
"kau tertangkap..."
tiba-tiba terdengar suara menyeramkan di belakangku. aku refleks menoleh ke belakang dan melihat asap hitam berbentuk manusia dengan dua buah mata berwarna merah bersinar yang hendak menusukku dengan kuku panjangnya.
"Kyaaaaaaaa!!" aku berteriak dan menutup kedua mataku
"Cras..."
saat aku membuka mataku... Izumi berdiri didepanku dan memotong tangan asap berbentuk manusia itu yang hendak menusukku. tangannya yang terpotong itu langsung menghilang bercampur udara.
"I... Izumi?" ucap ku tak percaya
Izumi menoleh kebelakang melihatku. warna matanya kembali menjadi warna biru seperti biasanya. lalu, Izumi kembali melihat kedepan. dan memotong tubuh asap berbentuk manusia itu menjadi dua menggunakan tangannya, dan makhluk itu menghilang.
"ke... kenapa kau ada disini?" tanyaku
Izumi hanya diam saja dan tidak bergerak sedikitpun.
aku langsung menggenggam tangannya dengan sangat erat.
"aku benar-benar minta maaf! aku sungguh tak bermaksud menyakitimu!" ucapku sambil menundukkan kepala dan hampir menangis
Izumi langsung berbalik dan memelukku.
"bodoh! kenapa kau ada disini? apa kau tidak tahu kalau disini tempat berbahaya?" ucap Izumi
"karena aku bodoh, aku jadi tidak tahu apa-apa" ucapku dan membalas pelukannya
"jangan kepedean! aku tadi hanya melindungimu karena kita masih terikat!" ucap Izumi dan mendorongku menjauh
"apa-apaan hantu ini? padahal dia duluan yang memelukku!" pikirku jengkel
"tapi setidaknya... dia kembali seperti dulu" pikirku
Izumi berjalan mendekatiku lagi. dia memegang tanganku, dan seketika kami langsung berpindah kedalam hutan tempat kami bertemu tadi pagi.
"disini kan..." ucapku melihat sekeliling
"ini dihutan" balas Izumi
"kalau itu, aku juga tahu!" ucapku
__ADS_1
"kenapa kau membawaku kesini? bukankah tadi pagi kau bilang tidak boleh ada yang kesini selain kau?" tanyaku
"oh, kau tak usah pedulikan ucapanku saat itu" ucap Izumi
"dan... apakah kau sudah memaafkanku?" lanjutku
"ya..." ucap Izumi singkat
"benar juga, aku belum memperingatkanmu soal ini sebelumnya..." gumam Izumi sambil memegang dagunya dan berpikir
"memperingatkan apa?" tanyaku
"disekolah ini, selain kami yang kau temui selama ini, masih ada arwah lain yang tinggal disini" ucap Izumi
"mereka adalah roh jahat. salah satunya adalah yang kita temui tadi. untungnya dia bukan arwah yang begitu kuat" ucap Izumi
"jika mereka adalah roh jahat, maka kalian adalah?" tanyaku
"kami adalah roh baik" ucap seorang hantu laki-laki yang tiba-tiba muncul dibawah kaki ku
"Waah! kau mengagetkanku!" teriakku
"hai, manusia. kita bertemu lagi. mau kami jelaskan apa itu roh baik dan jahat?" ucap hantu itu dan keluar dari tanah
"roh jahat adalah arwah gentayangan yang suka menampakkan diri. selain itu, ia juga menyesatkan orang lain. roh jahat dapat terbentuk karena saat ia masih hidup, ia memiliki dendam yang tak terbalaskan." ucap Izumi
"jika roh jahat itu melihat ada orang yang putus asa, ia akan mendorong orang itu untuk bunuh diri dan tinggal bersamanya. ciri-ciri roh jahat adalah wujud mereka tak menentu. namun kebanyakan memiliki wujud asap hitam dan memiliki mata merah" lanjut Izumi
"di sisi lain, roh baik adalah arwah yang memiliki penyesalan ataupun ada sesuatu yang tak dapat ia lakukan selama hidupnya. mereka tidak mengganggu orang lain ataupun menampakkan diri di sembarang orang. ciri-ciri roh baik adalah wujudnya adalah manusia normal seperti saat ia hidup, dan mata berwarna cerah dan indah. kami termasuk kedalam golongan ini" lanjut hantu itu
