Setelah Salah Paham

Setelah Salah Paham
Setelah Salah Paham - BAB 97


__ADS_3

WELCOME BACK TO THE STORY


🌹HAPPY READING🌹


Sebelum matahari terbit, rea sudah akan bersiap untuk meninggalkan rumah Adam. wanita itu hanya tidur beberapa jam karena pikiran yang begitu rumit.


"Aku harus kemana? apa aku kembali saja ke Indonesia?" gumam Rea bingung. tidak ada keluarga yang menjadi tujuannya. Tidak ada rumah yang akan menjadi tempat pulangnya.


"Kamu harus hidup dan kita akan bahagia bersama, Nak," ucap Rea sambil mengusap lembut perutnya yang masih rata itu.


Rea mulai menyeret kopernya. Wanita itu segera ke luar dari kamar tamu. Tepat di pertengahan ruang tamu, Rea menatap ke lantai dua dimana ada pintu kamar Adam.


Dengan ragu Rea melepaskan genggaman tangannya pada koper dan mulai melangkahkan kaki menaiki tangga. perlahan tangan Rea terangkat membuka handel pintu dengan lembut agar tak mengganggu tidur Adam.


kamar nampak gelap karena adam mematikan lampu saat tidur. dengan pelan kaki Rea melangkah memasuki kamar. Dia langsung berjalan menuju ranjang untuk melihat wajah lelaki yang dia cintai untuk terakhir kalinya.


Dengan senyum mengembang. Rea bersimpuh tepat disebelah sisi ranjang yang adam tiduri.


"kamu nampak sangat damai jika tidur begini," gumam Rea lirih takut jika nanti adam akan tebangun dan mendengar suaranya.


"Aku pamit, ya. jaga diri kamu baik-baik. sehat sehat terus dan jangan sampai sakit. gak ada yang bakal rawat kamu kalau kamu sakit nanti," ucap Rea dengan mata berkaca-kaca. Rea mendekatkan bibirnya ke dahi adam untuk memberi kecupan singkat sebagai bentuk perpisannya.


beberapa detik Rea menutup mata untuk menikmati kulit adam yang menempel di bibirnya. sampai saat dia sadar bahwa semua ini bisa saja membangunkan adam. Rea menjauhkan bibir dan kembali menatap wajah adam.


DEG


Jantungnya seakan ikut terlepas saat mata yang tadi tertutup itu kini sudah terbuka dan menatap lurus pada Rea.


"Ma-maaf aku mengganggu tidurmu. A-aku hanya ingin pamit," ucap Rea ketakutan dengan kepala menunduk.


"Sekali ****** tetap saja ******. Kau tidak malu dengan sholat yang kau lakukan kemarin?" tanya Adam pelan namun terdengar sangat tajam.


Rea hanya bisa terdiam sambil menunduk. Adam yang melihat itu terkekeh pelan. lelaki itu langsung bangun dari tidurnya dan duduk menghadap Rea yang masih bersimpuh di lantai.


"Kembalilah ke kamar tamu. kau akan tetap disini sampai nanti aku mengatakan saat yang tepat untukmu pergi," ucap adam yang membuat Rea langsung mengangkat kepalanya.


"Apalagi yang mau kau dengar? ayo keluar dan kembali ke kamarmu! dan jangan terlalu bahagia karena ini, karena semua ini bukan karena aku masih memikiii hati untukmu. Aku hanya masih membutuhkanmu sedikit," ucap adam lagi yang mematahkan semua pikiran baik Rea terhadap dirinya.

__ADS_1


Rea hanya bisa tersenyum pedih. "Terimakasih, tuan adam," ucap Rea mengubah panggilannya sama saat pertama kali dia bertemu dengan adam dulu.


Adam terkekeh sinis. "Syukurlah kau paham posisimu sekarang," jawab Adam dan kembali merebahkan dirinya.


Rea menahan hati untuk tidak menghajar pria di depannya. Bagaimana bisa hatinya memilih pria jahat, tua dan tidak setia seperti adam ini? tapi mungkin memang ini takdirnya, hati penggoda memang akan terpaut pada teman mainnya yang merupakan seorang pengkhianat.


.....


Pesawat yang ditumpangi Fatih, Zergan, mama ana dan juga asisten pribadi fatih yaitu anwar kini sudah mendarat di Bandar Udara Internasional Auckland setelah mengudara selama kurang lebih 11 jam.


Tidak ingin membuang waktu lama mereka segera menaiki mobil yang sudah disiapkan untuk menjemput di bandara menuju perusahaan pusat Bailey Group.


"Jangan takut, Ma," ucap Zergan memegang lembut tangan mama ana untuk menenangkan ibunya yang nampak tidak tenang.


Kini mereka sudah duduk di mobil masing-masing. fatih dan anwar satu mobil sedangkan zergan bersama dengan mama ana.


Mama ana yang duduk di sebelahnya menoleb xN tersenyum. "Mama hanya belum siap bertemu lagi dengan ayah kamu, Nak," ucap mama ana jujur akan apa yang dia rasakan saat ini.


