
Yordan menggaruk-garuk kepalanya frustasi. Masalahnya jika jarak berjauhan,Yordan bisa menyibukkan diri dengan pekerjaan. Namun jika sudah berada di negara yang sama,ia tidak yakin kalau dirinya sanggup untuk tidak menjumpai Ica. Akh...apalagi si Jeki yang sinyalnya langsung 5G jika berdekatan dengan Ica. Sabun lagi...sabun lagi.
"Oke lah Ca,aku mau tambahin waktu break enam bulan lagi." Jawab Yordan pasrah.
"Maafin aku kak,aku cuma mau lihat apa dengan jarak kita yang sudah satu negara,apa kakak masih sering berpikiran negatif tentang aku." Kata Ica dalam hati.
Setelah deal dengan penambahan waktu break,Yordan kembali menyalakan mesin mobilnya dan melajukan mobilnya menuju rumah orangtua Ica.
⭐⭐⭐⭐⭐
Waktu yang di nanti oleh Irlan pun tiba. Ica,Tia,Yordan dan Igo sudah berada di sebuah vila di pulau K satu hari sebelum hari lamaran yang dibuat Irlan,untuk mendekor vila seperti konsep yang pernah mereka bicarakan.
Dan tiba lah pemeran utama dalam acara lamaran ini beraksi untuk melamar kekasih hatinya. Ica,Tia,Yordan,Igo serta keluarga Irlan dan Nia pun keluar untuk memprovokasi Nia agar menerima lamaran Irlan. Nia pun menerima lamaran Irlan. Orangtua Irlan dan Nia pun menyelamati mereka berdua. Sedangkan Ica,Tia,Yordan dan Igo menunggu para orangtua memberi ucapan selamat dan nasehat untuk kedua pemeran utama acara itu. Namun baru saja Ica dan Tia ingin mendekati Nia,Nia malah pergi ke lantai atas dan disusul Irlan dari belakang.
"Nia kenapa om?" Tanya Ica pada papa Niko papa nya Nia.
"Biasa lah Ca,ngambek gara-gara si Irlan gak bilang-bilang dulu sama Nia kalau hari pernikahan mereka tinggal sepuluh hari lagi." Jawab papa Niko.
"Oooo" Ica dan Tia malah ber O ria.
"Kita susulin mereka yuk." Ajak Igo sambil menarik tangan Tia.
"Iikh lepas jangan pegang-pegang!!" Tia pun menghentakkan tangan Igo agar terlepas dari tangannya,kemudian ia menggandeng tangan Ica dan berjalan menyusul Nia ke lantai atas.
"Kita ke lantai atas dulu om." Pamit Ica dan Tia. Disusul Igo dan Yordan di belakang mereka.
Sesampainya di lantai atas mereka langsung ke balkon karena mendengar perdebatan Nia dan Irlan di balkon,namun Yordan menarik tangan Ica untuk tidak langsung ke balkon.
"Biar mereka nyelesein masalah mereka dulu." Bisik Yordan. Ica pun mengangguk setuju untuk tidak mengganggu sepasang kekasih yang sedang berdebat itu.
Melihat pergerakan Irlan yang akan mencium Nia,mulut Igo yang gatal langsung merusak keromantisan Irlan dan Nia.
"Nyosoooor mulu kerja loe Lan..!!!" Ejek Igo yang melihat Irlan ingin mencium Nia. Dan terpaksa dua pasang anak manusia yang sedari tadi mengintip itu keluar dari tempat persembuyiannya.
"Tau gak sabaran banget loe!!! Sabar sepuluh hari lagi.!!" Timpal Yordan.
"Brisik loe semua.!!! Namanya juga udah empat tahun puasa!!!" Balas Irlan yang tak terima di ejek dua sahabatnya.
__ADS_1
"Hahahaha....sama loe kayak si Yordan,puasa empat tahun.!!!" Igo tertawa terbahak-bahak mengejek Irlan dan Yordan.
"Bedalah!!! Gue puasa empat tahun karena nungguin belahan jiwa gue.!!! Kalau si kampreto puasa empat tahun karena si Jeki mati suri,cuma mau bangun kalau ada pawangnya.!!!" Irlan malah ikut mengejek Yordan.
"Anjiiir loe berdua..Gue sumpahin loe Go kena virgin efect,biar kleyengan tuh si Dragon!!!!" Kata Yordan menyumpahi Igo.
"Kalian tuh pada ngomongin apaan sih!!! Gak jelas banget!!!" Protes Ica pada tiga laki-laki itu.
Sedangkan Tia dan Nia hanya geleng-geleng kepala.
