
Mendengar ******* sang suami,hasrat Ica pun semakin menggila. Tangannya mulai membuka lilitan handuk yang masih di pakai Yordan.
"Jangan Ca." Yordan sok-sok an menahan tangan Ica.
"Kakak gak pengen di servis?"
"Bukan gak pengen Ca,tapi...."
"Gak ada tapi-tapian,aku pengen nyervis kakak,biar kakak gak ngelampiasin sama perempuan lain." Ica langsung menarik lilitan handuk yang Yordan pakai.
Begitu handuk terbuka,terpampang jelas dan nyata kalau sahabat suaminya itu sudah berdiri tegak.
"Hai Jek,udah lama kangen gak sama Juliet? Sabar yah Jek,rumah Juliet masih basah cor'annya,nanti kalau udah kering Jeki bisa sepuasnya jungkir balik sama Juliet." Ica menyapa sahabat suaminya itu sambil memberikan sedikit pijatan kenikmatan.
"Ssshh...aah Ca...kamu sekarang pinter banget sih ngeruntuhin iman ku." Kata Yordan sambil memejamkan matanya menikmati sentuhan Ica pada sang sahabat.
"Kakak suka?" Bisik Ica dengan suara yang di buat erotis.
"Suka Ca,suka banget." Jawab Yordan masih dengan mata tertutup.
"Mau servisan lebih dari ini gak?" Goda Ica.
"Sshhh..ah...gak usah ditanya Ca,ya pasti mau lah."
Ica tersenyum puas mendengar jawaban Yordan ia pun mulai berlutut dan memposisikan wajahnya dengan sahabat sang suami dan bersiap-siap membawa sahabat suaminya itu masuk ke dalam goa bergigi.
Baru saja Ica mencium kening Jeki sebagai tanda agar Jeki bersiap-siap untuk berpetualang di goa bergigi,tiba-tiba saja pintu markas dua ada yang menggedor dari luar.
Dor...dor...dor.
__ADS_1
"Ica....Yordan,buka pintunya!!!" Teriak mommy Sarah.
Mendengar teriakan mommy Sarah,Ica langsung menghentikan aksinya dan berdiri.
"Udah Ca,gak usah di tanggepin. Urus yang ini dulu." Kata Yordan sambil menunjuk Jeki yang sudah ngences-ngences.
"Kalau Millie mau enen gimana. Udah akh,yang itu bisa nanti-nanti." Ica pun berjalan menuju pintu markas dua.
"Shiiit,kalau tau bakal gini jadinya,mending gue jual mahal daritadi.!" Gerutu Yordan.
Yordan menatap sahabatnya yang ada di bawah.
"Ngenes banget sih nasib loe Jek. Baru selesai gue spa,masa sekarang gue juga yang spa in loe Jek." Kata Yordan pada sang sahabat.
"Huuuh...ya udah lah yuk gue spa lagi." Kata Yordan lagi sambil berjalan ke dalam kamar mandi dengan raut wajah frustasi.
Ceklek. Ica membuka pintu markas dua.
Mommy Sarah menggeleng. Tanpa Ica persilahkan masuk,mommy Sarah langsung masuk ke dalam markas dua dan duduk di sofa yang ada di kamar itu.
"Terus Millienya mana mom?"
"Masih di bawah sama daddy." Jawab mommy Sarah lemas.
"Ooo.." Ica hanya ber O ria. Ia pikir baby Millie sudah berada dalam kamarnya sendiri.
"Terus kenapa muka mommy kayak gitu? Mommy kena gejala anemia?" Tanya Ica saat melihat raut wajah mertuanya yang lemas.
"Kenapa lagi kalau bukan gara-gara si Millie,bisa-bisa nya bayi umur sebulan jago akting di depan grandpa nya."
__ADS_1
"Jago akting? Jago akting gimana maksud mommy?"
"Daddy kan tadi tiba-tiba ada meeting virtual dengan kliennya yang ada di Jerman. Jadi selama daddy meeting,Millie sama mommy. Pas lagi main sama mommy,dia sama sekali gak mengeluarkan ekspresi,padahal mulut mommy udah sampe berbusa ngajak ngomong dia,tenggorokan mommy juga udah sampe kering nyanyi cocomelon berkali-kali,tapi tetep aja gak di tanggapin sama Millie,malahan si Millie sempet tidur. Eh...giliran grandpa nya udah selesai meeting,si Millie bangun,udah gitu dia nangis kejer lagi. Mommy sampe kena omel si daddy,gara-gara daddy pikir Millie nangis karena ulah mommy. Begitu grandpa nya gendong langsung diem,udah gitu senyam-senyum lagi sama grandpa nya. Padahal grandpanya gak ngapa-ngapain. Kan mommy jadi kesel." Kata mommy Sarah panjang lebar.
Mendengar curhatan mommy Sarah,ingin sekali Ica tertawa terbahak-bahak,tapi ia takut kena karma instan dari sang mommy.
Ceklek. Yordan yang baru selesai menidurkan si Jeki pun langsung keluar kamar mandi.
"Loh...Millie mana mom?" Tanya Yordan pada mommy Sarah.
"Masih di bawah sama daddy." Jawab mommy Sarah lemas.
"Mommy kenapa?" Tanya Yordan.
"Mommy lagi bete kak,gara-gara Millie gak mau sama mommy." Ica yang menjawab pertanyaan Yordan.
Yordan menggelembungkan pipinya menahan tawa mendengar jawaban Ica.
"Jangan kan sama mommy,sama Yordan aja Millie ogah. Padahal Millie hasil bibit premium Yordan."
Mommy Sarah memutar bola matanya malas mendengar jawaban Yordan.
Tak ingin memperpanjang perdebatannya dengan sang mommy,Yordan pun berjalan ke ruang ganti untuk memakai pakaiannya.
Setelah Yordan memakai pakaiannya,Yordan pun berinisiatif untuk mengambil baby Millie dari tangan daddy Edwin.
"Mau kemana kak?" Tanya Ica saat melihat Yordan hendak keluar dari markas dua.
"Mau ambil Millie,biar gak bibirnya mommy gak manyun-manyun lagi." Jawab Yordan sekaligus menyindir sang mommy.
__ADS_1
Ceklek. Yordan membuka pintu markas dua.
Ternyata daddy Edwin juga baru sampai di lantai dua dengan baby Millie yang sudah tertidur.