Penantian Sang Casanova

Penantian Sang Casanova
eps. 177


__ADS_3

Ica pun mulai menyodorkan boba yang menempel di puncak buah siicakama ke mulut dedek Jeju yang masih menangis. Tapi sayangnya,dedek Jeju menolak boba yang Ica sodorkan.


"Kok dedeknya gak mau enen yah kak?" Tanya Ica mulai panik.


"Masih badmood kali dia Ca,gara-gara tidurnya ke ganggu sama suara berisik kami tadi. Coba sini aku gendong dulu. Mana tau aja moodnya bisa balik lagi." Kata Yordan.


Ica pun menganggukkan kepalanya.


Perlahan Yordan mengambil dedek Jeju dari atas bantal yang ada di pangkuan Ica. Untung saja sebelum dedek Jeju lahir,Yordan sudah mempelajari tekhnik menggendong.


"Cup..cup..cup. Anak papa lagi bete yah? Marah gara-gara boboknya ke ganggu? Maaf yah cantik. Cup..cup..cup." Yordan sedang berusaha menenangkan dedek Jeju yang sedang mengamuk.


Bukannya tenang,dedek Jeju malah makin menangis,bahkan suara tangis dedek Jeju terdengar sampai keluar. Membuat para oma-opa dan grandma-granpa yang baru beberapa menit keluar,kembali masuk ke dalam kamar rawat Ica karena panik mendengar tangis dedek Jeju yang semakin kencang.


"Kamu apain cucu mommy Dan?" Tanya mommy Sarah dengan nada meninggi,mommy Sarah pikir dedek Jeju menangis histeris karena ulah Yordan.


"Gak di apa-apain mom,ini aja Yordan lagi diemin." Jawab Yordan tak terima dengan pertanyaan sang mommy.


"ASI kamu gak keluar Ca.?" Tanya mama Nivi.


"Gak tau mah,orang si dedek juga gak mau enen."


"Coba sini biar oma gendong." Kata mama Nivi.


Mama Nivi pun berusaha menenangkan dedek Jeju,tapi tak berhasil. Dan sekarang mommy Sarah yang mencoba menenangkan dedek Jeju,namun tak berhasil juga. Papa Fano pun mengambil alih dedek Jeju dari tangan mommy Sarah untuk mencoba menenangkan dedek Jeju,tapi tetap saja tak berhasil,dedek Jeju masih ngamuk-ngamuk. Daddy Edwin juga tidak mau ketinggalan mencoba menenangkan cucu pertamanya itu.

__ADS_1


"Sini,biar saya coba." Kata daddy Edwin pada papa Fano. Papa Fano pun menyerahkan dedek Jeju pada daddy Edwin.


Dan tanpa disangka-sangka,dedek Jeju langsung terdiam begitu sudah berada dalam gendongan grandpanya.


"Oooo..si cantik mau manja-manja sama grandpa nya toh." Kata mama Nivi.


Semua yang ada di dalam kamar rawat Ica pun bernafas lega setelah dedek Jeju kembali tenang.


Tak perlu di tepuk-tepuk atau di elus-elus atau di gendong kesana kesini,dedek Jeju sudah kembali tertidur dalam gendongan daddy Edwin.


Daddy Edwin tak berhenti tersenyum,saat memandang cucu perempuannya yang memiliki wajah mirip dengannya. Melihat sang suami terus tersenyum,mommy Sarah bernafas lega. Karena itu menandakan daddy Edwin tidak mungkin cemburu pada dedek Jeju jika perhatian mommy Sarah terpecah pada dedek Jeju,tidak seperti saat Yordan masih balita,daddy Edwin sampai menyediakan banyak pengasuh untuk Yordan,agar perhatian mommy Sarah tidak terpecah untuk anak semata wayang mereka. Bahkan daddy Edwin sampai nekat diam-diam vasektomi agar mereka tak memiliki anak lagi.


Padahal tanpa mommy Sarah sadari ini lah awal dari keretakan keharmonisan mommy Sarah dengan daddy Edwin.


Satu bulan kemudian.


Hari ini adalah acara syukuran atas kelahiran dedek Jeju dan sekaligus pengesahan nama asli dedek Jeju.


