" Tanya Yui


Aku hanya diam dan mengalihkan pandangan ke tempat lain, seakan tidak mendengar perkataan Yui barusan.


Yui semakin menatap lekat wajahku dalam diam dan semakin mendekatkan kepalanya padaku. Itu benar-benar membuatku merasa tidak nyaman.


"Ririn, jangan-jangan...."


"Kau suka Izumi?" Tanya Yui


"Itu tidak mungkin!" Jawabku cepat


"Aku memang suka, tapi suka ku itu bukan seperti yang kau bayangkan. Suka sebagai teman! Teman! Sama seperti aku menyukai Yui!" Ucapku cepat


"Baiklah. Semoga yang kau katakan itu benar" Ucap Yui santai lalu menarik kepalanya menjauh dariku


"Dia bukan manusia dan tidak seharusnya disini. Roh tidak bisa menjadi manusia, tapi manusia bisa menjadi roh. Kalau kau sampai benar-benar jatuh cinta padanya, kemungkinan besar kau akan menyusulnya"


Aku terdiam dan mulai merinding mendengar perkataan terakhir Yui.


"Benar. Jika kau jatuh cinta pada Izumi, kau bisa saja rela bunuh diri untuknya. Apalagi jika misalkan Izumi juga cinta padamu. Dia termasuk roh jahat bahkan pemimpinnya. Sebelumnya juga dia meneror dan membunuh banyak orang di sekolah. Membuatmu mati untuknya tidaklah sulit bagi Izumi"


"Kau mengerti, kan? Jangan sampai kau cinta padanya! Tidak boleh!" Ucap Yui tegas


Aku terdiam sebentar lalu menjawab Yui.


"Ya, aku mengerti" Gumamku


"Setidaknya, selama kau terikat dengannya dia tidak akan membuat masalah denganmu jadi aku bisa sedikit lega"


"Tapi Yui, kau sendiri bagaimana?" Tanyaku


"Apanya?"


"Bukankah kau suka Kei dan Kagusa?" Tanyaku


Yui langsung membatu begitu mendengar pertanyaanku.


"A... Ahahahaha.... Aku memang suka, tapi tidak cinta pada mereka, tenang saja, hahahaha" Ucap Yui canggung


"Yui, kau menjilat perkataanmu sendiri" Pikirku

__ADS_1


*


Keesokan harinya....


Di hutan


"Baiklah~ Ayo kita mulai latihannya"


Yui menatap lekat ke arah Izumi.


"Ngomong-ngomong, kau itu roh, tapi bagaimana bisa tahu banyak soal kekuatan indra keenam? Bahkan sampai bisa mengajar kami" Tanya Yui


"Banyak faktor" Jawab Izumi singkat.


"Apa saja?"


"Pertama, aku sudah tidak asing dengan kekuatan manusia karena sejak aku jadi roh, aku sudah dikelilingi banyak manusia seperti kalian, jadi aku paham beberapa hal tentang kekuatan itu"


"Kedua, sudah pasti aku mempelajarinya"


"Bagaimana cara kau mempelajarinya?" Tanya Yui


"Tentu saja dari manusia yang ingin melenyapkanku. Kalau aku hanya menghindar saja tanpa berpikir, pasti sampai sekarang aku tidak paham. Diantara mereka, ada banyak yang aku jadikan kelinci percobaan untuk memastikan hasil pemikiranku setelah melihatnya"


"Lalu yang ketiga, kekuatan kalian sama dengan Yasa Iruki itu, jadi aku bisa mengajari lebih banyak"


"Kenapa kau mempelajari kekuatan kami, terlebih kekuatan ayah? Padahal rata-rata roh itu lebih memilih memperkuat diri mereka masing-masing" Lanjut Yui bertanya


"Kau ini banyak tanya sekali!" Gumam Izumi


"Aku juga ingin tahu!" Ucapku dengan mata berbinar


Izumi menghela nafas.


"Yang kau katakan itu kan rata-rata, bukan berarti keseluruhan. Aku tidak termasuk di rata-rata itu"


"Anggap saja, para pembasmi roh dan roh itu adalah 2 organisasi besar yang merupakan musuh bebuyutan. Di kelompok roh, mereka kebanyakan memilih untuk memperkuat diri mereka menghadapi manusia atau musuh sesama roh"


"Tapi aku tidak. Sejak awal aku menjadi roh, aku adalah roh tingkat tinggi dan aku juga tidak pernah berpikir menjadi yang terkuat. Jadi aku tidak meningkatkan kekuatanku. Dan menurutku, daripada meningkatkan kekuatan, lebih baik menggunakan waktu itu untuk mengetahui rahasia musuh"


"Rahasia musuh itu adalah kelebihan dan kekurangan tiap jenis kekuatan. Setelah mengetahui dan mengamatinya, aku mulai membuat hipotesis mengenai kemungkinan cara mengatasi serangan itu dan mempraktekkannya"


"Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangannya, aku mulai mempelajarinya lebih dalam mengenai pembentukan kekuatan dan lainnya"


"Lalu, jika kau bertanya kenapa aku mengetahui kekuatan Yasa iruki, itu karena dia yang paling berbahaya, jadi aku mengamatinya lebih banyak dari yang lain"


"Kalau begitu, ayah Yui mencoba mengusirmu tak hanya sekali atau dua kali?" Tanyaku


"Ya. Dia aktif dalam mencoba mengusirku dalam 1 tahun terakhir sebelum aku tinggal di buku itu. Jadi itu terjadi 2 tahun lalu"


"Jadi begitu. Tapi kenapa ayah tidak berhasil mengusirmu, ya? Padahal lebih baik kau lenyap saja, jadi kau tidak akan pernah mengganggu Ririn" Gumam Yui


"Kau tahu? Ucapan yang kau katakan barusan bahkan lebih buruk daripada roh jahat!" Ucap Izumu kesal


"Sudah, sudah. Bagaimana kalau kita mulai latihan sekarang?" Tanyaku

__ADS_1


Kami pun memulai latihan rutin kami tiap sabtu dan minggu.


__ADS_2