Penantian Sang Casanova

Penantian Sang Casanova
eps. 90


__ADS_3

Makanan yang ada di piring mereka pun telah habis tak bersisa. Setelah membayar bill yang di bawa pelayan,Yordan dan Ica pun beranjak dari tempat duduk mereka. Namun baru saja Yordan melangkah,tiba-tiba saja ada seorang wanita yang memanggil namanya.


"Yordan.." panggil si wanita.


Yordan dan Ica menoleh ke arah si wanita itu. Yordan mengkerutkan keningnya,karena ia merasa tak mengenal dengan si wanita.


"Astaga,jadi bener kamu Yordan. Gue pikir tadi cuma mirip doang!" Kata si wanita sambil menepuk pundak Yordan.


"Siapa loe?!" Tanya Yordan yang belum berhasil mengingat si wanita.


"Astaga,loe gak inget sama gue? Ini gue Yunda,temennya Fika mantan loe!!" Yunda berusaha mengingatkan Yordan.


Yordan langsung membulatkan matanya ketika mendengar nama Fika dan mengingat siapa Yunda.


Yunda adalah perempuan yang pernah ia ajak ons,ketika dirinya dan Fika bertemu untuk pertama kali. Pada saat itu,Yordan yang kesal karena Fika merendahkan dirinya di depan Yunda dan kedua sahabat Yordan,tiba-tiba menarik tangan Yunda untuk ia bawa ke dalam kamar yang ada di club malam. Dan karena malam itu juga,Yordan terpaksa mengkonsumsi permen super yang ia pesan dari Las Vegas untuk membuat Yunda meronta-ronta dengan durasi yang lama,agar Yunda bisa menceritakan kehebatan Yordan di ranjang. Karena waktu kejadian,ruangan club yang remang-remang ditambah kesadaran Yordan yang hanya lima puluh persen,ia jadi tidak mengingat wajah Yunda.


Bukan hanya Yordan yang kaget,Ica pun kaget mendengar kata-kata Yunda saat Yunda mengatakan nama Fika sebagai mantan Yordan. Ica langsung memberi tatapan tajam pada Yordan.


Yordan yang tak mengerti apa maksud di balik tatapan tajam Ica,langsung menarik tangan Ica agar segera keluar dari kafe itu. Yordan ingin memberi penjelasan pada Ica hanya berdua saja. Namun dengan cepat tangan Yunda menarik tangan Yordan.


"Mau kemana?!" Tanya Yunda.


Yordan langsung menghempaskan tangan Yunda dari tangannya.

__ADS_1


"Minggir loe!!! Gue gak ada urusan lagi sama loe!!"


"Kok gitu sih?! Kita kan udah lama gak ketemu,masa loe gak mau ngobrol-ngobrol dulu sama gue?!"


"Gak ada yang perlu di obrolin!!" Bentak Yordan. Yordan pun kembali menarik tangan Ica.


Yunda kembali menahan tangan Yordan.


"Sombong banget sih loe!!!" Kesal Yunda. Kemudian mata Yunda melirik ke arah Ica yang tangannya sedang di pegang erat oleh Yordan.


"Dia siapa?! Partner ranjang loe juga?!"


"Tutup mulut loe!!! Ini calon istri gue!!" Bentak Yordan.


"Cih..calon istri!!! Sekarang selera loe yang polos-polos yah!! Hati-hati ketipu sama yang mukanya polos. Ngakunya masih amatir,eh..pas udah di bawa keranjang gak taunya goyangannya profesional.!!" Ejek Yunda sambil menatap sinis pada Ica.


PLAAAK. Ica langsung menampar pipi Yunda.


"Sekali lagi kamu hina saya,bukan hanya pipi kamu yang merasakan tamparan tangan saya,tapi ginjal kamu juga bisa saya keluarkan dengan tangan saya!!!" Bentak Ica pada Yunda.


Kini mata Ica sudah kembali menatap Yordan dengan tatapan membunuh.


"Kakak mau keluar dari sini bareng sama aku,atau masih mau nostalgiaan sama tante ini?!"

__ADS_1


"I...ikut ka..mu.!" Jawab Yordan terbata-bata.


Yordan masih kaget dengan reaksi Ica yang tiba-tiba menampar Yunda,padahal baru saja dirinya ingin membela Ica,tapi keduluan Ica yang malah menampar Yunda.


Melihat Ica yang memiliki sis bar-bar di balik kepolosannya,Yordan seperti melihat diri sang bule bar-bar dalam diri Ica. Yordan pun mengikuti langkah Ica yang sudah lebih dulu keluar dari dalam kafe,Yordan menelan slivanya susah payah membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Jika itu si bule bar-bar,sudah bisa di pastikan Yordan akan kena jurus kame-kemeha yang diturunkan Sun Goku pada Chi Chi. Yordan berpikir keras kira-kira apa yang akan di lakukan Ica padanya,hanya untuk mempersiapkan kuda-kuda jika ternyata Ica juga punya jurus kame-kameha seperti si bule bar-bar.


Ica menghentikan langkahnya ketika ia sudah berada di halte bus. Yordan yang mengekori Ica sedari tadi baru tersadar kalau sekarang mereka sudah berada di halte bus,yang jaraknya lumayan jauh dari kafe.


"Kita ngapain disini Ca?!" Tanya Yordan heran.


"Yah mau nunggu bus lah!!" Jawab Ica sinis.


"Nunggu bus? Buat apa? Kan kita bawa mobil.!"


"Buat jalan-jalan. Kakak lupa,kalau kakak janji mau ngajak aku jalan-jalan? Apa gara-gara abis ketemu sama si tante,kakak jadi amnesia!!" Sindir Ica.


"Astaga Ca!!! Aku inget kok,tapi kenapa naik bus sih??! Aku sengaja loh suruh orang dari mansion kakek aku untuk anter mobil yang mau aku pake selama disini,biar bisa bawa kamu jalan-jalan. Lah..sekarang kamu malah mau nya naik bus,gimana sih!!" Geram Yordan. Yordan semakin tidak mengerti kemauan anak perawan yang ada di hadapannya ini.


"Gak usah banyak protes!!! Ini hukuman buat kakak karena udah ketemu sama tante-tante tadi!!!"


"Kan ketemunya gak sengaja Ca,aku manatau dia ada disitu. Kan kamu juga liat sendiri tadi kalau aku berusaha menghindar dari dia."


"Terserah!! Sekarang kakak pilih,mau bawa aku jalan-jalan naik bus,atau kita pulang aja!!! Tapi kakak balik lagi tidur di hotel dan jangan pernah temuin aku lagi sampe aku selesai kuliah.!!"

__ADS_1


Wow..ancaman Ica terdengar lebih mengerikan dari pada ancaman si bule bar-bar di telinga Yordan. Gak bisa nemuin Ica sampe Ica selesai kuliah,itu sama aja membiarkan dirinya kena tikung sama pria-pria bule yang ada di kampus Ica. Dan parahnya lagi,ia harus menahan rindu selama kurang lebih empat tahun. Menahan rindu itu berat,biar Dilan aja,Yordan gak sanggup.


Mau tidak mau Yordan pun menyetujui permintaan Ica yang ingin berjalan-jalan menggunakan bus.


__ADS_2