
"Kita temuin mommy dulu. Baru nanti kita terusin pembicaraan kita." Yordan pun turun dari atas tempat tidur. Dengan tidak tau malunya Yordan yang masih dalam keadaan polos berjalan mengambil boxer dan celana panjang yang teronggok di atas lantai dan memakainya. Setelah itu ia mengambil bathrobe untuk Ica kenakan.
"Ini pake." Yordan menyodorkan bathrobe itu pada Ica.
Ica yang menutup wajahnya sejak Yordan turun dari atas ranjang,karena Ica tak sengaja melihat penampakan Jeki yang sedang tertidur yang mirip hidung squidward. Perlahan Ica membuka tangan yang menutupi wajahnya dan membuka matanya perlahan,takut-takut kalau Yordan masih dalam keadaan polos.
"Gak usah malu,udah ngerasain juga!!" Goda Yordan saat melihat tingkah Ica.
"Cih." Ica mencebik sambil mengambil bathrobe yang ada di tangan Yordan.
"Keluar sana!!" Usir Ica.
"Kenapa kamu malu? Aku udah lihat semuanya Ca,aku aja udah hapal dimana letak tahi lalat mu." Goda Yordan lagi.
BUGH... Ica melempar bantal ke arah Yordan yang terus saja menggodanya.
"Cepetan keluar!!" Teriak Ica mengusir Yordan.
"Iya...iya.." jawab Yordan di sertai kekehan kecil.
Yordan pun keluar dari ruang tidur itu meninggalkan Ica yang akan memakai bathrobe.
Setelah Yordan keluar,Ica pun menurunkan kakinya untuk berdiri.
"Auw..." pekik Ica yang merasakan perih dan sakit di bagian selangkangannya. Tapi tetap sekuat tenaga ia mencoba untuk berdiri dan memakai bathrobe yang diberikan Yordan.
Mata Ica membulat saat melihat bercak darah di atas ranjang. Tubuhnya kembali melemas,saat kepingan-kepingan kejadian tadi malam terputar kembali di otaknya.
"Astaga...ternyata aku yang udah minta kak Yordan untuk ngelakuin hal ini.!!" Lirih Ica menyesal.
"Icaaaaa,cepetan!!" Teriak mommy Sarah.
Mendengar teriakan mommy Sarah,cepat-cepat Ica mengikat tali bathrobe nya dan jalan tertatih menghampiri mommy Sarah dan Yordan yang ada di ruang tamu.
"Duduk disitu kamu." Perintah mommy Sarah meminta Ica duduk di sebelah Yordan. Sedangkan mommy Sarah duduk di sofa di depan mereka.
Persidangan pun di mulai.
"Siapa di antara kalian berdua yang mau menjelaskan apa yang sudah terjadi?!" Tanya mommy Sarah dengan nada mengintimidasi sambil melipat kedua tangannya di depan dada.
"Yordan yang salah mom,Yordan khilaf." Jawab Yordan sambil tertunduk.
Ica langsung menengok Yordan. Ia tak menyangka Yordan pasang badan untuk dirinya,padahal Ica lah yang memancing hasrat Yordan.
Mendengar pengakuan anak semata wayangnya,mommy Sarah langsung berdiri dan melepaskan sendal hotel yang ia pakai untuk di jadikan alat memukul anaknya.
__ADS_1
"Mom stop mom!!! Kak Yordan gak salah,Ica yang salah mom,Ica yang mancing kak Yordan duluan untuk melakukan hal itu." Teriakan Ica berhasil menghentikan aksi mommy Sarah.
Kini mata mommy Sarah menatap tajam pada Ica.
"Apa kamu bilang?! Kenapa bisa?! Ini sebenarnya ada apa?!" Tanya mommy Sarah dengan nafas yang sudah terengah-engah menahan emosi yang sudah hampir meledak.
"Tadi malam Ica di pengaruhi obat perangsang mom. Ica gak sadar kalau Ica mancing-mancing kak Yordan." Jawab Ica sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan terisak.
Mommy Sarah menganga mendengar penjelasan Ica. Ia merasa dejavu dengan keadaan ini. Mommy Sarah pun kembali duduk di sofa,kakinya sudah sangat lemas,dadanya sesak,kepalanya juga terasa mau pecah.
Kini mommy Sarah memberi tatapan tajam pada Yordan.
"Yordan.." mommy Sarah menggeram memanggil anaknya.
Yordan yang mengerti akan maksud mommy nya itu langsung membuat pembelaan diri. Karena dari tatapan mata sang mommy,bisa di pastikan sang mommy menuduh Yordan melakukan hal itu.
"Bukan Yordan pelakunya mom,SUER!!! Demi spongebob dan semua penghuni bikini bottom,Yordan berani sumpah bukan Yordan yang masukkin obat perangsang itu untuk Ica. Lagian kalau memang Yordan mau main curang,udah lama mom Yordan main curang,gak usah nunggu tiga setengah tahun." Kata Yordan membela dirinya.
Mommy Sarah menatap wajah Yordan,ia menyelidik untuk mencari kebohongan di wajah Yordan namun ia tak menemukannya.
"Benar juga yang di bilang si bule kampret ini,kalau dia mau,kenapa harus sekarang kenapa gak dari dulu ia bermain curang." Pikir mommy Sarah dalam hati.
Mommy Sarah pun menghela nafasnya.
Namun Yordan tidak menjawab,ia melipat bibirnya rapat-rapat.
Melihat anaknya tak mau membuka suara. Mommy Sarah menghela nafasnya. Ia tau tadi malam Yordan pasti dalam keadaan serba salah. Karena ia pernah mengalami hal ini.
