
"Lalu, alasan aku mengikuti kak Yurin adalah karena kakak keturunan keluarga kami. Kakak memiliki darah keturunan kerajaan Kintsuki"
"Apa?!"
"Aku memiliki 2 saudara, 1 kakak laki-laki dan 1 adik laki-laki, yaitu Niki"
"Kakak laki-lakiku bernama Kintsuki Ichida. Selisih umurku dan kakakku adalah 5 tahun"
"Setelah Niki mati, aku jadi memperhatikan kakakku yang telah menjadi raja, serta keturunan kakakku dan terus mengikuti keturunan anak pertama mereka. Lalu, di generasi sebelumnya, anak pertama laki-laki mereka menikah dengan seorang perempuan, dan akhirnya mereka memiliki anak"
"Anak tersebut adalah kak Yurin. Aku terus memperhatikan dan bermain bersama kakak saat kakak ditinggal sendirian dirumah saat orang tua kakak bekerja"
"Karena kak Yurin terikat dengan kak Izumi, jadi aku takkan bermusuhan dengan hantu sekolah sana. Kak Izumi juga tidak masalah jika berkunjung ke sini. Jika ada yang mengganggu, Kiki akan mengurusnya"
"Jadi... Kau adalah leluhurku?" Tanyaku kaget
"Begitulah" Jawabnya sambil tersenyum
"Jadi aku bertemu dengan leluhurku, asli keturunan kakak dia sekaligus seorang raja? Bagaimana aku harus memanggilnya sekarang?" Pikirku
"Panggil saja aku Hana, kak Yurin"
"Ba... Bagaimana bisa? anda leluhurku. Dan kenapa anda memanggil saya kakak, sedangkan saya adalah keturunan anda" Gumamku
"Tetap saja, aku adalah anak kecil, dan anggap saja aku sebagai anak kecil, bukan leluhur" Jawabnya
"Omong-omong..." Hana melirik ke Izumi
"Kak Izumi masih belum memiliki ijin masuk ke wilayah kami, jadi aku akan memberi kakak tanda agar mengurangi roh yang mengganggu kakak"
"Dengan begitu, kekuatan kakak juga tidak terkuras terlalu banyak karena berada di wilayah ini"
Hana menggigit ujung jari telunjuknya,lalu menunjuk ke arah Izumi menggunakan tangannya yang terluka. Dari ujung jari telunjuknya yang terluka itu, muncul sekumpulan cahaya bercampur dengan darahnya.
Setelah cahaya itu berkumpul seukuran bola ping pong, Cahaya itu langsung terbang dan masuk ke dada Izumi. Tak lama kemudian muncul sebuah simbol berwarna kuning di punggung tangan kanan Izumi.
Izumi memperhatikan simbol di tangannya.
"Heh... Pintar sekali" Gumam Izumi sambil menyeringai
"Kau sengaja sekalian memberi ikatan padaku, ya. Karena itu kau memasukkan kekuatanmu dari dadaku agar kekuatanmu mengalir dan menyatu dengan darahku" Ucap Izumi lalu melirik ke Hana
__ADS_1
"Bahkan kekuatan yang kau gunakan adalah kekuatan kristal hati. Kau sangat berniat untuk membuat ikatan itu, ya"
"Aku harus memastikan keturunan kakakku baik-baik saja. Jika aku tidak melakukan ini, aku tidak akan bisa tenang" Jawab Hana
"Apa yang kalian bicarakan?" Tanyaku
"Tanda yang anak kecil ini berikan padaku bukan tanda ijin biasa. Di dalamnya juga terdapat syarat yang harus aku lakukan agar aku mendapat ijin masuk ke sini, dan dapat menggunakan kekuatanku dengan leluasa seperti saat di sekolah" Jawab Izumi
"Syarat?"
"Kak Yurin terikat dengan kak Izumi, namun ikatan itu tidak adil bagi kak Yurin, karena hanya kak Yurin yang menerima semua akibatnya. Oleh karena itu aku memberi ikatan itu kembali ke kak Izumi juga agar ikatan kalian menjadi adil"
"Ikatan baru kalian, 'Jika Yurin terluka, maka rasa sakit itu akan berbagi dengan Izumi, dan sebaliknya, jika Izumi terluka, maka Yurin juga merasakan sakitnya. Jika Yurin mati, maka Izumi akan ikut lenyap dari dunia, dan sebaliknya, jika Izumi lenyap, maka Yurin akan mati'."
