
Setelah Izumi dan Yui tenang, mereka pun mengikutiku ke kamarku dengan sukarela.
"Karena sudah seperti ini, mari kita bicarakan hal ini lebih dalam lagi" Ucapku
"Karena Yui bisa melihat hantu, kurasa Yui sudah mengetahui hal-hal mengenai hantu, kan"
"Iya. Hantu ada yang baik dan jahat. Dan kekuatan mereka mengikuti sifat mereka. Ciri-ciri mendasar untuk membedakan yang baik dan jahat, roh baik memiliki aura yang menenangkan, dan yang jahat memiliki aura yang menyeramkan. Lalu, roh baik lebih mudah diajak berkomunikasi, dan roh jahat lebih menghindari bersahabat dengan manusia jika tidak perlu (Sama seperti Izumi)"
Aku mengangguk.
"Lalu, apa yang Yui ketahui tentang Izumi?" Tanyaku
"Eh?" Yui kaget
"Em, Roh jahat yang kuat, roh yang meneror sekolah selama 5 tahun terakhir, roh yang dianggap pembawa kematian di sekolah, roh yang terikat dengan Ririn, dan... dan..."
"Baiklah, Yui belum terlalu mengenal Izumi. jadi bagaimana kalau kita mulai dengan identitas Izumi?" Tanyaku
"Yah, itu wajar sih kalau Yui tidak mengenal Izumi. Karena aku saja yang sudah terikat lebih dari 6 bulan dengan Izumi, masih tidak tahu apa-apa dengan hal pribadi Izumi" Pikirku
"Tidak, lewatkan hal itu" Ucap Izumi
Aku kaget
"Ayolah, apa salahnya bisa lebih mengenal Izumi?" Tanyaku
"Waaaah~ Ada apa ini?"
Muncul seorang roh berambut coklat agak krim dan bermata coklat. Kami bertiga kaget. Tanpa diundang, Kagusa muncul diantara kami bertiga.
"Woaaah! Tampan sekali!!" Teriak Yui
"Hm?~ Dia bisa melihatku?" Tanya Kagusa sambil melirik Yui yang masih berbinar-binar menatapnya.
"Yui, tenangkan dirimu" Bisikku
"Kau pengkhianat, Ririn! Bisa-bisanya kau menikmati ketampanan itu sendirian selama ini??!" Bisik Yui menahan teriak
"Em, Yui, dia bisa mendengarmu" Bisikku
"Waah~ Terima kasih, nona. Pujian anda berlebihan. Anda teman Yurin, kan~" Ucap Kagusa ceria lalu berjongkok menghadap Yui
"Kyaaaaaa!♡" Yui menahan teriakannya dengan satu tangan menutup mulutnya, dan satu tangannya lagi memukul-mukul lenganku.
"Nona!! Dia memanggilku nona!! Ririn, aku akan pingsan sekarang!!~" Gumam Yui tergila-gila
"Halo, pria tampan~ Namaku Yasa Ayui. Salam kenal~" Ucap Yui gembira sambil terus menahan teriakannya.
"Hai juga. Namaku Ikawa Kagusa. Kau boleh memanggilku Kagusa. Bolehkan aku memanggilmu Ayui?" Ucap Kagusa ceria dan tak lupa senyum lembutnya
"Kyaaaaaaaaaaa!! Tentu saja tak masalah!!♡~" Teriak Yui dan memukul lenganku semakin keras
"Apa yang kau lakukan pada Yurin?" Tanya Izumi sinis dengan matanya menatap lekat tangan Yui yang memukuli lenganku.
Yui tersentak dan menatap tajam kearah Izumi.
