Setelah Salah Paham

Setelah Salah Paham
Setelah Salah Paham - BAB 101


__ADS_3

WELCOME TO THE WORLD


🌹HAPPY READING🌹


Zergan membuka aplikasi hijau di ponselnya dengan santai. padahal lelaki itu akan mendapat sebuat kejutan yang akan membuatnya tidak tenang seharian. Seketika mata lelaki itu membola dengan mulut menganga. "Matilah aku seharian ini," ucap zergan frustasi dengan nada memelas dan mata yang terus fokus pada gambar yang dikirim oleh aludra.


"Kamu benar-benae tahu cara menyuruhku u tuk pulang cepat, Sayang," rengek zergan seorang diri dengan menghempaskan tubuhnya ke kasur.


Posisi zergan serba salah saat ini. jika dia tengkurap akan yang sakit karena terhimpit dibawah saja. jika dia telentang maka akan ada yang berdiri tegak dibawah sana dan itu akan sangat mengganggu pemandangan. Yang benarnya dia harus bersatu dengan sang istri sekarang juga.


Zergan merubah posisi menjadu duduk. untung saat ini dia sedang memakai sarung, jadi benda pusaka itu bisa lepas bernafas di balik sarung tanpa ada kain kecil yang menghalanginya. zergan mengmbil ponsel dan langsung melakukan panggilan pada nomor aludra.


.....


Aludra yang masih asik senyum sendiri setelah melihat pesannya bertanda centang biru. Wanita itu menebak saat ini zergan sedang tersiksanya.


Baru akan memejamkan mata untuk tidur, ponselnya bergetar. aludra melihat kontak 'Suamiku ❤🤑' tertera di layar ponselnya. aludra berdehem sebentar lalu mengangkat panggilan dari zergan.


"Halo Maasssh," ucap aludra dengan suara yang dia buat seksi dan menggoda.


Tidak ingin menganggu Zayn yang tertidur, Aludra kembali bangun dan berjalan menuju walk in closed. disana dia lebih leluasa untuk menggoda zergan.


"Sayaaaaaang," rengek zergan di seberang sana.


Aludra menutup mulutnya agar tawa itu tak terdengar oleh zergan. bisa habis dia nanti jik ketahuan menertawakan zergan yang sedang diujung tanduk kewarasannya karena menahan hasrat.


"Kamu kenapah, Massshh? aku udah ngantuk iniiiih," ucap aludra dengan suara serak dan seksi.


"Aku pulang, yaaaaa," ucap zergan lagi merengek.


"Kenapa pulang?" tanya aludra mulai dengan suara normalnya. dia jadi kasihan dengan sang suami karena harus menahan diri seperti itu.


"Kamu harus bantu kakek dan mama dulu, ya. Aku kirim foto itu biar kamu gak rindu-rindu banget lho sama aku. Biar ada obatnya," ucap aludra dengan nada mengantuk dan menguap diakhir kalimat yang dia ucapkan.


"Itu gak obat, Sayang. tapi penyiksaan. Kamu udah tahu aku paling susah nahan diri malah dikirim. foto. kayak gitu. kalau aku deket gak apa-apa. ini aku jauh, Sayang. ini gimana nidurinyaaaa?" ucap zergan sambil mengomeli aludra.


"Kamar mandi, Mas."


"Kamu harus tanggung jawab, Sayang," rengek zergan lagi.


"Ini keinginan si dedek yang mau kirim foto sama kamu. Bukan mau aku ngerjain kamu, Mas. Aku ngantuk banget ini. Aku tidur dulu ya. Assalamu'alaikum, suamiku."


TUUUUT....

__ADS_1


Aludra tergelak setelah menutup panggilan teleponnya. Wanita itu mengusap lembut perutnya yang sudah menonjol. "Kamu benar-benar jahil, Nak. begitu terus sampai lahir biar kita bisa jailin papa dan abang kamu, ya nak," gumam aludra senang.


dengan langkah riang dia kembali ke kasur dan merebahkan dirinya. Aludra mulai memejamkan mata dan tidur dengan senyum puas di bibir wanita itu.


.....


"Benar-benar nakal, ya," gumam zergan setelah sambungan telepon dengan aludra terputus.


Zergan tersenyum manis. meskipun benda pusakanya itu membuat dia sedikit tersiksa, tapi dia senang karena kelakuan istrinya ini selalu bisa membuat dia melupakan sedikit kesedihan di hatinya. aludra pasti merasakan bahwa disana ada ketidak tenangan dalam hatinya. "Terimkasih banyak, Sayang," gumam zergan lalu mencium sendiri layar ponselnya yang terdapat foto Aludra disana bersama dengan Zayn.


"I love you."


.....


