Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 196: Anggota Spesial


__ADS_3

Ryzel berkata penuh rasa sayang dan suka kepada mereka berdua.


Sekarang mereka berdua sudah menjadi wanitanya dan masuk ke dalam anggota Harem secara resmi.


Omong-omong, Abiella mengizinkan mereka berdua menjadi anggota harem Ryzel.


Seharusnya, anggota Harem yang lain juga mengizinkan mereka berdua.


Bukan tanpa alasan, Abiella tahu bahwa mengurus keuangan bukan hal yang mudah untuk orang, keduanya punya kemampuan dasar dalam melakukan itu semua sebagai asisten pribadi Ryzel.


Sementara itu, Abiella sendiri tak bisa lantaran sama sekali tidak punya kemampuan untuk mengelola seluruh kekayaan Ryzel dan urusannya.


Ryzel mengingatkan mereka untuk terbuka karena mereka berdua sudah menjadi wanitanya sungguhan. Sebagai pria atau calon suaminya, Ryzel memiliki kewajiban untuk melindungi calon istrinya dari marabahaya dan ancaman yang lain.


Kalau bukan karena identitas mereka berdua sekarang, Ryzel tetap mengkhawatirkan mereka berdua, asisten pribadi sangat dibutuhkan Ryzel untuk mengelola semua kebutuhan dan urusannya.


Untuk gaji mereka berdua, Ryzel tidak akan menggaji mereka, melainkan memberi nafkah sebagai wanitanya.


Masih sama dengan aturan yang berlaku, yang 10 miliar untuk makan atau kebutuhan mereka selama beberapa bulan.


Jikalau habis dan kurang, Ryzel akan memberikannya lagi. Masalah uang bukan hal yang berat bagi Ryzel. Wanitanya bebas ingin uang berapa banyak, asalkan pengeluarannya jelas dan tidak aneh-aneh.


Gaji mereka berdua tidak lagi 10 miliar rupiah per tahun, tetapi hanya beberapa bulan saja.


"Aku mengerti, Tuan!"


Keduanya serempak mengangguk sambil menatap Ryzel dengan rasa cinta yang dalam.


Mendengar kata "Tuan" dari kalimatnya, Ryzel menggelengkan kepalanya. "Kalian jangan memanggilku Tuan Ryzel saat kita seperti ini, gunakan kata itu untuk di kondisi formal dan sedang dalam bisnis, itu juga kalian mau. Lebih baik menganti panggilanku menjadi panggilan sayang dari kalian berdua."


Perkataan Ryzel dimengerti dengan baik, mereka berdua mengangguk menandakan keduanya paham.


Dengan begitu, Neha dan Mary memanggil Ryzel dengan panggilan sayang atau "Sayang" di setiap ucapannya nanti.


Tidak lagi formal menggunakan panggilan Tuan Ryzel.


Mereka berdua sangat menurut, berbeda dengan wanita anggota haremnya yang lain, terkadang mereka memiliki keinginan atau pendapat tenang sesuatu. Mereka biasanya meminta Ryzel untuk melakukan ini dan itu.


Meskipun begitu, semua wanitanya ini juga menurut dengan permintaannya yang penting.


Kemungkinan besar, mereka berdua juga sama seperti wanitanya yang lain, terlebih mereka berdua ini pintar dan juga berpendidikan tinggi.


Di bawah tatapan mereka berdua, tangan Ryzel terulur ke arah di mana lemari mewah berdiri, kemudian pemandangan aneh terjadi di mana pintu lemari terbuka dan sebuah tas terbang atau melayang begitu saja tanpa ada yang terlihat membawanya.


Ryzel menggunakan kemampuan angin untuk menggerakkan semua benda, terkadang juga menggunakan kemampuan energi gelap.


Persoalan kekuatan supernya, belum diungkap Ryzel ke kedua wanita barunya ini.