Tia dan Ica mendekati Nia. Dan tiga lelaki itu pun menjauh dari kumpulan para wanita.
"Selamat yah neng,akhirnya bisa rujuk lagi sama si babang." Kemudian mereka bertiga saling berpelukan.
"Makasih yah..." Nia membalas pelukan kedua sahabatnya itu.
Nia melepaskan pelukannya.
"Jadi kapan loe sama si bule gesrek nyusul??!!" Tanya Nia pada Ica.
"Jangan terlalu berkeras hati,kalau masih cinta bilang aja jangan di pendam terus. Setiap manusia pernah melakukan kesalahan,tapi si akang bule kan udah berubah Ca dan kelihatannya dia serius sama loe." Ujar Tia.
Nia mengangguk setuju.
"Bener yang di bilang Tia,kayaknya kak Yordan bener-bener serius sama loe,buktinya udah empat tahun dia berhenti jadi bastard. Biasanya laki-laki modelan kayak tiga cowok itu,saat udah merasakan jatuh cinta mereka akan bucin setengah hidup sama orang yang mereka cintai. Buktinya kak Irlan,ampun-ampun deh gue sama tingkat kebucinannya." Timpal Nia.
Ica menghela nafasnya mendengar nasehat dari kedua sahabatnya.
"Udah akh kok jadi bahas gue. Kan sekarang loe bintangnya." Ica mengalihkan pembicaraan agar tidak terus membicarakan tentang dirinya.
Tiba-tiba saja kak Irna,kakak Irlan naik ke lantai atas dan menghampiri tiga pasang anak muda itu.
"Kok pada disini sih semua,katanya mau manggang-manggang,gimana sih..!" Protes kak Irna yang melihat ke enam adik-adiknya malah asik berbincang di lantai atas.
Mereka semua pun turun ke lantai bawah.
⭐⭐⭐⭐⭐
__ADS_1
Hari pernikahan Irlan dan Nia pun tiba. Setelah pengucapan janji suci di pagi hari,malam harinya lanjut acara resepsi pernikahan dengan konsep intimate.
Karena konsep intimate,jadi bukan tamu undangan yang datang menyalami Nia dan Irlan melainkan Irlan dan Nia lah yang mendatangi para tamu di table mereka.
Setelah di rasa lelah berkeliling menyalami para tamu yang datang,baru lah Irlan dan Nia duduk di table mereka.
"Selamat bro udah jadi pengantin baru lagi.." Igo menyelamati sahabatnya itu,disusul Yordan dari belakang.
Tak lama Tia dan Ica datang dan memberi ucapan selamat pada Nia. Irlan,Igo dan Yordan pun memilih untuk duduk di table yang ada disamping table Nia dan teman-temannya.
"Senyum-senyum mulu loe..!!" Tanya Igo yang melihat Irlan tak henti tersenyum memandang wajah Nia yang sedang asik bercerita dengan kedua sahabatnya.
"Wajar lah Go,udah buka puasa dia. Efek kekenyangan tuh..!" Ejek Yordan.
"Garcep bener loe yah,sempet-sempetin buka puasa dulu sebelum resepsi." Timpal Igo.
Mereka tidak tau saja,setelah janji suci Irlan harus bermain solo dulu karena otak yang sudah treveling duluan. Padahal begitu sampai depan pintu kamar,mereka harus di pisahkan sementara.
"Brisik loe berdua.!! Dari pada loe berdua ngurusin gue,mending loe berdua cepetan nyusul gue biar bukan cuma gue loe berdua jadiin bahan gibah..!!"
Bukannya tersinggung,Igo dan Yordan malah tertawa.
"Udah pinter otak loe sekarang???!! Mentang-mentang udah punya bini,sok ceramahin kita." Jawab Igo.
"Emang gue pinter,kalau gue goblok gak mungkin nih pesta terlaksana hari ini. Bisa-bisa bulan depan atau bisa aja tahun depan gue sama Nia baru nikah." Dengan bangga nya Irlan mengatakan kelicikannya,karena ia sudah lebih dulu mencetak undangan.
Igo dan Yordan manggut-manggut saja. Karena mungkin benar apa yang dikatakan Irlan.
"Terus loe kapan nyusul si Irlan,Dan?" Tanya Igo kini pada Yordan.
Yordan menggedikkan bahunya.
"Gak tau gue."
"Masih stuck di tahap pengampunan dosa loe sama si Ica?" Kini Irlan yang bertanya.
Mendengar pertanyaan Irlan,Yordan memutar bola matanya malas. Karena pertanyaan Irlan seperti sedang meremehkan dirinya karena hubungan dirinya dan Ica yang tak berkembang-berkembang.
__ADS_1