Penantian Sang Casanova

Penantian Sang Casanova
eps. 103


__ADS_3

Bunyi dentuman musik yang memekakkan telinga menyambut kedatangan mereka. Karena malam yang sudah sangat larut,pengunjung club pun sudah mulai banyak.


Yordan dan Igo langsung masuk ke dalam private room tempat mereka biasa. Tak lama waiters datang ke ruangan mereka untuk mengantarkan minuman yang mereka sudah pesan sebelumnya.


Sambil beradu asap,mereka mulai berbincang-bincang yang unfaedah. Perbincangan yang awalnya seputar kerjaan,lanjut ke kehidupan pribadi. Dan akhirnya Yordan menceritakan pada Igo tentang hubungannya dengan Ica.


"Whaaaaaaat???!" Kaget Igo sambil menggebrak meja.


"Biasa aja kali tuh muka.!!" Yordan melempar korek gas ke wajah Igo.


"Serius loe udah jadian sama dia? Jadi loe ke NY kemaren mau ngunjungin dia?"


Yordan menganggukkan kepala.


"Terus udah loe apain aja tuh anak orang?! Pantes loe pensiun,udah dapet yang rapet ternyata.!!" Ejek Igo.


"Setan emang loe!!! Loe pikir gue mau nganu-nganuin anaknya orang yang masih segel!!! Otak gue masih waras kali.!! Gue sama dia ngejalanin hubungan yang sehat lah pokoknya. Ciuman juga kalau bukan gue yang nyosor duluan,dia mana mau. Loe kira gampang minta DP sama anak perawan.!! Jeki aja main sabun mulu.!!" Curhat Yordan.


Mendengar curhatan ngenes sang sahabat,bukannya turut prihatin,Igo malah tertawa terbahak-bahak.


"Ketawa aja terus!!! Gue sumpahin si Dragon lebih ngenes dari si Jeki.!!"


"Kalau orang kayak loe yang nyumpahin mah kagak bakalan mempan!!"


"Jangan salah loe,biasanya doa orang yang terdzolimi itu cepet banget terjabah.!!!


"Hahahaha....loe terdzolimi dimananya bule kampret?!!! Pedang mainan loe?!" Ejek Igo di iringi tawa yang semakin menjadi-jadi.


"Setan loe!!! Asli nih,gak pake oplas-oplasan!!! Ukurannya bawaan orok,belum pernah permak tau gak loe!!! Emangnya kayak si Dragon,di permak di mak Enrot!!!"


"Anjay loe!!! Kapan gue kesana!!!" Kilah Igo,padahal memang pernah ia pergi kesana,tapi bukan untuk permak si Dragon.


"Hahahaha." Kini gantian Yordan lah yang tertawa terbahak-bahak karena berhasil membuka aib Igo. Apalagi wajah Igo yang sudah sangat merah karena malu.


"Udah loe gak usah malu sama aib.!! Gue juga pernah kok di posisi loe. Untungnya ada permen ajaib yang menyelamatkan harga diri gue. Tapi gue gak tau deh nanti pas gue mau test drive sama Ica,si Jeki sanggup gak sampe tanjakan. Jangan-jangan baru nyalain mesin udah bocor oli nya."


"Makanya nanti kalau loe mau test drive,pake dopping lagi,biar kuat tujuh tanjakan,tujuh turunan dan tujuh kelokan."

__ADS_1


"Kasihan lah Ica nanti. Kalau sama jalang mah gak pa-pa. Biar mereka menjerit mah gue bodo amat,yang penting maunya Jeki kesampean. Lah kalau sama bini sendiri masa mau begitu. Bukan cuma gue yang butuh kepuasan,bini gua juga harus dapat kepuasan. Buat apa lama,kalau bikin bini gue tersiksa."


Igo mengangguk-anggukkan kepalanya tanda kalau ia sependapat dengan Yordan.


"Gue setuju sama kata-kata loe Dan. Kalau gitu mulai dari sekarang kita bawa aja Jeki sama Dragon therapy ke tempat mak Enrot. Jadi pas nemuin teman kolab yang tepat,jadi gak insecure mereka."


"Oke. Nanti gue kabarin kapan gue ada waktu." Jawab Yordan menanggapi usulan Igo.


Setelah membahas tentang sekolah kepribadian untuk Jeki dan Dragon,Igo mengajak Yordan untuk turun ke lantai dansa. Namun sayang Yordan enggan untuk ikut bersama Igo,ia lebih memilih untuk tetap di dalam private room sambil membuka siaran langsung kegiatan Ica di apartemen melalui hp nya.


