Hantu Sekolah

Hantu Sekolah
Kelas Terbengkalai


__ADS_3

keesokan harinya, aku bangun tidur dengan semangat. karena ini adalah hari pertamaku masuk ke sekolah itu secara resmi sebagai murid sekolah itu. kami pergi ke sekolah sangat pagi. bahkan di sekolah itu masih tampak sepi. setelah beberapa saat, sekolah sudah dipenuhi murid-murid, baik murid baru seperti kami, ataupun senior dan guru. setelah itu, kami pergi ke aula sekolah untuk melakukan acara welcome ceremony untuk siswa baru. setelah acara selesai, kami masuk ke kelas kami masing-masing.


"hmm... tempat dudukku..."


aku mencari namaku di kertas depan kelas itu. di kertas itu, namaku tertulis di meja paling belakang bagian kiri kelas. aku pun masuk ke kelas itu


"hai semuanya, selamat pagi" ucap ku


"pagi" jawab siswa lain


setelah itu, aku duduk di kursi ku. dan tak lama kemudian, teman sebangku ku datang


"selamat pagi" ucap wanita asing yang menjadi teman sebangku ku


"selamat pagi. namaku Yurin, salam kenal" ucap ku


"namaku Mesha, mohon bantuannya" ucapnya


"iya. mohon bantuannya juga, Mesha" ucap ku


setelah itu, aku mengeluarkan buku ku untuk belajar saat ini. tetapi, waktu aku melihat mejaku, ternyata penuh dengan debu. aku pun melihat meja teman sebangku ku, ternyata juga penuh dengan debu


"apakah sekolah ini terlalu buruk? hingga kelas ini sampai penuh dengan debu!" protes seorang teman di kelas ku


pada akhirnya, kami pun membersihkan kelas kami bersama-sama


"walau kelas ini tidak di gunakan karena libur, tapi bukankah debu nya ini terlalu banyak?" pikir ku sembari mengelap mejaku yang penuh dengan debu.


30 menit kemudian, kami sudah selesai membersihkan kelas kami yang bagaikan gudang terbengkalai itu. setelah itu, aku istirahat dan duduk di kursiku. teman sebangku ku juga seperti itu


"debu nya sangat banyak! sepertinya besok aku akan terkena flu" ucap Mesha dan meletakkan kepalanya di atas meja


"aku heran kenapa kelas ini sangat kotor. di kelas lain sepertinya tidak sekotor kelas ini" ucap ku

__ADS_1


"sepertinya..." ucap Mesha. ekspresinya menunjukkan kalau ia sedang berpikir. wajahnya tampak serius.


aku menunggunya menyelesaikan kata-katanya


"sepertinya kelas ini adalah kelas 'itu'" ucap Mesha


"kelas itu?" tanya ku


"kupikir kau pernah mendengar soal ini" ucap Mesha


"soal apa?" tanya ku


"soal penunggu sekolah" ucap Mesha


"penunggu sekolah lagi" pikir ku jengkel


"maksudmu, ini adalah kelas yang dipakai si 'penunggu sekolah' dulu?" tanya ku


"memangnya kenapa di tutup? bukankah itu hanya merepotkan murid saja? apa yang harus ditakutkan pada orang mati?" tanya ku


"Yurin, makhluk itu bergentayangan. katanya orang sering melihat hantu itu di kelasnya, yaitu di kelas kita ini" ucap Mesha


"kepala sekolah sudah memanggil banyak orang pintar untuk mengusirnya dari sekolah ini. akhirnya, selama 1 tahun terakhir ini, tidak ada penampakan yang muncul. jadi kelas ini kembali di buka" jelas Mesha


"seandainya aku sudah sekolah disini lebih dulu, aku pasti sudah menghajar hantu busuk itu! berani-beraninya dia masih muncul padahal sudah mati!" ucap ku jengkel


"sstt! diam! mungkin dia memang tidak menampakkan diri lagi, tapi itu bukan berarti dia sudah benar-benar pergi dari kelas ataupun sekolah ini!" ucap Mesha dan langsung menutup mulut ku


"huh! baguslah kalau dia memang dengar! dia bisa berkaca pada dirinya sendiri yang tidak memiliki tubuh!" ucap ku


"aaaa... Yurin, sepertinya kita sudah terlalu banyak bicara..." ucap Mesha dengan ekspresi canggung


"mereka semua kenapa sih takut begitu?" pikir ku dan bertanya pada diri sendiri

__ADS_1


dan, tak lama kemudian guru pun datang ke kelas ku


"halo, semuanya. perkenalkan, nama ibu adalah Hana. mulai hari ini, ibu akan menjadi wali kelas kalian semua" ucap ibu Hana


"karena ini adalah hari pertama kalian sekolah, bagaimana kalau kita perkenalan diri dulu?" ucap ibu Hana


serempak teman-teman semua, termasuk aku mengatakan "iya"


"baiklah, mulai dari depan ini" ucap ibu Hana menunjuk salah satu teman yang duduk di depan


dan akhirnya, giliranku untuk memperkenalkan diri pun tiba


"halo semuanya. perkenalkan, namaku Yurin. aku berasal dari SMP ***. umurku 15 tahun, dan hobiku menggambar dan membaca. salam kenal, semuanya" ucap ku


"baiklah, semuanya sudah memperkenalkan diri. kalau begitu, kita mulai pelajarannya, ya" ucap ibu Hana


ibu Hana berjalan ke mejanya dan ingin mengambil buku di atas meja tersebut. tiba-tiba, buku di atas meja tersebut terjatuh seperti ada yang menjatuhkannya. padahal, ibu Hana belum memegang buku itu. sontak teman-teman langsung ketakutan dan membicarakan soal 'hantu' itu


"Yu... Yurin... kau... kau lihat kan, tadi??" ucap Mesha ketakutan dan langsung memelukku


"lihat apa?" ucap ku berpura-pura tidak tahu


"bu... buku itu tiba-tiba terjatuh sendiri!!" ucap Mesha ketakutan


"tidak tahu, aku tidak lihat" ucap ku dan memalingkan pandangan ku ke arah luar jendela tepat di samping kiri ku


"semuanya, harap tenang, ya. yang barusan itu hanyalah kecelakaan kecil" ucap ibu Hana menenangkan teman-teman yang histeris


"kalau begitu, kita lanjut fokus ke pelajaran" ucap ibu Hana dan mengambil bukunya yang terjatuh


"Yurin... aku masih takut... tolong tenangkan aku..." ucap Mesha sembari memelukku dengan sangat erat


"tidak ada apa-apa. hantu itu tidak dapat melakukan apapun pada kita" ucap ku

__ADS_1


__ADS_2