Zergan turun untuk melakukan sarapan bersama fatih, ana dan juga anwar yang sudah datang lebih dulu ke meja makan. lelaki itu kini sudah rapi dengan jas formalnya. namun ada yang lain dari wajah zergan hingga membuat ana, fatih dan anwar yang melihatnya sedikit bingung.


"Kamu kenapa, Nak?" tanya Ana.


"Aku?"


ana mengangguk.


"Aku baik-baik aja, Ma," jawab zergan duduk di sebelah Ana yang berhadapan dengan anwar. sedangkan fatih duduk di kursi kepala keluarga.


"Jelas aku tak dapat jatah karena kakek menahanku disini," jawab zergan sedikit menggerutu.


"Dasar predator," gumam fatih mengatai cucunya. sedangkan anwar hanya tersenyum sedikit dan melanjutkan sarapan.


Ana menggeleng tersenyum mendengar anak dan mertuanya itu. "Kamu memang harus tahan-tahan, Nak. kehamilan aludra masih dalam minggu rentan. Jadi pandai-pandailah," ucap ana menasehati yang dianggukki oleh zergan. setelah itu mereka melanjutkan sarapan dan segera ke Bailey Group.


.....


Tidak sampai berjam-jam, zergan hanya membantu fatih selama dua jam. setelah itu dia langsung ke bandara untuk melakukan penerbangan kembali ke Indonesia. Dia benar-benar melakukan dengan sangat cepat meskipun benar-benar harus menguras otaknya. fatih benar-benar memanfaatkan kepintaran cucunya itu. beruntung hari ini dia tidak bertemu dengan adam. Bailey di beilye group. jadi moodnya masih sangat baik hingga sampai di rumah nanti.


Zergan menatap jam di pergelangan tangannya yang sudah menunjukan pukul sepuluh pagi. itu berarti dia akan malam di indonesia jika tidak ada kendala.


"I'm coming surga dunia," jerit zergan dalam hati dengan wajah yang sangat sumringah. jelas sekali bahwa dia sangat bahagia karena akan bertemu kembali dengan aludra dan zayn. meskipun hanya berpisah dua hari, tapi yang namanya rindu tidak mengenal berapa lamanya. dia selalu datang kapan saja tanpa bisa kita atur.


.....


Sedangkan di tempat lain, wira tersenyum menatap seorang wanita yang sedang duduk di meja kasir rumah tato miliknya.


kaki wira melangkah mendekat ke arah wanita itu. "Ekhem!"

__ADS_1


Grace yang tadi sedang berbincang dengan salah satu pegawainya kini menoleh. wanita itu memutar bola mata malas menatap wira. beberapa hari ini hidupnya tenang karena tidak ada gangguan dari wira. tapi sekarang lekaki itu datang lagi. itu artinya ketenangan akan pergi dari hidup grace.


"Ada apa?" tanya grace jutek.


Wira tersenyum. bukannya menjawab pertanyaan grace dia malah beralih menatap karyawan grace yang tersenyum ramah menyambutnya. "Aku tidak menyangka karyawan lebih ramah dari pemiliknya. kau adalah karyawan yang baik," ucap wira memuji karyawan itu dan menyindir grace.


"Terimakasih, Tuan. Ada yang bisa kami bantu?" tanya karyawan itu ramah.


"Aku ingin melukis tubuhku," jawab wira yang langsung mendapat tatapan dari grace.


"Biar aku yang mengurusnya," ucap grace pada karyawan yang akan membuka suaranya tadi dan langsung menarik tangan wira memasuki ruangan pembuatan tatonya.


"Kau! apa-apaan?" tanya grace melotot menatap wira.


"Aku? aku mau buat tato," jawab wira singkat.


"Tidak boleh!" jawab Grace menolak tegas.


"Kenapa?" tanya wira heran.


Grace menghela nafas pelan. "Kau itu muslim. tato itu dilarang untukmu," ucap grace memperingatkan Wira.


"Buatkan aku tato atau kau jadi pacarku?" tanya wira menatap grace.


"Jangan mulai, Wira," ucap grace menoleh kearah lain menghindari tatapan wira.


"Buatkan aku tato," ucap wira lagi.


Grace menghela nafas pelan. "Dimana?" tanya grace.


Wira menunjuk area yang mau di buat tato. Grace yang melihat itu melotot tak percaya. "KAU GILA!"


......................


Waaaah, Kira-kira wira mau buat gato dimana, ya????


Btw, masih ingat grace kan? itu lho, wanita galak kesayangan wira. tapi sayang, tembok mereka tinggi bangeeeet.


Oiya, buat yang mau lihat chatnya zergan dan aludra yang buat zergan mabuk kepayang bisa lihat di instagram aku yaaa


Jangan lupa mampir dan ikuti instagram aku @yus_kiz untuk melihat info mengenai novel aku yaa!!!!


Selamat membaca!!!!!!!!

__ADS_1


__ADS_2