Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 104: Anak Kecil Bercerita


__ADS_3

Kerumunan yang melihat ini tak bisa menahan tawanya lagi. Letusan ledakan tawa semua orang memenuhi lobby bioskop dan tak sengaja membuat bioskop ini makin ramai.


Pria tersebut dan kawan-kawan dibawa pergi oleh petugas keamanan bioskop untuk menghindari keramaian dan kericuhan lagi.


Banyak orang yang membela Ryzel lantaran sikap dan wajah Ryzel yang tenang dan kalem barusan. Dapat dilihat dari awal siapa yang mencari perkara dan pantas untuk disalahkan.


Namun, bagi beberapa orang yang mengerti seni bela diri, mereka pasti tahu bahwa Ryzel bukan orang biasa yang tak mengenal gerakan dan teknik bela diri.


Gerakan spontan yang Ryzel lakukan ketika menahan pukulan dari pria sombong dan sok jagoan dilihat itu cukup jelas dilihat oleh orang-orang, tetapi hanya tampak seperti bayangan yang keluar dari tubuh Ryzel. Kecepatan Ryzel bergerak agak sulit ditangkap oleh mata orang biasa yang tidak terlatih.


Wanita-wanita yang rusuh ity kelihatan enggan untuk meninggalkan bioskop, mereka sepertinya ingin mengungkapkan sesuatu kepada Ryzel.


Pandangan mata permusuhan lenyap dan digantikan oleh perasaan bersalah, tetapi mereka semua masih malu untuk meminta maaf.


Jelas terlihat di dalam penglihatan Ryzel saat mereka semua ikut keluar bersama pria yang menantang Ryzel secara gamblang di tempat umum.


Amanda dan lainnya ditatap oleh orang-orang di sini dengan tatapan yang cemburu, terlebih para wanita yang kebetulan ke sini untuk pergi menonton.


Sedari tadi Amanda, Laurel, dan Sinta tahu dengan tilikan mata orang-orang yang berbeda kepadanya. Namun, mereka tidak tahu apa artinya mereka mengarahkan pandangan tersebut kepada diri mereka semua.


Ryzel tidak sadar dengan tatapan orang-orang, dia memandang para kelompok pengganggu tersebut menghilang dari lantai tempat bioskop berada, kemudian dia berjalan mendekati ketiga wanita yang berdiri tak jauh di belakangnya.


Mereka bertiga dan Zia baik-baik saja, tak ada yang berbuat jahat kepada mereka selama Ryzel meladeni kelompok perusuh kecil.


"Kalian tidak apa-apa? Apakah ada orang yang mengganggu kalian lagi?" Ryzel bertanya sambil menatap mata masing-masing dari mereka bertiga.


Kepala Amanda bergerak ke kiri dan ke kanan sekilas, menatap pupil mata Ryzel yang indah dan dia menjawab, "Kami tidak diganggu lagi, kami baik-baik saja, kok."


"Itu benar," Laurel menambahkan sambil mengangguk.


Sinta dan Zia tersenyum, tanda ucapan Amanda adalah benar.

__ADS_1


Hembusan angin napas lega keluar dari lubang hidung Ryzel, dan dirinya menjadi tenang karena perusuh-perusuh tadi diusir.


"Waktu sudah sore, lebih kita pergi ke restoran untuk bersiap makan malam."


"Baik."


Mereka tidak bisa lebih lama lagi di sini, identitas Ryzel sudah diketahui oleh beberapa penggemar yang sedang menonton film di bioskop ini.


Hanya karena satu orang yang tahu identitasnya membuat semua orang mengenal Ryzel. Orang-orang yang awalnya ragu dengan tebakannya karena pernah melihat Ryzel tanpa tahu namanya seketika menjadi teringat dengan sosok Ryzel, semua alasan dan penyebab mereka merasa familiar dengan wajar Ryzel langsung terjelaskan.


Setelah Ryzel mengajak mereka semua pergi ke tempat makan, mereka berlima pergi ke sebuah restoran yang diinginkan oleh Zia, tempat makan cepat saji yang sudah terkenal dengan hamburger atau burgernya.


Gadis kecil ini ingin makan sebuah paket makanan yang berhadiah mainan. Namanya anak kecil, mereka masih menyukai mainan. Dan Zia sangat jelas mengincar hadiah makanan berupa mainan yang bertema perempuan.


