Penantian Sang Casanova

Penantian Sang Casanova
eps. 182


__ADS_3

Ica memejamkan mata sambil menggigit bibir bawahnya merasakan belaian tangan Yordan pada buah siicakama.


"Aah..." suara ghoib yang Ica tahan-tahan pun akhirnya keluar dari mulut Ica.


Mendengar suara ghoib keluar dari mulut Ica,Yordan tersenyum penuh kemenangan. Karena aksi modusnya berjalan lancar. Dan sekarang tinggal membuat Ica melemparkan sendiri buah siicakama ke dalam mulut Yordan untuk Yordan nikmati sari-sari nya.


"Jawab dong sayang,mau gak? Kalau kamu gak mau,ya udah aku gak maksa." Tanya Yordan berpura-pura jual mahal.


Ia pun mulai menghentikan aksinya mengelus buah siicakama.


Hasrat Ica yang sudah di ubun-ubun,membuat Ica tak terima Yordan berhenti mengelus buah siicakama. Ica langsung membalikkan tubuhnya agar bisa berhadapan dengan Yordan. Dan tanpa berkata apa-apa Ica langsung menyerang bibir Yordan secara membabi buta.


Tak perlu ditanya bagaimana reaksi Yordan,yang pasti saat ini ia merespon dengan baik serangan yang Ica berikan.


Perlahan Yordan menggiring Ica menuju sofa dengan bibir yang masih saling mengunyah. Tangan Yordan pun ikut aktif dalam membuka kain yang menempel di tubuh Ica sampai Ica dalam keadaan polos.


Setelah sampai di sofa,perlahan Yordan membaringkan tubuh Ica dan melepaskan tautan bibir mereka untuk melepas kain yang menempel di tubuhnya.


Nafas Ica makin memburu saat melihat penampakan tubuh Yordan semakin atletis. Ibarat ilmu padi yang semakin berisi semakin merunduk,begitu juga dengan bentuk tubuh Yordan,semakin tua semakin menggairahkan.


"Ca...ini pabrik susu udah kosong kan?" Tanya Yordan setelah selesai melepas semua kain yang menempel di tubuhnya sambil mengelus buah siicakama yang sudah sangat ia rindukan.


Ica mengangguk sambil menggigit bibir bawahnya karena merasakan telapak tangan halus nan kekar milik Yordan di buah siicakama miliknya.


Melihat sang istri mengangguk,tanpa banyak bertanya karena takut Ica berubah pikiran,Yordan langsung menyedot buah siicakama sama seperti baby Millie saat sedang kelaparan.


Baru saja Yordan menyedot sari-sari buah siicakama,Yordan langsung berhenti dari aktivitasnya itu.


"Kok masih ada airnya Ca?" Tanya Yordan karena saat Yordan menyedot buah siicakama,malah asupan makanan baby Millie yang keluar.

__ADS_1


"Makanya jangan kakak sedot." Jawab Ica dengan suara serak-serak basah.


"Jadi diapain dong? Masa di elus-elus doang?"


"Iikh..gitu aja nanya. Yah..mainin aja bobanya pake lidah kakak." Jawab Ica kesal karena Yordan banyak bertanya disaat ia sedang horni-horni nya.


"Kalau dimainin bobanya,emang gak bakal keluar susu nya?"


"Kakak banyak tanya deh!!! Udah cepetan!!" Ica langsung menarik kepala Yordan agar Yordan langsung memainkan boba yang sudah sangat menantang.


Yordan pun tak bisa menolak dengan penampakan boba siicakama yang sangat menantang itu,lidahnya pun langsung bermain dengan boba siicakama.


Puas bermain dengan boba siicakama,gantian giliran Yordan yang minta Ica memanjakan sang sahabat yang sudah ngences-ngences melihat pintu terowongan Icablanca tempatnya balapan. Seandainya cor terowongan Icablanca sudah kering,tanpa Yordan arahkan,pasti si Jeki langsung menerobos masuk ke dalam terowongan.


"Ca...dempetin gini Ca buah siicakamanya." Yordan memberi intruksi pada Ica.


"Untuk?"


"Emang bisa?"