"Jadi tadi malam kamu berapa kali nolongin Ica?" Mommy Sarah mengganti pertanyaannya. Toh percuma memaksa Yordan menjawab pertanyaannya pertama,karena ujung-ujungnya Yordan tetap mengunboxing Ica.
Kini bukan hanya mommy Sarah yang menatap Yordan,Ica juga ikut menatap wajah Yordan karena juga penasaran kenapa selangkangannya terasa sangat sakit dan pinggangnya juga terasa remuk.
"Empat kali mom." Lirih Yordan pelan,namun masih bisa di dengar Ica dan mommy Sarah.
"Yordan!!! Kak Yordan!!!" Teriak mommy Sarah dan Ica berbarengan.
"Kamu itu nolongin apa ketagihan?! Bisa-bisa nya kamu ngelakuin itu langsung empat kali." Bentak mommy Sarah.
"Dengerin Yordan dulu mom." Yordan menghela nafasnya sejenak kemudian melihat wajah Ica sesaat sebelum memberikan pembelaan dirinya.
"Awalnya Yordan udah rendam Ica di bath up,begitu Ica udah tenang, baru Yordan keluarin Ica dari bath up. Yordan pikir obat perangsangnya udah gak bereaksi lagi,ekh gak taunya beberapa menit kemudian Ica mulai lagi ngeluarin gelagat aneh. Mommy kan tau iman Yordan setipis kulit ari,ngeliat Ica yang menggeliat-geliat,yah Yordan kepancing lah."
"Tapi kenapa sampe empat kali bule kampret?!" Geram mommy Sarah.
"Orang Ica nya baru bisa tidur nyenyak setelah ronde keempat mom. Yah Yordan bisa apa?!" Kata Yordan lagi membela dirinya.
__ADS_1
"Kayaknya orang yang naro obat perangsang itu,niat banget mau ngerjain Ica. Makanya dia langsung kasih dosis tinggi." Kata Yordan untuk mengalihkan amarah sang mommy.
Mommy Sarah pun mengangguk setuju dengan ucapan Yordan.
"Tapi siapa yang udah berani ngelakuin itu ke Ica?! Bosen hidup kayaknya tuh orang!!" Kata mommy Sarah sambil mengepalkan tangannya.
"Mommy akan cari tau sampe dapet!! Akan mommy kasih pelajaran tuh orang!! Mommy pastiin tuh orang bakalan jadi godok-godok di tangan mommy!!" Kata mommy Sarah lagi,kini rahangnya juga sudah mengeras.
Melihat mommy nya yang begitu emosi,Yordan menelan slivanya susah payah. Kalau sampai mommy nya tau ini semua karena ulah Igo yang salah sasaran,bisa habis Igo di tangan si bule bar-bar. Kini nasib Igo sedang berada di ujung tanduk.
"Terus tadi malam kamu pake pengaman gak?!" Mommy Sarah kembali memberi tatapan menyelidik pada anak semata wayangnya itu.
Yordan tertunduk sambil menggelengkan kepalanya.
"Kamu!!! Kenapa gak pake pengaman?! Kalau besok lusa Ica langsung hamil gimana?!" Bentak mommy Sarah.
"Yah gak mungkin juga besok lusa Ica langsung hamil lah mom,perenang profesional banget dong bibitnya si Jeki."
"Ish..!!! Ya bisa aja lah,apalagi kalau kamu numpahinnya sampe empat kali. Lagian kalau gak mau pake pengaman,kenapa gak buang di luar?!" Protes mommy Sarah.
"Sia-sia dong mom tenaga Yordan kalau harus buang di luar. Udah dengkul sampe gemetaran,masa bibitnya si Jeki mau di buang di luar." Yordan malah balik memprotes mommy nya.
Mendengar kata-kata Yordan,mommy Sarah langsung melempar bantal sofa ke arah anak gesreknya itu.
"Gak bisa ditunda-tunda lagi ini. Mereka harus segera di nikahkan!!" Gumam mommy Sarah dalam hati.
"Sekarang kalian bersihkan diri kalian,kita antar Ica pulang ke rumah orangtuanya. Sekalian kita lamar Ica hari ini juga."
"Apaaaa??! Lamar mom?!" Tanya Ica kaget. Yordan pun sama kagetnya,tapi kagetnya Yordan lebih ke arah bahagia.
"Iya. Mommy putuskan minggu depan kalian menikah."
"Apaaaa??? Menikah??? Minggu depan?!" Teriak Ica dan Yordan bersamaan. Yordan tak menyangka secepat ini mommy nya mengambil langkah.
"Iya. Dan keputusan mommy sudah bulat,gak bisa di ganggu gugat. TITIK!!"
"Tapi mom,minggu depan tuh cepat banget mom. Kita kan harus mempersiapkan semuanya dengan matang." Kata Ica.
"Itu kalau gak darurat!!! Kalian kan dalam keadaan darurat!! Manatau aja kan besok lusa itu kecebong-kecebong yang Yordan masukin ke dalam rahim kamu berubah jadi anak,emangnya kamu mau tamu undangan tau kalau kamu lagi hamil kalau kita tunda pernikahan sebulan atau dua bulan?! Kalau soal persiapan itu jadi urusan mommy. Hari ini lamaran,nanti habis lamaran kita cari gaun pengantin yang udah jadi sama langsung cetak undangan. Kalau gedung dan katering disini aja. Beres kan.!"
Ica pun menganggukkan kepalanya pasrah.
Kalau Yordan tidak usah di tanya lagi,rasa-rasanya ia ingin bersalto ria mengelilingi gedung hotel sangking bahagianya.
"Yes..seminggu lagi Jek!!!!" Sorak Yordan dalam hati.
__ADS_1