Di sepanjang jalan menuju tempat makan, Ryzel melakukan siaran langsung lagi untuk hari ini. Tidak apa-apa terlambat, hal yang paling penting di hari ini tetap ada siaran langsung.


Selama Ryzel siaran langsung, banyak orang-orang yang bertanya tentang orang yang ada di dalam video yang tengah panas. Video tersebut adalah video di mana Ryzel hendak dipukul oleh pria berlagak preman di lobby bioskop.


Para penggemar bertanya-tanya perihal tersebut, soal apakah itu benar dirinya atau rekayasa semata karena Ryzel jarang sekali bermasalah dengan orang lain.


Sekalinya ada masalah, Ryzel biasanya menjadi penolong, dan itu langsung berubah menjadi topik panas di internet.


Berita yang dibutuhkan oleh awak media yang berita-beritanya dipenuhi oleh hoax dan kebohongan.


Ryzel menjawab iya dengan apa yang ditanyakan para penonton siaran langsungnya, itu memang dia yang ada di dalam video, bahkan sudah ketahuan jelas bahwa ada wanita-wanita yang juga masuk ke dalam video yang sedang naik tersebut di sampingnya, tengah malam bersama


Usai konfirmasi tersebut, para penggemar memberikan reaksi yang baik kepada Ryzel dan Amanda karena sikapnya menghadapi orang-orang yang tidak sopan dan tak tahu tata Krama.


Selain video Ryzel, ada juga video Amanda yang menegur wanita paling rusuh dan menganggu Zia dengan menaikkan kakinya di atas sandaran kursi bioskop.


Rekaman video tersebut diambil oleh seseorang tanpa sengaja dan hampir dihapus, tetapi orang tersebut lebih dahulu mengetahui identitas Ryzel yang sedang memiliki reputasi tinggi.

__ADS_1


Maka dari itu, orang tersebut mengunggah video yang tak sengaja terekam tersebut ke Tiktod.


Kedua video yang diunggah di Tiktod langsung menjadi topik utama dan kehebohannya menyebar dengan cepat.


Selain itu juga, video-videonya menuai banyak pujian dan komentar positif, orang-orang suka dengan cara Ryzel dan Amanda meladeni orang-orang yang menyebalkan tersebut.


Siaran langsung hari ini dipenuhi dengan pertanyaan yang membahas kronologi kejadian yang sebenarnya, dibantu oleh Zia sebagai anak kecil.


Anak yang masih kecil mustahil untuk berbohong lantaran mereka masih polos dan murni sehingga kehadiran Zia di sesi siaran langsung ini menjadi bernuansa manis dan seru sekaligus menguatkan apa yang Ryzel dan Amanda tuturkan terkait peristiwa di bioskop.


"Zia melihat ada kaki di atas kursi Zia waktu Zia nonton film di dalam, Zia takut lalu memberi tahu kaki itu ke Tante Amanda. Tiba-tiba Tante Amanda marah dan memarahi kaki itu (pemilik kaki), tetapi Tante Amanda yang dimarahi dan Tante Amanda kalah ...."


Dengan suara susunya yang menggemaskan, Zia menceritakan ulang apa yang telah terjadi kepada orang-orang di ruang siaran langsung. Wajah kecilnya yang imut menghipnotis semua orang untuk mendengarkan baik-baik ceritanya.


"Abang tampan langsung menahan pukulan pria jahat yang jelek, dan setelah nya, satpam berbaju biru akhirnya datang. Zia kesal dengan satpam, mereka selalu saja datang terlambat, huh!"


Melihat perubahan emosi anak kecil ini, orang-orang di ruang siaran langsung tertawa kecil karena tingkahnya yang imut.


Pipinya yang gembul dan mata bulat yang besar, membuat semua para penonton tidak tahan ingin mencubit gadis kecil yang lucu ini.


"Tolong berikan tautan toko yang menjual anak kecil seperti ini! Terlalu imut!"


"Akhirnya, aku punya alasan untuk bermain di ranjang bersama istriku nanti."


"Aku ingin sekali punya anak perempuan yang cerdas dan menggemaskan ini! Suamiku, aku mau anak lagi!"


"Zia anak yang pintar, bagaimana cara dia menceritakan semua peristiwanya begitu luar biasa dan mudah dicerna, hebat, Zia!"


"Sial! Hahaha! Pria yang melawan Ryzel dibilang jelek!"


"Infokan Banteng Merah!"

__ADS_1


"..."


__ADS_2