
Sejak kejadian malam kramat itu,Yordan hanya berbaring di kamar di unit apartemennya. Ia tidak berangkat kerja,tak ada gairah untuk bekerja karena dokter yang memeriksa keadaan si Jeki mengatakan kalau si Jeki memiliki sedikit cidera yang menyebabkan si Jeki mati suri untuk waktu yang belum ditentukan.
"Kalau loe mati suri gini,gue bisa didiskualifikasi dari per casanovaan Jek. Gue juga gak akan bisa punya keturunan Jek,gak akan ada cewek yang mau sama cowok impoten kayak gue. Jek..bangun lah Jek,loe gak kasihan sama masa depan gue,bisa TAMAT gue dibikin si bule bar-bar kalau loe gak bisa berproduksi!!!" Yordan meratapi nasib nya di masa depan karena Jeki sudah tidak bisa bertarung.
Berulang kali daddy Edwin melakukan panggilan ke nomor Yordan,namun Yordan enggan menerima panggilan sang daddy.
Karena Yordan tak kunjung merespon paggilan sang daddy,akhirnya daddy Edwin menghubungi sang istri yang saat ini sedang berada di apartemen Ica.
"Halo honey..kenapa?? Kangen??" Sapa mommy Sarah saat menerima panggilan telpon dari sang suami.
"Yordan ada di kantor kamu?" Daddy Edwin tidak menjawab pertanyaan genit sang istri.
"Hemh...kasih tau gak yah..." goda mommy Sarah. Huft..untung daddy Edwin laki-laki dengan tingkat kesabaran dan kebucinan tingkat akut,jadi mendengar sang istri yang malah bermain-main dengannya,ia tak akan marah.
"Kasih tau dong mom. Karena anak kamu itu belum muncul juga di kantor sampe jam segini." Jawab daddy Edwin penuh kesabaran.
"Heleh..paling anak kamu itu lagi menjelajah."
"Menjelajah? Menjelajah apa? Kemana? Kok dia gak kasih tau apa-apa sama daddy..!!"
"Bukan menjelajah versi penjelajah sungguhan dad..Tapi menjelajah versi si anak gendeng itu. Mommy kemaren nyuruh si bule sableng itu cepet-cepet nikah. Kalau ada perempuan yang baik dan mau nerima dia apa adanya seperti Ica dan lulus ujian ketahanan nasional dari mommy, mommy akan langsung nikahin si anak gendeng itu."
"Mommy serius?? Terus Yordan mau? Terus Ica gimana,kalau Ica sampe tau mommy nyuruh Yordan nikah sama orang lain,pasti Ica makin sedih." Daddy Edwin malah memikirkan perasaan Ica di banding keselamatan anaknya."
"Tenang aja,Ica sekarang udah di bawah asuhan mommy langsung,jadi dia gak mungkin sedih kalau sampe Yordan nikah sama orang lain.!!" Jawab mommy Sarah santai. Padahal hati nya menyeringai licik.
"Dan mommy gak akan membiarkan si bule kampret itu menikah sama orang lain,karena mommy gak akan meloloskan wanita-wanita yang nanti di bawa si bule kampret sebelum si bule kampret melihat reinkarnasi Ica.." kata mommy Sarah dalam hati.
"Terserah mommy aja deh,daddy ikut aja. Tapi sekarang daddy minta tolong sama mommy,tolong periksa Yordan di apartemennya karena dari tadi daddy telponin dia gak angkat-angkat telpon dari daddy. Daddy lacak ternyata ada di apartemennya. Daddy takut dia lagi sakit atau kenapa-kenapa." Mohon daddy Edwin pada istrinya.
Mommy Sarah menghela nafasnya,sebenarnya mommy Sarah sudah tau kalau anaknya itu sedang berada di unit apartemennya dari kamera tersembunyi yang ada di setiap sudut ruangan di unit apartemen Yordan yang tersambung ke hp mommy Sarah,tapi karena daddy Edwin meminta tolong padanya untuk mengecek anak semata wayang mereka,mau tidak mau mommy Sarah mengiyakan kata-kata sang suami.
"Ya udah mommy cek dulu,kebetulan mommy ada di apartemennya Ica."
__ADS_1
"Kabarin daddy kalau ada apa-apa yah mom. Love you bule seksi kuh.." kata-kata terakhir daddy Edwin membuat wajah si mommy bar-bar merona.
Setelah mengatakan itu daddy Edwin mengakhiri panggilannya. Mommy Sarah pun beranjak dari sofa untuk mengecek keadaan anak sableng nya.
"Mommy mau kemana?" Tanya Ica yang melihat mommy Sarah mengambil tas nya setelah menerima telpon di ruang makan.
"Tiba-tiba mommy ada panggilan meeting." Jawab mommy Sarah berbohong.
