
Raina memasuki restoran tersebut, matanya mengedarkan ke segala penjuru ruangan mencari orang yang sudah membuatnya datang ke restoran itu.
Akhirnya, matanya menangkap sesosok lelaki yang sudah menunggu nya di meja kiri pojok ruangan yang berhadapan langsung ke arah luar.
Raina pun melangkah mendekati meja tersebut.
Ridho yang melihat kedatangan Raina, langsung memasang wajah sok cool nya didepan Raina.
"Ok. Kamu belum terlambat, masih ada sisa waktu mu lima menit." ucap Ridho sembari melirik jam tangannya.
Raina menarik kursi di depannya dan hendak menduduki nya. Namun, Ridho mencegahnya untuk duduk.
"Eits, siapa yang bilang kamu boleh duduk? Tidak ... tidak ... kamu tetap berdiri disitu."
"Apa? Aku capek! Aku sudah buru-buru kesini, tapi kamu malah tidak memperbolehkan ku untuk duduk. Bukannya kita akan makan siang?" tanya Raina dengan nada yang sudah mulai kesal.
"Iya, kita akan makan siang. Tapi, sebelumnya kamu yang harus memasak menu yang sudah aku pilih dan menyajikan nya untuk ku." ucap Ridho dengan santai nya.
Raina mengepalkan kedua tangannya menahan kekesalan nya.
Ridho yang melihat Raina yang sudah mulai kesal tambah semakin ingin mengerjai gadis yang berada didepan nya.
"Kenapa? Apa kamu keberatan dengan perintahku? Anggap saja itu tanda permintaan maaf mu sudah berani menampar ku. Atau kamu mau aku batalkan semuanya." ucap Ridho semakin menjadi.
"Ah, tidak ... tidak ... aku akan melakukan nya untukmu." Raina segera meraih buku menu yang sudah dipilih Ridho, dan melangkah menuju dapur restoran.
"Yes!" Ridho bersorak seperti anak kecil yang sudah berhasil memenangkan suatu permainan.
********
Sementara itu di dapur restoran,
"Maaf, permisi. Apa saya bisa minta tolong?" tanya Raina kepada koki yang berada didapur.
"Iya, Nona mau minta tolong apa?" jawab koki tersebut dan kembali bertanya pada Raina.
"Tolong bantu saya untuk memasak makanan ini." ucap Raina sembari menyodorkan menu makanan yang sudah dipilih Ridho.
Koki tersebut terlihat bingung, karena memasak pesanan pengunjung adalah tugasnya dan untuk apa gadis yang berada didepan nya ini capek-capek ke dapur hanya untuk menyerahkan daftar menu pelanggan yang seharusnya tugas waiters.
__ADS_1
"Baik, Nona. Silahkan Nona untuk menunggu di meja pengunjung." ucap koki itu.
"Tidak, saya akan disini memasak makanan itu, dan Pak koki yang baik tolong bantu saya apa saja yang dibutuhkan untuk membuat makanan itu." ucap Raina.
"Tapi ...." Koki tersebut ingin menolak tapi Raina sudah memasang muka memelasnya.
"Tolong ya, Pak. Ini demi nyawa saya, Pak." Raina menangkupkan kedua tangannya memohon kepada koki tersebut.
"Baik ... baik ...." ucap Koki tersebut.
Raina tersenyum senang, segera ia menggulung lengan kemejanya dan rambut panjang nya pun di ikat tinggi asal.
Dengan sigap dia melakukan apa yang sudah diperintahkan sang Koki. Tanpa ia sadari Ridho sudah memperhatikan nya dibalik kaca dapur dengar tersenyum-senyum melihat tingkah Raina.
"Rupanya dia sungguh-sungguh menjalankan perintahku." gumam nya.
Makanan sudah disajikan diatas piring, Ridho segera melangkah ke meja semula sebelum Raina menyadari bahwa dirinya diawasi.
