Penantian Sang Casanova

Penantian Sang Casanova
eps. 61


__ADS_3

Mommy Sarah terbangun di jam lima subuh karena hasrat ingin buang air kecil yang sudah tidak tertahankan,padahal baru jam tiga subuh tadi mommy Sarah dan daddy Edwin selesai berolahraga ranjang.


"Auw.." pekik mommy Sarah merasakan sedikit perih di bagian intinya.


"Aish.." lirih mommy Sarah lagi saat merasakan sisa benih daddy Edwin mengalir sedikit demi sedikit dari bagian intinya.


Mommy Sarah memungut lagi pakaian dalam yang daddy Edwin lempar sembarangan di lantai. Setelah memakainya,mommy Sarah melangkah menuju kamar mandi untuk membuang air kecil. Dirasa seluruh tubuhnya lengket,mommy Sarah memutuskan untuk mandi. Ia mengisi air hangat ke dalam bath up.


Setelah air dirasa cukup mengisi bath up,mommy Sarah pun membuka kembali pakaian dalamnya dan masuk ke dalam bath up. Ia merendam tubuhnya di dalam bath up untuk merelaks kan kembali otot-otot tubuhnya yang tegang akibat ulah suaminya.


Mommy Sarah menyandarkan kepalanya di pinggiran bath up. Ia memejamkan matanya. Pikirannya kembali terkenang saat dirinya dan daddy Edwin baru pertama kali bertemu.


Flashback On


Edwin adalah mahasiswa pasca sarjana di salah satu kampus ternama di New York. Dia adalah satu-satunya laki-laki Asia yang bersekolah di tempat itu dengan perawakan dingin. Karena kebanyakan laki-laki Asia yang berkuliah di tempat itu,rata-rata humoris dan sangat senang bergaul. Selain dingin,Edwin adalah laki-laki yang pintar.


Berbeda dengan Sarah yang petakilan. Sarah adalah mahasiswi tingkat tiga di kampus yang sama dengan Edwin dan satu jurusan. Sarah juga termasuk mahasiswi yang cerdas,hanya saja karena tingkahnya yang konyol membuat kepintarannya tidak terlihat. Selain konyol Sarah juga adalah wanita yang galak. Yang sangat membela hak asasi perempuan. Yang sangat tidak suka dengan laki-laki yang suka memainkan wanita.


Karena sifat Sarah yang sangat membela perempuan,membuat banyak perempuan di kampus itu mengadu kepada Sarah kalau mereka telah mengalami pelecehan dari pacar mereka.


Dan itu juga yang menjadikan banyak kaum lelaki yang sudah merasakan ke bar-baran Sarah,ingin membalas dendam.


Hingga suatu saat,Sarah ditipu oleh seorang perempuan yang ternyata adalah orang suruhan dari salah satu laki-laki yang ingin balas dendam pada Sarah.


Si perempuan mengajak Sarah ke hotel,disana si laki-laki itu sudah menunggu Sarah.


Awalnya Sarah menolak ajakan Diana,si perempuan itu,namun karena Diana memasang wajah memelas,akhirnya Sarah pun mau ikut dengan Diana. Karena katanya kekasih Diana yang melakukan pelecehan padanya akan datang ke kamar hotel juga. Dan Diana ingin,Sarah memberikan pelajaran kepada kekasihnya disana.


Ceklek. Diana membuka pintu kamar hotel dan masuk ke dalam kamar hotel itu. Sarah pun mengikuti Diana dari belakang.


"Duduk dulu,mau minum apa?" Diana menawarkan minum pada Sarah.


"Apa saja."


Diana mengambil minuman yang sudah di siapkan oleh Diana sebelumnya. Dan tanpa Sarah sadari,Diana memasukkan obat perangsang di minuman Sarah.


Setelah memasukkan obat perangsang,Diana membawa minuman itu kepada Sarah.


"Silahkan diminum." Diana meletakkan minuman soda ke atas meja.

__ADS_1


Sarah mengangguk.


Beberapa saat kemudian hp Diana berbunyi. Panggilan masuk dari Anthony,laki-laki yang menyuruh Diana untuk menjebak Sarah.


"Sarah,aku ke bawah dulu. Pacar ku sudah di bawah. Jadi kamu siap-siap saja untuk memberikan pelajaran pada pacar ku." Kata Diana setelah mengakhiri panggilan itu,ia berpura-pura kalau yang menelpon adalah pacarnya.


Diana mengangguk sambil menenggak minuman soda yang Diana sediakan.


Diana tersenyum licik melihat Sarah yang sudah menenggak setengah minumannya. Diana pun mengambil tas nya diam-diam dan keluar dari kamar itu dengan tergesa-gesa.