"Dengan begini, kak Izumi takkan setengah-setengah untuk melindungi kak Yurin, karena kak Yurin sama saja dengan nyawanya"
"Lalu... mengenai soal kekuatan, sebelumnya kau bilang Izumi punya 4 jenis kekuatan. Itu apa maksudnya?" Tanyaku
"Umumnya setiap roh memiliki 1 jenis kekuatan, yaitu roh baik atau roh jahat. Namun beda halnya dengan pemimpin roh"
"Kekuatan milik pemimpin roh ada dua macam. Yang pertama kekuatan jiwa, yang artinya itu adalah murni kekuatan milik roh tersebut. Kekuatan jiwa inilah yang biasanya dimiliki para roh, berupa kekuatan roh jahat atau baik"
"Lalu yang kedua adalah kekuatan kristal hati, yang artinya kekuatan itu didapat setelah menjadi pemimpin roh baik atau jahat. Dan jika kristal hati itu keluar karena direbut atau sebagainya dari tubuh pemimpin, itu artinya roh itu tidak lagi menjadi pemimpin" Jelas Hana
"Karena di dalam diri para pemimpin roh terdapat sebuah kristal yang menandakan dia adalah pemimpin. Dan sumber kekuatan pemimpin itu berasal dari kristal itu, makanya diberi nama seperti itu. Lalu, kekuatan kristal hati sangat sulit untuk di kontrol. Karena itu biasanya bahkan pemimpin roh pun tidak menggunakan kekuatan kristal hati. Namun jika bisa menggunakannya, itu bisa menjadi senjata yang sangat kuat" Jawab Izumi
"Lalu khusus untuk diriku, aku memiliki empat jenis kekuatan, yaitu dua kekuatan jiwa, serta kekuatan kristal hati merah, dan kristal hati biru. Kristal hati merah berarti kekuatan pemimpin roh jahat, dan biru kekuatan pemimpin roh baik"
"Untuk menemukan roh memiliki 2 jenis kekuatan saja sudah langka karena itu berarti roh tersebut adalah pemimpin. Namun aku memiliki 4 dan kasus seperti ini hanya aku sendiri yang mengalaminya"
"Sebelumnya aku pernah menggunakan kekuatan kristal hati merah saat melawan roh di rumah sakit. Kau dapat melihat perbedaan di mataku saat itu, kan? Lalu kekuatan yang begitu besar. Itu adalah sebagian kekuatan kristal hati"
"Karena anak kecil ini menggunakan kekuatan kristal hati biru miliknya pada ijin dan syarat yang dia berikan, jadi ikatan milikku sangat kuat, tapi aku mendapat banyak kekuatan darinya"
Izumi melirik Hana yang ada di depannya.
"Omong-omong, bagus juga kau memberiku banyak keuntungan hanya untuk hal ini" Ucap Izumi
"Jika kau tidak memberiku ikatan ini pun, aku tetap akan menjaganya. Sekarang rasanya aku mendapat harta karun di depan mataku sendiri. Apa kau tidak menyesal telah melakukannya tanpa persetujuanku?"
"Kalau untuk keamanan keturunan kakakku, itu bukanlah apa-apa" Jawab Hana santai
__ADS_1
"Kekuatan yang aku berikan juga harus kau gunakan untuk melindungi dirimu dan kak Yurin. Aku sama sekali tidak merasa rugi"
"Aku bisa saja mengambil alih sebagian dari wilayahmu dengan kekuatanku yang sekarang"
"Jika kak Izumi mau, aku bisa memberi sebagian wilayah kami yang dekat dengan sekolah untuk kakak tanpa perlu perang"
"Kau bercanda, kan?" Ucap Izumi kaget
"Meski aku anak kecil, karena aku sudah menjadi roh selama lebih dari 400 tahun, ada beberapa sikapku yang berubah seiring berjalannya waktu, salah satunya aku tidak suka bercanda di pembicaraan serius"
"Aku tidak serius soal menguasai sebagian wilayah itu. Aku hanya ingin melihat reaksimu saja. Ternyata kau lebih santai dari dugaanku" Ucap Izumi
"Sebenarnya aku sungguh bisa memberinya jika kak Izumi memang menginginkannya. Atau mau aku beri sebagai hadiah?"
"Tidak perlu. Wilayah kekuasaanku sendiri juga sudah besar. Aku akan kerepotan untuk pergi bolak-balik untuk berkunjung jika aku ada wilayah disini karena hanya aku sendiri pemimpin di wilayahku"
"Tunggu, apa maksudnya itu? Wilayah kekuasaanumu besar?" Tanyaku
"Iya" Jawab Izumi singkat
"Bukankah wilayahmu hanya sekitar sekolah?" Tanyaku
"Benar. Sekitar 30 km di sekitar sekolah itu semua wilayah kekuasaanku. Untuk seukuranku yang baru 2 tahun menjadi pemimpin, ini sudah cukup besar" Jawab Izumi
"Lalu sekolah itu bagai pusat dari semua wilayah yang aku kuasai, karena awal mula aku menjadi pemimpin adalah disekolah. Sepertinya kau salah paham mengartikan pusat wilayahku sebagai wilayah kekuasaanku"
"Gila! Aku tidak pernah mendengar informasi seperti ini! Bisa-bisanya dia tidak memberi tahuku selama ini!!" Pikirku kaget bercampur kesal
"Benar juga. Sebelumnya wilayah kekuasaan kak Izumi sangat kecil ya sebelum kak Izumi menjadi pemimpin. Itu sebuah pencapaian yang besar untuk ukuran roh muda seperti kakak" Ucap Hana
"Hal itu juga berpengaruh karena pemimpin roh jahat sebelumnya lenyap. Akhirnya banyak wilayah tetangga yang menyerang dan menguasai wilayah dengan memanfaatkan kekosongan posisi pemimpin roh jahat"
"Roh jahat dan roh baik itu sangat berbeda. Karena itu pasti ada pertengkaran antar dua kubu, termasuk para pemimpinnya. Karena yang menjadi pemimpin roh baik dan jahat adalah aku, maka aku dengan leluasa dapat mengendalikan situasi dan mengerahkan bawahan" Ucap Izumi
"Benar juga. Semua keputusan di tangan kak Izumi tanpa perlu pertimbangan dengan roh lain. Yang artinya tidak banyak pertentangan pendapat" Gumam Hana.
Kami berempat diam untuk beberapa saat.
"Omong-omong, kenapa kamu dari tadi tidak bicara? Aku hampir lupa kalau ada kamu" Ucap Izumi melirik Niki
"Tidak ada yang perlu aku bicarakan! Aku disini karena ada kakak disini" Ucap Niki dan langsung merangkul tangan Hana
__ADS_1
"Waah... Dia benar-benar manja dengan kakaknya, ya" Pikirku