Setelah Salah Paham

Setelah Salah Paham
Setelah Salah Paham - BAB 131


__ADS_3

WELCOME TO THE STORY


🌹HAPY READING🌹


Mama ana berjalan menyusul dokter David keruangannya. Bukannya tidak percaya atas apa yang disampaikan dokter David, tapi mama ana merasakan ada satu hal yang janggal menurutnya. Mungkin aludra tidak menyadari, tapi dia sangat tahu akan hal ini.


“Dokter David,” panggil mama ana menghentikan pergerakan dokter David yang akan membuka pintu ruangannya.


Dokter David berbalik. “Ana,” ucap Dokter David terkejut melihat mama ana yang sudah berdiri di debelakangnya.


"Bisa kita bicara, dokter?" tanya mama ana sopan.


Dokter David terdiam sebentar. Setelahnya laki-laki itu mengangguk. "Ayo ke ruangan saya," ucap Dokter David membuka pintu dan diikuti oleh mama ana.


Dokter David menghela nafas pelan. Dia harus bersikap biasa agar ana tidak merasa ada sesuatu yang mencurigakan.


"Bagaimana kondisimu, ana?" tanya David sopan. David sangat mengenal ana karena wanita itu adalah istri dari sahabatnya yang kini entah bagaimana keadaannya.


"saya sangat baik, dokter David," jawab Mama ana sopan.


Dokter David tersenyum dan mengangguk. "jadi apa yang ingin kamu bicarakan ana?" tanya Dokter David setelah menghela nafas pelan.


"Bagaimana kondisi anak saya sebenarnya, dokter david?" tanya Mama ana langsung tanpa banyak basa-basi.


"Seperti yang sudah saya jelaskan. kondisi zergan drop itu karena dia kelelahan. dia terlalu memaksa diri untuk bekerja sehingga staminanya menurun," jawab dokter David yakin.


"Hanya itu?" tanya mama ana menatap dokter David.


"Ya, hanya itu, ana," jawab dokter David meyakinkan.


"Kalau begitu kenapa bisa ada dokter rizal yang ikut membantu Anda memeriksa kondisi zergan? setahun saya dokter rizal adalah ahli syaraf, dokter David."

__ADS_1


DEG


Dokter David terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh mama ana. dia tidak menyangka jika ana melihat keberadaan dokter rizal dari luar ruangan UGD.


"Ah, itu. Dokter rizal tadi ada keperluan dengan saya. makanya dia menyusul ke UGD," jawab dokter David sedikit gugup.


"Ada keperluan? Tapi saya melihat dokter rizal yang lebih banyak memeriksa zergan daripada anda. Maksud anda zergan punya keperluan dengan dokter rizal?" tanya mama ana mengintimidasi. Naluri seorang ibu tidak akan bisa dikalahkan. Hati mama ana sangat yakin ada yang tidak beres dengan kesehatan anaknya.


"Mungkin itu hanya penglihatanmu dari luar saja, ana," jawab dokter David mengelak.


"Anda ingin melanggar sumpah anda sebagai seorang dokter dengan merahasiakan keadaan sebenarnya pasien kepada keluarganya sendiri, bahkan ibunya? bukankah itu dapat membuat keadaan pasien semakin buruk. saya sebagai ibu berhak mengetahui keadaan anak saya, dokter david," ucap mama ana tegas.


Dokter David menghela nafas pelan. "Saya tidak bermaksud begitu, Ana. Semua saya lakukan atas permintaan zergan sendiri," jawab Dokter David menatap mam ana.


"Kalau begitu beritahu saya, dokter David. saya ini seorang ibu. Tidak ada yang lebih penting bagi saya selain anak saya sekarang. Saya ingin selalu bersama anak saya. jangan buat saya menyesal nanti saat semua sudah terlambat, dokter david," ucap mama ana sendu.


Dokter David lagi-lagi menghela nafas pelan. dia terdiam beberapa detik. Setelahnya dokter David mengambil sebuah map yang berada di laci meja kerjanya dan memberikan pada mama ana. "Dari sini kamu akan mengetahui semuanya, ana. bacalah," ucap dokter david.


Mama ana sangat tahu itu penyakit apa. itu adalah salah satu penyakit langka yang menyerang syaraf motorik bahkan dapat mengganggu pernapasan penderitanya. dan sampai sekarang ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit itu.


"apa ini benar, David?" tanya mama ana dengan mata berkaca-kaca tanpa memanggil dokter pada nama David. saat ini dia mengajak seorang teman untuk berbicara. bukan seorang dokter dan pasiennya.


