
Mendengar penjelasan Irna,Yordan hanya manggut-manggut saja. Entah dia mengerti apa yang Irna jelaskan apa hanya sekedar pura-pura mengerti,yang penting uang dua M yang ia keluarkan untuk sebotol penyubur kandungan serta pasukan cebong yang sahabatnya semburkan untuk mengakuisisi pabrik pembuatan generasi Yordan tak terbuang sia-sia dan langsung memberikan feedback padanya.
"Ternyata banyak juga prosedur yang harus di jalanin pas hamil. Kirain,cuma proses produksinya aja yang banyak prosedur."
"Cih..memangnya prosedur apa yang kamu lewatin untuk proses produksi? Orang tinggal colok aja kok,sok-sok an ngomong prosedur." Sahut mommy Sarah. Sepertinya mommy Sarah sudah tidak tahan lagi menahan mulutnya yang sedari tadi gatal ingin berdebat dengan Yordan.
"Enak aja mommy bilang asal main colok. Bibit yang Yordan keluarin itu premium,jadi gak boleh sembarangan di semburin,hanya lahan berkualitas tinggi yang boleh menerima bibit dari Yordan. Makanya sekarang bibit premium Yordan berhasil tumbuh di lahan seharga dua M." jawab Yordan sekaligus menyindir sang dokter kandungan yang memberikan sebotol obat penyubur kandungan.
Sedangkan yang disindir malah menggelembungkan pipinya menahan tawa kala mengingat Yordan yang mendatanginya untuk meminta uang kembali uang tutup mulut yang Yordan berikan. Tapi Irna tidak memberikannya,karena uangnya sudah ia belikan tas kulit buaya betina dari perairan amazone.
"Asal mommy tau aja,Yordan harus muter otak dulu sebelum Jeki mulai balapan."
"Cih muter otak!" Decih mommy Sarah.
"Mommy pikir cari ide buat modusin Ica gak pake otak?"
"Kak..!!" Ica mencubit lengan Yordan agar suami gesreknya itu menghentikan perdebatan unfaedah dengan mama mertuanya yang tak kalah gesrek dengan suaminya.
__ADS_1
"Auw sakit Ca." Ringis Yordan.
"Makanya jangan ngomong yang aneh-aneh deh!!"
"Udah..udah. Ini vitamin untuk Ica dan obat untuk kamu kalau muntah-muntahnya parah. Kalau gak parah,gak usah di minum,cukup minum air hangat dan..." Irna menggantung kata-katanya.
"Dan apa kak?"
"Dan kurangi aktivitas si Jeki balapan.!! Karena kata Ica kamu tuh muntah-muntah kalau habis selesai si Jeki balapan. Makanya biar kamu gak muntah-muntah,bikinin jadwal buat si Jeki balapan. Paling gak dua hari sekali lah. Itupun cukup satu atau dua kali aja. Selain biar kamu gak mabok darat gara-gara ulah si Jeki yang ugal-ugalan,kandungan Ica yang masih trimester pertama masih sangat rentan,jadi kalau Jeki balapan jangan ugal-ugalan kayak bajaj kejar setoran. Paham kamu?!"
Yordan menghela nafasnya sambil menganggukkan kepalanya.
"Oh iya satu lagi. Ingat untuk pake pengaman,nanti kalau udah trimester tiga baru boleh lepas pengaman. Biar gak terjadi kontraksi sebelum waktunya."
Yordan mengangguk lagi.
Setelah Irna selesai memberi ceramah kilat untuk Yordan,mereka pun keluar dari ruangan Irna. Tak lupa Yordan menebus vitamin juga obat yang di resepkan Irna untuk Ica dan untuknya.
__ADS_1
⭐⭐⭐⭐⭐
Dua belas minggu sudah kandungan Ica. Yordan pun menuruti nasehat yang Irna berikan,mulai dari Jeki yang tidak boleh sering-sering balapan di terowongan dan tidak boleh ugal-ugalan sampai Jeki yang harus menggunakan APD saat sedang balapan.
Bukan karena Yordan mendapat hidayah dari ceramah singkat yang Irna berikan,melainkan karena Yordan yang selalu sempoyongan sehabis Jeki balapan. Jeki puas,Yordan lemas. Dan karena itu juga lah,pekerjaan Yordan jadi terbengkalai. Karena Yordan baru berangkat ke kantor setelah jam makan siang. Oleh karena itu Yordan memutuskan untuk memberi jadwal pada Jeki untuk balapan,yaitu dua kali sehari dan hanya di lakukan satu kali di malam hari. Dan akan ada tambahan waktu untuk Jeki di malam minggu karena hari minggunya libur jadi tidak masalah kalau Yordan sempoyongan di hari itu.
Tapi keputusan yang Yordan buat itu ternyata tidak membahagiakan Ica. Karena selama hamil,Ica malah ingin sang suami mempertemukan Jeki dengan soulmatenya.
Seperti malam ini. Ica yang tidak bisa tidur karena soulmatenya Jeki sedang meronta-ronta di bawah sana untuk segera di pertemukan dengan kang Jeki. Padahal malam ini adalah hari liburnya Jeki.
Ica melirik ke arah Yordan yang sudah mendengkur,sepertinya Yordan sudah terlelap di alam mimpi.
Dengan ragu-ragu,Ica memeluk erat tubuh Yordan. Dedek Juliet semakin meronta-ronta di bawah sana saat Ica mengendus aroma tubuh Yordan. Membuat Ica kalang kabut dan tak sadar memainkan lidahnya di leher Yordan. Lama Ica bermain di leher Yordan,tapi Yordan tak kunjung memberi respon.
"Kak.." bisik Ica di telinga Yordan.
Yordan tak menjawab.
__ADS_1
Frustasi karena Yordan yang tak merespon dan dedek Juliet yang terus meronta,Ica pun memilih untuk melakukan tindakan ilegal.
Ia mendudukkan dirinya dan membuka jeruji kain yang membelenggu si Jeki perlahan. Untungnya Yordan tidur hanya menggunakan jeruji kain saja,jadi Ica tidak perlu susah-susah membuka penghalang yang lain.