"Astaga, dia itu suka sekali mengganggu kesenangan orang lain. Ririn saja tidak marah, kenapa dia yang memanas?" Gumam Yui kesal
"Yui, jika kau bisa melihat Izumi, mungkin kau sudah pingsan begitu melihatnya, dan takkan bisa mengatakan hal itu padanya" Pikirku
"Yui melihat Kagusa saja sudah seperti itu, bagaimana dengan Izumi yang 10 kali lebih tampan dari Kagusa? Izumi yang terbaik dari segala hal, mana bisa aku tidak tertarik dengannya" Pikirku bangga
__ADS_1
Aku tersentak.
"Eh?" Aku kaget dengan hal yang baru saja aku pikirkan, dan tanpa sadar, wajahku sudah memerah.
"Apa... Apa yang aku pikirkan barusan??!" Pikirku dengan kedua tanganku memegang pipiku yang merah.
Dan lagi-lagi tanpa kusadari, Izumi menatap dalam kearahku.
"Eh? Ini hanya perasaanku saja atau memang benar Izumi melihat kesini?" Pikirku lalu melirik ke Izumi
Izumi langsung mengalihkan pandangannya ke Kagusa.
"Ngomong-ngomong, kenapa kau datang kesini?" Tanya Izumi tegas
"Apa-apaan sikapmu pada pria tampan-ku?!" Teriak Yui
"Pria tampan-ku..." Gumam Kagusa mengulang perkataan Yui
"Maafkan saya, pemimpin. Saya datang karena merasa ada sesuatu yang menarik terjadi disini. Saya tadi juga memanggil Kei kemari, tapi katanya dia agak telat datang"
"Apa?! Untuk apa kau memanggilnya kemari?!" Tanya Izumi
"Yah, karena ternyata ada manusia yang bisa melihatku dan bisa berkomunikasi dengan pemimpin. Bukankah artinya dia luar biasa?" Ucap Kagusa sambil melirik ke Yui
"Ini bukan hal yang perlu kau ikut campuri. Sekarang pergilah kembali kerjakan tugasmu!"
"Tidak mau~" Tolak Kagusa ceria
"Kau mau menentangku?"
"Itu adalah tugas pemimpin, kenapa harus saya yang mengerjakannya dan anda bersenang-senang sendiri?~" Ucap Kagusa ceria
"Maafkan saya..."
*
Meski Kagusa sudah disuruh Izumi untuk bekerja, pada akhirnya Kagusa malah bergabung bersama kami, dengan dibantu Yui yang ingin melihat Kagusa lebih lama.
Dan tak lama kemudian, Kei datang.
"Kagusa, ada apa kau memanggilku kesini?" Tanya Kei
Lalu Kei melihat ternyata ada aku dan Izumi juga disini. Sontak dia langsung berlutut di hadapan kami dengan menundukkan kepalanya.
"Tuan dan Nona juga disini, ya. Saya memberi salam" Ucap Kei
"Huoooooooooo!!!" Teriak Yui
"Elegan!! Dia elegan sekali!! Auranya terasa sangat tajam dan memikat!!" Gumam Yui yang kembali tergila-gila
"Yui, sudah kubilang tenangkan dirimu. Kau jadi terlihat aneh" Bisikku
"Mana bisa aku tenang didepan dua pria tampan ini! Yang satu berambut krim dan ceria, yang satu lagi berambut merah marun dan cool. Sungguh pemandangan yang luar biasa!!" Bisik Yui
Meski Yui berbisik padaku, tapi tetap saja, suara Yui bisa terdengar jelas bagi para roh. Dan mendengar dirinya tidak disebut, Izumi pun bereaksi.
"Jadi maksudmu aku bukan pria, hah?" Tanya Izumi
"Iya. Aku kan tidak tahu bagaimana rupamu. Meski memang agak berat, tapi suaramu terdengar lebih halus dibanding dua pria tampan ini. Bisa jadi kau perempuan, kan? atau anak laki-laki yang belum dewasa"
"Siapapun yang mendengar suaraku, pasti dia langsung tahu kalau aku laki-laki. Hanya kau yang bisa berpikir aku perempuan"
__ADS_1
"Meski kau laki-laki juga, belum tentu kau tampan, kan. Jadi jangan marah karena kau tak termasuk list roh pria tampan-ku" Ucap Yui
"Yurin, aku minta izin mau memotong lidah dan mencongkel mata orang itu" Ucap Izumi tajam
"Jangan, Izumi!" Teriakku
Awalnya Izumi terlihat marah, namun setelahnya dia bisa mengendalikan emosinya.