Sesampainya di bawah,Diana memberitahu pada Anthony kalau Sarah sudah meminum minuman yang sudah ia campur obat perangsang. Anthony pun membayar sejumlah uang yang ia sudah janjikan pada Diana. Kemudian melangkahkan kakinya masuk ke dalam lift yang akan membawanya ke unit kamar hotel dimana Sarah berada.


Ceklek. Anthony membuka pintu kamar hotel itu.


Begitu ia masuk,ia melihat Sarah yang sudah menggeliat-geliat seperti cacing kepanasan. Anthony semakin tersenyum licik. Ia mendekati Sarah yang sepertinya belum menyadari kedatangan Anthony.


Namun saat Anthony mulai mendekat,Sarah menoleh dan terlihat Anthony sedang membuka kancing kemejanya satu persatu.


Mata Sarah membelalak sempurna. Ia berusaha berteriak memaki Anthony,tapi tenaganya seakan menghilang,karena Sarah tak kuat untuk sekedar berteriak.


"Mau ngapain kamu?" Lirih Sarah yang tidak kuat mengeluarkan teriakkan saat Anthony sudah berdiri di hadapannya.


"Cuiiih..!! Jangan sentuh rambut ku dengan tangan kotor mu.!!" Sarah meludahi wajah Anthony.


Dan aksi Sarah itu malah makin menyulutkan kemarahan sekaligus gairah dalam diri Anthony. Anthony pun langsung menindih tubuh Sarah dan menguncinya. Anthony mencium leher Sarah,ditengah aksi Sarah yang berusaha memberontak. Dengan sisa tenaga yang ada,Sarah menendang benda kramat Anthony dengan sekuat tenaga.


BUGH..


"Aaauuuww." Rintih Anthony sambil memegang benda kramatnya.


BUGH.. Sarah mendaratkan bogem mentahnya ke wajah Anthony.


"Aaaarrrgh.." teriak Anthony lagi kesakitan. Tubuh Anthony pun terguling ke lantai.


Sarah pun cepat-cepat bangun.


BUGH... Sarah menginjak perut Anthony.


"Aaaaaaakkkh" jerit kesakitan lagi dari Anthony.

__ADS_1


Meski tubuh Sarah melemas karena sedang di kuasai obat perangsang,tapi Sarah sekuat tenaga mengumpulkan kekuatan untuk memberi pelajaran pada Anthony.


"Cuiiih..!!" Sarah kembali meludahi Anthony.


"Brengsek!!! Kamu kira bisa semudah itu melecehkan ku??!! Jangan mimpi kamu bajingan!!!" Gantian,kini Sarah mengunci Anthony dengan tekhnik pitingan bela diri yang Sarah kuasai.


Sarah mengeluarkan hp nya dan menyalakan kamera video.


"Sekarang,buat pengakuan apa yang sudah kamu dan Diana rencanakan!!! Cepat brengsek..!!!" Teriak Sarah sekuat tenaga. Ia berusaha dalam keadaan sadar dan tidak terhanyut dengan efek obat perangsang itu.


Nyali Anthony pun menciut melihat sisi ke bar-baran Sarah. Mau tak mau ia mengakui apa yang sudah ia rencanakan pada Sarah.


Setelah merekam pengakuan Anthony,Sarah pun memukul tengkuk Anthony sampai Anthony pingsan. Sarah pun segera keluar dari kamar hotel itu.


Cepat-cepat ia berjalan menuju lift yang akan membawanya ke lantai bawah.


Sampai di lobi hotel,dengan sisa tenaga yang ada Sarah berjalan untuk mencari taksi.


Namun bukan taksi yang ia dapat,malah Edwin yang sedang mengendarai motor besarnya.


"Edwiiiiiin..edwiiiin..edwiiiin." teriak Sarah saat melihat Edwin yang sedang berhenti di coffee shop dekat hotel. Sepertinya Edwin akan masuk ke dalam coffee shop itu.


Merasa ada yang memanggil dirinya,Edwin pun menoleh.


Dia mengernyitkan keningnya.


"Itu bukannya si konyol Sarah??!" Lirih Edwin.


Edwin cuek tak memperdulikan Sarah. Ia malah melanjutkan langkah kakinya untuk masuk ke dalam coffe shop.


Melihat Edwin hanya menoleh tanpa menghampirinya,akhirnya Sarah menghampiri Edwin. Namun emosi Sarah tersulut saat Edwin malah meneruskan langkah kakinya masuk ke coffe shop.


PLAAAAK.. Sarah melempar sepatu boots yang Sarah pakai dan lemparan itu berhasil mengenai punggung Edwin.


Edwin pun menengok ke arah Sarah,ia menggeram sambil melangkahkan kakinya menghampiri Sarah.


Niat nya ia ingin memberi perhitungan pada gadis konyol yang sangat terkenal di kampus itu.


"Hei gadis konyol.!!!" Bentak Edwin saat sudah sampai di hadapan Sarah.

__ADS_1


__ADS_2