ROTI BAKAR

ROTI BAKAR
* Slice 242, Cari masalah


__ADS_3

"Ibu dengar dari Mas Danish kalo istrinya itu cantik dan pintar bikin kue, bolehlah nanti Ibu diajarin" puji istri atasannya Dafi.


"Saya masih tahap belajar Bu, Mas Danish yang menyarankan buat ikut kursus, jadi ya saya ikut" jawab Qeena dengan sopan, inilah kali pertama dia bertemu sama istri salah satu pejabat.


Rasa sungkan dan bingung menyerang, tapi rupanya lawan bicara Qeena paham kalo Qeena grogi.


"Harus terbiasa tampil dan bertemu sama orang banyak, baik yang punya jabatan lebih tinggi atau dibawahnya Mas Danish. Pelan-pelan nanti juga bisa kok, Ibu juga dulu begitu" nasehat istri atasannya Dafi.


"Ya Bu .. maaf ya Bu kalo saya masih bingung. Saya tidak berpendidikan tinggi seperti Mas Danish, belum pernah kerja formal, jadi wawasan saya tidak seluas Mas Danish" ucap Qeena jujur.


"Attitude itu bukan sekedar dinilai dari pendidikan atau seberapa tinggi karier kok, orang akan menilai kamu dari kesopanan dan tau cara menempatkan diri. Hanya perlu terbiasa aja. Ibu percaya Mas Danish bisa memoles kamu. Mas Danish itu udah seperti anak buat Ibu dan suami. Kami menikah dua puluh lima tahun tapi belum diberikan kepercayaan anak, tujuh tahun yang lalu, suami menjadi dosen tamu di almamaternya, bertemu sama Mas Danish yang saat itu masih jadi mahasiswa semester dua atau tiga gitu. Suami Ibu sangat tertarik sama pemikiran dan gaya bicaranya saat perkuliahan, dari sanalah mereka sering ketemu dan ngobrol. Mas Danish dulu sebulan sekali pasti main ke rumah. Sejak pindah ke Sungai Penuh jadi ga seakrab dulu. Maaf ya kami ga hadir dipernikahan kalian. Ibu sedang menjalani pengobatan di Singapura selama dua bulan terakhir. Tadi pagi Ibu sudah ketemu sama Mas Danish, katanya kamu ikut menginap disini, jadi sengaja Ibu datang buat liat langsung seperti apa wanita pilihan Mas Danish. Ternyata Mas Danish pintar milih istri. Cantik dan keliatannya kuat buat mendampingi Mas Danish meniti kariernya. Pesan Ibu, ikuti aja penempatan dimanapun, itu bisa menunjang karier kedepannya. Ibu sudah ngerasain tinggal di sepuluh propinsi sebelum Bapak ditarik kantor pusat. Semoga kedepannya Mas Danish bisa ada di posisi Bapak sekarang" ucap istri atasannya Dafi.


"Aamiin ya rabbal'alamin" jawab Qeena.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Selepas kursus ditempat Chef Ale, tugas Qeena pun usai menjadi Brand Ambassador ditempat tersebut, ada progress yang bagus untuk jumlah pendaftar di tempat kursus, rata-rata yang ikut para remaja putri dan Ibu rumah tangga yang diberikan diskon khusus ketika mendaftar saat promo ke Mall-mall.


"Rencana gimana kedepannya Qeena?" tanya Chef Ale ketika berbincang di cafe miliknya.


Semua peserta kursus diberikan tambahan pelajaran dengan ikut bekerja selama satu hari di cafe miliknya Chef Ale.


"Saya sudah membuat medsos khusus cake and pastry Chef, tapi belum banyak foto yang dipasang, baru pengenalan merek aja" ujar Qeena.


"Jadi mau memanfaatkan dapur rumah dulu?" tanya Chef Ale.


"Sepertinya begitu Chef, kan oven saya juga udah yang terbaru dan cukup untuk skala rumah tangga produksinya, saat bikin dapur, suami udah punya konsep dapur yang bisa buat usaha, jadinya emang luas dan tanpa meja ditengahnya" lanjut Qeena.