Dalam mata mereka yang bingung, tangan Ryzel menangkap tas yang melayang, memasukkan tangannya ke dalam tas, beberapa perhiasan yang punya hiasan batu merah dipegang oleh Ryzel.


"Beberapa aksesoris dan satu cincin berlian merah untuk kalian berdua. Simpan dan gunakan dengan baik. Anggap ini cincin cinta dariku." Ryzel menyerahkan semua aksesoris khusus untuk anggota haremnya kepada Neha dan Mary.


Neha dan Mary terpesona dengan keindahan aksesoris ini pada awalnya, mengingat Ryzel memberi tahu bahwa perhiasan diberikannya terbuat dari berlian merah, tangan mereka sedikit bergetar.


Tentu, mereka berdua percaya dengan ucapan Ryzel.


Setelah mereka lihat-lihat sebentar, aksesoris ini memang bukan tipuan, berlian merah ini sungguhan berlian.


Mereka berdua tahu sedikit tentang perhiasan asli dan palsu.


Dengan hati yang berbunga-bunga dan wajah yang merah tersipu, mereka menerima perhiasan mahal ini tanpa menolaknya.


Harga dari perhiasan ini pasti sangat tinggi, tetapi nilainya yang tinggi itu bukan karena bahan material perhiasan, melainkan karena pemberian dari Ryzel, suaminya.


Mereka berdua masih tercengang dengan apa yang sudah mereka lihat mengenai kemampuan aneh Ryzel.


Dimulai dari sinar merah muda dan sekarang sesuatu yang tidak terlihat bisa dikendalikan untuk menggerakkan benda-benda dari jarak jauh.


Asumsi dan dugaan atas bukti sementara adalah Ryzel punya kekuatan super yang tak pernah ada di dunia sebelumnya, salah satunya punya kekuatan telekinesis.


Telekinesis dapat menggerakkan benda melalui pikiran, mirip dengan apa yang mereka lihat barusan.


"Simpan dahulu perhiasan itu di dekat baju kalian. Aku ingin kamu tidur bersamaku dan Abiella, aku butuh benda bulat kalian berdua," ucap Ryzel dengan senyum simpul di wajahnya.


Mereka mengangguk bersamaan, kemudian memeluk Ryzel di sisi yang berbeda.


Ryzel memeluk mereka di kedua tangannya, berjalan menuju tempat tidur untuk tidur bersamaan di atas ranjang.


Abiella sudah ada atas tempat tidur karena dia meminta untuk tidak dibangunkan dan juga tidak diberikan sinar penyembuhan cinta karena ingin merasakan kenikmatan tidur nyenyak.


Oleh karena itu, mereka bertiga sedikit berpisah dengan Abiella di tempat tidur yang lebar dan besar ini.


Dua kecantikan ini memeluk Ryzel dari kedua sisi. Ryzel terbaring telentang sembari merangkul mereka berdua.


Namun, Ryzel tiba-tiba menarik tangannya dan meminta mereka untuk berhenti memeluk tubuhnya.

__ADS_1


Di dalam mata keduanya, tangan Ryzel yang diangkat ke atas menciptakan sebuah bola cahaya yang terang bagaikan matahari kecil yang dilihat dari Bumi.


Tangan yang lainnya menciptakan sesuatu energi kegelapan yang melayang mirip asap hitam.


Melirik Neha dan Mary, mulut Ryzel terbuka dan menjelaskan, "Kalian harus mengetahui rahasia suami kamu sendiri. Inilah kekuatanku yang diberikan oleh beberapa Dewa. Bola cahaya berasal dari Dewa Surya, dan asap kegelapan ini berasal dari Dewa Pluto Mitologi Romawi. Mungkin kalian sulit untuk percaya keajaiban ini, tetapi inilah faktanya."


Begitu mendengar pernyataan fakta yang dibeberkan oleh Ryzel, mereka tercengang dengan mulut terbuka lebar.


Sebagai orang biasa yang lebih memilih untuk percaya sains daripada dewa dan dewi, pemandangan Ryzel mengeluarkan kemampuan super benar-benar menampar mereka.


