
"Bry..ayo ikut." Ajak Ica. Dan itu sukses membuat mata Yordan membulat.
"Mau ngapain Ica bawa-bawa si Bayam itu.!!" Kesal Yordan dalam hati.
"Kalian udah selesai main dramanya?! Kenapa cepat sekali?! Belum juga ada adegan dua puluh satu plusnya,kok kalian sudah selesai main drama.?!" Sindir Bryan.
Ica melototkan matanya mendengar kata-kata Bryan.
"Jangan bicara sembarangan!!! Sekarang kamu mau ikut kami makan atau mau tetap disini?!" Tanya Ica sekali lagi.
Bryan pun berpikir sejenak.
"Oke,aku ikut asal ditraktir.!"
Yordan mencebik sambil memutar bola matanya malas mendengar kata-kata Bryan.
"Gampang. Kekasih ku ini punya banyak uang,jadi dia yang akan membayar semua makanan yang kita pesan. Bahkan kita bisa meminta dia untuk membeli bahan-bahan yang akan kita gunakan untuk mendesign." Jawab Ica sambil menepuk lengan Yordan.
Bryan pun segera bangun dari tempat duduknya,dengan langkah mantap ia menghampiri Ica dan Yordan. Mereka bertiga pun keluar dari ruangan itu. Nampak wajah Ica dan Bryan sangat bahagia,berbeda dengan Ica dan Bryan,wajah Yordan sudah sudah sangat kesal,dan hatinya entah sudah berapa kali mengumpat. Bukan karena uang yang akan ia keluarkan untuk mentraktir Ica dan Bryan. Melainkan,karena kehadiran Bryan yang sangat mengganggu kemesraan yang sudah Yordan rencanakan jauh-jauh hari di otaknya.
"Selama tiga bulan kartu aku kamu pegang kok pengeluarannya dikit banget Ca?!" Tanya Yordan. Kini mereka sudah berada di salah satu restoran mewah. Bukan karena kemauan Ica mereka makan disana,tapi karena Yordan yang memaksa karena ingin sekali-sekali membawa Ica makan di restoran mewah. Lalu kemana Bryan? Bryan di ungsikan Yordan ke meja pengunjung umum,karena sekarang Ica dan Yordan berada di dalam private room.
"Masa sih?! Menurut aku itu udah banyak banget deh." Jawab Ica. Banyak versi Ica dan versi Yordan memang sangat berbeda. Karena sekalipun Ica memegang kartu hitam milik Yordan,tapi Ica tidak pernah menggunakan kartu itu secara berlebihan,barang-barang yang Ica beli pun tidak ada yang branded. Paling banyak Ica menggunakan kartu itu untuk keperluan kampus atau kebutuhan dapur di apartemennya. Sampai-sampai uang bulanan yang dikirim papa Fano dan mommy Sarah tidak pernah Ica pakai.
"Banyak apanya,dalam tiga bulan pengeluaran hanya tiga puluh juta (ceritanya udah othor rupiahin lah yah.). Padahal dengan kartu itu,kamu bisa makan direstoran mewah kayak gini,beli barang-barang branded,atau berlian sekalipun kalau kamu mau. Aku ikhlas kok Ca kalau kamu habisin uang aku."
"Masalahnya,aku yang gak ikhlas harus ngeluarin uang beratus-ratus juta bahkan bermiliar-miliaran hanya untuk sesuatu yang gak mutu gitu. Daripada uang kakak aku foya-foyain dengan hal-hal gak guna mending uangnya aku sumbangin ke panti asuhan."
Mendengar jawaban Ica yang sangat luar biasa,Yordan semakin kagum dan jatuh cinta pada sosok Ica. Karena lebih mementingkan orang-orang di sekitarnya yang kurang beruntung. Seandainya Ica tidak pernah hadir dalam hidup Yordan,mungkin sampai sekarang otak Yordan tidak akan sampai memikirkan hal seperti yang Ica pikirkan. Mungkin isi otak Yordan sekarang masih stuck memikirkan bagaimana cara membalas penghinaan dan pengkhianatan Fika terhadapnya.
⭐⭐⭐⭐⭐
Setelah selesai mengisi perut mereka,Ica,Yordan dan Bryan pergi berbelanja bahan kebutuhan untuk membuat dress dan pakaian casual untuk tugas mereka. Yordan yang tidak ingin Bryan mendekati Ica,terus menggandeng tangan Ica seolah-olah ingin memamerkan pada Bryan kalau Ica adalah miliknya.
__ADS_1
Semua bahan sudah di dapatkan,Yordan pun mengusir Bryan dari tengah-tengah mereka. Kini Ica dan Yordan melanjutkan acara jalan-jalan mereka,Yordan membawa Ica ke toko berlian yang ada di kota itu. Yordan ingin membeli cincin couple untuk mereka berdua. Dipikiran Yordan,jika Ica memakai cincin di jari manisnya,tidak akan ada laki-laki yang berani mendekati Ica,karena Ica sudah jadi milik orang lain.
"Kita mau ngapain kesini?!" Tanya Ica heran.
"Makan!"
Ica mencebik mendengar jawaban Yordan.
"Makan berlian?!" Balas Ica tak kalah tengilnya.
"Ish...!!! Yah mau beliin kamu berlian lah. Sekarang kamu pilih mana yang kamu suka."