"Kamu harus punya jagoan dulu dalam pemasaran, jangan semua produk ditampilkan, pelan-pelan, kalo perlu pakai sistem PO, jadi kamu umumkan dimedsos akan buka seminggu kedepan untuk produk misalnya roti gandum sama selai srikaya, transfer setengahnya, pelunasan saat H-1. Coba cari ekspedisi yang murah dan sampai pada hari yang sama atau keesokan harinya. Siapkan juga packing jika jauh jarak pengiriman. Tapi saya sarankan buka Jabodetabek dulu. Pelan-pelan sambil kamu mempelajari packing dan pengiriman" saran Chef Ale.


"Baik Chef, nanti saya akan tulis dimedsos kalo baru menerima pesanan wilayah Jabodetabek aja" lanjut Qeena.


"Nama mereknya apa?" tanya Chef Ale.


"Qukis by Qeena" jawab Qeena.


"kedengarannya modern, oke juga. Siapa yang kasih ide nama?" tanya Chef Ale.


"Suami saya Chef, katanya biar beda aja" jawab Qeena.


"Sudah saya duga... dibalik wanita hebat, ada lelaki luar biasa dibelakangnya" puji Chef Ale.


Semua tampak antusias bisa bekerja menyiapkan orderan makanan dan minuman, jam lima sore semua sudah selesai dan pulang. Chef Ale akan mengantar Qeena pulang, ada supir Chef Ale juga, jadi ga hanya berdua di mobil. Dafi pun sudah ditelpon oleh Chef Ale pake HP nya Qeena untuk dimintai persetujuannya.


"Chef ... Chef ... Rida pingsan... " panggil bagian dapur saat Chef Ale mau pulang sama Qeena.


Mereka menuju dapur. Kondisi Rida udah sadar dan duduk didekat kulkas penyimpanan makanan.

__ADS_1


"Bawa ke ruangan saya aja ya buat istirahat" pinta Chef Ale.


Qeena ikut membantu Rida buat bangun dan memapahnya ke ruangan Chef Ale. Yang lain diminta keluar. Kini ada empat orang didalam ruangan. Chef Ale, Qeena, Rida dan manager cafe.


"Berangkat kerja udah sakit atau baru berasa sakit pas disini?" tanya sang manager cafe.


"Udah ga enak dari kemarin Pak, tapi kayanya masuk angin aja" jawab Rida.


"Kamu hamil ya?" tembak Ale.


Semua mata tertuju ke Rida. Rida menundukkan kepalanya dan menangis.


"Rida ... saya udah punya anak dua, jadi taulah tanda-tanda wanita hamil itu seperti apa. Walaupun saya ga kenal kamu secara personal, saya tau bagaimana karyawan saya baik yang kerja dibagian depan sampai bagian belakang. Ada aja sedikit yang berubah pasti saya tau. Sebenarnya saya udah perhatikan dari sebulan yang lalu. Kamu kadang mual saat mencuci piring dan kerap memakai masker saat mencuci piring. Agar orang ga tau kamu lagi eneg. Bentuk badan juga beda, agak berisi" ungkap Chef Ale.


"Tapi kan Chef .. dia belum nikah" jawab manager Cafe.


"Kita ga boleh suudzon... siapa tau dia menutupi identitas nenikah disini agar dapat kerja, ya kan?" kata Chef Ale.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Bu Fia sudah mulai menampakkan perubahan sikap ke Qeena bahkan beliau sampe ikut masarin produk selai sarikaya buatan Qeena yang diterima dengan baik sama teman-teman saat kuliah dan rekan sekantornya dulu.


Qeena mengikuti saran Chef Ale untuk membuka PO sistemnya jadi bisa sekalian bikinnya. Bu Fia mencatat ada seratus jar selai srikaya dan dua puluh lima roti gandum premium serta lima loyang cake tape keju.


Qeena sedang merancang kapan produksinya dan biaya yang dibutuhkan mulai dari bahan hingga proses packing.


Dafi yang diperpanjang masa tugas di Semarang jadi agak kesal karena Qeena ga bisa ke Semarang sedangkan dia juga lagi ga bisa pulang ke Jakarta. Orderan semua minta dikirim di hari Sabtu dari pagi hingga siang hari. Jadi hari Kamis sudah proses pembuatan selai srikaya. Cukup memakan waktu yang lama pembuatannya. Mak Nuha dan Mak Imah tampak juga ikut sibuk membantu Qeena.