"Bisa. Emangnya kamu gak pernah nonton adegan kayak gitu di film koleksi aku?" Tanya Yordan,karena setau Yordan,Ica memang pernah menonton film ah uh ah uh di laptop Yordan.


Ica menggeleng,karena memang ia tidak pernah melihat adegan seperti itu.


"Ya udah aku ajarin. Sekarang,kamu dempetin ini sikembar Icakama." Kata Yordan sambil mendempetkan buah siicakama.


Dengan polosnya Ica menurut,ia pun menahan dempetan buah siicakama. Setelah tangan Ica menahan dempetan buah siicakama,barulah tangan Yordan menuntun sang sahabat untuk masuk ke tengah-tengah buah siicakama.


"Ssshhh....aaahh.." suara ghoib keluar dari mulut Yordan saat sang sahabat berhasil menyelinap masuk di tengah-tengah buah siicakama.

__ADS_1


"Enak kak?" Tanya Ica saat melihat wajah sayu Yordan.


Yordan menganggukkan kepalanya.


"Tapi gak seenak terowongan Icablanca sih. Tapi lumayan lah,dari pada si Jeki masuk ke goa bergigi. Salah langkah dikit,nanti si Jeki kepentok gigi lagi." Kata Yordan,karena sudah berapa kali sang sahabat kepentok gigi Ica saat sang sahabat mau tidak mau masuk ke goa bergigi jika terowongan Icablanca sedang di jaga Sailormoon. Maklum lah namanya juga Ica pemain pemula,jadi wajar kalau sesekali membuat sahabatnya itu kepentok gigi berkali-kali.


Tak mau berdebat dengan sang suami,Ica hanya memutar bola matanya malas mendengar sindiran dari suaminya itu.


Jeki pun mulai menjalankan lajunya dengan perlahan untuk mengetes arena balap yang akan menjadi tempat latihannya sebelum ia kembali balapan yang sesungguhnya. Dirasa sudah menguasai tempat sementaranya,Jeki pun mulai bertindak ugal-ugalan. Walau arena balap sementaranya tak seenak terowongan Icablanca,tapi arena balap sementaranya itu sukses membuat jiwa balap liar Jeki meronta-ronta,apalagi saat Jeki balapan,tebing di sebelah kanan dan kiri Jeki ikut berguncang.


Cepat-cepat tangan Yordan mengambil tisuue yang ada diatas nakas samping sofa yang berdecit tempat Ica dan Yordan sedang mensponsori Jeki balapan. Dan menaruh beberapa lembar tissue di atas kepala Jeki.


"Arrrghh...Ca..." Yordan mengerang panjang saat Jeki memuntahkan isi perutnya karena aksinya yang ugal-ugalan di tengah-tengah tebing.


Setelah Jeki menumpahkan semua isi perutnya di tissue yang Yordan siapkan,Yordan langsung terduduk lemas sambil merebahkan kepalanya di senderan sofa.


"Kakak puas?" Tanya Ica. Ia pun ikut mendudukkan tubuhnya di sebelah Ica dan menyenderkan kepalanya di bahu Yordan.


"Banget Ca." Jawab Yordan dengan nafas yang terengah-engah. Jeki yang balapan,Yordan yang ngos-ngosan.


"Bagus deh. Aku pikir,setelah aku melahirkan,aku gak bisa muasin kakak. Aku takut,kakak cari perempuan lain untuk muasin kakak."


"Ngomong apa sih kamu." Yordan mencubit gemas hidung Ica.


"Aku gak akan kayak gitu sayang. Mending aku main sabun sama Jeki sampe si Jeki glowing,daripada harus masukin Jeki ke wc umum,yang bisa bikin Jeki kusam dan keriput." Kata Yordan lagi.


Ica hanya tersenyum tipis mendengar jawaban Yordan. Ia pun berdiri dari sofa dan hendak menuju ke kamar mandi.


"Mau kemana kamu?" Tanya Yordan saat melihat Ica berdiri dari duduknya.

__ADS_1


"Mau ke kamar mandi,mau bersih-bersih." Jawab Ica.


Mendengar jawaban Ica,Yordan pun tak banyak bertanya lagi dan membiarkan Ica masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


__ADS_2