
setelah aku dan Yui makan malam, kami belajar untuk ulangan besok
"nanti setelah ulangan ini selesai, aku akan bicarakan soal kamar yang ada di sebelah dengan Yui" pikirku
aku terus belajar dan tanpa sadar aku tertidur di meja.
"Ririn, kalau kau mengantuk langsung tidur saja di kasur. jika tidur di meja nanti tubuhmu sakit" ucap Yui membangunkanku
"ah, tanpa sadar aku tertidur..."gumamku dan mengusap mata
"kepalaku rasanya pusing sekali" pikirku
"kau tidurlah ke kasur, Ririn. daritadi kau sudah terus belajar" ucap Yui
"tak apa. karena sudah terbangun, aku jadi tak bisa tidur lagi" ucapku
jarum jam sudah menunjuk angka 10. sudah seharusnya kami tidur sekarang. namun, aku tak bisa tidur. 30 menit kemudian, aku masih tetap tidak bisa tidur. saat aku melihat ke arah Yui, sepertinya dia sudah tertidur pulas.
"Izumi tidak datang ke sini malam ini, ya?" pikirku
aku tersadar akan pikiranku tadi lalu berguling-guling mencoba melupakan apa yang kupikirkan barusan.
"a... apa yang aku pikirkan? aku sendiri yang menyuruhnya tak perlu datang jika sibuk. dasar Yurin bodoh!!" pikirku
"sudah pasti dia yang pemimpin roh itu sibuk. apalagi dia mengurus roh baik dan roh jahat yang memiliki kepribadian yang sangat berbeda itu." pikirku
"aku yang setiap hari bertemu dengannya saat di sekolah saja sudah sangat bagus, apalagi sekarang dia sendiri yang mengajariku sejak beberapa hari yang lalu setelah pulang sekolah. tidak mungkin dia masih punya waktu untukku saat malam hari" pikirku
lalu, aku merasa kasur milikku bergoyang sedikit.
"kasurnya bergoyang. apa Yui ingin tidur bersama denganku lagi?" pikirku dan menoleh ke belakang.
aku kaget saat melihat Izumi sedang duduk di pinggir kasurku
"Izumi? apa yang kau lakukan?" bisikku
"kau belum tidur? kenapa belum tidur padahal sudah hampir tengah malam?" tanya Izumi
"aku... tidak bisa tidur" ucapku
"memangnya karena apa? apa ada sesuatu yang mengganjal pikiranmu?" tanya Izumi dengan wajah serius
"tidak ada apa-apa. aku hanya tidak bisa tidur karena tadi aku tertidur saat belajar" ucapku
"sebenarnya karena kepalaku juga sakit, jadi sulit tidur kembali" pikirku
"ternyata begitu..." ucap Izumi dengan wajah lega
"karena kau sudah kesini, tolong bantu aku untuk tidur" ucapku
__ADS_1
"membantu?" tanya Izumi
"tolong pakai kekuatanmu untuk membuatku tidur seperti sebelumnya"ucapku
"tidak bisa. karena tadi aku sudah menguras sangat banyak kekuatanku" ucap Izumi
"tidak bisa, ya..." ucapku kecewa
"barusan aku hanya bercanda" ucap Izumi
"apa?" ucapku kaget
"aku bisa membantumu tidur" ucap Izumi
"jangan bercanda dengan wajah serius seperti itu! sama sekali tidak terlihat sedang bercanda, tahu!" gerutuku
"kalau begitu, aku lakukan, ya" ucap Izumi
"ya. terima kasih" ucapku
Izumi menjentikkan tarinya lalu aku pun tertidur pulas.
setelah Yurin tertidur, Izumi tiba-tiba ambruk dengan tubuh gemetar. lalu Kagusa datang tanpa ada tanda-tanda.