Raina berjalan perlahan mendekati meja Ridho dengan membawa nampan yang berisi penuh dengan makanan yang telah dipesan oleh Ridho.
Raina segera menyajikan hidangan tersebut didepan Ridho. Sedangkan Ridho hanya memperhatikan wajah Raina yang terlihat lelah.
"Silahkan dinikmati makanannya, Tuan." ucap Raina kepada Ridho.
"Wah, ternyata kamu masih ingat cara melayani pengunjung dengan baik." ucap Ridho.
"Bagaimana kamu bisa tahu pekerjaan ku sebelumnya?" tanya Raina tak menduga jika Ridho tahu perihal dia menjadi waiters sebelum di posisi admin sekarang.
"Aku tahu semua tentang dirimu. Duduklah dan makan bersama ku." ucap Ridho yang sudah mulai memakan makanan nya.
Raina segera duduk dikursi nya, dan memakan makanannya dengan lahap. Sedangkan Ridho tertawa melihat tingkah laku Raina.
"Makan lah dengan tenang, nanti kamu tersedak." ucap Ridho.
"Aku mengejar waktu, jam istirahat ku sebentar lagi habis." ucap Raina sembari terus memakan makanan nya.
Ridho mengambil tisu dan mengelap kan sisa makanan yang menempel disamping bibir Raina.
Sontak Raina kaget dengan perlakuan Ridho yang kembali tiba-tiba melakukan hal tak terduga.
__ADS_1
"Sudah aku bilang, makanlah dengan pelan. Biar tak belepotan seperti balita begini." Kembali Ridho memperingati Raina.
Raina masih tertegun dan tak merespon ucapan Ridho.
Ridho mengeluarkan ponselnya dari saku celana nya. Terlihat dia sedang mencari nama seseorang dikontak telepon. Dan kemudian melakukan panggilan.
"Segera antarkan ke restoran Y." ucapnya dan langsung mengakhiri panggilan setelah memerintahkan seseorang diseberang sana.
Raina terdiam memperhatikan gerak-gerik Ridho.
"Jangan melihat ku seperti itu, nanti kamu bisa jatuh cinta denganku." ucap Ridho dengan pede nya.
"Cih ... cih ... amit-amit aku suka sama orang aneh seperti kamu."
Ridho hanya tertawa melihat kelakuan Raina.
Tak lama kemudian, seorang pria paruh baya yang saat itu membawa sepeda motor Raina untuk diperbaiki datang menghampiri meja mereka.
"Ini Tuan kuncinya. Sepeda motornya ada diparkiran." ucap pria itu sembari meletakkan kunci sepeda motor didepan Ridho.
"Terimakasih, Pak Pras." ucap Ridho kepada pria itu.
Ridho menyerahkan kunci sepeda motor itu kepada Raina. Dan langsung diterima Raina dengan senang.
"Terimakasih. Berapa biaya perbaikan nya yang harus aku bayar?" tanya Raina.
"Kau tak perlu membayar nya dengan uang. Aku hanya ingin kau mematuhi perintahku." ucap Ridho dengan gaya angkuh nya.
"Apa? Apa lagi yang akan kamu lakukan? Bukannya aku sudah menuruti perintah mu." ucap Raina yang mulai kembali terlihat kesal.
"Baiklah. Kalau kamu tidak mau, akan aku batalkan. Biar kamu mencari EO lain sesuai standar keinginan Bunda Eva." Lagi-lagi Ridho kembali mengancam Raina.
Raina merasa tersudutkan. Karena bunda Eva tidak pernah memakai jasa EO dari perusahaan lain selain dari milik Ridho.
"Kamu ... benar-benar makhluk menyebalkan!" ucap Raina sembari berdiri dan meninggal kan Ridho.
Ridho tertawa puas karena sudah berhasil memasukkan Raina kedalam permainan nya.
**Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan like dan komen kalian ya ππ
Terimakasih ππ**