Penantian Sang Casanova

Penantian Sang Casanova
eps. 192


__ADS_3

Setelah meninggalkan baby Millie pada daddy Edwin,Yordan kembali naik ke lantai atas menuju markas dua.


Ceklek. Yordan membuka pintu markas dua dan berjalan mendekati Ica yang sedang membereskan tempat tidur yang berantakan karena habis ia pakai bermain bersama baby Millie.


"Oleh-olehnya mana kak?" Tanya Ica saat melihat Yordan masuk kembali ke kamar dengan tangan kosong.


"Oleh-oleh?" Yordan malah bertanya balik sambil berjalan mendekati sang istri.


"Kan kakak bilang mau ambil oleh-oleh tadi. Terus Millie mana?"


"Millie ada sama aki dan nini nya." Jawab Yordan sambil memeluk tubuh sang istri dari belakang.


"Kamu titip Millie sama daddy?"


"Gak,Millie sendiri kok yang mau sama daddy." Sangkal Yordan.


"Ooh." Dengan polosnya Ica ber O ria mempercayai kata-kata suaminya.


"Ya udah mana oleh-olehnya." Tanya Ica sambil memutar tubuhnya agar bisa berhadapan dengan sang suami.


"Mau aku kasih sekarang? Gak mau nanti aja?"


"Sekarang sama nanti kan gak ada bedanya kak."


Senyum licik pun terbit dari bibir Yordan.


"Ya udah,tutup mata dulu." Perintah Yordan pada Ica.


Ica yang tidak curiga sama sekali dengan oleh-oleh yang ingin Yordan berikan akhirnya menutup matanya.


Setelah Ica menutup matanya,cepat-cepat Yordan membuka seluruh pakaian yang menempel di tubuhnya.


"Aakh..." teriak Ica saat Yordan tiba-tiba mengangkat tubuhnya. Ica pun langsung membuka matanya. Mata Ica langsung membulat saat melihat penampakan tubuh Yordan yang sudah polos.


"Kakak mau ngapain?" Tanya Ica sambil memukul dada sang suami pelan.


"Mau ngasih oleh-oleh buat kamu lah."


"Emangnya kakak mau kasih oleh-oleh apa sama aku,sampe-sampe baju kakak buka semua?"


"Ini." Jawab Yordan tanpa dosa sambil memperlihatkan sang sahabat yang sudah tersenyum sumringah pada Ica.


"Ish..sana akh. Ini masih pagi.!"


"Loh tadi kamu yang bilang gak ada bedanya mau sekarang atau nanti." Kata Yordan membalikkan kata-kata Ica.

__ADS_1


"Aku pikir tadi oleh-oleh yang kakak bawa berbentuk barang. Eh..gak taunya beginian."


"Udah gak usah banyak protes,udah sesak banget ini Ca,kamu gak kasihan sama suami kamu ini apa?! Aku nahan-nahan ini cuma buat kamu loh Ca.!"


Ica pun terdiam sambil memandang wajah Yordan yang memelas.


"Ya udah ayo,tapi si Jeki pake APD yah." Jawab Ica.


"Ini udah sesak banget Ca,kamu kan tau aku gak nyetok APD semenjak kita nikah."


"Tapi aku belum kb kak. Bulan lalu aku gak suntik kb."


"Kok belum suntik sih?!"


"Kan aku pikir kakak pulang dua minggu lagi,jadi kalau kakak pulang baru aku suntik."


Yordan menghela nafasnya dan memikirkan bagaimana caranya agar acara balapan pagi ini bisa tetap berlangsung tanpa mengurangi semangat yang sudah menggebu-gebu.


Yordan pun mengambil hp nya dan melakukan panggilan ke nomor mbak Dini.


"Kakak mau ngapain?"


"Nelpon si Dini,suruh dia beli APD."


"Kakak stres yah!! Masa suruh mbak Dini!!"


"Ya malu lah kak!!"


