Penantian Sang Casanova

Penantian Sang Casanova
eps. 142


__ADS_3

Benar dugaan Ica,Yordan yang awalnya hanya ingin menambah nutrisi,lama kelamaan tangannya ikut mengendap-endap di depan pintu terowongan,di bawah sana Ica pun bisa merasakan Jeki yang sudah menggeber-geber dan siap ugal-ugalan di dalam terowongan Icablanca. Ica bisa apa kalau sudah begini,ia hanya bisa pasrah dan menikmati sengatan jari jemari profesional milik Yordan yang sedang mempersiapkan arena balap untuk Jeki si pembalap gadungan di depan pintu terowongan.


"Akh..." desahan pertama pun lolos dari bibir Ica.


Hati Yordan bersorak gembira saat mendengar suara seksi yang menggetarkan tubuh Yordan lolos dari mulut Ica,karena itu menandakan kalau Ica sudah terbuai dengan keahliannya.


Baru saja Yordan ingin mengubah posisi,tiba-tiba saja nada dering panggilan masuk di hp nya berbunyi dengan sangat keras mengagetkan dirinya dan Ica,bahkan si Jeki pun ikut lompat mendengar nada dering hp Yordan yang sangat keras.


Sontak Ica mendorong tubuh Yordan yang hampir saja menindihnya.


"Angkat dulu kak,siapa tau penting." Suruh Ica.


Yordan menghela nafasnya.


"Siapa sih!!! Ganggu aja!!! Awas aja kalau gak penting!!" Gerutu Yordan sambil mengambil hp dari atas nakas.


"Bule bar-bar." Lirih Yordan pelan. Dan untungnya Ica tak mendengar.


Cepat-cepat Yordan menggeser tombol merah. Menurutnya panggilan masuk dari mommy nya tidak penting makanya ia langsung mengakhiri panggilannya.


"Siapa kak?" Tanya Ica.


"Gak tau,gak ada nomornya di hp aku. Mau aku angkat udah di matiin." Jawab Yordan berbohong. Karena kalau ia jujur,bisa gagal Jeki nambah putaran. Yordan pun kembali mendekati Ica,namun lagi dan lagi,baru saja ia ingin menindih istrinya,hp nya kembali berbunyi,namun kali ini bunyi pesan masuk.


"Liat dulu kak. Siapa tau penting." Suruh Ica.


Cepat-cepat Yordan mengambil hp nya dan membuka pesan yang baru saja masuk.


Bule bar-bar : udah pinter yah ngereject panggilan mommy!!! Kalian dimana? Kok mommy sama daddy nyampe rumah kalian gak ada dirumah? Kamu lupa,kalau mommy sama daddy pulang hari ini!!! Cepat bawa menantu mommy kesini,SEKARANG!!


Begitulah pesan masuk dari si bule bar-bar untuk si bule kampret.


"Astaga!!! Gue lupa lagi!!!" Umpat Yordan dalam hati,padahal tadi pagi pak Ari sudah memberitahu kalau malam ini mereka harus ke rumah utama karena mommy dan daddy tiba malam ini.


Yordan pun memerintahkan otak liciknya untuk bekerja keras mencari alasan agar mereka tidak perlu datang kerumah utama malam ini. Karena tidak mungkin bagi Yordan untuk mem php sang sahabat yang sudah jungkir balik minta tambahan putaran.


Yordan pun tersenyum licik saat sudah menemukan ide.


"Ca..kamu merem dulu deh." Pinta Yordan.


"Untuk apa?"

__ADS_1


"Udah merem aja dulu,pura-pura tidur. Cepetan.!"


Ica pun menuruti kemauan sang suami yang memintanya untuk pura-pura tidur. Kemudian Yordan memvideokan wajah Ica yang pura-pura tidur. Setelah itu,barulah ia kirim ke mommy nya.


Yordan dan sang mommy pun berbalas pesan,sebenarnya mommy Sarah ingin melakukan panggilan video untuk memastikan rekaman yang Yordan kirim,namun Yordan melarang karena Ica sedang tidur dan sudah sangat kelelahan.


Mommy Sarah yang mengerti akan arti kelelahan yang Yordan maksud,malah menceramahi Yordan dan berujung dengan mempromosikan obat encok andalannya. Setelah puas berceramah dan promosi obat encok,mommy Sarah dan Yordan tak lagi melanjutkan berbalas pesan. Karena tak ada lagi balasan dari sang mommy,Yordan kembali meletakkan hp nya di atas nakas. Ia pun kembali mendekati Ica dan memeluknya.


"Ca..." bisik Yordan di telinga sang istri.


Bukan jawaban yang Yordan dapatkan,ini malah suara dengkuran halus yang Yordan dengar. Menandakan Ica sudah pergi ke alam mimpi tanpa dirinya.


"Astaga Ca..gue nyuruh loe pura-pura tidur,kenapa loe malah tidur beneran Ca..!!" Pekik Yordan.


Ia langsung menghempaskan tubuhnya di sebelah Ica. Dan berulangkali mengusap wajahnya kasar.


"Aaarrrrgh!!!!" Pekik Yordan sambil menendang selimut. Ia pun berjalan ke arah kamar mandi dalam keadaan polos. Untuk apalagi kalau bukan untuk bermain spa-spa an dengan sang sahabat.


"Apa loe?! Jangan nyalahin gue!! Salahin tuh si bule bar-bar yang kebanyakan cincong. Si Ica juga,gue suruh tidur boongan,dia malah tidur beneran.!" Gerutu Yordan sambil menspa sang sahabat sampai sang sahabat tidur nyenyak.


