Setelah Salah Paham

Setelah Salah Paham
Setelah Salah Paham - BAB 133


__ADS_3

WELCOME TO THE STORY


🌹HAPY READING🌹


"Baiklah. Nanti aku akan keruangan zergan bersama grcae," ucap wira yang dianggukki Aludra.


setelah pamit, aludea segera pergi ke parkiran untuk menuju mobil.


Wira menatap kepergian aludra dengan pandangan sendu. Gue tahu ada yang lo sembunyiin dari kami semua tentang kesehatan lo, Gan. Ini bukan pertama kalinya lo pingsan. kalau lo gak bisa kasih tahu, gue yang bakal cari tahu sendiri. Batin wira curiga atas apa yang terjadi pada zergan.


"Wira," panggil grace menyadarkan wira dari lamunannya.


"Ah iya. Maaf," ucap wira tak enak.


"Percayalah, Pak zergan pasti baik-baik saja. Jangan memikirkan hal yang belum pasti. Dan satu lagi, pak zergan itu butuh di support, bukan di introgasi," ucap grace menebak isi pikiran Wira.


Wira menatap grace tak percaya. "Kmu tahu isi pikiranku?" tanya Wira takjub.


Grace berdecak kesal. "aku sudah sangat tahu akal dan pikiranmu. Sudah kenyang aku mejadi korbannya," ucap grace malas.


Wira terkekeh pelan. Lelaki itu mengacak lembut rambut grace dan memamerkan senyum manisnya. Setelahnya lelaki itu duduk di sebelah Martin dan Pak Fredy.


Grace terpaku. Untuk kali ini dia aku senyum wira sangat tampan dan mempesona. Sungguh, jantung grace benar-benae berdetak tak karuan saat wira mengacak rambutnya. Dulu saat wira mengejarnya dia tidak terlalu begini, tapi sekarang? Ah sial! yang diacak rambut malah hatinya yang tak karuan.


grace memperhatikan wira yang nampak bicara dengan Martin dan pak Fredy. lelaki itu benar-benar sangat tulus kepada keluarganya. Aku akui kau memang lelaki yang sangat sempurna, Wira. Aku memang jatuh cinta padamu. Aku kalah. Tapi karena aku mencintaimu, aku akan mengusahakan kau mendapat jodoh wanita yang juga sempurna, bukan aku yang hina. Batin grace yang selalu merasa tak pantas jika dirinya bersanding dengan seorang wira.


"Grace," panggil Wira yang langsung dibalas tatapan oleh wanita itu.


"Nanti temani aku tempat zergan, ya," ucap wira lembut yang lansung dianggukki oleh grace tanpa pikir panjang. Tentu grace sangat mau menjenguk zergan. Tanpa zergan, mungkin saat ini dia tidak akan bisa bersama dengan kedua orang tuanya.


Martin yang sejak tadi memperhatikan grace tersenyum lembut. namun ada juga rasa iba pada anaknya itu. Dengan terpaksa kamu harus menahan perasaan kamu, Nak. Batin Martin sendu. Lelaki itu juga takut jika nanti anaknya tidak akan mendapat lelaki yang baik mengingat bagaimana masa lalunya.


.....


Perlahan mata indah itu mulai bergerak. Mama ana yang menyadari itu langsung berdiri dan tersenyum sambil menatap penuh binar pada anaknya yang sudah sadarkan diri.


"Zergan," panggil mama ana senang.


"Ma," jawab zergan lemah.


Mama ana mengangguk. "Ini mama, Nak," ucap mama ana.

__ADS_1


"Zergan haus, Ma," ucap lelaki itu lirih.


Mama ana dengan segera mengambil segelas air putih. dia membantu zergan untuk duduk agar minumnya tidak tumpah.


"Makasi, Ma," ucap zergan setelah menelan air yang masuk ke mulutnya.


Mama ana mengangguk. "Kamu mau apa lagi?" tanya mama ana perhatian.


Zergan mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan. "Istri zergan mana, Ma?" tanya Zergan ketika tidak melihat keberadaan aludra.


"Aludra pulang sebentar. Dia mau ambil keperluan kamu sekalian bawa zayn kesini," jawab mama ana jujur.


"Siapa yang bawa zergan ke rumah sakit, Ma?" tanya Zergan bertanya.


Mama aja sudah sangat greget ingin bertanya menganai penyakitnya dengan zergan. Tapi itu tadi, sekarang yang dia ingin adalah tetap berada di sebelah zergan. dia bisa memantau kehidupan anaknya sekarang karena mama ana sudah cukup dengan mengetahui penyakit zergan.


