Hantu Sekolah

Hantu Sekolah
Roh Jahat Kembali Bertindak


__ADS_3

Di hutan tempat kami latihan....


"Ririn, apa kau pernah berpikir kalau Izumi itu sedikit aneh?" Tanya Yui yang masih fokus latihan menembak


Aku yang tadinya fokus ke lingkaran sihir di depanku sekarang teralihkan karena ucapan Yui.


"Aneh?" Tanyaku


"Iya. Sebelumnya dia menolak keras untuk mengajari kita. Tapi sekarang dia malah sangat mendalami perannya untuk mengajar"


"Bukan hanya kali ini. Tapi sejak sebelum-sebelumnya juga suasana hatinya sulit ditebak. Dia bisa tiba-tiba marah, tiba-tiba tertawa dan lainnya. Dan itu semua bisa dengan cepat berubah" Lanjut Yui


Aku terdiam sebentar.


"Bahkan tadi juga seperti itu, kan? Tidak sampai 1 menit sejak kami selesai berdebat dengannya, dia langsung memasang wajah sedih dengan tatapan kosong" Pikirku


"Terkadang aku juga berpikir dia memang aneh. Tapi mau bagaimanapun, dia tetap baik jadi itu bukan masalah"


Yui melirik kearahku lalu menghela nafas.


"Hei, aku penasaran apa yang kau suka darinya sih?" Tanya Yui


"Yang aku suka? Dari Izumi?" Tanyaku


"Iya. Dia itu hantu. Semua masalahmu itu berawal dari hubungan kalian. Tidak ada alasan kau menyukainya"


"Kau jadi dikelilingi para roh dan terpaksa berbaur dengan mereka, bahkan terancam oleh musuhnya yang sangat banyak. Aku tahu dia baik padamu, tapi jika dilihat dari resikonya, yang dia lakukan itu bukanlah apa-apa. Itu juga dia lakukan untuk dirinya, karena jika kau mati, dia akan lenyap"


"Omong-omong, Yui tidak tahu dengan masalah aku yang diculik Maeru dulu, ya. Untunglah, kalau saja dia tahu dia pasti akan membenci Izumi lebih dari ini" Pikirku


"Tidak, Yui. Kau salah. Izumi melakukannya tidak sepenuhnya untuk dirinya sendiri. Setidaknya aku berpikir begitu"


"Inilah kenapa kau tidak boleh dibiarkan sendirian, Ririn. Kau terlalu baik sampai tidak bisa melihat niat buruknya"


Aku hanya diam tidak menanggapi ucapan Yui.


"Tidak, Yui. Kau memang tau garis besar hubunganku dengan Izumi sekarang. Tapi kau tidak tahu bagaimana diawal hubungan kami terikat" Pikirku


"Sejak dulu disaat Izumi tidak terikat denganku, dia tetap membantuku. 2 kali aku hampir mati karena diserang oleh roh jahat, dan dia menyelamatkanku"


*P.S : Bagi yang lupa, Yurin pertama diserang saat di gudang sekolah waktu Yurin ketemu foto yang diduga foto Izumi waktu hidup bersama 5 orang lainnya di episode 13 : "Roh Baik dan roh Jahat", dan serangan kedua waktu Yurin diculik Maeru di episode 20 : "Diculik".


Aku menatap kedua telapak tanganku.


"Namun, sekarang dia sudah tidak perlu menjadi pedang dan perisai ku lagi. Sekarang aku memiliki kekuatanku sendiri!" Pikirku bersamaan mengepalkan kedua telapak tanganku


*


Kami melanjutkan latihan dan tidak terasa sudah jam 12 siang.


"Haah... Sudah tengah hari. Ayo kita akhiri latihan ini, Ririn" Ucap Yui sambil mengelap keringat di dahinya.


"Iya" Jawabku singkat


"Ayo pergi beli es krim untuk menyegarkan kepala" Ajak Yui


Kami pun membeli es krim dan berteduh dibawah pohon didekat tempat kami membeli es krim.


Lalu, tanpa diduga Kagusa muncul dibelakang kami.


"Yo! Yurin, Ayui" Panggil Kagusa


"Pria tampan~ Tak kusangka kau datang menemuiku~" Teriak Yui


"Uhm... Aku... Bukan mau menemuimu..." Gumam Kagusa

__ADS_1


"Tidak mungkin...." Gumam Yui kecewa


Aku hanya tertawa kecil lalu kembali menatap Kagusa.


"Jadi, ada apa kau kemari?" Tanyaku


"Ah, Izumi menyuruhku untuk membawa kalian pulang dan mengawasi kalian belajar"


"Ada apa dengan Izumi? Apa terjadi sesuatu?"


"Yah, kira-kira seperti itu. Ada sedikit masalah pada roh jahat tapi tidak terlalu parah. Dia akan kembali setelah urusannya selesai"


"Baiklah. Bilang padanya jangan terlalu memaksakan diri. Jika lelah lebih baik dia istirahat ketimbang mengunjungi kami"


"Baiklah~ Kalau begitu, ayo kembali"


*


Di rumah....


"Uuuh... Aku tidak mengerti yang ini...." Gumam Yui


Kagusa mendekati Yui dan membaca buku miliknya.


"Itu mudah" Ucap Kagusa datar


"Kau bisa?!" Tanya Yui kaget


"Walau seperti ini, aku selalu berada di ranking 2 dari kelas 10 hingga kelas 12. Walau bukan yang pertama, setidaknya aku cukup baik dalam pelajaran"


"Kalau begitu, tolong ajari aku, Kagusa!" Ucap Yui memohon dengan pose menyedihkan


"Izumi hanya menyuruhku mengawasi kalian" Ucapnya tegas


"Tapi Izumi tidak melarangmu untuk mengajari kami, kan?"


