
"Mental gue ini mental baja bos,bukan mental kerupuk kulit,kena air langsung mlempem." Jawab Yordan dengan sombongnya,padahal jantungnya sudah dag dig dug,tangannya pun sudah keringat dingin sangking tegangnya,tapi untungnya si Jeki tidak ikut tegang,dia lagi bobok ganteng bersiap-siap begadang sampai Yordan memanggilnya.
"Ya udah ayo." Ajak Igo. Rasanya Igo sudah tidak sabar tertawa sambil guling-guling menonton pertunjukan Yordan.
"Ayo. Oke boys,it's show time." Teriak Yordan menghempaskan ketegangan dalam dirinya.
Igo,Yordan dan dua orang lelaki bertubuh tegap tinggi,siapa lagi kalau bukan Ray dan Sam keluar dari ruangan itu menuju tempat resepsi.
Yordan,Ray dan Sam pun naik ke atas panggung tempat singer wedding berada. Sedangkan Igo si teman laknat malah belok ke tempat tamu undangan.
"Brengsek si Igo dia khianatin gue!! Awas loe!!" Geram Yordan dalam hati karena Igo tak ikut naik ke atas panggung.
Sedangkan Ica dari atas pelaminan heran apa yang akan di lakukan suami bule gesreknya itu di atas panggung.
Musik pun di nyalakan. Lagu dari Twice-What is Love pun bergema di ruangan itu. Dan pertunjukkan pun dimulai. Pertunjukan apalagi kalau bukan Yordan,Ray dan Sam menari ala Twice di depan ribuan tamu undangan.
Ica menganga melihat penampakan Yordan yang sangat lincah dan lenturnya meniru gerakan girlband asal korea itu. Wajahnya sudah sangat merah karena malu melihat kelakuan Yordan.
Sedangkan Igo dan Irlan tak henti-hentinya tertawa melihat aksi sahabatnya itu.
"Parah loe Go ngerjainnya.!" Kata Irlan pada Igo di sela-sela tawa mereka.
"Dia nya aja yang bego,begitu gue kasih ide ngedance What is Love langsung mau." Ternyata ini semua adalah ide Igo,karena Yordan bingung cara membuat kejutan manis untuk Ica di hari pernikahan mereka.
Mereka berdua pun lanjut menertawakan pertunjukkan Igo. Sedangkan teman-teman Ica dan Yordan yang hadir di acara itu sibuk merekam aksi Yordan di atas panggung. Entah apa headline yang cocok jika aksi Yordan ini sampai menjadi viral.
⭐⭐⭐⭐⭐
Acara resepsi pun usai,Yordan yang sudah tidak sabar mencoba empuknya ranjang pengantin mereka pun langsung menggendong Ica ala bridal style. Mungkin urat malu Yordan sudah putus,karena aksi Yordan itu di saksikan oleh banyak mata,karena belum banyak tamu undangan yang belum pulang.
"Bener-bener si bule kampret itu anak kamu Ed." Bisik mommy Sarah pada sang suami.
"Itu baru namanya lelaki sejati Sar." Balas daddy Edwin.
"Cih.." cebik mommy Sarah.
"Kamu jangan ganggu mereka,biar mereka saling berbagi dulu." Daddy Edwin memberi peringatan pada istrinya,karena daddy Edwin sudah hapal mati isi otak istrinya.
Meninggalkan mommy dan daddy. Kini Yordan sudah sampai di unit kamarnya,tempat saksi bisu dimana dirinya dan Ica bersatu.
Yordan langsung membaringkan Ica di atas ranjang ketika mereka sudah sampai di ruang tidur.
"Berat kak!!! Minggir akh.!!" Ica mendorong tubuh Yordan yang sedang menindihnya untuk memulai pemanasan.
"Gak tahan Ca,kamu gak ngerasain si Jeki udah ngeberontak di bawah sana." Jawab Yordan dengan suara serak dan beratnya karena hasratnya yang sudah di ubun-ubun.
"Aku mau bersih-bersih dulu kak." Kata Ica lagi sambil terus berusaha mendorong tubuh Yordan.
"Gak usah,nanti juga kotor lagi."
"Hemph..." Tak mau mendengar alasan Ica lagi,Yordan langsung membungkam bibir Ica dengan bibirnya.
__ADS_1
Ica yang awalnya menolak dan tak merespon permainan bibir Yordan,lama-lama pasrah bahkan sekarang dirinya sudah mulai mengimbangi permainan bibir dan lidah Yordan.
Baru saja Yordan ingin masuk ke tahap selanjutnya. Tiba-tiba saja bel pintu kamarnya berbunyi. Ica langsung mendorong tubuh Yordan.
"Buka dulu kak." Suruh Ica kepada Yordan untuk membuka pintu,tapi yang otak Yordan tangkap adalah Ica menyuruh untuk membuka celananya dan melanjutkan permainan mereka tanpa menghiraukan bunyi bel.
Cepat-cepat Yordan membuka celananya.
"Kak Yordan,kamu ngapain?"
"Katanya suruh buka." Jawab Yordan dengan polosnya.
Kesal dengan kebodohan orang ber IQ tinggi yang ada di hadapannya,Ica langsung melempar bantal ke arah Yordan.
"Buka pintu maksudnya!!!!! Brisik banget itu suara bel nya.!!" Teriak Ica kesal.
"Oooo." Yordan malah ber O ria sambil kembali menutup celananya,untung saja Jeki belum di bebaskan dari jeruji kain,kalau tidak celana itu tidak akan bisa di sletting lagi.