Jadi kalo selai sudah akan matang proses pembuatannya, bersamaan dengan itu sambil memanaskan oven sampai suhu seratus tiga puluh derajat celcius dan tidak boleh lebih panas dari suhu tersebut. Koran sudah dibentangkan pada setiap rak oven. Karena menggunakan oven gas, maka harus dipastikan koran jauh dari api. Nanti toples akan disusun dalam rak oven dan toples tidak saling bersentuhan. Tutup pintu oven dan sterilkan toples selama minimal dua puluh menit, sekali sterilisasi bisa masuk empat puluh toples. Jika sudah selesai, maka langsung diisi sama selai dalam kondisi panas agar toples tidak pecah atau retak.


Sterilisasi merupakan bagian penting dari pengawetan untuk menghilangkan bakteri atau jamur dari makanan dan wadah penyimpanan.


Proses ini juga melindungi makanan yang dimasukan kedalam wadah agar dapat lebih awet.Β Sterilisasi adalah proses yang mudah dan cepat dilakukan, oleh karena itu sebaiknya tidak diabaikan. Ilmu seperti ini baru Qeena dapat setelah kursus di tempat Chef Ale, sebelumnya hanya tau dengan proses merebus jar aja.


🏡️


Kamis setelah subuh, keriuhan di dapur sangat terasa. Yang dikerjakan adalah selai srikaya, hari Jum'at baru akan produksi roti gandum dan cake tape mulai dari malam, jadinya siang hari Qeena tidur.


Sambil menunggu proses pematangan roti dan cake, Qeena mengemas tiap jar selai dengan bubble wrap agar ga pecah saat pengiriman.


🏡️


Sabtu subuh Qeena mulai packing orderan roti dan bolu, setelah itu dimasukkan kedalam box kuenya. Qeena menyiapkan bungkusan orderan disertai alamat dan mulai mengirim dengan ojek yang ada disekitar rumah. Berbagi rejeki dengan ojek pangkalan tapi tarif disamakan dengan ojek online. Para driver ojek sangat senang karena sudah disusun yang searah pesanannya.


"Mba Qeena .. kalo ada orderan lagi kaya gini boleh ya kita dilibatkan, pokoknya siap antar deh" ujar salah satu driver ojek.


"Dido'akan lancar aja ya orderannya. Oh ya ini udah saya ketik tanda terimanya, tolong minta penerima menandatangani sebagai bukti barang diterima" jelas Qeena.

__ADS_1


"Baik Mba" jawab driver ojek.


πŸ’


Fajar ada libur empat hari, rencananya mau ngabisin waktu di rumah aja. Fajar bawa ikan asap yang dipesan dari temannya. Ternyata kepulangan Fajar ke rumah, sekalian ngenalin teman dekatnya sekarang. Sama-sama dokter di Rumah Sakit yang sama. Karena rumahnya ga jauh jadi sekalian mereka pulang bareng.


Dafi justru udah terlebih dahulu dikenalin sama teman dekatnya Fajar, melalui video call. Atas pertimbangan Dafi pulalah, Fajar akan bersilaturahim berkenalan dengan keluarga ceweknya ini serta mengenalkannya ke Bu Fia


Walaupun dari perkenalan lewat video call, Dafi melihat teman dekatnya Fajar ini baik dan sopan, berbeda sama cewe sebelumnya, jadi Dafi kasih lampu ijo buat mereka. Walaupun ga secantik Qeena, tapi mukanya ga beda jauh, apalagi keduanya punya lesung pipi. Bedanya teman dekatnya Fajar belum berjilbab.


🏡️🏡️🏡️🏡️🏡️🏡️🏡️🏡️🏡️🏡️🏡️🏡️🏡️🏡️🏡️


Iyus memang menunjukkan sedikit perubahan ke Enyaknya, dia jadi betah di rumah dan ga banyak omong. Iyus juga banyak didalam kamarnya, ga minta makan atau rokok kaya biasanya.


