
Senyum sumringah penuh ke geeran terbit dari bibir Yordan,sedangkan Ica sudah tidak tau harus berkata apa-apa lagi. Karena Bryan sudah sangat mengada-ngada. Ica hanya bisa mengelus dada,karena ia sudah terbiasa dengan kelakuan Bryan yang sangat suka menjahili orang lain.
Baru saja beberapa saat Yordan merasa terbang ke langit ke tujuh,tiba-tiba Yordan teringat kalau dirinya saat ini sedang marah,karena Ica dan Bryan berada di dalam ruangan kosong hanya berdua saja.
"Kalau itu saya sangat tau.!" Kata Yordan dengan angkuhnya.
"Yang jadi pertanyaan buat saya sekarang,kamu ngapain bawa calon istri saya ke ruangan ini?! Pasti kamu mau berbuat yang macem-macem kan?!" Tanya Yordan dengan tatapan menyelidik.
"Wow..apakah uncle seorang paranormal? Kenapa uncle bisa tau kalau saya sama Ica sedang ingin melakukan kegiatan bermacam-macam?!" Jawab Bryan tak kalah tengil dari Yordan.
"Bry...!!" Ica memberikan tatapan tajam pada Bryan agar berhenti menjahili Yordan.
Sedangkan Yordan,jelas emosinya semakin tersulut. Bukan hanya karena pengakuan Bryan yang mengatakan akan melakukan bermacam-macam kegiatan,tapi juga karena ulat bulu muda itu memanggil Yordan dengan sebutan uncle.
"Sialan nih bocah!! Berani-beraninya manggil gue uncle!!! Belum pernah rasain jus mengkudu kayaknya nih orang!!" Geram Yordan dalam hati.
Yordan yang sudah tersulut emosinya berjalan mendekati Bryan,tangannya sudah mengepal bersiap meninju Bryan. Tapi,lagi dan lagi Ica menahan tangan Yordan.
Melihat Yordan yang emosinya terpancing,bukannya merasa takut,Bryan malah tertawa terbahak-bahak. Dan tawa Bryan sukses membuat Yordan semakin jengkel. Sedangkan Ica memijat pelipisnya karena sudah pusing dengan situasi yang ia hadapi kali ini. Yang satu tukang jahil tidak tau situasi dan kondisi dan yang satu tidak bisa di jahili dan super protektif dan cemburuan.
"Bryan STOOOP!!" teriak Ica yang sudah tidak tahan mendengar tawa ejekan Bryan untuk Yordan. Bryan pun diam seketika.
"Kakak kenalan dulu deh sama dia. Namanya Bryan,dia partner aku." Kata Ica memperkenalkan Bryan sebagai partner. Partner yang di maksud Ica adalah partner mengerjakan tugas kampus.
Namun kata partner yang ditangkap oleh otak cabul Yordan adalah partner di atas ranjang. Mata Yordan membelalak mendengar kata partner dari mulut Ica.
__ADS_1
"A...apa ka..mu bi..lang Ca?? Part...part...partner?!" Tanya Yordan dengan mulut bergetar.
Ica mengangguk.
"Jadi tiga bulan aku tinggalin kamu disini,kamu malah nyari partner?" Tanya Yordan kecewa.
"Baru sebulanan kak." Jawab Ica santai.
Mendengar jawaban Ica,kaki Yordan semakin lemas saja,dengkulnya gemetaran. Yordan pun mendudukkan dirinya ke bangku kosong yang ada disana.
"Kakak kenapa?!" Tanya Ica heran karena melihat wajah Yordan yang pucat,keringat dingin pun keluar dari tubuh Yordan.
Yordan menatap lekat wajah Ica.
"Tega kamu Ca,kamu minta aku untuk jaga hati dan tubuh aku hanya untuk kamu,tapi kenapa malah kamu yang gak bisa jaga hati dan tubuh kamu untuk aku? Apa segitu hinanya kah aku dimata kamu,sampe-sampe kamu mau ngebalas masa lalu aku? Kalau memang kamu mau ngebalas masa lalu aku,harusnya aku orang pertama yang bobol gawang kamu Ca. Kenapa kamu malah kasih ke si Bayam ini.!!"
Mata Yordan membulat mendengar kata-kata Ica.