"Kenapa harus malu?! Kamu gak sadar kamu tinggal dimana? Di istana yang berisi manusia gak tau malu dan gak ada akhlak. Jadi santai aja lah sayang." Jawab Yordan.


Tuut tuut tuut.


"Halo den."


"Din,sekarang loe pergi ke supermarket,beliin gue APD."


"Hah..APD? APD apaan den?"


"Nanti gue kirim gambarnya,loe kasih aja gambarnya sama pramuniaga nya!"


"Oh..iya den. Terus uangnya den?"


"Uang loe dulu,nanti gue ganti."


"Oh oke den,tapi gantinya lima kali lipat yah den?!"

__ADS_1


"Jangankan lima kali lipat,dua puluh kali lipat gue ganti duit loe,asal paling lama lima belas menit loe bawa tuh APD ke markas gue!"


Mendengar itu,tanpa ba bi bu be bo lagi mbak Dini langsung mengakhiri panggilan Yordan.


"Cih dasar!! Denger duit digandain berkali-kali lipat langsung cepet banget geraknya!" Gerutu Yordan sambil mengirimkan gambar APD ke nomor mbak Dini.


"Mbak Dini bilang apa?"


"Beres,dia udah jalan. Mending sekarang kita pemanasan dulu sambil nunggu si Dini dateng." Kata Yordan sambil mengerlingkan matanya.


Ica pun menganggukkan kepalanya malu-malu.


Melihat sang istri mengangguk,Yordan pun langsung meraup bibir sang istri dan mengunyahnya dengan sangat rakus.


Hampir lima belas menit sudah Yordan dan Ica melakukan pemanasan dengan berbagai gaya. Sangking sudah panasnya mesin balap si Jeki,sampe-sampe Yordan lupa dengan APD yang Yordan pesan dan hendak menggiring sahabatnya itu masuk ke dalam terowongan Icablanca.


"Kak stop!!!" Ica menghentikan tangan Yordan.


"Kenapa?"


"Kakak belum pake APD.!"


"Astaga!!!" Kata Yordan sambil menepuk jidatnya,terpaksa ia harus menunda Jeki untuk masuk ke dalam terowongan Icablanca,padahal Jeki sudah menggeber-geber di depan pintu terowongan.


Sedangkan yang di tunggu sedang kena razia dari mommy Sarah.


Mbak Dini yang sudah tiba di rumah utama setelah membeli APD pesanan Yordan di supermarket terdekat,langsung di hadang mommy Sarah karena melihat mbak Dini yang berjalan tergesa-gesa mulai dari mbak Dini keluar sampai sekarang mbak Dini kembali ke rumah utama.


"Kamu bawa apa itu Din?" Tanya mommy Sarah saat melihat kantong plastik putih di tangan mbak Dini.


"Ini pesanannya den Yordan madam."


"Pesanan Yordan? Pesanan apa?"


"APD madam."


"APD?!" Mommy Sarah mengkerutkan keningnya memikirkan APD. Yang di pikiran mommy Sarah,APD itu adalah alat pelindung diri yang biasa di gunakan tenaga kesehatan untuk terhindar dari virus berbahaya.


"Buat apa si bule kampret itu mesen APD,terus kenapa kantong plastiknya kecil?!" Mommy Sarah bertanya-tanya dalam hati.


"Coba sini saya lihat." Kata mommy Sarah sangking penasarannya.


Mbak Dini yang tidak tau apa kegunaan APD yang Yordan pesan,dengan polosnya memberikan kantong plastik itu ke tangan mommy Sarah.


Mata mommy Sarah membulat saat melihat isi kantong plastik yang mbak Dini berikan.

__ADS_1


"Dasar bule kampret!!! Bisa-bisanya dia bergoyang di atas penderitaan mommy nya sendiri!!! Awas kamu yah bule kampret!!!" Gerutu mommy Sarah dalam hati.


Mommy Sarah pun memikirkan cara untuk menggagalkan pertemuan Jeki dan Juliet. Tak lama mommy Sarah tersenyum licik saat ide cemerlang nyangkut di otak liciknya.


__ADS_2