
Setelah ibu dan anak itu keluar,anak buah mommy Sarah yang hanya melihat aksi madam nya,membubarkan para pengunjung coffee shop dan membayar ganti rugi atas keributan yang dibuat madam mereka kepada pihak coffee shop.
Sedangkan Rika,setelah mommy Sarah keluar,tak lama ada panggilan masuk dari sang manajer. Kaki Rika melemas saat sang manajer memberitahu kalau Rika harus membayar banyak uang pinalti. Karena sepertinya anak buah mommy Sarah langsung mengancam petinggi perusahaan kecantikan itu dengan video sang petinggi perusahaan tersebut sedang menikmati goyangan maut Rika,jika sang petinggi perusahaan tidak memecat Rika dan membuat Rika terboikot di agensi manapun.
Mau tidak mau sang petinggi perusahaan menuruti kemauan anak buah mommy Sarah. Dan hancur lah Rika dalam sekejap hanya karena berurusan dengan mommy Sarah.
⭐⭐⭐⭐⭐
Bang Satria memberhentikan mobilnya di parkiran wahana bermain. Tadi setelah Ica puas menangis puas,Ica minta bang Satria menemaninya bermain di wahana bermain. Bang Satria pun menyanggupi permintaan Ica.
Dalam perjalanan,bukannya menemani bang Satria mengobrol,Ica malah tertidur. Membuat jalanan yang lumayan macet semakin membosankan. Mungkin karena bang Satria sudah terbiasa dengan mulut Ica yang berisik itu.
"Ca...bangun udah sampe." Bang Satria membangunkan Ica.
"Eugh..." Ica mengerjapkan matanya,melihat sekeliling.
Matanya langsung berbinar seketika.
"Ayo bang,kita puas-puasin main.!!" Kata Ica langsung keluar dari mobil.
Bang Satria pun keluar dari dalam mobilnya. Ia mengikuti langkah kaki Ica dari belakang. Hari ini harinya Ica,jadi Ica mau apa dan ingin bermain apa pasti bang Satria menuruti kemauan Ica.
Hampir tiga jam mereka mencoba semua wahana bermain di tempat itu. Umur bang Satria yang sudah dua puluh enam tahun,membuat bang Satria tak sanggup lagi mengikuti apa maunya anak perawan. Berbeda dengan Ica si anak perawan tersebut,sepertinya batrenya masih sembilan puluh persen.
"Ca..udahan yuk. Abang capek banget Ca.." mohon bang Satria pada Ica.
"Tapi Ica belum nyobain yang itu bang,yang itu juga,yang itu juga.." Ica menunjuk beberapa wahana yang belum di naikinya.
"Tapi kita udah tiga jam disini Ca..ayo lah Ca,abang udah capek banget ini.." mohon bang Satria lagi.
Melihat wajah memelas dan kelelahan bang Satria,Ica pun jadi tidak tega untuk meneruskan keinginannya.
"Ya udah deh,kita pulang aja." Kata Ica sambil menggandeng tangan bang Satria.
"Tapi sebagai gantinya,kita makan di tempat yang paling mahal yah.." Ica mulai bernegosiasi.
Bang Satria menganggukkan kepala. Efek sudah sangat lelah menemani Ica bermain,perutnya pun juga sudah lapar.
Mereka pun berjalan menuju parkiran. Bang Satria mengendarai mobilnya keluar dari kawasan wahana bermain.
"Kita mau makan dimana nih?" Tanya bang Satria setelah keluar dari kawasan itu.
"Kita makan pecel ayam aja lah bang ditempat biasa aku,Tia sama Nia makan." Jawab Ica.
"Kata nya mau tempat mahal."
Ica menggeleng.
"Gak jadi. Kalau makan di tempat mahal,makanannya sedikit. Udah bayar mahal malah cuma ngotorin gigi doang. Kalau makan pecel ayam,biar udah nambah tiga kali bayarannya gak terlalu mahal."
__ADS_1
"Cih..kayak kamu aja yang keluar duit."
"Walau bukan Ica yang bayar,tapi Ica juga tau diri lah bang. Nanti Ica dimarahin kak Yola lagi kalau morotin uang abang terus."
"Yola gak gitu yah. Dia malah seneng kalau abang royal sama adek-adek abang." Protes bang Satria.
"Kalau abang royal mulu sama kita,gimana mau terkumpul uang mahar bang. Nanti kak Yola keburu di tikung orang lain loh..!!"
"Biar aja,itu namanya belum jodoh Ca.."
"Terserah abang aja lah. Nanti beneran kena tikung baru deh nangis kejer-kejer."
Bang Satria tidak menimpali lagi kata-kata Ica. Ia memilih fokus mengendarai mobilnya.
⭐⭐⭐⭐⭐
Flashback On
Yordan mengikuti mommy Sarah masuk ke dalam ruangannya.
Selama berjalan mulai dari keluar coffee shop sampai sekarang berada di depan pintu ruangan sang mommy,Yordan tak henti-hentinya memanjat kan doa.
"Semoga sakit encok si bule bar-bar yang tadi pagi tiba-tiba kumat lagi. Semoga si bule bar-bar dapet pesan kalau dia menang arisan berlian. Semoga asisten si bule bar-bar masuk dan kasih kabar kalau Mariah Carey mau pesan sosis sama nugget seribu ton." Begitu lah doa-doa Yordan dalam hatinya.
Ceklek. Pintu ruangan mommy Sarah terbuka.
Mommy Sarah melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangannya,dan duduk di sofa.
Dengan tangan dan kaki yang gemetaran Yordan duduk di sofa yang mommy Sarah tunjuk.
"Bener apa yang dikatakan wanita tadi,kalau kamu udah buka segelnya??!!" Tanya mommy Sarah to the point.