"kalau begitu, aku mau tanya..." ucap ku
"Izumi, kau termasuk di golongan yang mana?" tanyaku
"kau memang tidak menyesatkan orang lain dan tak membunuh orang yang hidup. matamu juga sangat indah. tapi, sebelumnya kau sering menampakkan diri di kelas kami. itu kan termasuk ciri-ciri roh jahat" ucapku
"dan lagi... tadi pagi saat aku melihatmu disini, aku lihat matamu berwarna merah gelap seperti milik roh jahat yang barusan kita temui" lanjutku
"ah, benar juga. Izumi agak spesial" ucap hantu itu
"Izumi adalah campuran roh baik dan roh jahat. namun, jika digolongkan, Izumi termasuk roh baik, karena tujuh puluh persen dirinya adalah roh baik, dan sisanya adalah roh jahat. namun terkadang, roh jahatnya menguasai dirinya. dan ketika saat itu tiba, Izumi bisa saja berubah menjadi roh jahat seutuhnya" ucap hantu itu
__ADS_1
"jadi... Izumi yang aku temui tadi pagi adalah Izumi yang dikuasai roh jahatnya?" pikirku
"pasti menyakitkan tiba-tiba dikuasai oleh hal yang tak ia inginkan..." pikirku sambil menatap Izumi dengan prihatin
"apa yang kau pikirkan? singkirkan pikiran tak berbobot itu!" ucap Izumi
"itu terjadi katika aku kehilangan kendali atau saat aku menginginkannya saja. jangan mengira roh jahat ku tiba-tiba menguasaiku karena aku lemah!" ucap Izumi
"memangnya bagaimana roh jahat itu menguasaimu" tanyaku
"aku yakin tidak mungkin roh itu tiba-tiba datang, kan? pasti ada penyebabnya sehingga dia datang" ucapku
"ketika aku marah, roh jahat itu akan datang. dia juga sering membuatku ingin marah dan akhirnya ia menguasaiku" ucap Izumi
"ngomong-ngomong... masalah soal kita itu juga ada campur tangan roh jahat" lanjut Izumi
"hah?" aku bingung
"roh jahat yang aku bunuh tadi telah mengikutimu sejak beberapa minggu yang lalu. tapi aku tak dapat merasakan ataupun menyadari keberadaannya." ucap Izumi
"lalu, ketika kau merasa kesal saat lima hari yang lalu, ia mengendalikan pikiranmu dan menyuruhmu mengeluarkan kata-kata itu. aku yang terpancing juga jadi ikut emosi dan akhirnya terjadi hal ini" lanjutnya
"sejak kapan kau menyadari hal ini?" tanyaku
"sejak awal saat aku pergi meninggalkanmu lima hari yang lalu" ucap Izumi
"apa? kau sudah menyadarinya sejak awal? kalau begitu kenapa kau masih marah??!" tanyaku
"roh jahatku menguasaiku saat aku keluar dari tubuhmu saat itu. walau aku tahu itu perbuatan roh jahat yang tadi, tapi aku tetap merasa marah. untungnya aku masih dapat mengendalikannya dan pergi meninggalkanmu." ucap Izumi
"apalagi tadi pagi kau tiba-tiba menemuiku disaat roh jahatku telah menguasai kira-kira delapan puluh lima persen kesadaranku. jika kau tidak pergi saat itu, mungkin kau sudah kubunuh" ucap Izumi
"dan aku yakin, jika roh baikku tidak menyuruhmu pergi saat itu, kau juga takkan pergi. kau tidak tahu betapa sulitnya aku melakukan hal itu hanya untuk melindungimu." lanjut Izumi.
"apa-apaan ini? ternyata dia adalah monster berkepribadian ganda... bagaimana bisa aku punya hubungan dengan makhluk seperti ini ." pikirku
"eh, kau tadi bilang... melindungiku? aaah, aku tersentuh!" ucap ku sambil tertawa
"jangan kepedean! jika kau mati, aku juga pergi dari sekolah ini. aku hanya tidak mau itu terjadi." ucap Izumi dan memalingkan wajahnya.
"iya, iya" ucapku dengan nada suara datar dan memalingkan wajah
__ADS_1
"kenapa malah mereka jadi ngambek begini? aku ini mau diapakan?" pikir hantu laki-laki itu