"Kumohon~ Ya?"


"...."


"Baiklah..."


"Terima kasih, Kagusa~ Aku jadi mencintaimu~"


"Tolong hentikan candaan itu" Gumam Kagusa tertekan


"Fufu... Mereka semakin dekat~" Pikirku


*


Di sisi lain dunia, di suatu tempat yang gelap dan menyeramkan...


Muncul sesosok hantu yang berjalan ditengah kegelapan mendekati hantu lainnya yang sedang duduk di kursi yang cukup besar dan mewah. Posisi sang hantu yang duduk lebih tinggi karena berada diatas beberapa anak tangga.


Tap... Tap... Tap...


Roh itu terus mendekat lalu membungkukkan badannya tepat didepan anak tangga pertama dihadapan roh yang duduk.


Dia adalah Kei, dan yang sedang duduk tersebut adalah Izumi.


"Kei, laporkan secara singkat keadaannya"


"Cukup kacau. Para roh jahat melakukan pemberontakan dan membuat kastil kepemimpinan menjadi rusak parah"


"Apa itu karena aku yang banyak melenyapkan kawanan mereka sebelumnya?" Tanya Izumi

__ADS_1


"Bisa jadi. Selama ini mereka tidak pernah setia pada tuan, jadi mereka bergerak setelah melihat tuan merugikan mereka"


"Pfft... Hahahahaha!"


Izumi tertawa kencang hingga membuat tubuhnya gemetar ditengah kegelapan yang hening.


"Sejak kapan mereka peduli pada rekan mereka? Hahaha... Padahal aku yang melenyapkan rekan mereka itu malah menguntungkan mereka karena berkurangnya saingannya" Gumam Izumi sambil tertawa dan menutup mulutnya dengan salah satu tangan.


Izumi menghela nafas dan mengatur pernafasannya agar tidak lagi tertawa.


"Yah, karena mereka merasa ada di posisi menguntungkan-lah mereka jadi menyerang kastil kepemimpinan dengan kedok 'rekan yang dilenyapkan pemimpin'. Licik sekali"


Izumi kembali menatap tajam Kei yang masih membungkukkan badannya dihadapan Izumi.


"Kei, ada berapa banyak mereka? Dimana saja tempat yang kerusakannya paling parah? Berapa banyak korban dari pihak kita dan pihak musuh?" Tanya Izumi


"Ke... keseluruhannya berjumlah sekitar 500. 50 di tingkat master, 200 di tingkat atas, dan sisanya tingkat menengah. Untuk saat ini jumlahnya segitu dan mungkin akan bertambah lagi" Jawab Kei


"Tempat yang kerusakannya parah yaitu di taman bunga Vinix, halaman depan kastil, dan.... Um.... Kamar istirahat tuan..."


"Saat ini di pihak kita, ada korban 27 yang lenyap, 14 luka parah dan 42 luka ringan. Untuk pihak lawan kurang pasti, namun ada sekitar 150 lebih untuk yang lenyap maupun yang terluka" Lanjut Kei


"Lalu, tuan... untuk tambahan, target yang membuat mereka menyerang kastil itu..."


"Adalah aku, kan?" Tanya Izumi


"Iya...." Jawab Kei ragu


Izumi bersiap berdiri dari kursi yang ia duduki.


"Itu sudah pasti. Dilihat sikap mereka selama ini dan mereka yang mengutamakan merusak taman kesukaanku serta tempatku istirahat"


"Lancang sekali mereka!" Gumam Izumi geram


"Kei, ayo pergi" Ucapnya lalu berjalan pergi


"Baik, tuan" Sahut Kei dan berjalan mengikuti Izumi


*


Di kastil kepemimpinan roh jahat.


Di lantai paling atas kastil, ruang tempat Izumi beristirahat...


"Dimana roh cacat itu berada? cepat katakan!"


"Dia tidak pantas menjadi pemimpin! Bagaimana bisa dia melenyapkan roh dari wilayahnya sendiri?!"


"Hancurkan kastil ini!! Dia harus membayar untuk jiwa para rekan kami yang dia lenyapkan!!"


Para musuh Izumi berbondong-bondong menghancurkan kastil sambil teriak-teriak.


"Tidak ada gunanya kalian menghancurkan kastil ini! Itu hanya akan menarik perhatian roh di wilayah lain, dasar kalian semua bodoh!!"


"Mau bagaimanapun kalian, kenyataan pemimpin tidak ada disini sudah jelas! Kami tidak tahu beliau ada dimana, dan meskipun kami tahu kami takkan memberi tahu kalian!"


"Apa kalian tidak ada otak malah memulai perang saudara seperti ini?! Jika roh di wilayah lain tahu, mereka pasti langsung menyerang kita!!"


Lalu roh dari pihak Izumi juga ikut menyerang mereka. Karena geram musuh terus menghina Izumi, mereka yang ada dibawah Izumi tidak tinggal diam.


"Tak kusangka baru kutinggal sebentar ternyata tempat ini sudah berubah jadi semakin suram seperti ini"


Mereka semua menoleh melihat kearah sumber suara.


"Izumi!"

__ADS_1


Ditengah keramaian para roh yang sedang bertarung, Izumi dan Kei tiba-tiba muncul diantara mereka.


__ADS_2