Yordan menelan slivanya susah payah. Yordan sudah bisa membaca ke arah mana perdebatan dengan mommy nya kali ini.
"Ya gak mungkin lah mom. Lagian mana ada sih bentukan perawan yang kayak gitu!!!" Kata Yordan menyanggah kata-kata mommy nya.
"Tapi wanita itu salah satu partner mu kan?"
Yordan menggeleng.
"Yordan gak pernah sentuh dia mom."
PLETAAAK.. Mommy Sarah melemparkan majalah bisnis yang ada di meja ke wajah Yordan.
"Auw..sakit mom..!" Rintih Yordan.
"Berani-beraninya kamu bohong sama mommy!!! Memangnya mommy gak tau,wanita tadi partner ranjang mu saat kamu nyuruh Ica datengnke hotel xxx kan??!!" Kata mommy Sarah dengan nada yang sudah naik satu tingkat.
Akh Yordan lupa kalau mommy Sarah adalah intel profesional.
__ADS_1
Yordan kembali menelan sliva nya susah payah.
"Tapi Yordan gak sempet ngapa-ngapain sama dia mom.!!"
"Masih mau bohong kamu!!!" Teriak mommy Sarah yang sudah berdiri dan mau melepas sepatu heelsnya.
"Kalau memang kamu sama wanita itu gak sempet ngapa-ngapain,kenapa Ica sampe nangis sesunggukan saat keluar dari hotel..!!!" Lanjut mommy Sarah.
"Dengerin Yordan dulu mom.!" Yordan menghela nafasnya sejenak sebelum melanjutkan kata-katanya.
"Yordan sama Rika gak ngelakuin hubungan intim seperti yang mommy pikirkan,Yordan bermain hanya sebatas dada Rika aja. Itu pun terpaksa Yordan lakuin karena Ica gak percaya kalau Yordan ini laki-laki brengsek dan tetep mau jadi pacar Yordan." Yordan menunduk setelah mengatakan itu pada mommy Sarah.
Mommy Sarah mendekati anaknya. Dan...
Bugh.. Mommy Sarah menendang kaki anaknya.
"Anak kurang ajar!!!! Berani-beraninya kamu bikin gitu sama Ica!! Emangnya gak ada cara lain selain ngelakuin itu???!!"
"Cuma itu cara yang melintas di otak Yordan mom."
Mendengar kata-kata Yordan,mommy Sarah semakin naik pitam.
"Dasar anak laknat!!! Dua tahun mommy kasih kamu ASI,otak kamu masih bagus!!! Giliran udah bangkotan,minumnya susu basi dari berbagai macam pabrik,bikin otak kamu jadi keracunan!!!!" Kata mommy Sarah sambil menjambak-jambak rambut anaknya.
"Aaauuuw mom..ampun mom..sakit mom..!!!" Rintih Yordan sambil memohon pengampunan dari sang mommy.
Mommy Sarah melepaskan tangannya dari rambut Yordan setelah puas menjambak rambut anaknya.
"Mommy bener-bener gak habis pikir,kenapa mommy bisa ngelahirin anak kayak kamu!!! Kamu kenapa sih gak berubah-berubah!!! Mau sampai kapan kamu hidup dengan gaya seperti itu!!! Pikir Yordan,gak selamanya kamu muda. Tiap tahun umur kamu bertambah,memangnya kamu gak mau nikah?? Punya istri yang siap melayani kebutuhan jiwa dan raga kamu. Punya anak yang lucu-lucu yang bisa meneruskan usaha mommy sama daddy dan usaha pribadi mu juga saat mereka dewasa nanti."
"Mommy kan tau Yordan gak percaya dengan yang namanya pernikahan."
Mommy Sarah menghela nafasnya. Ia sebenarnya tau apa yang menyebabkan anaknya seperti itu.
"Tapi bukan berarti kamu nyakitin wanita yang tulus mencintai kamu dengan cara seperti itu kan...?!! Kamu begini karena trauma dengan cinta pertama kamu,yang menjadikan kamu hanya pelampiasan nafsunya. Dan kamu membalas sakit hati kamu dengan melampiaskan nafsu mu dengan ke banyak wanita. Kalau begitu apa bedanya kamu sama cinta pertama kamu itu!!! Sama-sama di perbudak nafsu.!!!"
"Mommy ngapain sih bahas dia lagi.!!! Lagian Yordan ngelakuin itu ke mereka atas dasar pengen sama pengen kok.!!" Protes Yordan tak suka kalau masa lalunya di ungkit kembali.
"Pokoknya mommy gak mau tau,kamu harus berhenti dari kebiasaan kamu!!! Kalau kamu gak mau sama Ica,cari perempuan baik-baik yang terima kamu apa adanya,dan bawa ke hadapan mommy.!!!" Tegas mommy Sarah.
"Tapi mom..."
"Gak ada tapi-tapian!!! Kamu tinggal pilih,mau mommy pisahin kamu dari si Jeki atau mommy keluarin kamu dari ahli waris SFF Group dan Adiguna Asia Jaya!!! Dan mommy akan berikan semua aset mommy dan dan daddy untuk Ica.!!"
Yordan membelalakkan matanya tak percaya mommy nya bisa memberikan semua aset miliknya dan milik suaminya untuk orang yang baru sebulan ia kenal.
"Sebenernya gue anak kandung apa anak tiri sih...!!!" Gerutu Yordan dalam hati.
"Sekarang kamu keluar,balik sana ke kantor daddy kamu. Sambil pikirin yang mommy bilang ke kamu ini. Mommy males liat muka kamu lama-lama disini!!"
__ADS_1
Yordan pun beranjak dari duduknya dan melangkahkan kakinya keluar dari ruangan sang mommy.
Flashback Off