Dunia yang mereka tahu langsung runtuh dalam pandangannya.


Mereka berdua orang terpelajar dan bahkan lulus dari universitas terkenal di dunia. Tentu, di sana tidak mempelajari hal ghaib, semuanya berdasarkan fakta dan sains yang diuji.


Perkara hantu dan yang lainnya, mereka sangat tidak percaya dengan semua itu.


Akan tetapi, mereka sekarang sedang diberikan pemandangan tentang hal yang mereka tidak percayai dari awal.


Ryzel memperlihatkan beberapa kekuatan yang bisa ditunjukkan, seperti membuat tornado angin kecil di atas telapak tangannya, menciptakan berlian dan beberapa batuan logam, memotong sesuatu dari memandangnya saja, dan masih banyak yang lain.


Semua pemandangan luar biasa tersebut sungguhan terjadi dan bukan sulap karena tak trik.


Hal yang membuat mereka percaya sihir ini nyata adalah Ryzel bisa mengangkat mereka berdua dari tempat tidur dan melayang tepat di langit-langit kamar atas tubuh Ryzel.


Tubuh keduanya diletakkan kembali di tubuh Ryzel, kemudian mulut Ryzel menjelajah empat gunung besar.


Sementara Neha dan Mary menahan gerakan kecil Ryzel yang membuatnya merasa nikmat dan geli sembari memikirkan apa yang telah terjadi.


Ternyata calon suami mereka berdua adalah seorang pahlawan super.


Tidak lama kemudian, mereka bertiga terlelap tidur dengan wajah yang bahagia.


Wajah Ryzel terlihat sangat bahagia karena mendapat telah mendapat 2 kue apem baru.


Kedua kuenya begitu legit dan empuk, sangat lezat dan enak. Mampu menelan senjata besar Ryzel sampai 70% saja, dinding di dalam tubuh mereka sudah tersentuh dan ditabrak oleh senjata Ryzel.


Mungkin suatu saat mereka bisa menelan sampai 100% senjata Ryzel.


Mereka berempat tidur dengan sangat nyenyak hingga fajar tiba.


Navor mengawasi mereka berempat dari atas lemari, pikirannya bergerak untuk mencoba memahami apa yang sudah mereka berempat lakukan sebelumnya.


Di dalam kamar, Ryzel melihat bahwa ketiga wanitanya sudah terbangun lebih dahulu, mendahului dirinya sendiri.


Dalam dunia nyata, senjata besarnya sedang dimainkan oleh ketiga wanitanya ini secara bergantian.


Tak ada keberatan sedikit pun bagi Ryzel terhadap perilaku mereka yang lancang ini, dia hanya tersenyum dan membiarkan mereka bertiga memainkan tubuhnya sesuka hati.


Sementara Ryzel sendiri bermain dengan enam buah melon besar. Ryzel sangat puas dengan mereka bertiga.


Mereka menghabiskan waktu sekitar 1 jam lebih 30 menit untuk bertempur. Pertempuran berakhir di kamar mandi ketika mereka sedang membersihkan tubuh bersama.


Tak lama kemudian, suara ketukan pintu terdengar, Ryzel tahu bahwa Raffy yang datang ke depan pintu kamar.


Dengan begitu, Ryzel dan ketiga wanita mengenakan pakaiannya masing-masing sebelum keluar.


"Bang Ryzel, apa kita jadi pergi ke menara tinggi di sana?" tanya Raffy ketika melihat Ryzel dan ketiga wanitanya keluar dari kamar.


Ryzel mengenakan pakaian santai di dalam mansion, tetapi tetap terlihat elegan. Ketiga wanitanya mengenakan pakaian rapi dan tertutup agar Raffy tak melihat sesuatu yang tidak boleh dilihatnya.


Menganggukkan kepalanya, Ryzel menyentuh kepala Raffy dengan lembut dan menjawab, "Benar, kita akan ke sana hari ini untuk melihat-lihat pemandangan Kota Paris."