Igo pun turun sendiri ke lantai dansa dan begabung dengan pengunjung lainnya untuk menikmati musik jedag-jedug sambil bergoyang seperti Jeki yang sedang kesurupan.


Saat Igo sedang menikmati alunan musik,seseorang yang sedang duduk sendiri di tablenya,menatap Igo dengan intens.


"Itu bukannya si Igo,temennya Yordan?!" Orang itu bertanya-tanya dalam hati.


Orang itu pun beranjak dari tablenya dan berjalan mendekati Igo.


"Go..." orang itu menepuk pundak Igo. Sontak Igo pun berbalik.


"Fika..???!!!" Kaget Igo.


"Astaga,jadi bener loe Igo." Fika pun memperhatikan tubuh Igo dari ujung kaki sampai ujung rambut.


"Gila berubah banget yah loe,perasaan waktu beberapa bulan lalu kita ketemu,loe gak sekekar ini." Kata Fika sambil menyentuh otot lengan dan otot perut Igo.


Karena merasa risih dengan sentuhan Fika,Igo langsung menghempaskan tangan Fika dari tubuhnya.


"Mau apa loe?!" Tanya Igo sinis.


"Blagu banget loe!!!" Fika menoel dagu Igo.


"Yordan mana?! Biasanya loe sama dia udah kayak kembar dempet,kok sekarang loe sendirian aja?!"


"Gue sama dia udah membelah diri,udah gak dempet lagi!!!" Jawab Igo masih dengan nada sinis.


"Berarti bisa dong malam ini kita kolab." Tanya Fika sambil mengerlingkan matanya ke arah Igo. Ia mulai mendempetkan tubuhnya agar tak memiliki jarak dengan Igo.

__ADS_1


Bukannya tergiur dengan tawaran Fika,Igo malah mendorong tubuh Fika.


"Jangan ngimpi loe!!! Se nafsu-nafsunya gue,gue juga masih milih-milih temen kolab. Loe kira aset gue bakal bangun apa ngeliat tubuh loe yang udah di penuhi keriput!!! Kulit loe aja kriput,apalagi lembah loe,gersang pasti.!!!" Ejek Igo.


"Brengsek loe!!!" Fika yang tak terima dengan perkataan Igo,mengangkat tangannya siap untuk menampar Igo.


Namun dengan cepat Igo menangkap tangan Fika.


"Gak usah mempermalukan diri loe sendiri tante girang!!! Inget,tempat ini daerah kekuasaan gue!! Kalau emang loe pengen banget kolab,cari yang satu spesies sama loe,sama-sama berkulit kriput dan berlembah gersang!!! Paham kan loe!!!" Igo langsung menghempaskan tangan Fika. Kemudian ia berjalan ke lantai atas ke private room. Mood nya sudah benar-benar terjun bebas karena ulah Fika.


BRAK..Igo membuka pintu dengan kasar.


BRUK..dan menutupnya dengan cara membanting.


Yordan yang lagi senyam-senyum sendiri sambil menatap layar hp di buat terkejut oleh Igo.


"Loe kenapa? Dateng-dateng langsung ngamuk-ngamuk?! Abis ketemu mantan partner loe? Terus mantan partner loe,minta partneran lagi?!" Tanya Yordan saat Igo sudah duduk di sofa di depannya.


"Iya,tapi bukan mantan partner gue,tapi mantan partner loe!!!" Jawab Igo dengan nada kesal.


Yordan mengkerutkan keningnya.


"Siapa?!" Yordan sok-sok bertanya,padahal Yordan pun tidak ingat siapa saja mantan partnernya.


"Siapa lagi kalau bukan si tante girang.!!"


"Tante girang?! Gue gak pernah main sama tante-tante kok.!!" Jawab Yordan. Mungkin efek jatuh cinta dengan Ica,membuat Yordan jadi amnesia dengan sosok tante girang bernama Fika.


"Anjir loe!!! Si Fika,setan!!!" Kata Igo sambil melempar bungkus rokok ke arah Yordan karena kesal mendengar jawaban Yordan.


Yordan mengernyitkan keningnya heran.


"Dia bikin apa sampe buat loe badmood?!"


Igo pun menceritakan hal yang baru saja terjadi.


Mendengar cerita Igo,Yordan malah tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


__ADS_2