"Tapi aku gak..."
Yordan langsung menaruh jari telunjuknya ke bibir Ica.
"Ssstt..!!! Kalau aku bilang pilih,yah pilih aja. Gak usah a i u e o!! Ayo.." kata Yordan sambil menarik tangan Ica menuju etalase tempat cincin berada.
"Selamat sore tuan,nona. Apa ada yang bisa saya bantu?!" Tanya salah seorang karyawan toko perhiasan.
"Baik tuan,tunggu sebentar. Saya akan mengeluarkan karya terbaru dari toko kami." Sang karyawan pun melangkahkan kakinya menuju ke tempat yang hanya bisa di akses oleh karyawan toko.
Tak lama karyawan toko itupun datang membawa tiga model berlian keluaran terbaru. Yordan menyuruh Ica untuk memilih salah satu dari ke tiga cincin itu. Akhirnya pilihan pun jatuh kepada cincin yang berbentuk mahkota.
Setelah membayar,mereka pun keluar dari dalam toko. Tujuan mereka sekarang adalah pulang ke apartemen Ica.
⭐⭐⭐⭐⭐
Setelah mengantar Ica pulang ke apartemennya,Yordan pun pulang ke hotel untuk membersihkan tubuhnya,setelah itu ia kembali lagi ke apartemen Ica dan menikmati makan malam bersama dengan Ica dan Rini.
Setelah selesai makan malam bersama,Ica dan Yordan beralih ke ruang televisi. Sedangkan Rini,jangan ditanya,setelah selesai mencuci piring-piring kotor sisa makanan mereka,tanpa sepengetahuan Ica Yordan memberikan uang pada Rini agar Rini keluar dari apartemen dan pulang sekitar jam sepuluhan. Berarti ada waktu dua jam untuk Yordan bermesraan dengan Ica.
__ADS_1
"Ini kak teh hijau nya." Ica meletakkan secangkir teh hijau dan beberapa cemilan di meja ruang televisi.
"Aduuuh...baiknya calon bini aku. Gak diminta,tapi udah langsung di siapin. Emang gak salah aku milih kamu." Goda Yordan sambil menoel dagu Ica.
"Ish..apaan sih toal toel.!"
"Jangan jutek-jutek akh. Sini duduk samping calon suami." Yordan menepuk sofa disampingnya. Dan Ica pun menurut pada Yordan.
"Kakak kok gak bilang mau dateng? Katanya bulan depan baru bisa dateng?!"
"Rencananya mau bikin kejutan,eh malah aku yang dapet kejutan." Cebik Yordan,saat mengingat Ica dan si Bayam berduaan di ruangan kosong.
"Siapa suruh otak kakak negative thinking mulu.!! Orang aku sama Bryan cuma temen,dan kita di pasangin jadi satu tim untuk tugas kampus." Jawab Ica tak mau kalah.
"Tetap aja Ca,kamu sama dia berduaan di dalam ruangan kosong. Kamu pikir gak bahaya apa,kalau laki-laki dan perempuan berduaan aja dalam satu ruangan?! Bahaya tau!!"
"Kalau laki-lakinya kayak kakak,baru bahaya.!!"
"Salah kamu Ca!!! Kamu pernah dengar peribahasa 'Air beriak tanda tak dalam,air tenang menghanyutkan' kan? Begitu juga dengan laki-laki model kayak aku. Sekalipun terlihat brengsek,tapi otak aku masih waras untuk gak ngerusak perempuan polos kayak kamu. Justru laki-laki yang modelnya kayak si Bayam,kalem,sopan,pinter,blablabla,biasanya punya kepribadian ganda. Kalau mereka sudah terobsesi dengan sesuatu,mereka harus mendapatkannya dengan cara apapun. Begitu juga kalau mereka terobsesi dengan satu wanita,kalau di deketin dengan cara baik-baik si wanita gak mau,maka mereka akan melakukan kekerasan bahkan pemaksaan agar bisa memiliki si wanita." Kata Yordan panjang lebar.
"Masa sih Bryan begitu?!"
"Aku gak bilang di begitu Ca,aku cuma mau mulai sekarang kamu harus hati-hati dengan laki-laki model begitu. Jangan mau di ajak kemana-mana cuma berdua. Apalagi kamu disini hanya perantau,kalau kamu di apa-apain sama warga asli negara ini terus kamu melapor,bisa aja nanti kamu yang di laporin balik sama mereka. Kamu ngerti kan maksud aku?!" Tanya Yordan sambil mengelus rambut Ica.
Ica pun mengangguk paham.
PERMISI...PERMISI...PERMISI
Othor mau promosiin karya baru othor nih,judulnya AKHIR PENDERITAAN CLARISA.
Kalau udah ada yang baca MENGEJAR CINTA MANTAN ISTRI,pasti tau sosok Alex dan Clara. Dan di novel baru othor itu,menceritakan tentang kisah mereka. Tapi othor saranin sebelum baca,siapin tissue dulu yah,karena novel othor yang baru itu jauh dari kata LUCU.
Bagi yang menyukai karya-karya othor,boleh lah yah singgah disana. Dan kalau kalian ikhlas,boleh juga kasih Like,Hadiah dan Vote nya. Kalian juga boleh kok kasih komen,tapi inget yah komennya jangan ada yang berbau SARA,apalagi sampai menghina. 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1
Yang begini yah...