Secercah Cahaya Untuk Raina

Secercah Cahaya Untuk Raina
Tak Disangka


__ADS_3

"Bagaimana, apakah anda sudah setuju untuk menemani saya, selama saya berada dikota ini?" tanya pria berwajah oriental yang masih terlihat tampan diusia nya yang tak lagi muda.


Terlihat Riska masih menimbang sesuatu.


"Baik, saya terima tawaran anda. Tapi dengan satu syarat." ucap Riska membuat semua yang berada disitu menatap nya.


"Baik, ucapkan apa syarat mu." tanya pria itu.


"Saya ingin anda menikahi saya meski hanya menikah dibawah tangan." Syarat itu diajukan nya, dia berfikir setidaknya mereka akan terikat meski tidak dalam pernikahan yang sah di mata negara.


Terlihat Rio menimbang syarat yang diajukan oleh Riska.


"Apa-apaan sih, kamu?" Desi berbisik dengan menatap tajam Riska.


Dirinya takut, jika Riska akan mempermalukan dirinya dan juga suaminya.


"Cukup berani juga ternyata dirimu. Baik, saya terima syarat dari kamu." ucap Rio mantap.


Rio merupakan seorang pengusaha kaya raya dari kota sebelah yang sering bepergian ke luar kota atau negara yang bekerja sama dengan dirinya. Rio sendiri sudah memiliki seorang istri dan dua orang anak. Namun, semenjak istrinya mengalami kelumpuhan, dia sama sekali tidak pernah mendapatkan haknya sebagai suami. Sehingga dia memutuskan untuk mencari wanita simpanan untuk memenuhi hasrat nya.


"Riska juga masih terlihat sangat ***** meskipun sudah memiliki tiga orang anak, pandai juga dia merawat tubuhnya." batin Rio.


Sementara itu, yang ada dipikiran Riska hanyalah mencari cara agar dirinya bisa mendapatkan apa yang dia inginkan.


*****


Beberapa tahun hubungan Rio dan Riska berjalan dengan lancar, namun Riska menyadari ada sesuatu yang kurang dari Rio yang tidak dimiliki seperti mas Fajar mantan suaminya. Meskipun dirinya sudah dipenuhi dengan segala kemewahan yang diberikan oleh Rio. Perlahan-lahan hubungan mereka terendus oleh si sulung anak Rio.


Dan lambat laun, Riska mulai menyesali apa yang sudah ia perbuat adalah kesalahan karena sudah melukai hati seorang wanita yang juga sekaligus seorang ibu dan melukai hati anak-anak mereka.


Dan sejak itu, ia merasakan kerinduan yang dalam terhadap anak-anaknya.


*******

__ADS_1


Raina mendengarkan dengan detail cerita perjalanan hidup ibunya yang rela menjadi istri simpanan demi mencapai keinginan nya menjadi kaya.


"Apa ibu sudah siap, jika harus kehilangan semua kekayaan yang sudah Ibu dapatkan sekarang?" tanya Raina.


"Harta ini, tidak sebanding dengan apa pun, Nak. Karena harta ibu yang sebenarnya adalah kalian. Ibu punya kalian yang lebih berharga dari apa pun." ucap Ibu Riska sembari menggenggam tangan anaknya.


Raina tersenyum mendengar ucapan yang keluar dari mulut ibunya.


Tak terasa, mobil sudah memasuki parkiran resto tempat Raina bekerja.


" Bu, Raina kerja dulu, ya. Ibu hati-hati dijalan." ucap Raina sembari mencium tangan dan pipi ibunya.


"Iya, Nak. Mungkin untuk dua atau tiga hari ini ibu tidak pulang kerumah kalian. Ibu akan tetap di apartemen untuk sementara waktu hingga benar-benar masalah ibu dengan dirinya berakhir dengan baik." ucap Ibu Riska sembari memeluk anaknya.


Raina turun dari mobil, memasuki resto setelah memastikan mobil ibunya sudah tak tampak lagi.


"Pagi, Rai ...." sapa Mas Awan yang juga baru tiba diresto.


"Pagi juga ...." ucap Raina tersenyum dan berlalu meninggalkan Mas Awan.


Sementara itu, dikantor Raina sudah bersiap untuk melakukan pekerjaannya.


Memeriksa kembali laporan pendapatan dari kasir sebelum dia merekap nya ke dalam komputer.


Tak lama kemudian suara dering handphone nya membuyarkan konsentrasinya.


Segera diraih nya benda pipih itu. Panggilan masuk tertera dilayar ponsel 'Bunda Eva'


[Halo, assalamualaikum, Bun ....]


[Walaikumsalam .... Rai, bisa tidak kamu siang ini ke gedung 'Aparteman Rio Group' , saya ada urusan mendadak jadi saya tidak bisa kesana. Tolong kamu urus semuanya, ya.]


[Baik, Bun.]

__ADS_1


Panggilan diakhiri. Raina berfikir sejenak,


"Apa mungkin itu apartemen milik suaminya ibu yang sekarang? Sebaiknya aku minta ditemani aja, sama Sandra." gumam Raina.


Segera ia menghubungi Sandra, mengutarakan niatnya dan setelah dipastikan Sandra mau menemaninya, panggilan pun diakhiri.


Raina segera bersiap-siap dan bergegas keluar dari kantor, karena Sandra akan menjemput nya.


Baru saja Raina keluar dari pintu resto, mobil Sandra juga tiba diparkiran resto.


Raina segera masuk kedalam mobil.


"Cepat banget, tau-tau sudah nyampe aja." ucap Raina.


"Hehehe, jarak dari rumah ku ke resto kan gak terlalu jauh, Rai, dan kebetulan juga tadi sebenarnya aku mau ngajak kamu makan siang, eh ... malah kamu yang duluan hubungin aku." jawab Sandra.


Mobil melaju dijalan yang cukup sepi, melewati gedung-gedung yang menjulang tinggi. Mobil memasuki salah satu gedung yang paling besar dan megah. Terpampang tulisan besar diatas gedung 'Aparteman Rio Group'


Sebuah gedung apartemen yang dilengkapi dengan sejumlah fasilitas mewah didalamnya. Gym and Spa Center, Food Court dan masih banyak lagi fasilitas lainnya.


Raina dan Sandra memasuki food court, disana sudah menunggu seorang lelaki muda. Ya, dia Ridho anak dari pemilik Rio Group yang mengurus perusahaan EO milik ayahnya.


Raina dan Sandra disambut dengan hangat oleh lelaki itu. Sandra terlihat akrab dengan lelaki itu yang ternyata sudah berteman lama dengannya.


Bukan hanya Sandra, tapi semua keluarga Sandra sangat mengenal baik keluarga Ridho.


Setelah Ridho bercerita banyak tentang Rio Group, baru lah Raina benar-benar meyakini bahwa dia sedang berhadapan dengan anak sulung dari ayah tirinya. Namun, hanya Raina yang tahu tentang itu.


Percakapan cukup panjang, hingga akhirnya mereka menyepakati menggunakan jasa EO dari pihak Ridho untuk anniversary resto yang akan diadakan minggu depan.


Bersambung


**Mohon maaf untuk segala kekurangannya πŸ™

__ADS_1


Mohon untuk krisan nya yang membangun πŸ™


Like, Komen dan Vote dari kalian sangat berarti untuk saya. 😊**😘


__ADS_2