"mama, sama aludra diantar sopir, Nak. Kamu pingsan di ruang kerja dan pintunya dikunci dari dalam. Jadi aludra memanggil satpam dan sopir buat bantu dobrak pintu, Nak. Pintunya jiga terkunci dari dalam," jawab mama ana.


zergan bernafas lega. Setidaknya bukan aludra sendiri yang mendobrak pintu ruang kerjanya.


"Zergan," panggil mama ana.


"Iya Ma," jawab Zergan pelan.


"Zergan mau ngerjain kerjaan penting, Ma. Makanya kunci pintu. takut nanti zayn tiba-tiba masuk dan ganggu kerjaan zergan," jawab zergan beralasan.


Dahi mama ana berkerut. "Sejak kapan zayn pernah mengganggu kamu kalau lagi di ruang kerja?" tanya mama ana lagi.


"Buat jaga-jaga aja, Ma," ucap zergan masih mempertahankan alasannya.


Mama ana mengangguk. "Untuk saat ini mama percaya," jawab mama ana memancing zergan.


dan benar saja. lelaki itu terpancing mendengar jawaban mamanya. "Maksud mama?" tanya Zergan tak paham.


"Bukan apa-apa. Mama cuma mau bilang kalau dalam. rumah tangga itu harus saling terbuka," ucap mama ana yang membuat zergan terdiam.


"mama ngomong apa sih?!" ucap Zergan berusaha tak peduli. Lelaki itu berusaha agar Dia tidak keceplosan nanti jika bicara dengan mamanya.


Mama ana terkekeh pelan. "Sekarang kamu makan, ya. rumah sakit ngasih kamu buah ini," ucap mama ana memberi mangga yang sudah di potong-potong.


"Makasi, Ma," ucap zergan menerima buah dari mama ana.

__ADS_1


Sebenarnya itu bukan buah dari rumah sakit. Tapi itu buah yang sudah dibeli sendiri oleh mama ana setelah kembali dari ruangan dokter David. Makanya wanita paruh baya itu sedikit lama untuk menyusul Aludra. Setelah membeli buah baru mama ana meminta pada pihak rumah sakit menyiapkannya untuk makan zergan. tentu saja itu juga atas bantuan dokter David yang juga memiliki kuasa di rumah sakit ini.


"Udah ma," ucap zergan mengembalikan piring buah tadi kepada mama ana setelah beberapa menit fokus memakan buat itu.


"Gan," panggil mama ana lagi setelah kini zergan kembali berbaring.


"Ya Ma," jawab Zergan pelan.


"Apa tidak ada sesuatu yang mau kamu sampaikan, Nak?" tanya mama ana. wanita itu masih terus berusaha memancing agar zergan mau berkata jujur dan terbuka padanya. Meskipun hatinya bertekad untuk tidak bertanya, tapi keinginan mama ana mengatakan jika dia mau zergan jujur.


"Apa?" tanya Zergan bingung.


"Entahlah, Nak. Barangkali saja ada sesuatu hal yang sangat mengganggu kamu sampai kamu bisa pingsan seperti ini," ucap mama ana.


"Zergan baik-baik aja, Ma. Cuma kecapean aja. akhir-akhir ini kerjaan emang lagi banyak," jawab zergan santai.


"Sampai mengunci diri di ruang keluarga?" tanya mama ana lagi.


"Udah zergan bilang kalau zergan takut nanti zayn akan masuk dan ganggu kerjaan zergan, Ma," jawab Zergan sedikit kesal dengan mama ana.


"Tapi zayn sedang tidur siang saat kamu kerja itu, Zergan," ucap mama ana lagi.


"Udah zergan bilang buat jaga-jaga, Ma," jawab Zergan tanpa menatap mama ana.


"Jaga-jaga agar pekerjaan kamu tidak terganggu atau kamu menyembunyikan sesuatu?" tanya mama ana lagi.


"Mama ngomong apa sih? zergan ini sehat. kesehatan zergan baik."


"Mama tidak menyinggung kesehatan kamu, Nak," jawab Mama Ana yang membuat zergan terdiam. lelaki itu merutuki dirinya yang keceplosan ngomong sama mama ana.


Zergan menolehkan pandangannya ke luar jendela. Bibirnya tertutup rapat setelah mengatakan hal tadi pada mama ana.


"ALS dan dokter Ryan."


DEG


"APA?!"


......................


Jangan lupa mampir dan ikuti instagram aku @yus_kiz untuk melihat info mengenai novel aku yaa!!!!

__ADS_1


SELAMAT MEMBACAAAA!!!!!


__ADS_2