"Yah, aku memang tidak mau masuk list konyolmu. Aku takkan peduli bagaimana kau memandangku" Gumam Izumi
*
Setelah pertengkaran kecil antara Ayui dan Izumi, kami pun kembali berfokus ke Kei.
"Oh, begitu. Jadi nona ini adalah teman nona Yurin, ya" Ucap Kei
Kei berlutut di hadapan Yui. Dia menatap lekat Yui dan menaruh tangan kanannya ke dada.
"Senang bertemu dengan anda, nona. Saya adalah bawahan roh jahat Tuan Izumi, nama saya Kei. Silahkan panggil saya dengan nama saya"
"Kyaaaaaaaa!!♡"
"Halo, Kei~ Senang juga bertemu denganmu. Namaku Yasa Ayui. Silahkan panggil aku Ayui~" Ucap Yui gembira
"Kalau begitu, nona Ayui"
"Iya~ Iya~ Tak masalah~♡"
*
Setelah itu, Yui kembali menikmati ketampanan Kagusa dan kei yang duduk disamping Izumi. Dan begitu Yui puas menatap Kagusa dan Kei, kami pun kembali memulai pembicaraan lagi.
"Omong-omong, kalau tidak salah, Kagusa tadi memanggil Izumi 'Pemimpin', kan? Dan Kei juga tadi memanggil Izumi 'Tuan'. Kenapa kalian memanggilnya begitu?" Tanya Yui
"Yah, begitulah..." Gumamku
"Tentu saja, karena Izumi pemimpin kami~ Dan Kei juga menganggap Izumi itu tuannya" Ucap Kagusa
"Eh? Kalau Kei, itu memang wajar karena dia roh jahat. Tapi Kagusa itu kan roh baik, bagaimana bisa pemimpin kalian roh jahat?" Tanya Yui
"Tidak~ Izumi adalah campuran roh baik dan jahat. Dan aura yang kau rasakan dari Izumi itu hanya aura roh jahatnya saja. Karena kau berfikir dia roh jahat, makanya aura roh baik Izumi tak terasa olehmu. Sebenarnya aura roh baik Izumi sangat menenangkan"
"Apaaaaa?!" Teriak Yui
"Tunggu! Bagaimana bisa?! Bagaimana bisa ada roh yang punya dua kepribadian??!" Teriak Yui
"Aku pasti terlihat seperti itu saat pertama kali mendengar Izumi adalah pemimpin" Pikirku malu
"Ceritanya sangat panjang..." Gumam Kagusa dan melirik ke Izumi yang menatapnya tajam
"Pokoknya... Seperti yang dikatakan Kagusa, Izumi adalah campuran roh baik dan jahat. Dan Izumi adalah pemimpin di kedua jenis roh" Ucapku
Yui mematung begitu begitu mendengarnya.
"Em... Izumi... Pemimpinnya, ya... Karena itu aku tidak bisa melihat rupa Izumi karena kekuatan indra keenamku kurang kuat dibanding aura Izumi... Lalu, siapa roh dibawah Izumi?" Gumam Yui dengan tubuh masih mematung
"Kami berdua~ Aku tangan kanan, dan Kei tangan kiri Izumi" Ucap Kagusa ceria
"Ha... Hahahaha.... Kei dan Kagusa.... Ternyata roh yang kuat...." Gumam Yui hampa
Aku dapat melihat, nyawa Yui sudah keluar dengan tenang dari tubuhnya
__ADS_1