
WELCOME TO THE STORY
🌹HAPPY READING🌹
Sepasang suami istri itu kini sedang tidur sambil berpelukan diatas ranjang. Keduanya saling menatap penuh cinta dan kasih.
"kenapa?" tanya aludra yang bingung karena sang suami senyum-senyum tak jelas.
"Istriku cantik," ucap zergan bangga.
"Emanglah. kalau aku gak cantik aku yakin kamu gak bakal mau," jawab aludra percaya diri.
"Enggak, ya. aku tu cinta kamu apa adanya," jawab Zergan ngotot.
"Kalau aku sih enggak. emang kamu ganteng, udah gitu pake plus kaya lagi, ya kali aku nolak," ucap aludra dengan senyum jahatnya.
"Wanita emang gak ada yang tulus," ucap Zergan menggerutu.
"Jangan ngomong gitu deh. kalau aja wajah aku gak cantik dan aku dekil, kamu gak mungkin lirik aku kan. wajah itu nomor 2 setelah agama mas, karena itu yang bakal kita lihat setiap hari. Masa iya kita mau mata kita lihat-lihat yang gak seger di pagi hari," ucap Aludra jujur.
Zergan berpikir sejenak. benar juga apa yang dikatakan oleh istrinya ini. "iya juga sih, ya. tapi ada yang salah, Laki-laki kalaupun wanitanya gak kaya dia pasti bakal tetap mau," ucap zergan meralat perkataan aludra.
"Itu hanya berlaku bagi laki-laki berduit," jawab aludra santai.
Zergan terkekeh mendengar jawaban santai istrinya. Dia mengeratkan pelukan pada aludra karena gemas dengan wanita itu.
"Aku gak tau kenapa selama hamil ini mulut aku cerewet banget, usil juga, manja juga, dan selalu aja mikirnya tuh duit terus," ucap aludra heran dengan dirinya sendiri.
"Baguslah. Calon anak aku ini bakal jadi seorang putri raja nanti," ucap zergan mengusap lembut perut aludra.
"Kamu mau banget anak perempuan, Mas?" tanya aludra menengadah menatap suaminya.
Zergan mengangguk.
"Tapi kalau dia laki-laki gimana?" tanya Aludra khawatir.
"Gakpapa. kalau dia laki-laki pasti akan tampan, kalau dia perempuan pasti bakal cantik. Karena dia berasal dari perpaduan dua bibit unggul," jawab zergan yang membuat senyum terbit di bibir aludra.
"Sayang banget sama Mas," ucap aludra membenamkan kepalanya di dada bidang zergan.
"Mas juga lebih menyayangi kamu, sayang," jawab zergan dengan yakin.
Setelahnya hanya keheningan yang menemani mereka. mereka berdua hanyut dalam pikiran masa depan yang begitu indah.
"Oiya, Mas."
__ADS_1
"Hem? aku pikir udah tidur," jawab zergan cukup terkejut.
"Belum ih! Aku mau tanya soal yang tadi," ucap aludra membuat dahi zergan berkerut.
"Tanya apa sayang?" ucap zergan lembut.
"Tentang grace," jawab aludra pelan.
"kamu mau tanyain apa? aku bakal jawab setahu aku," ucap zergan lembut.
"Emm, sudah berapa lama kamu kenal grace?" tanya Aludra.
"Aku ketemu sama grace waktu itu sekalian juga sama wira. Dia dalam kondisi yang sangat buruk. jadi aku dan wira bantuin. Setelah itu kami gak tau lagi kabarnya gimana. Eh ketemu lagi waktu aku nyelidikin kasus rea," jawab zergan jujur.
"Kamu tahu latar belakangnya grace gak?" tanya aludra lagi.
"Aku gak tahu, sayang. tapi kalau dilihat dari wajahnya dia orang yang mandiri. Dan wanita mandiri itu biasanya banyak beban. setahu aku juga, keluarganya gak utuh," jawab zergan sekenanya.
"Kok kamu gak tahu sih mas?"
"Ya ngapain aku cari tahu, Sayang?"
"Iya juga sih, ya," jawab aludra malu karena melontarkan pertanyaan yang tidak masuk akal pada Zergan.
"coba kamu tanya Wira. dia tahu mengenai ini. Wira pernah menyelidiki tentang ini. kamu tahu sendirikan wira suka sama grace," ucap Zergan yang membuat aludra mengangguk.
