
Mendengar pengakuan dosa Yordan pada Ica,tak bisa Ica pungkiri dunia Ica seakan runtuh seketika.
Menyukai bahkan mulai mencintai laki-laki yang seorang bastard. Ica tak pernah menyangka dibalik sisi Yordan yang perhatian,gentleman,penolong bahkan penyabar versi Ica ternyata Yordan adalah seorang casanova. Tapi sisi lain Ica tak ingin langsung mempercayai pengakuan dosa Yordan.
"Gak segampang yang loe pikir Ca. Buat gue ***udah jadi kebutuhan. Dan gue gak pernah puas hanya dengan merasakan *** dengan satu wanita."
"Itu karena kakak belum mengenal cinta kak,coba kakak buka hati kakak untuk menerima cinta,pasti pandangan kakak akan berubah"
"Gue gak percaya sama yang namanya cinta.!!"
"Buka hati kakak buat aku,aku akan buat kakak percaya sama yang namanya cinta. Lagian aku gak percaya kalau kakak laki-laki seperti itu.!"
"Terserah,kalau loe gak percaya gue akan buktiin didepan mata loe sendiri...Dan gue akan buka hati gue buat loe asal loe sanggup liat gue dengan Rika.!!"
Deg...
"maksudnya apa? apa jangan-jangan...?" pikiran Ica traveling kemana-mana.
Ica menggeleng,sepertinya ia belum sanggup mengotori mata suci nya dengan hal-hal yang berbau 21+++.
Melihat Ica yang mulai ragu membuat Yordan bersorak senang.
"Kenapa, loe gak mampu terima tantangan gue?" Tanya Yordan menantang.
Ica menggeleng. Ia harus berani menerima tantangan Yordan. Ia tahu Yordan adalah laki-laki baik,tapi mungkin ada sesuatu yang membuat Yordan menjadi laki-laki seperti ini. Ini makin membuat Ica ingin memiliki Yordan dan membuat Yordan berubah.
Demi misi yang bukan hanya sekedar untuk menjadi pacar Yordan,Ica pun menyanggupi tantangan dari Yordan.
__ADS_1
"Aku mampu,aku terima tantangan kakak.!!" Jawab Ica yakin.
Yordan membelalak. Ia tak mampu berkata-kata mendengar jawaban Ica. Ini tak seperti yang Yordan harapkan.
Ia menelan slivanya susah payah,apa iya dia benar-benar harus melakukan adegan itu didepan Ica. Ingin sekali Yordan berteriak.
"ICA PLEASE NYERAH!!!" Tapi teriakkan itu tak bisa Yordan keluarkan.
Tak ada pilihan lain,Yordan sudah melangkah sejauh ini untuk membuat Ica tau akan kebusukannya,jadi ia harus melanjutkannya sampai garis finish.
Yordan menarik tangan Ica untuk kembali masuk ke dalam kamar. Yordan mendudukkan Ica di sofa tepat depan tempat tidur.
Rika yang sudah menunggu dari tadi diatas tempat tidur mengerutkan keningnya karena Yordan malah membawa Ica masuk dan duduk dalam kamar yang akan menjadi tempat mereka mencari keringat.
"Loe ngapain bawa dia masuk?" Tanya Rika sambil matanya melirik Ica.
Ica yang melihat langsung adegan Yordan dan Rika menelan slivanya,walau hatinya hancur seketika tapi ia mencoba bertahan dan meyakinkan pada dirinya kalau dia bisa dan harus bisa.
Melihat Ica yang juga belum menyerah,Yordan semakin gila menyerang Rika.
Ica masih tetap bertahan,walau air mata sudah mulai menggenang di sudut matanya. Namun air mata,kesabaran dan keteguhan hati Ica runtuh seketika saat Yordan menarik lingerie yang Rika pakai.
Sampai disitu,Ica menyerah.
"STOOOOP!!!" teriak Ica. Kemudian dia menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
Yordan pun langsung menjauhkan wajahnya dari milik Rika. Ia menarik selimut agar Rika menutupi tubuhnya. Lalu Yordan turun dari tempat tidur.
__ADS_1
Namun saat Yordan baru menurunkan satu kakinya,tangan Rika menahannya.
"Mau kemana?"
"Gue mau urus dia dulu!!" Jawab Yordan sambil menunjuk Ica yang masih duduk di sofa dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
Rika melepaskan tangannya dari tangan Yordan.
"Cepet urus,gue gak bisa nunggu lama lagi!!"
Yordan pun turun dari tempat tidur dan mendekati Ica di sofa.
"Ca..." Yordan memegang pergelangan Ica agar Ica membuka wajahnya.
Merasakan tangan Yordan memegang tangannya,Ica langsung menghempaskan tangan Yordan dengan keras. Kemudian berlari keluar dari dalam kamar itu.
Yordan mengejar Ica. Dan menarik tangan Ica.
"Ca.."
PLAAAAAK. Ica menampar Yordan
"Kamu jahat!!! Kamu brengsek!! Kamu bener-bener udah jatuhin harga diri aku sebagai perempuan!!! Aku benci kamu!!!" Teriak Ica sambil menangis.
"Kan dari awal gue udah bilang kalau gue brengsek,gue pemain perempuan,gue gak bisa ng*** dengan satu perempuan. Tapi loe yang gak percaya sama gue,loe yang tetep kekeh mau nerima tantangan dari gue!!! Hidup gue begini Ca,dan gue rasa loe gak akan bisa nerima gue yang kotor ini..!!! Lupain gue,lupain perasaan loe ke gue!! Loe berhak dapetin yang lebih dari gue!!!" Teriak Yordan yang tak mau kalah dari Ica.
"Iya kamu emang laki-laki brengsek!! Laki-laki kotor,hina,menjijikkan!! Aku nyesel jatuh cinta sama laki-laki kayak kamu!!! Kamu emang gak pantes buat aku!!! Mulai sekarang,aku berhenti jatuh cinta sama kamu,aku benci sama kamu!!!! BENCIIIIII....!!!"
__ADS_1
Ica pun langsung keluar dari unit kamar hotel.