"Ja...jadi bu..bukan partner di atas ranjang?!" Tanya Yordan memastikan.
Ica menggertakkan giginya,dan menjitak kepala Yordan.
"Otak kakak jahat banget sih!!! Emangnya kakak pikir aku cewek apaan mau ngelakuin itu!!! Jangan-jangan kakak yang kayak begitu disana!! Bilangnya sama aku sibuk kerja,gak pernah lagi ke club,padahal mah masih sering absen cari mangsa di club.!" Kesal Ica sambil melipat kedua tangannya di depan dada.
Bryan yang sejak tadi melihat perdebatan antara Ica dengan Yordan yang memakai bahasa negara mereka,hanya geleng-geleng kepala.
__ADS_1
"Drama apalagi ini??!" Bryan bertanya-tanya dalam hatinya.
Sedangkan Yordan yang mendapatkan sinyal tidak bagus dari Ica akibat pikiran kotornya,langsung berdiri dan mendekat ke arah Ica yang sudah memanyunkan bibirnya.
"Maaf Ca,habisnya aku masih trauma dengar kata-kata partner.!"
"Harusnya aku yang ngomong gitu,bukan kakak!!" Bentak Ica semakin kesal.
Yordan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Karena memang benar yang di katakan Ica,harusnya Ica lah yang disini trauma bukan Yordan. Tak ingin berlama-lama di situasi yang sangat Yordan tidak sukai,situasi dimana harus meladeni wanita yang sedang ngambek. Yordan pun memberi perintah pada sang otak untuk mencari cara agar Ica tidak ngambek lagi padanya.
"Ya udah sori Ca,mungkin aku tadi terlalu cemburu ngeliat kamu sama cowok lain di dalam ruangan yang kosong. Itu semua karena rasa cinta aku yang terlalu besar ke kamu,makanya akal sehat aku jadi gak kepake gara-gara di tutupin kabut cemburu." Kata Yordan,setelah sang otak memberi perintah pertama menangani wanita ngambek adalah dengan cara menggombal.
Yordan mendekati Ica dan menarik tangan Ica dan membawa Ica kedalam pelukan Yordan,kemudian mengelus-elus rambut Ica. Dan itu adalah perintah kedua dari sang otak untuk memberikan sentuhan-sentuhan penuh kasih sayang.
"Kamu udah makan belum?! Kita makan dulu yuk. Habis makan,aku temenin kamu belanja,gimana?!" Dan perintah ketiga dari sang otak yang sudah sembilan puluh sembilan koma sembilan puluh sembilan persen terbukti ampuh meluluh lantakkan hati wanita yang sedang ngambek adalah mengajak makan dan shopping. Dan berhubung kartu hitam milik Yordan ada di genggaman Ica,jadi Yordan mengumpankan dirinya untuk menemani Ica.
Dan benar saja,mendengar kalimat terakhir Yordan,Ica kembali tersenyum dan menyetujui ajakan Yordan. Yordan pun bernafas lega,karena memiliki otak cerdas yang selalu bisa di andalkan,akhirnya masalah Ica ngambek bisa teratasi dengan baik. Yordan pun menggandeng tangan Ica untuk berjalan keluar dari dalam ruangan itu. Namun langkahnya terhenti,karena tiba-tiba Ica teringat akan Bryan yang sedari tadi menonton drama yang tidak ada terjemahan di bawahnya.
PERMISI...PERMISI...PERMISI
Othor mau promosiin karya baru othor nih,judulnya AKHIR PENDERITAAN CLARISA.
Kalau udah ada yang baca MENGEJAR CINTA MANTAN ISTRI,pasti tau sosok Alex dan Clara. Dan di novel baru othor itu,menceritakan tentang kisah mereka. Tapi othor saranin sebelum baca,siapin tissue dulu yah,karena novel othor yang baru itu jauh dari kata LUCU.
Bagi yang menyukai karya-karya othor,boleh lah yah singgah disana. Dan kalau kalian ikhlas,boleh juga kasih Like,Hadiah dan Vote nya. Kalian juga boleh kok kasih komen,tapi inget yah komennya jangan ada yang berbau SARA,apalagi sampai menghina. 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1
Yang begini yah...