Aludra menghela nafas pelan. "Tadi waktu di panti, ada penghuni rumah ribut besar, Mas. Rumahnya tepat banget bersebrangan dengan panti da-"
"Itu rumah grace," potong zergan yang membuat aludra menatap intens suaminya.
"Kok tahu?"
"Aku pernah kesana bersama wira untuk menyelidiki khasus yang dibuat rea dan adam," jawab Zergan yang membuat aludra mengangguk.
"Kamu gak lihat ada yang aneh dengan keluarganya, Mas?" tanya Aludra lagi.
"Waktu itu hanya ada grace sayang. jadi aku gak tahu," jawab zergan seadanya.
Aludra mengangguk percaya. "Aku lihat grace di pukul sampai luka, Mas. dan itu juga dilihat langsung sama anak-anak panti. dan bu lestari bilang kalau itu udah sering terjadi. hampir setiap hari," ucap aludra memberitahu Zergan.
Zergan menghela nafas pelan. Sudah jelas pemandangan itu sangat tidak baik untuk anak-anak.
"kita harus bantu grace, Mas," ucap Aludra menatap zergan dengan penuh kekhawatiran.
"Kami yakin grace mau? dia bukan wanita yang mudah dibujuk, Sayang. grace sangat teguh pada pendiriannyapendiriannya. Prinsipnya sangat kuat apalagi mengenai dirinya sendiri," ucap zergan memperingati aludra.
__ADS_1
"Sekuat-kuatnya wanita, dia pasti butuh bantuan, Mas. dia pasti butuh bahu untuk bersandar," jawab aludra sedih.
"kok kamu sedih?" tanya zergan tak suka.
"Sama-sama wanita kan harus saling mengerti," jawab aludra.
"Kamu gak boleh sedih juga. kalau kamu sedih aku gak suka."
Aludra menghela nafas pelan. dia tersenyum menatap zergan dan mengecup singkat bibir suaminya.
"Besok kita kasih tahu wira soal ini, ya," ucap zergan yang langsung dianggukki oleh aludra.
"I love you suamiku."
"I love you more istriku."
.....
Sesuai dengan apa yang dikatakan zergan, dia membawa aludra dan zayn ke kantor untuk bertemu wira. Sedangkan zayn tidak ikut dan lebih memilih untuk bermain bersama Bima.
Kini ketiga orang itu sudah duduk di ruangan zergan. Setelah mendengar cerita aludra mengenai grace, wira hanya bisa menahan emosi yang ada dalam dirinya.
"apa kak wira tahu mengenai ini?" tanya aludra lagi.
Wira menghela nafas pelan. Dia menyenderkan punggungnya sebentar ke sandaran sofa dan kembali duduk tegap setelah beberapa detik.
"grace memiliki latar belakang keluarga yang berantakan. Orang yang kamu lihat memperlakukan grace dengan kasar itu bukan orang tua kandungnya, tapi orang tua dari anak yang pernah grace habisi nyawanya dengan tidak sengaja."
"APA? Grace bunuh orang?"
Wira menggeleng. "Grace menghilangkan nyawa seorang anak lelaki berusia tujuh tahun untuk menolong kakak kandungnya yang disiksa saat masih sekolah dasar. dan grace saat itu baru berusia enam tahun."
"Lalu dimana keluarga kandungnya?" tanya aludra lagi dengan tubuh yang bergetar mendengar cerita wira.
Wira menggeleng. "Tidak ada yang tahu tentang itu sekarang ini. hanya grace yang mengetahui kebenarannya. aku sudah mencoba untuk mengorek semua masa lalu grace, tapi dia sangat pintar menyembunyikan. bahkan orang kepercayaanku saja tidak bisa mengulik masa lalunya lebih banyak," jawab wira menunduk.
Aludra menggeleng tak percaya. Sekeras itu hidup grace?
"Ada satu hal lagi, kak," ucap aludra diam sebentar.
"Apa?" tanya wira. Sedangkan zergan hanya diam mendengarkan. lelaki itu asik bersandar manja di bahu aludra.
"Ada bekas luka di setiap jenis tato berbeda di tubuhnya grace."
................... ...
__ADS_1
Jangan lupa mampir dan ikuti instagram aku @yus_kiz untuk melihat info mengenai novel aku yaa!!!!
Selamat membaca!!!!!!!!