"Tunggu yah,jangan kemana-mana,jangan tidur dulu.!! Urusan kita belum selesai.!" Yordan memberi peringatan keras pada Ica.
Ica pun menganggukkan kepalanya,ia juga berharap orang yang memencet bel tidak akan mengganggu acara mereka yang tertunda.
Setelah memberikan peringatan pada Ica,Yordan pun berjalan keluar dari ruang tidur menuju pintu.
"Siapa sih yang dateng!! Ganggu aja!" Gerutu Yordan.
Ia melihat dari layar monitor orang yang sudah mengganggu acara balap kudanya yang baru saja di mulai dengan kata sambutan.
Tak ingin langsung membuka pintu,Yordan hanya memencet tombol suara agar mereka bisa saling bicara tanpa membuka pintu.
"Mau ngapain sih loe berdua?!" Tanya Yordan kesal.
"Keluar loe!!" Perintah Irlan.
"Ogah!!!" Tolak Yordan.
"Loe mau keluar atau gue buka sendiri pake serep ini?!" Ancam Igo sambil menunjukkan kartu serep,padahal itu kartu milik kamar Igo.
Mau tidak mau Yordan membuka pintu. Baru saja Yordan membuka pintu,Irlan dan Igo langsung menarik tubuh Yordan keluar dari dalam kamar dan menyeretnya masuk ke dalam kamar Igo.
"Woooi...lepas bangsaaat!!!! Bini gue nungguin di dalem!!!!" Ronta Yordan.
Begitu sampai di dalam kamar Igo,Irlan dan Igo langsung menghempaskan tubuh Yordan di atas sofa.
"Brengsek loe berdua yah!!! Minggir loe,gue mau keluar!!!
Irlan dan Igo menggelengkan jari telunjuk mereka pada Yordan.
"Pokoknya loe belum boleh keluar sebelum pesta lepas masa lajang loe selesai." Kata Igo.
"Sinting loe berdua!! Kalau mau buat pesta begituan,sebelum gue merit tolol!! Kalau gue udah merit,bukan pesta lepas masa lajang,tapi pesta pelepasan cebong premium level sepuluh.!"
__ADS_1
"Cih.." Irlan dan Igo kompak berdecih.
"Itu kan salah loe,siapa suruh nikah dalam jangka waktu seminggu setelah kawin.!" Kata Irlan.
"Tau loe!! Udah gitu sibuk latihan dance lagi." Ejek Igo menimpali kata-kata Irlan.
"Gimana gimana tadi Go dancenya." Tanya Irlan dengan semangatnya
"Nanannanana nanannanana nananna" Igo bernyanyi dengan nada What is Love sambil mengikuti dance yang Yordan tampilkan tadi.
"Buakkkakkakakkakkak" tawa Irlan dan Igo pecah saat Igo telah selesai memperagakan gerakan gemulai Yordan. Mereka puas telah membuly sahabat kampretnya.
"Minggir loe semua!!! Gak peduli loe berdua ngomong apa,yang penting neng Ica terharu.!!" Kata Yordan dengan PD nya,padahal mah Ica sudah malu tingkat dewa. Seandainya Ica adalah jinny dalam film jinny oh jinny,Ica lebih memilih untuk menghilang dari acara resepsi tadi.
"Eits...sabar dulu dong,gak usah buru-buru. Kita ngobrol-ngobrol dulu. Oke." Igo menahan tangan Yordan yang sudah berdiri.
"Tau loe!! Sini ngobrol-ngobrol dulu. Baru juga jam berapa udah pengen ngegas aja loe." Timpal Irlan.
"Gue tau apa yang ada di otak loe berdua!!! Udah lepas akh.!!" Yordan menghempaskan tangan Igo dari tangannya.
"Loe Lan,jangan ganggu gue!! Pas loe nikah gue gak ada yah ganggu loe!!"
"Loe emang gak ganggu gue!!! Tapi loe nyuri start gue!!! Gue yang nikah,loe yang malam pertama duluan!!"
"Jangan nyalahin gue!!! Tuh biang kerok nya!" Mata Yordan mendelik ke arah Igo.
"Tapi kan loe yang ngerasain enaknya,bahkan kalau gak gara-gara itu,belum tentu sekarang loe udah nikah sama si Ica. Secara tuh anak perawan banyak maunya."
"Udah...udah gak usah pada ribut gara-gara itu. Loe Dan,loe kan udah dp duluan,jadi gak pa-pa lah kalau cicilannya telat sehari. Malam ini loe berdua temanin gue yang gegana."
"Gegana kenapa lagi loe?" Tanya Yordan penasaran.
"Biasanya bini nya dari kedatangan si bulan." Igo malah yang menjawab.
"Itu mah derita loe." Ejek Yordan.
Tiba-tiba saja bunyi dering tanda pesan masuk di hp Irlan berbunyi.
Mata Irlan membelalak. Pipinya menggelembung menahan tawa.
"Kenapa loe?!" Tanya Yordan saat melihat ekspresi Irlan.
Irlan menggelengkan kepalanya.
"Gak pa-pa. Udah sana kalau loe mau balik ke kamar loe. Biar gue sama Igo aja disini." Tiba-tiba saja Irlan mengusir Yordan.
"Gitu dong,itu baru temen gue!!" Kata Yordan sambil menepuk bahu Irlan. Yordan pun keluar dari unit kamar Igo.
"Kok loe lepas tuh buaya amazone?!" Tanya Igo heran.
"Tenang aja,bentar lagi juga dia balik sama kita." Jawab Irlan sambil tersenyum licik.
__ADS_1