Youselyne Millionaire Adiguna. Itulah nama yang sudah jauh-jauh hari sudah Yordan siapkan untuk dedek Jeju. Bukan tanpa sebab ia menyematkan nama Millionaire pada nama dedek Jeju,karena mulai proses produksi hingga saat ingin launching,Yordan harus mengeluarkan uang lebih dua miliar untuk dedek Jeju.


Sempat Yordan ingin merubah nama itu karena wajah dedek Jeju yang tidak ada bule-bulenya. Namun Ica tidak mau,ia sudah terlanjur jatuh cinta dengan nama yang Yordan siapkan.


Acara syukuran kelahiran baby Millie berkonsep sederhana tapi sederhana ala mommy Sarah. Walaupun hanya mengundang anak-anak panti asuhan,anak-anak jalanan,anak-anak penyandang disabilitas serta anak-anak penderita kanker tapi acara syukuran berlangsung di gedung hotel milik Tiga Sekawan Gesrek. Mommy Sarah juga mengundang beberapa artis cilik untuk menghibur para tamu undangan yang pastinya dengan budget yang tidak sedikit.


Sengaja mommy Sarah mengundang anak-anak yang kurang beruntung itu,agar disaat baby Millie besar,ia bisa selalu bersyukur atas apa yang telah ia miliki secara instan dan bisa menjadi wanita rendah hati dan selalu memikirkan orang-orang yang kurang beruntung.

__ADS_1


Waktu telah menunjukkan pukul delapan malam,acara syukuran baby Millie pun usai. Setelah para tamu undangan berpulangan,barulah keluarga besar Adiguna dan keluarga besar Pradityo meninggalkan gedung hotel.


Setelah satu jam lebih perjalanan,akhirnya mobil Yordan yang dikendarai oleh supir sampai juga di rumah utama Adiguna. Waktu yang sangat lama untuk mereka sampai di rumah,maklum saja karena hari ini adalah malam minggu,jadi jalanan di penuhi oleh kendaraan kaum jomblo yang sedang gabut,yang hanya berputar-putar mengukur jalanan dan menghabiskan bahan bakar untuk menambah polusi udara. Karena kalau mereka punya pasangan pasti malam minggu tidak mungkin berkeliaran di jalanan,pastinya mereka sudah berada di kafe,restoran atau ngapel di rumah pasangan mereka. (😂😂😂 canda kaum jomblo 😂😂😂).


"Millie bobok Ca?" Tanya Yordan saat mobilnya baru masuk di halaman rumah utama.


Ica hanya menganggukkan kepalanya karena ia juga sudah sangat lelah.


"Biar aku aja yang gendong." Kata Yordan yang peka melihat raut wajah lelah sang istri dari pantulan kaca spion.


Ia pun keluar dari dalam mobil dan membukakan pintu mobil tempat Ica duduk di bagian belakang.


Yordan pun langsung menggendong baby Millie,sedangkan barang-barang baby Millie di bawakan oleh baby sitter yang satu mobil juga dengan mereka. Ada dua baby sitter yang Yordan pekerjakan khusus untuk menjaga baby Millie. Mereka pun masuk kedalam rumah dengan baby Millie dalam gendongan Yordan.


Setelah sus Vina dan sus Meri meletakkan barang-barang baby Millie di dalam kamar baby Millie,Yordan pun menyuruh dua baby sitter itu untuk langsung membersihkan tubuh mereka dahulu sebelum tidur bersama baby Millie. Baby Millie tidak tidur sekamar dengan Ica dan Yordan,meski begitu ada dua baby sitter yang menemani baby Millie tidur di kamarnya dan Yordan juga memasang cctv untuk memantau baby Millie.


"Sini kak Millie nya biar aku tidurin di box nya." Kata Ica setelah dua baby sitter itu keluar dari kamar putri mereka.


"Biar aku aja. Kamu mandi aja." Tolak Yordan. Yordan pikir meletakkan anak dari gendongan ke tempat tidur adalah hal mudah dan tidak perlu trik.


"Tapi kalau nanti dia bangun gimana?"


"Gak akan. Udah sana." Yordan tidak menghiraukan peringatan Ica.


Merasa yakin dengan sang suami,Ica pun keluar dari dalam kamar baby Millie.

__ADS_1


__ADS_2