"Zergan mengerti bagaimana takutnya, benci, sedih yang mama miliki. trauma mama sangat hebat, tapi jangan lupa, ma, bukan mama yang menjadi orang jahatnya. Mama adalah korban dari semua kejahatan adam bailey," ucap Zergan mencoba menenangkan mama ana.


Zergan menghela nafas pelan. lelaki itu menarik tubuh mama ana dan memeluknya. "Jangan khawatir, Ma. mama tidak sendiri," ucap Zergan mengusap lembut lengan mama ana dengan sebelah tangannya.


Mama ana hanya mengangguk. sebanyak apapun kata yang dia sampaikan, sebanyak apapun orang terdekat tempat dia bersandar, yang bisa merasakan sakitnya hanya dia sendiri. satu sisi mama ana ingin menyendiri, satu sisi lainnya dia sangat ingin melupakan semua dan hidup bersama anak dan menantu yang selalu mendukungnya.


saat mama sudah bisa membuka diri, maka trauma mama akan berganti menjadi sebuah keikhlasan, Ma. Batin Zergan yang bisa merasakan keadaan mamanya saat ini.


tidak mudah untuk zergan. meskipun dia sudah memiliki keluarga kecil sendiri, namun dia tetap seorang anak yang memiliki ayah dan ibu. takdir membawanya untuk memilih antara ibu dan ayahnya. Takdir memaksanya untuk membenci ayahnya sendiri. Takdir memaksanya merubah perasaan yang dulunya kagum dan sayang, kini menjadi benci dan dendam. Perang batin itu selesai dia lalui dalam diam.


Aku berharap anak-anakku nanti tidak merasakan kesakitan ini. Batin Zergan berharap untuk kebahagiaan keluarga kecilnya.


.....


"Anda baik-baik saja, Tuan?" tanya Anwar menatap fatih yang melamun menatap keluar jendela mobil.


Fatih terkekeh pelan. "Tidak ada yang baik-baik saja, Anwar. Bagian dalamnya hancur sekali," jawab Fatih penuh makna tanpa menolehkan kepalanya sedikitpun dari pemandangan luar mobil.


Fatih menghela nafas pelan. Dia sangat mengerti apa yang dimaksud oleh tuannya itu. Tapi tidak banyak hal. yang bisa dia lakukan saat ini. tetap setia dan tetap menjadi tangan kanan lelaki itu adalah pilihan yang terbaik untuk tidak menambah luka padanya.

__ADS_1


Kau tidak hanya menyakiti hati seorang perempuan, Adam Bailey. kau juga menyakiti seorang ayah, anak dan juga istri. Batin anwar mengingat berapa sadisnya kerusakan mental yang dibuat oleh adam kepada keluarganya sendiri.


Adam Bailey tersenyum menyambut kedatangan keluarganya. kini mereka berada di ruangan lelaki itu sebelum memulai rapat besar yang akan dihadiri oleh para investor dan petinggi perusahaan lainnya.


Berbeda dengan wajah keempat orang itu yang hanya diam tanpa berekspresi apapun.


"Langsung saja adam, ayo kita ke ruang meeting," ucap fatih yang tidak ingin berlama-lama.


Adam yang sejak tadi hanya memandang ana kini beralih menatap ayahnya. "Bisa tinggalkan aku berdua dengan istriku?" tanya Adam menatap mereka berempat.


"Istrimu? maaf dia adalah ibuku," jawab Zergan menatap adam aneh.


Adam menghela nafas pelan. "Apa aku tidak termaafkan?" tanya adam lirih.


Seketika darah Zergan serasa mendidih mendengar pertanyaan yang terlontar dari mulut adam.


"Apa kau waras menanyakan itu? Aku rasa anakkupun bisa menjawab pertanyaanmu! " jawab zergan tak habis pikir dengan Adam. "Bisa-bisanya kau bertanya seperti itu setelah menghancurkan banyak hubungan. Bisa-bisanya kau bertanya begitu setelah melukai banyak hati. Bisa-bisanya kau bertanya setelah memberikan trauma berat kepada banyak mental? DIMANA OTAKMU?!" lanjut Zergan emosi.


Mama ana yang sejak tadi menggenggam tangan anaknya mengeratkan genggamannya agar Zergan sadar atas apa yang dia lakukan.


Zergan mencoba mengatur nafas untuk meredakan emosinya. "Jika bukan karena mamaku, sudah aku pastikan ruangan ini penuh akan darah," ucap zergan menatap benci adam bailey.


Adam yang mendengar perkataan zergan terkekeh lirih menertawakan dirinya sendiri. "Maafkan aku," dua kata dari mulut adam yang justru menambah dalam tanggapan pedang tak kasat mata yang menembus hati itu.


"Ayah," panggil adam pada fatih.


Fatih menatap Adam datar.


"Aku akan menyerahkan semuanya jika Ana tetp bersamaku."


......................


Hai temanku semua Aludra dan Zergan masih berlanjut, ya. Bagi yang sedikit lupa, kalian bisa baca bab sebelumnya ya, dijamin tetap seru.


Jangan lupa mampir dan ikuti instagram aku @yus_kiz untuk melihat info mengenai novel aku yaa!!!!


Selamat membaca!!!!!!!!

__ADS_1


__ADS_2