
Selamat datang kembali teman-teman. kisah aludra dan zergan balik lagi nih, yeaaayyy!!!!
Selamat membaca dan semoga kalian selalu menikmati walau sudah lama kita tak bersatu hati. HAPPY READING
"Aku sama sekali tak tertarik," jawab Rio.
"Ah baiklah! padahal aku memintamu untuk membawa dan menyelamatkan Rea dar-"
"Aku akan atur penerbangan ke New Zealand," jawab Rii cepat dari seberang sana dan langsung memutus sepihak panggilan mereka.
Zergan terkekeh, dia tak habis pikir dengan duda yang satu itu. Padahal Rio tidak ada kurangnya sama sekali, tampan? iya, meski zergan lebih tampan, tapi lelaki itu bisa dibilang incaran wanita juga. Tapi, kenapa harus Rea wanita yang disukainya? Cinta memanng sudah buta, padahal Rio sangat tahu bagaimana kelakuan Rea selama ini.
"Rea kenapa, Zergan?" tanya sebuah suara dari pintu yang membuat Zergan langsung terdiam.
Zergan menoleh, dan matanya langsung melebar melihat Mama ana yang berdiri pintu ruangan rawatnya.
"Mama," gumam Zergan pelan.
Mama Ana mengayunkan kakinya melangkah mendekat ke kasur zergan. "Rea kenapa, Zergan?" tanya Mama ana lagi.
"Ah, bukankah Mama masih diruangan Profesor?" tanya Zergan berusaha mengalihkan pertanyaan Mama Ana.
"Sudah selesai," jawab Mama Ana singkat.
__ADS_1
"Kakek dimana?" tanya Zergan lagi.
"Ayah masih ada kepentingan dengan Profesor, teman lama ternyata," jawab Mama Ana yang dibalas anggukkan oleh Zergan.
"Sekarang giliran kamu yang menjawab pertanyaan Mama, Rea kenapa?" tanya Mama Ana lagi menatap Zergan.
"Ma," ucap Zergan memelas sambil menggeleng menatap Mama Ana.
"Jawab saja, Zergan, mama sudah baik-baik saja," jawab Mama Ana meyakinkan anaknya.
Zergan menghela nafas pelan. "Zergan meminta teman Zergan buat bantu Rea lepas dari Ayah," ucap Zergan jujur.
"Memangnya kenapa?" tanya Mama Ana bingung. Harusnya mereka sudah hidup bahagia karena sudah tidak ada dirinya yang menghalangi, sekarang kenapa Rea ingi bebas dari Adam?
Mama Ana menutup mulut tak percaya mendengar apa yang Zergan katakan. "Bukankah memang itu yang mereka inginkan?" tanya Mama Ana heran.
Bintang memperhatikan wajah Mamanya. Dia ingin melihat apakah ada kesedihan di mata Mama Ana atau tidak. "Mama baik-baik saja?" tanya Zergan lembut.
Mama Ana mengangguk. "Mama sudah tidak apa-apa. Mama sudah ikhlas dan sekarang Mama jauh lebih tenang karena berusaha berdamai. Saat kita yakin dengan Sang Pencipta, maka ketenangan akan selalu bersama kita, nak," ucap Mama Ana tersenyum menatap Zergan.
Zergan tersenyum melihat Mamanya. Dia takut jika tadi Mama Ana akan sedih dan kecewa atas apa yang dia lakukan, tapi ternyata Mama Ana lebih kuat dari yang dia kira.
"Jadi Rea kenapa?" tanya Mama Ana lagi yang ingin mendengar ceritanya.
__ADS_1
Zergan menghela nafas pelan. Setelahnya lelaki itu menceritakan semuanya, mulai dari Rea yang menghubungi Aludra hingga Zergan yang meminta bantuan Rio untuk menolong Rea.
"Memang gak ada yang bisa tahu hati manusia, Allah bisa membolak-balikkannya kapan aja," ucap Mama Ana setelah mendengar semuanya.
"Siapa sangka, Ayah kamu yang dulu begitu tergila-gila dengan Rea, kini malah ingin membunuhnya," lanjut Mama Ana.
Zergan terkekeh. Jujur saja, sampai sekarang dia masih jijik jika mengingat hubungan Ayah dan adik tirinya itu. Tapi mau bagaimana, Mamanya saja sudah berdamai dia juga harus berdamai demi Sang ibu, meskipun hatinya tetap saja membenci Adam. "Sudah bukan urusan kita, Ma. Zergan juga melakukan semua ini atas permintaan Aludra, Zergan hanya tidak mau Aludra kepikiran sampai mengganggu kehamipannya. Makanya Zergan meminta bantuan Rio untuk menolong Rea."
"Teman kamu Rio itu suka sama Rea?" tanya Mama Ana penasaran.
Zergan mengangguk.
"Mama gak habis pikir dengan hati teman kamu," jawab Mama Ana heran.
"Gak ada yang tahu hati kan, Ma?"
"Iya sih, tapi kan gak harus-. Ah! Sudahlah, bukan urusan kita juga."
...----------------...
Sama Mama Ana, author juga gak habis fikri dan di luar nurul sama Rio 🤦♀️
Bagi yang lupa kalian boleh baca bab sebelumnya dulu biar rasanya nyampe ke hati menusuk jiwa yaaa, hehe.
__ADS_1
Peluk jauh dari Nona Marwa dan enjoy your reading 🤗🥰