⭐⭐⭐⭐⭐


Kini mereka sedang berada di gedung yang akan di jadikan butik untuk Ica. Butik yang sedang dalam tahap renovasi. Yordan membeli empat ruko sekaligus untuk di jadikan butik Ica. Karena begitu semangat,Ica sampai turun langsung mengawasi tahap demi tahap renovasi dan dekorasi.


"Iya kak,kakak mau makan siang apa nanti?" Tanya Ica.


"Apa aja yang penting abis ngisi perut aku,kita isi batrenya si Jeki." Bisik Yordan di telinga Ica menggoda.


"Ish..!" Ica mendorong tubuh Yordan pelan karena kata-kata mesum sang suami.


"Ya udah,aku ngantor dulu yah. Cup." Yordan mengecup kening istrinya sebelum meninggalkan istrinya di tempat itu dengan para tukang. Yordan tidak khawatir,karena Ica selalu di kawal oleh Sam dan Ray.


Ica pun mengangguk dan mengantar suaminya sampai masuk ke dalam mobil. Setelah mobil sang suami sudah tak terlihat lagi,Ica kembali masuk ke dalam ruko dan yang pastinya di ikuti oleh pengintil setia Sam dan Ray.


Kini mobil Yordan sudah tiba di gedung SFF Group.


Dengan gaya cool,Yordan berjalan memasuki gedung SFF Group.


"Pak Yordan makin lama makin hot banget yah. Kepengen deh jadi istrinya pak Yordan." Kata salah satu karyawati yang menganggumi aura ke hot an sang mantan casanova.


"Hush..jangan sembarangan ngomong kamu,pak Yordan udah punya istri!! Istrinya cantik dan seksi lagi. Kalau di bandingin sama kamu mah,kamu cuma remahan kue bolu doang." Ejek karyawati yang lainnya.

__ADS_1


"Biar aja,manatau kan pak Yordan khilaf mau nyari istri ke dua."


"Eh..sekalipun pak Yordan khilaf,gak mungkin juga dia level sama kamu."


"Tau. Lagian gak mungkin lah pak Yordan khilaf,mau di masukin ke penggilingan daging tuh pak Yordan sama madam,berani-beraninya mau nyari istri ke dua."


Begitulah obrolan receh para karyawati setiap pagi saat melihat Yordan yang baru datang. Tapi kalau sudah sore hari beda lagi obrolan receh para karyawati,bahkan bukan hanya para karyawati bahkan para karyawan pun ikut bergosip. Bagaimana tidak,setiap Ica datang di siang hari untuk makan siang bersama dengan sang suami,pakaian Ica pasti selalu berbeda kalau mereka pulang di sore hari. Siang hari Ica datang memakai baju warna putih,saat pulang berganti menjadi warna merah muda,belum lagi,syal yang selalu melilit di leher Ica. Apalagi pernah suatu hari sekretaris Yordan tak sengaja mendengar suara ghoib dari ruang kerja Yordan,karena Yordan dan Ica mempertemukan Jeki dan soulmatenya di sofa yang ada di ruang kerja,bukan di kamar rahasia yang ada di dalam ruangan itu. Otomatis suara ghoib yang keluar dari mulut keduanya pun terdengar sampai ke luar ruangan Yordan.


Ceklek. Yordan membuka ruang kerjanya.


"Oh...damn!!!" Umpat Yordan sambil memegang dadanya refleks saat melihat sang mommy sudah duduk manis di sofa ruang kerjanya.


Mendengar anaknya mengumpat saat melihat melihat dirinya,mommy Sarah pun melempar bantal sofa ke arah anaknya.


"Dasar anak kurang ajar!! Kamu ngumpat mommy!!" Bentak mommy Sarah.


"Refleks mom,namanya juga Yordan kaget." Yordan memungut bantal sofa yang di lempar sang mommy dan berjalan ke arah sang mommy.


"Mommy ngapain sih pagi-pagi kesini?!" Tanya Yordan sambil mendudukkan bokongnya di atas sofa.


"Cih..kamu lupa perusahaan ini masih punya mommy!! Baru ditinggal sebulan lebih,gayanya udah sok kayak pemilik perusahaan." Ketus mommy Sarah.


Mendengar kata-kata mommy nya,ingin sekali Yordan mencubit ginjal sang mommy gemas.


"Menantu mommy mana?" Tanya mommy Sarah saat tak melihat Ica datang bersama Yordan,padahal tadi malam mommy Sarah sudah mengingatkan untuk membawa Ica ke perusahaan.


"Cih..dateng-dateng yang di cariin bukan anaknya,ini malah mantunya." cebik Yordan.


"Ngapain mommy nyariin kamu,kan kamu udah ada disini." balas mommy Sarah tak kalah ketus.


"Dia lagi ngawas di proyek mom." Jawab Yordan santai.


"Proyek? Proyek apaan? Kamu gak nyuruh istri kamu jadi kepala tukang kan?" Selidik mommy Sarah.


"Ya gak lah,gila apa Yordan nyuruh Ica jadi kepala tukang. Dia cuma ngawasin kerja tukang yang renovasi sama dekorasi untuk butiknya. Semangat banget dia sama calon butiknya,makanya dia gak mau turun tangan langsung ngawas."


"Oo. Tapi kamu udah bilang kan kalau kami udah pulang sama istri kamu?"


"Hemh..." jawab Yordan sekenanya,padahal sampai detik ini ia belum memberitahu Ica tentang kepulangan orangtua mereka.


"Sebulan lebih mommy tinggal,apa udah ada hasil dari kerja keras mu itu?"

__ADS_1


__ADS_2