"Yeayy!"


Setelah mendengar jawaban Ryzel, tubuh Raffy bergerak ke segala arah sambil melompat-lompat senang.


Di dalam perjalanan menuju ke lantai dasar untuk makan pagi, Ryzel mengenalkan Raffy kepada dua asisten pribadinya, menyebutkan bahwa kedua wanita ini adalah asisten yang akan membantu mereka berdua setiap saat.


Ryzel juga menjelaskan kepada Raffy bahwa Neha dan Mary adalah kakak iparnya sekarang.


Tanggapan polos Raffy berikan terhadap apa yang diterangkan oleh Ryzel, dia mengangguk mengerti dan memanggil ketiga wanita dengan panggilan kakak dalam bahasa Indonesia.


Semua wanitanya memiliki ketertarikan mempelajari bahasa Indonesia.


Nantinya, mereka semua akan berbahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, mengikuti suaminya yang berasal dari Indonesia.


Saat sarapan pagi berlangsung, mereka bertiga dengan Raffy sangat akrab.


Abiella memang sudah akrab dengan Raffy, menganggapnya sebagai adik sendiri. Hanya ada halangan atau hambatan dalam berbahasa saja, butuh Ryzel untuk menerjemahkan ucapan Abiella kepada Raffy.


Dalam menggunakan bahasa Inggris, Raffy sedikit mengerti dan butuh waktu sekitar beberapa bulan untuk bisa mengobrol bersama semua wanitanya dengan bahasa Inggris.


Antara Raffy dan wanitanya mencoba untuk mempelajari bahasa asal satu sama lain.


Sarapan pagi selesai, mereka semua bersiap-siap untuk pergi ke Menara Eiffel.

__ADS_1


Pakaian yang mereka kenakan serasi satu dengan yang lain.


Ryzel mengenakan jas hitam ala-ala orang pebisnis, sementara ketiga wanitanya menggunakan gaun cukup tertutup di bagian dada dan pinggang ke bawah, didominasi oleh warna hitam dan abu-abu, sedangkan Raffy menggunakan pakaian jas yang sama seperti Ryzel, tetapi lebih bebas tidak terlalu ketat.


Mereka berlima berjalan keluar dari mansion, membuat orang-orang yang ada di jalan dekat mansion mengarahkan perhatiannya ke mereka semua.


Penampilan Ryzel yang tampan bersama tiga wanita cantik dan seksi, ditambah dengan anak kecil yang lucu di antara mereka, semua orang seketika terpesona.


Orang yang lewat di jalan raya depan mansion langsung tahu bahwa mereka berlima adalah penghuni mansion besar di belakang.


Mengabaikan mata banyak orang, Ryzel menggandeng tangan Raffy dan berjalan di atas trotoar jalan menuju Menara Eiffel.


Ketiga wanita Ryzel berjalan bersama di belakang Ryzel sambil mengobrol satu sama lain.


Wanita tetap wanita, mereka senang mengobrol meski berbeda asal negaranya.


Dua pengawal setia Ryzel juga ikut, tetapi mereka berpura-pura menjadi orang lewat dan berjalan di jalan trotoar yang lain.


Pemandangan Kota Paris cukup menyegarkan mata. Bangunan-bangunannya berbeda dengan di Indonesia, hal ini membuat Ryzel tidak jenuh jika melihat gedung-gedung kota.


Kota Paris terlihat elegan dan cantik.


Tidak heran jika Kota Paris disebut Kota Romantis.


Banyak sekali pasangan yang berlalu-lalang di bahu jalan khusus pejalan kaki.


Namun, para pasangan ini pasti melirik Ryzel dan ketiga wanitanya jika berpapasan.


Rombongan Ryzel memang menarik perhatian banyak orang di jalan.


Omong-omong, mereka bertiga ini punya tinggi yang bagus, sekitar 170 cm ke atas.