Dokter David mengangguk. "benar, ana. Dan dokter rizal yang menangani penyakit zergan ini," jawab dokter David jujur.


"Ini penyakit langka. apa zergan bisa sembuh?" tanya mama ana lagi.


Dokter David menghela nafas pelan. "Aku tidak bisa menduga itu, Ana. karena dalam kenyataanya, penyakit ini sambat mustahil untuk disembuhkan. Tapi kita tidak bisa percaya begitu saja. Semuanya kembali pada sang penguasa takdir. Kita harus tetap berdoa dan optimis jika semua pasti akan baik-baik saja,? " ucap dokter David menenangkan mama ana.


Mama ana mengusap air matanya yang sedikit berembun. "Cobaan apa lagi untuk anakku ini? Setelah mentalnya sebagai anak di hajar habis-habisan oleh ayahnya sendiri, sekarang dia harus menerima sakit seperti ini," ucap mama ana tak tahu harus bagaimana menghadapi semuanya.


"Zergan laki-laki yang kuat. dia bukan orang yang mudah mudah menyerah. Dia tidak mungkin membiarkan tubuhnya kalah oleh penyakit ini," ucap dokter David lembut.

__ADS_1


"Saya minta pada kamu untuk selalu menemani zergan, ana. Dan satu lagi, zergan meminta untuk merahasiakan ini pada aludra. zergan tidak ingin semua ini membuat aludra khawatir sehingga mengganggu kandungannya," ucap dokter David menyampaikan keinginan zergan.


Mama ana terdiam. "Saya akan mencoba. Karena bagaimanapun aludra berhak tahu mengenai kondisi suaminya, david," jawab mama ana yang hanya bisa membuat dokter David menghela nafas pelan. Dia juga tidak bisa memaksa ana. karena apa yang disampaikan wanita itu memang benar adanya. istri menang harus mengetahui bagaimana keadaan istrinya.


"Terimakasih atas penjelasannya, David. saya mohon selamatkan anak saya," ucap mama ana memohon.


"Saya dan dokter rizal akan terus berusaha dan memberikan yang terbaik. Tapi selain itu, doa dan semangat kalian sangat penting untuk zergan," jawab dokter David yang dianggukki oleh mama ana.


"Setelah ini, apa yang bisa saya lakukan dokter?" tanya mama ana pelan.


"Pastikan zergan untuk selalu mengkonsumsi obatnya rutin, Ana. Karena saat ini obat itu sangat berpengaruh untuk zergan. dan juga, pastikan zergan banyak mengkonsumsi buah-buahan segar," jawab dokter rizal yang dianggukki mama ana.


"Terimakasih dokter david. saya akan laksanakan saran anda. Kalau begitu saya permisi, dokter," ucap mama ana pamit dengan sopan.


Dokter David mengangguk. dia menatap sendu kepergian mama ana. terdengar helaan nafas dari lelaki itu. "Padahal mereka adalah keluarga yang baik. tapi tetap saja, ujian datang tanpa melihat itu semua."


.....


Aludra saat ini sudah berada di dalam ruang perawan zergan. Wanita itu tetap setia duduk di kursi sebelah ranjang zergan. Tangannya terus saja menggenggam lembut tangan sang suami yang masih belum sadarkan diri.


saat diperiksa di UGD, zeegan memang sadar dari pingsannya. tapi karena pengaruh obat dan bius yang diberikan dokter rizal, sekarang lelaki itu masih tertidur.


"Ini pertama kalinya bagi kamu kayak gini, mas. Aku khawatir. suami aku biasanya kuat. apa kamu segitu capeknya sampai pingsan kayak gini, Mas?" ucap aludra seolah zergan bisa mendengar apa yang dia sampaikan.


"Semoga semua baik-baik aja. Dan tidak ada hal yang mengkhawatirkan, ya Mas. Aku benar-benar takut kamu kayak gini. Aku bingung nanti harus jelasin gimana sama zayn saat dia tanyain keadaan kamu, Mas," ucap aludra lagi dengan sebelah tangannya yang bebas mengusap lembut dahi zergan.


"Aku nungguin kamu sama anak-anak kita, Mas."


......................


Jangan lupa mampir dan ikuti instagram aku @yus_kiz untuk melihat info mengenai novel aku yaa!!!!

__ADS_1


SELAMAT MEMBACAAAA!!!!!


__ADS_2