Mommy Sarah tahu apa yang terjadi dengan Yordan dan Ica tadi malam di apartemen Ica,karena memang sebelumnya mommy Sarah juga memasang kamera tersembunyi di setiap sudut apartemen Ica. Mommy Sarah ikut memasang kamera tersembunyi di apartemen Ica sebenarnya hanya untuk berjaga-jaga takut-takut apa yang ada di pikiran mommy Sarah kejadian. Dan ternyata memang kejadian,karena semalam sepertinya Yordan tergoda untuk membuka segel Ica. Untungnya separuh jiwa kebar-baran mommy Sarah sudah menular ke tubuh Ica,jadi hal begitu diinginkan si Jeki pun tak sampai terjadi,malah sekarang si Jeki harus menerima ganjaran atas kenakalannya.
"Oh... Hati-hati yah mom." Ica mengantarkan mommy Sarah sampai depan pintu unit apartemennya.
Mommy Sarah berjalan ke arah lift,dan masuk ke dalam lift setelah lift itu terbuka. Ia memencet tombol satu lantai di atas lantai unit apartemen Ica.
Ting. Pintu lift terbuka.
Mommy Sarah melangkahkan kakinya menuju pintu unit apartemen Yordan.
Bip bip bip. Ceklek. Setelah memencet kode pintu unit apartemennya,pintu pun terbuka.
Mommy Sarah menghela nafasnya,mommy Sarah tau Yordan ada di dalam kamarnya,tapi sepertinya Yordan enggan menemuinya.
"Mommy hitung sampe tiga kalau kamu gak keluar,mommy bekukan semua aset kamu.!!!" Teriak mommy Sarah lagi.
Yordan yang mendengar ada orang memencet kode pintu,Yordan yakin kalau bukan Ica berarti mommy atau daddy nya atau kedua sahabatnya. Tapi Yordan memilih untuk tetap bersembunyi di dalam kamarnya. Kalau itu yang datang daddynya atau Ica,atau mungkin kedua sahabatnya,mereka tidak akan memaksa Yordan keluar dari kamar,tapi karena yang datang adalah si Chi-chi alias si bule bar-bar,istri kesayangan sun go ku alias daddy Edwin,mau tidak mau Yordan keluar.
Ceklek. Yordan membuka pintu kamarnya dan melangkahkan kakinya menghampiri sang mommy di ruang tamu.
"Ada apa mommy kesini?!" Tanya Yordan malas kepada sang mommy sambil mendudukkan bokongnya.
"Kenapa gak kerja?! Udah bosen jadi anak mommy daddy?? Atau udah gak butuh sama warisan dari mommy daddy?!" Bentak mommy Sarah.
"Bisa gak sih mom,kalau ngomong gak usah pake urat-urat? Mommy kalau mau make urat-urat nanti malam aja sama daddy.." bukan menjawab pertanyaan sang mommy,Yordan malah menggurui sang mommy.
__ADS_1
"Gak bisa!!! Ngomong sama kamu emang harus pake urat.!!! Cepet mandi dan ganti baju,kita ke kantor daddy sekarang.!!" Paksa mommy Sarah.
"Yordan minta cuti seminggu lah mom,Yordan lagi gak ada gairah kerja.!!" Yordan memohon belas kasihan dari sang mommy.
"Cih...gak ada gairah kerja,tapi giliran ngeliat cewek yang pake baju kurang bahan,mata kamu langsung kayak telor ceplok bulatnya.!!!"
"Oh God...pliis,,bikin si bule bar-bar ini hamil lagi God,gue udah gak sanggup jadi anak semata wayangnya God.." Yordan berdoa di dalam hatinya.
"Gak usah ngumpat mommy di dalam hati,,kalau berani ngomong langsung di depan mommy.!!" Mommy Sarah langsung membuat anaknya mati kutu.
"Terus aja berburuk sangka sama Yordan.!!"
"Buruan bergerak.!!! Mommy hitung sampe tiga kalau gak bergerak,akuarium itu mommy lempar ke muka kamu.!!" Mommy Sarah menunjuk akuarium arwana yang berukuran setengah meter di ruang tamu apartemen Yordan.
"Mom,tapi Yordan bener gak ada gairah kerja hari ini. Yordan sakit mom...pliiiis.!!" Rengek Yordan seperti anak kecil yang minta di belikan kinderjoy.
Bukannya mengasihani sang anak,mommy Sarah malah mulai menghitung.
"Satu..."
"Mom..pliss.."
"Satu setengah.."
"Aaaa mommy..."
"Dua..."
"Mom,ayolah kasihan sama Yordan sekaliiii ini aja.."
"Dua setengah." Mommy Sarah mulai berjalan ke akuarium.
Yordan tau mommy nya tidak pernah main-main dalam setiap ucapannya.
__ADS_1
"Oke..oke..Yordan siap-siap dulu.!!" Pasrah Yordan,ia pun berjalan menuju kamarnya untuk bersiap-siap.
Sedangkan mommy Sarah kembali duduk di sofa.