Apabila semua wanita Ryzel dipertemukan, tinggi mereka bervariasi dan tidak sama. Tidak hanya itu, wajah mereka pun punya kecantikan yang berbeda-beda.


Rencananya Ryzel ingin mengajak seluruh wanitanya jalan-jalan bersama berkeliling dunia.


Tinggi dan cantik, idaman para pria yang sempat melihat mereka di jalan. Sayangnya ketika mereka melihat Ryzel di depan barisan, rasa kerendahan hatinya muncul, dan mereka tidak mau mengejar ketiga wanita ini.


Sosok Ryzel mirip seperti seorang CEO yang tampan dan keren di dalam novel, diidam-idamkan oleh semua wanita yang suka membaca novel.


Dari segi ketampanan saja mereka kalah besar.


Kekayaan pun sama, mereka bisa melihat bahwa pakaian Ryzel bukan barang murah, terlebih jam tangan yang dikenakannya itu, rolex edisi terbatas yang harganya ratusan ribu dolar, bahkan lebih.


Tidak ada peluang untuk memang melawan Ryzel dari berbagai sisi dan segi.


Dengan jarak mansion yang dekat, mereka tak perlu menghabiskan banyak waktu dalam perjalanan ke Menara Eiffel.


Dalam kurun waktu belasan menit, mereka sudah sampai di Menara Eiffel, berjalan bersama dengan orang-orang sambil melihat Menara Eiffel yang cantik.


Suara sistem yang dingin memasuki jiwa Ryzel.


[Ding! Terdeteksi Anda telah berada di Kota Paris, Menara Eiffel! Selamat kepada Anda karena telah mendapatkan Saham 50% Perusahaan Dureks dan +9 panjang Mr. J!]


Dalam sekejap wajah Ryzel menjadi panik mendengar pemberitahuan Sistem kali ini.


Dalam hatinya, Ryzel memohon untuk tidak mengintegrasikan hadiah kedua dari hadiah tugas masuk kali ini.


'Kumohon, Sistem! Aku tidak ingin Senjata miliki menjadi lebih besar menjadi 54 cm, itu terlalu besar dan panjang! Aku bingung harus meletakkannya seperti apa di dalam celana!'


Seolah Sistem mendengarkan permohonan Ryzel, dan suara Sistem kembali berbunyi di dalam telinga Ryzel.


[Ding! Terdeteksi panjang Mr. J telah mencapai 50 cm! Sistem memberikan hadiah kemampuan Kontrol Ukuran Jagoan!]


[Kontrol Ukuran Jagoan merupakan kemampuan yang dapat membuat pengguna merenggangkan dan mengecilkan jagoan sendiri sesuka hati pengguna!]


[Catatan: Ukuran maksimal, yaitu panjang 70 cm dan lingkar atau diameter 9 cm. Ukuran minimalnya, yakni panjang 22 cm dengan lingkar 15 cm. Semuanya ukuran di mode bertempur. Mode tidur sedikit lebih kecil dari mode bertempur]


Melihat layar transparan di sudut retina matanya, Ryzel mengangguk kecil, mengerti apa yang diberitahukan oleh Sistemnya.


Perasaan lega dirasakan oleh Ryzel sekarang.


Tanpa berlama lagi, Ryzel mencoba membuat kecil ukuran senjatanya menjadi lebih normal, seperti milik pria rata-rata.


Rasa luas di dalam celananya bisa dirasakan, tidak sempit dan sesak lagi.


Kemampuan yang diberikan oleh Sistem sangat-sangat berguna bagi Ryzel.


Mengingat bahwa ukuran senjatanya bisa menjadi super jumbo.


Ryzel tidak sadar bahwa dirinya diperhatikan oleh ketiga wanitanya.


Neha, Mary, dan Abiella memperhatikan ekspresi Ryzel, mereka hanya diam dan terus berjalan bersama Ryzel, tak lupa mengawasi Raffy.


"Menara Eiffel terlihat menakjubkan!"

__ADS_1


__ADS_2