Pagi ini, Enyak dikejutkan dengan datangnya rombongan keluarga ke rumahnya. Merasa belum kenal sama sekali, Enyak manggil Iyus buat nemuin.


Rupanya ada keluarga seorang perempuan yang minta pertanggungjawaban Iyus buat dinikahi karena hamil. Iyus memang mengakui bahwa itu anaknya, tapi kondisi nganggur membuatnya bingung. Iyus kenalan saat jadi driver ojek online. Rupanya dari candaan chat di aplikasi, berlanjut tukaran nomer HP. Dari sanalah Iyus melancarkan jurus rayuan buayanya. Padahal usia perempuannya ini masih muda, sepantar Qeena, tapi masih juga terkena rayuan Iyus.


Makanya orang tuanya perempuan ini sangat marah dan mau menjebloskan Iyus ke penjara. Karena ga ada niat baik dari Iyus, Akhirnya dibawa ke kantor polisi oleh keluarga perempuan tersebut.


Ditengah kebingungan, Iyus menelpon Qeena, menjelaskan semua duduk permasalahannya. Qeena menelpon Dafi tapi ga diangkat karena disilent, Dafi masih ada meeting, kemudian dia mengirimkan chat minta ijin akan ke kantor polisi membantu Iyus. Qeena pamit ke Bu Fia, Mak Nuha dan Mak Imah, mereka ga ada yang mau ikut kalo urusan Iyus.


Setibanya di kantor polisi, Qeena melihat muka Iyus yang lumayan lebam karena dipukuli keluarga wanita yang dihamili. Qeena yang ga punya pengalaman berhadapan dengan hukum jadi bingung. Sedang bingungnya, melintas Chef Ale yang akan meninggalkan kantor polisi. Qeena langsung mengejarnya.


"Chef... chef ... " panggil Qeena.


"Loh...ngapain kamu disini?" tanya Chef Ale heran.


Rupanya Chef Ale dipanggil ke kantor polisi untuk dimintai keterangan tentang kasus penipuan yang dilakukan oleh temannya.


Karena udah bingung harus gimana, Qeena menceritakan sekilas tentang masalah Iyus ke Chef Ale.


"Jadi itu Ayah kamu yang berbuat senista itu?" tanya Chef Ale.


"Iya Chef, ya sebenarnya kami juga belum dekat karena baru ketemu juga sama Bapak saya yang udah jauh sejak saya kecil. Saya bingung ini berhadapan sama polisi, malah jadi takut" ucap Qeena yang keliatan panik.


"Udah tenang .. kita dengerin dulu aja maunya gimana. Ayo masuk, kita coba bicarakan secara kekeluargaan. Siapa tau mau" ajak Chef Ale.


"Chef Ale ga sibuk?" tanya Qeena.


"Ga" jawab Chef Ale.


Chef Ale mencoba berbicara sama keluarga korban.


"Dimusyawarahkan aja dulu secara kekeluargaan, toh semua udah terjadi. Kalo Pak Iyus dipenjara, berarti nanti ga ada yang akan menikahi anak Bapak kan?" argumen Chef Ale.


"Laki-laki hidung belang emang, punya anak udah nikah, masih aja genit ke perempuan, mana pengangguran lagi. Mikir dong masa ngerayu perempuan yang umurnya layak jadi anaknya .. mikir" kata Bapaknya korban sambil ngejulek kepalanya Iyus.

__ADS_1


"Sabar Pak.. gini ajalah.. mereka dinikahin sebagai bentuk tanggung jawab. Toh mereka juga saling cinta kan. Mana bisa terjadi kalo ada salah satu pihak yang ga mau. Ini kan berarti mau sama mau. Kalo diperkosa atau dikasih obat tidur itu baru bisa lanjut ke jalur hukum, kalo kaya gini emang bisa?" ucap Chef Ale.


Setelah bujuk rayu dari Chef Ale akhirnya keluarga korban luluh juga. Disepakati tiga hari kedepan, Iyus akan menikah. Chef Ale mengantar Iyus dan Qeena ke rumah keluarga perempuan untuk berbicara lebih lanjut lagi.


__ADS_2