"pemimpin! apa yang anda lakukan barusan? padahal anda sudah menggunakan kekuatan sangat besar untuk mengurung para roh jahat, tapi sekarang anda malah mengeluarkan roh nona Yurin untuk membuatnya tidur? bagaimana jika ada roh jahat yang terlewat untuk dikurung dan menyerang anda?!" teriak Kagusa
"ah, kau ya... aku kan... sudah bilang... jangan... bicara seperti itu... padaku" ucap Izumi terbata-bata
"lupakan. yang terpenting sekarang pemimpin harus kembali ke sekolah dan memulihkan kekuatan anda. kami akan melindungi anda" ucap Kagusa
"tidak perlu... aku... bisa bertahan..." ucap Izumi terbata-bata
"sifat anda masih tidak berubah dengan saat anda masih hidup, ya" ucap Kagusa menghela nafas
"aku juga... sudah memperingatkanmu... jangan bahas... soal itu..." ucap Izumi
"baik. saya akan menerima hukumannya setelah saya membawa anda ke sekolah" ucap Kagusa dan memapah Izumi lalu mereka teleportasi.
setelah mereka sampai ke sekolah, para roh baik langsung mengelilingi Izumi.
"ada apa? apa yang terjadi dengan Izumi?" mereka bertanya
"Izumi, apa kau diserang oleh roh jahat?" tanya yang lainnya
"kalian semua jangan berisik. Izumi hanya kelelahan karena menggunakan kekuatannya sangat banyak. Izumi tidak diserang oleh siapapun" ucap Kagusa dengan tegas
"tolong beri jalan dan biarkan Izumi beristirahat malam ini. aku akan menemaninya istirahat, dan kalian semua berjaga di sekitar Izumi" ucap Kagusa
"baik!" ucap mereka serempak
__ADS_1
Kagusa menaruh Izumi dibawah pohon besar di belakang gedung sekolah.
"sekarang anda bisa beristirahat dengan tenang. seharusnya sekarang anda sudah bisa bicara dengan lancar, kan?" ucap Kagusa
"sudah kubilang berhenti bicara sopan seperti itu padaku!" ucap Izumi kesal
"anda mau disini atau mau saya antar ke kelas agar pemulihan kekuatannya lebih cepat?" tanya Kagusa
"disini saja. aku tak ingin masuk kesana jika sendirian seperti ini" ucap Kagusa
"padahal ada saya yang menemani pemimpin" ucap Kagusa
"tidak usah sok akrab denganku! dan berhentilah memanggilku seperti itu" ucap Izumi
"hanya pemimpin yang tidak suka dipanggil pemimpin oleh bawahannya sendiri" ucap Kagusa
"lagian, kita sekarang hanya berdua. tak ada siapapun yang dengar" ucap Kagusa
"tak ada waktu yang istimewa bagiku. baik saat sedang sendirian, berdua, atau sedang bersama-sama dengan yang lainnya" ucap Izumi
"jadi berhenti bicara seperti itu padaku" ucap Izumi
"bukankah ada waktu yang istimewa bagi pemimpin?" tanya Kagusa
"ah, benar. saat bersama dengan mama" ucap Izumi menatap langit malam yang gelap
"bukan itu yang aku maksud. kalau yang itu sudah sangat jelas" ucap Kagusa
Izumi menoleh ke arah Kagusa.
"apa maksudmu?" tanya Izumi
"bukankah anda suka saat bersama dengan nona Yurin?" tanya Kagusa
wajah Izumi sedikit memerah
"berhenti bicara yang aneh-aneh! daritadi kau terus membuatku kesal! apa kau ingin aku hukum karena bicara sembarangan denganku?" teriak Izumi
"saya tahu anda takkan menghukum saya apapun yang saya lakukan" ucap Kagusa senyum
"jadi, ayo kita bicara dengan jujur. anda menyukai nona Yurin, kan?" tanya Kagusa
Izumi hanya diam dan mengelak tatapan Kagusa
"jika anda hanya diam seperti itu, itu artinya apa yang saya katakan itu benar" ucap Kagusa senyum
"diam! dia itu manusia, tidak mungkin aku menyukai atau menyayangi manusia" ucap Izumi
"tapi anda menyayangi mama anda yang seorang manusia" ucap Kagusa
__ADS_1
"itu karena mama adalah mamaku" ucap Izumi
"kalau begitu, anda juga bisa menyukai nona Yurin yang merupakan penolong anda, kan?" tanya Kagusa