Setelah Salah Paham

Setelah Salah Paham
BAB 164


__ADS_3

Selamat datang kembali teman-teman. kisah aludra dan zergan balik lagi nih, yeaaayyy!!!!


Selamat membaca dan semoga kalian selalu menikmati walau sudah lama kita tak bersatu hati. HAPPY READING!!


Aludra tersenyum. wanita itu mengambil sebelah tangan zergan dan menggenggamnya lembut. "Jika nanti dia perempuan jangan seperti mamanya, biarkan dia menjadi wanita tangguh dengan hati selembut sutra," ucap aludra mengoreksi apa yang tadi dengan sampaikan.


"Kenapa seperti itu, Sayang? kamu adalah wanita terbaik," ucap zergan tak setuju. secara tidak langsung aludra mengatakan bahwa dia bukan perempuan baik.


"Mas," panggil aludra lembut menggenggam tangan zergan.


Zergan menjawab dengan tatapan lembut kepada aludra.


"Bagi seorang suami, istrinya adalah perempuan terbaik. bagi seorang ibu, dia ingin anaknya menjadi lebih baik dari dirinya, mas. kenapa begitu? karena aku yang tahu bagaimana kehidupan aku selama ini. tidak semua yang aku lakukan adalah baik, dan aku gak mau nanti anak aku merasakan penyesalan seperti aku sekarang ini. sama halnya seperti kamu yang gak mau jika nanti anak kita mirip seperti kamu sikapnya, aku juga begitu, mas. Biar mereka menjadi versi terbaik diri mereka masing-masing nantinya," ucap aludra menjelaskan dengan lembut kepada Zergan.


Zergan tersenyum. "Berkali-kali aku bersyukur karena memiliki kamu, sayang," ucap zergan tulus yang dibalas senyuman manis oleh aludra.


"Kita masuk?" tanya aludra sambil menatap pintu kamar inap zergan.


"Aku tadinya mau ke taman, sayang. bosan di kamar terus," ucap zergan menyampaikan keinginannya.


"Sama aku, ya?" tawar aludra yang dianggukki lelaki itu.

__ADS_1


"Aku titip tas di dalam dulu," ucap aludra berdiri dan berjalan memasuki kamar inap zergan untuk menitipkan tasnya kepada Mama Ana.


Zergan tersenyum menatap istrinya. Setelahnya lelaki itu memanggil seorang perawat yang kebetulan lewat untuk memgambilkan kursi roda. Dia tidak akan kuat untuk berjalan kaki sampai ke taman.


"Terimakasih," ucap zergan setelah perawat itu kembali membawakan kursi roda.


"Ayo, mas," ucap aludra yang juga baru keluar dari kamar inap zergan.


"Bantu dorong kursi roda aku, ya sayang," ucap lelaki itu memohon menatap aludra.


Aludra tersenyum dan mengangguk. tanpa diminta pun dia pasti mau mendorong kursi roda zergan.


setelah melewati lorong rumah sakit, kini. mereka berdua sampai di taman rumah sakit. di Taman banyak pengunjung dan beberapa pasien yang mencari udara segar disini. "Segar ya, mas," ucap aludra yang dianggukki zergan.


"Kenapa?" tanya Aludra. kini wanita itu duduk di kursi panjang yang ada di taman dan mendekat kursi roda hingga posisi mereka kini berhadapan.


"Gakpapa, disini rasanya tenang aja. pikiran dan hati aku bisa bekerjasama dengan baik untuk ngebayangin kamu ada disamping aku, sayang," jawab Zergan memberitahu.


"Maaf jika aku menyiksa dengan kerinduan, ya mas," ucap aludra menyesal.


Zergan tersenyum. "aku menikmatinya, sakit karena rindu ada obatnya, sayang, yaitu pertemuan, jika sakit karena kecewa, tidak ada obatnya selain keikhlasan. dan kamu bisa memberikan ikhlas itu untuk menerima semua sikap aku, sayang. terimakasih," ucap Zergan tulus menyelami tatapan aludra.

__ADS_1


Aludra mengangguk dan tersenyum. Dia senah karena sekarang wajah sang suami sudah tidak sepicat tadi. "Mas," panggil aludra lembut.


"Ya, Sayang."


"boleh aku ngomong sesuatu, gak?" tanya aludra memastikan.


"tentu boleh, sayangku," jawab zergan yakin.


"Tapi ini tentang Rea," ucap aludra yang membuat zergan terdiam.


"Kenapa, Sayang?" tanya Zergan menatap serius sang istri.


"Rea meminta bantuan ku untuk kabur dari Ayah."


...****************...


Bagi yang lupa kalian boleh baca bab sebelumnya dulu biar rasanya nyampe ke hati menusuk jiwa yaaa, hehe.


BTW, cuma mau kasih info kalau mulai sekarang, tanggal ini, bulan ini dan tahun ini, aku akan aktif nulis lagi, ya. kita akan berkomunikasi intens lewat karya-karya aku.


dan yang paling penting, aku minta maaf karena baru bisa update lagi.

__ADS_1


Peluk jauh dari Nona Marwa dan enjoy your reading 🤗🥰


__ADS_2